Wanita
226 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Kampung Marongge
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

  Pada zaman dahulu kala, Mbah Gabug diceritakan sebagai wanita ayu yang berasal dari Mataram, ia bermukim di Kampung Babakan, suatu daerah yang letaknya sekarang dekat dengan makam Keramat Marongge. Konon, Mbah Gabug tinggal bersama tiga saudara wanitanya, yang masing-masing bernama Mbah Setayu, Mbah Naibah dan Mbah Naidah. Keempat bersaudara ini dianugerahi oleh Tuhan dengan paras yang ayu dan kecantikan mereka terkenal hingga penjuru negeri. Tak pelak tidak sedikit raja, pangeran dan pemuda yang terpikat dengan paras empat bersaudara ini. Walaupun mereka cantik rupawan, namun anehnya statusnya masih melajang. Hal ini mengundang rasa penasaran dari berbagai kalangan, tidak terkecuali seorang raja bernama Gubangkala. Sang raja mengutus patihnya lengkap dengan bala tentara untuk menemui dan melamar secara paksa Mbah Gabug. Akan tetapi niat buruk tersebut tercium oleh Mbah Gubug, dengan segala kesaktian yang dimilikinya Mbah Gubug melakukan semedi. Ketika rombongan k...

avatar
Syifamuf
Gambar Entri
Tradisi Parebut Seeng
Ritual Ritual
Jawa Barat

Samar-samar rampag gendang terdengar dari 50m jalan utama menuju area Kampung Budaya Sindangbarang (KBS).  Bergegas saya menapaki jalan tanah berbatu, di depan gerbang sudah terlihat kerumuman para penonton dan barisan dongdang, seekor kambing serta iring-iringan pengantin di tengah Alun-alun Tanjung Salikur. Prosesi diawali dengan beradu pantun, aleutan pengantin pria membawa seserahan yang terdiri dari berbagai jenis hasil panen yang diusung dalam dongdang serta seekor kambing untuk diserahkan kepada orangtua calon mempelai wanita. Acara kemudian dilanjutkan dengan menampilkan para pendekar cilik penerus seni bela diri. Budaya parebut se’eng dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 22 Mei 2011 ini sebagai bentuk nyata pelestarikan budaya sunda, dahulu kala atraksi parebut se’eng di gelar dalam menampilkan kegagahan seorang pria dalam mempersunting seorang wanita, lelaki yang mampu merebut se’eng dari lawan tarungnya dianggap sebagai lelaki yang pantas m...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Tarian sintren
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

awal mulanya ada hubungan sepasang kekasih yang hubungannya tidak direstui oleh kedua orangtua dari pihak wanita, yang mengakibatkan roh wanita tersebut keluar dari tubuhnya dan dirasuki oleh bidadari, yang dimana pada saat ini menjadi seni pertunjukkan dan hiburan bahkan seringkali ada di pernikahan.

