HARI PAHLAWAN
819 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
baju adat jawa tengah
Alat Musik Alat Musik
Jawa Tengah

Jenis busana dan kelengkapannya yang dipakai oleh kalangan wanita Jawa, khususnya di lingkungan budaya Yogyakarta dan Surakarta, Jawa Tengah adalah baju kebaya, kemben dan kain tapih pinjung dengan stagen. Baju kebaya dikenakan oleh kalangan wanita bangsawan maupun kalangan rakyat biasa baik sebagai busana sehari-hari maupun pakaian upacara. Pada busana upacara seperti yang dipakai oleh seorang garwo dalem misalnya, baju kebaya menggunakan peniti renteng dipadukan dengan kain sinjang atau jarik corak batik, bagian kepala rambutnya digelung (sanggul), dan dilengkapi dengan perhiasan yang dipakai seperti subang, cincin, kalung dan gelang serta kipas biasanya tidak ketinggalan.   Untuk busana sehari-hari umumnya wanita Jawa cukup memakai kemben yang dipadukan dengan stagen dan kain jarik. Kemben dipakai untuk menutupi payudara, ketiak dan punggung, sebab kain kemben ini cukup lebar dan panjang. Sedangkan stagen dililitkan pada bagian perut untuk mengikat tapihan pinjung ag...

avatar
Rangga Sinatra
Gambar Entri
candi sukuh
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

CANDI SUKUH   Sebuah candi yang dibangun pada sekitar abad XV terletak di lereng gunung Lawu di Wilayah Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah . Dari permukaan air laut, ketinggiannya sekitar 910 M. Berhawa sejuk dengan panorama yang indah. Kompleks Situs purbakala Candi Sukuh mudah dicapai dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, dengan jarak 27 Km dari kota Karanganyar. Situs purbakala Candhi Sukuh ini ditemukan oleh Residen Surakarta “Yohson” ketika masa penjajahan Inggris.   Mulai saat itu banyak kalangan sarjana mengadakan penelitian Candhi Sukuh antara lain Dr. Van der Vlis tahun 1842, Hoepermen diteruskan Verbeek tahun 1889, Knebel tahun 1910, dan sarjana Belanda Dr. WF. Stutterheim. Untuk mencegah kerusakan yang semakin memprihatinkan, Dinas Purbakala setempat pernah merehabilitasi Candi Sukuh pada tahun 1917, sehingga keberadaan Candi Sukuh seperti kondisi yang kita lihat sekarang. Candi Sukuh terdiri tiga tiga trap. Setiap...

avatar
Rangga Sinatra
Gambar Entri
Terjadinya Kota Magelang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Dahulu kala Kerajaan Pajang dengan rajanya bernama Sultan Hadiwijaya. Sedang Kadipaten Jipang dipimpin olah Arya Penangsang. Kedua tokoh tersebut saling berselisih. Arya Penangsang dikenal sebagai orang yang sombong, karena keampuhannya. Perselisihan kedua tokoh tersebut mengakibatkan perang sehingga banyak korban berjatuhan dari kedua daerah, Saat pertempuran itu terjadi, Hadiwijaya memberi kepercayaan kepada Danang Sutawijaya sebagai panglima perang. Danang Sutawijaya adalah anak angkat Sultan Hadiwijaya. Danang sebagai senopati perang didampingi oleh Ki Gede Pemanahan. Dengan semangat yang tinggi dan bekal senjata tombak Kyai Pleret, mereka berdua pergi melaksanakan perintah Sultan Hadiwijaya ke medan perang. Mereka beserta rombongan agar selamat dalam medan perang, dianjurkan tidak melalui sungai atau menyeberangi sungai. Karena kelemahan mereka terdapat pada air atau sungai, yang dapat mengakibatkan kekalahan. Ketika peperangan terjadi, Arya Penangsang tewas oleh...

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal Usul Kota Blora
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

ASAL USUL NAMA BLORA Menurut cerita rakyat Blora berasal dari kata BELOR yang berarti Lumpur, kemudian berkembang menjadi mbeloran yang akhirnya sampai sekarang lebih dikenal dengan nama BLORA. Secara etimologi Blora berasal dari kata WAI + LORAH. Wai berarti air, dan Lorah berarti jurang atau tanah rendah.. Dalam bahasa Jawa sering terjadi pergantian atau pertukaran huruf W dengan huruf B, tanpa menyebabkan perubahan arti kata.Sehingga seiring dengan perkembangan zaman kata WAILORAH menjadi BAILORAH, dari BAILORAH menjadi BALORA dan kata BALORA akhirnya menjadi BLORA. Jadi nama BLORA berarti tanah rendah berair, ini dekat sekali dengan pengertian tanah berlumpur.   BLORA ERA KERAJAAN   Blora dibawah Kadipaten Jipang    Blora di bawah Pemerintahan Kadipaten Jipang pada abad XVI, yang pada saat itu masih dibawah pemerintahan Demak. Adipati Jipang pada saat itu bernama Aryo Penangsang, yang lebih dikenal dengan nama Aria Jipang. Daer...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Permainan Pathol
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Pathol adalah olahraga gulat tradisional yang berasal dari Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Konon permainan Pathol telah ada sejak jaman Majapahit, yang awalnya merupakan acara sayembara untuk mencari kesatria terbaik yang bisa menjaga pelabuhan Tuban yang pada waktu itu ramai oleh perompak dan penyamun. Gerakan-gerakan pathol kemudian diadaptasi dan dikembangkan oleh pemuda dan masyarakat setempat hingga akhirnya tumbuh menjadi olahraga yang digemari dan bahkan dijadikan kesenian tradisional. Gulat pathol yang umumnya digelar di pesisir pantai ini sering diselenggarakan setiap menjelang purnama atau pada hari-hari khusus misalnya bertepatan dengan upacara sedekah laut.

avatar
Ayuna15
Gambar Entri
Kue Tradisional Clorot
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Kue Clorot mungkin sudah tidak asing lagi bagi orang yang tinggal di daerah Jawa Tengah. Kue yang berasal dari Purworejo-Jawa Tengah ini, termasuk dalam kategori kue basah. Berbentuk kerucut dengan balutan daun kelapa muda (janur kuning), memberikan kesan unik dan membuat penasaran orang yang belum pernah mencobanya. Cara menikmatinya juga tak kalah unik, hanya menekan ujung kerucut kue Clorot yang bertekstur  kenyal sampai isinya keluar. Terbuat dari tepung beras, gula merah, dan santan, menghasilkan kue Clorot dengan perpaduan rasa manis dan gurih. Untuk kandungan gizinya, santan berperan sebagai sumber makanan kaya nutrisi, gula merah sebagai sumber energy, sedangkan tepung beras menyediakan karbohidrat yang cukup tinggi. Namun sekarang ini kue Clorot jarang sekali ditemui, kecuali di acara pernikahan, selamatan, kelahiran, dll yang masih menggunakan adat Jawa . Bagi yang belum pernah dan ingin mencoba tidak perlu khawatir, berikut ini merupakan resep membuat...

avatar
Agathyam
Gambar Entri
Lontong Lemprak Batang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Lontong sebagai makanan yang unik karena terbuat dari beras yang di kemas dalam bentuk silinder dengan daun pisang sebagai pembungkusnya menciptakan sebuah citarasa khas beraroma sedap dan warna hijau muda yang khas ketika beras itu matang dan siap disantap. Salah satu olahan Lontong yang terkenal karena kelezatannya adalah Lontong Lemprak Mbak Moer Alun Alun Kabupaten Batang  Jawa Tengah tersebut menyajikan Lontong yang diberi lauk opor ayam kampung asli yang direbus dan dibumbui dengan rempah rempah seperti Merica, Jahe ,Kunyit, Bawang, Bawang Merah, Gula Aren, daun Salam dan akar sereh yang membuat tektur daging ayam yang berukuran besar itu menjadi lembut dan beraroma lain daripada opor yang biasa disajikan saat lebaran tiba. Dinamakan Lontong Lemprak menurut sang empunya warung adalah karena cara menikmatinya  dengan cara “Nglemprak” alias duduk bersila diatas tikar diwarungnya yang terletak di sayap kiri alun alun Batang tepatnya di depan Pos Poli...

avatar
Risqonkhasani
Gambar Entri
Kejawen
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Kejawen merupakan Agama dan pandangan hidup orang Jawa. Istilah Kejawen merujuk pada seperangkat tataaturan hidup yang diyakini oleh masyarakat Jawa, baik sebagai agama maupun sebatas nilai-nilai pandangan hidup dalam bingkai tradisi. Sebagai agama, Kejawen dianggap sebagai agama lokal yang dianut leluhur Tanah Jawa, jauh sebelum kedatangan agama-agama baru, seperti Hindu, Budha, Islam, dan Kristen. Sebagai pandangan hidup dalam bingkai tradisi, praktik-praktik Kejawen banyak ditempuh orang-orang Jawa dalam agama-agama baru yang mereka anut. Tidak seperti konsep Islam, Kristen, dan agama pada umumnya yang cenderung baku, Kejawen mewakili bermacam pandangan dan praktik-praktik spiritual, yang biasanya memiliki kesamaan, terutama dalam bahasa pengantar, yakni bahasa Jawa, dan penggunaan simbol-simbol yang berkaitan dengan tradisi masyarakat Jawa, seperti keris, wayang, gamelan, pembacaan mantera, dan lain-lain. Kesamaan lain dalam konsep Kejawen adalah keyakinan terhadap ke-esa-an...

avatar
Oase
Gambar Entri
Candi Mendut
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Candi yang merupakan salah satu peninggalan agama Buddha ini didirikan oleh Raja Indra dari Wangsa Syailendra sekitar tahun 824 Masehi. Candi ini terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. Candi terbesar kedua setelah Borobudur ini berjarak 38 km ke arah barat laut kota Yogyakarta dan 3 km dari Candi Borobudur. Candi Mendut biasanya disajikan sebagai satu paket dengan Candi Borobudur dan Candi Pawon, baik untuk wisatawan mancanegara maupun domestik. Saat peringatan Hari Waisak, candi ini menjadi tempat berlangsungnya prosesi upacara yang pertama, yang kemudian dilanjutkan dengan upacara di Candi Pawon hingga berakhir di Candi Borobudur. Keunikan Candi Mendut dibanding dengan candi-candi lainnya di pulau Jawa bahkan di Indonesia adalah pintu masuknya menghadap ke arah barat laut. Kebanyakan candi menghadap ke arah timur. Selain itu di bilik candi terdapat 3 arca besar yang terbuat dari bongkahan batu utuh. Ketiga arca ini adalah Arca Dhyani Buddha...

avatar
Oase