avatar
Fitrifauziyyahulfah
Gambar Entri
Dalem Cikundul, Tempat Singgah Raden Arya Widatar
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Dari kejauhan nampak di atas sebuah bukit yang sekelilingnya menghijau ditumbuhi pepohonan yang rin-dang. berdiri sebuah bangunan cukup megah dan kokoh.Bangunan yang sangat artistik dengan nuansa Islam itu. tiada lain makam tempat dimakamkannya Bupati Cianjur Pertama, R Aria Wira Tanu Bin Aria Wangsa Gopa-rana periode (1677-1691)yang kemudian terkenal dengan nama Dalem Cikundul. Areal makam yang luasnya sekitar 300 meter itu. berada di atas tanah seluas 4 hektar puncak Bukit Cijagang. Kampung Majalaya, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalong-kulon. Cianjur, Jawa Barat atau sekitar 17 Km kearah utara dari pusat kota Cianjur.Makam Dalem Cikundul, sudah sejak lama dikenal sebagai obyek wisata ziarah. Dalem Cikundul. konon tergolong kepada syuhada sholihiin yang ketika masih hidup dan kemudian menjadi dalem dikenal luas sebagai pemeluk agama Islam yang taat dan penyebar agama Islam. Catatan sejarah dan cerita yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, tahun 1529 kerajaan Talaga dir...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Situs Lingga Yoni
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Situs Lingga Yoni terletak di Jl. Blok Gunung Kabuyutan yang secara adinistratif masuk dalam wilayah Blok Wangkelang Kampung Sindanglengo, Sukamaju Kidul, Kecamatan  Indihiang. Situs  yang terletak di daerah bergelombang yang dimanfaatkan sebagai areal perkebunan ini berjarak sekitar 8 km dari pusat Kota Tasikmalaya. Lokasinya yang dekat dengan jalan besar/raya sehingga mudah dijangkau. Secara astronomis terletak pada koordinat: 49 M 0819390 dan UTM 9192758. Lingga dan Yoni merupakan benda tinggalan budaya masa klasik Hindu-Buddha, sebagai lambang kesuburan dari perwujudan Siva dan Durga dihubungkan dengan pemujaan terhadap Dewi Ibu. Dewa-dewa dalam agama Hindu, khususnya dewa-dewa tertinggi yang digambarkan memiliki kekuatan untuk melakukan “tugas” yang seharusnya. Kekuatan ini disebut šakti dan seringkali diwujudkan sebagai dewi pasangan dewa-dewa tersebut. Dalam aliran Waisnava, Šakti Wisnu diwujudkan sebagai Laksmi. Dalam aliran Saiwa, Sak...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Situs Bumi Rongsok
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Nama Bumi Rongsok  diberikan oleh Eyang Dalem Bagus Nayadimantri, mengandung arti gafura masuk tanah yang subur ( bumi = tanah, rongsok = subur /sunda), terletak di dusun Demunglandung Desa Papayan Kecamatan Jatiwaras, ± 19 km dari pusat kota Tasikmalaya, pada 269,7m, kordinat S.07º 27. 869’, E 108º  12. 376’         Eyang Dalem Bagus Nayadimantri adalah seorang ulama dari Banten yang dianggap berjasa dimasa hidupnya dalam menyebarkan agama islam, Beliau datang dari Banten bersama dengan pengikutnya  sekitar tahun 1700. Pada waktu itu Banten sedang dilanda peperangan antara rakyat Banten dengan Belanda untuk membebaskan diri dari belenggu penjajahan. Beliau pergi meninggalkan Banten bermaksud untuk mencari tempat sebagai pemukiman yang baru, diantara pengikutnya ialah Sumapatra, Sumanegara dan Siti Saroh satu-satunya wanita yang dibawa beliau menyertai rombongan. Beliau berkeyakinan wilayah yang akan di tempat penyebara...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Calung Tarawangsa
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Calung Tarawangsa merupakan jenis musik tradisional yang terdapat di Desa Parung Kecamatan Cigelap dan Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Kesenian ini di gunakan sebagai penghormatan kepada Dewi Sri, juga di pertunjukkan pada acara­acara selamatan Khitanan dan Pernikahan.   Pada upacara khusus seperti memotong padi, ampih pare, muruhan dan sebagainya di laksanakan pada slang had atau malam hari. Upacara ini di maksudkan dan mempunyai hikmah "Saeutik mahi loba nyesa" (Sedikit cukup dan banyak harus bersisa). Makna Iainnya yaitu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bersyukur atas Rahmat dan Karunianya serta Rezeki yang telah di limpahkanNya.   Waditra yang di pergunakan adalah Calung Renteng dan Tarawangsa. Lagu lagu yang di bawakan pada upacara khusus yaitu lagu Ayun, Panimang (menimang dan menghormati Dewi Sri yang bare datang) / Sumping yang di bawakan oleh seorang penyanyi Wanita. Sedangkan isi dari lagu­Iagunya adalah puji-...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
seblak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Seblak adalah makanan khas Bandung berupa kerupuk mentah yang sengaja dibantatkan dengan cara direndam air panas terlebih dahulu kemudian diberi bumbu khas seblak yang pedas dan ada kencurnya lalu dimasak dengan cara ditumis basah atau kuah dan berkembang ke resep seblak kering , makaroni, mie dan sebagainya. Cemilan rakyat ini sedang populer di sunda Jawa Barat terutama di kota Bandung. Namun beberapa sumber seperti situs Wikipedia menyebutkan seblak berasal dari daerah Sumpiuh, Jawa Tengah, karena seblak sangat mirip dengan makanan rakyat kecil dari Sumpiuh yaitu Krupuk Godog yang sudah populer sejak tahun 1940an, sementara seblak baru populer sekitar tahun 2000an. Seblak menjadi makanan yang banyak penggemarnya terutama di Daerah Jawa Barat, seblak bertekstur kenyal dan pedas. kebanyakan penggemarnya adalah wanita, karena selain rasanya yang pedas dan segar, seblak juga memiliki banyak variasinya. Resep seblak terbuat dari kerupuk yang direbus, dan diberi bumbu Seperti Baw...

avatar
Nanda Putra Pratomo
Gambar Entri
Ngalesu
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngalesu yang terdapat di kabupaten Garut dilaksanakan ketika Panen Raya selesai dan Pare / Padi di inapkan (di masukan) ke Leuit (Lumbung). Lalu masyarakat setempat mengadakan semacam upacara nganteur Dewi Padi (Sanghyang Sri). Beberapa Gedeng Pare (Ikat padi) di pikul sebagai Pare Jontrot lalu di masukan ke Lumbung. Padi yang lainnya pun beramai-ramai di masukan. Namun dari Padi Jontrot tersebut salah satunya di keluarkan lagi, di tambah beberapa Gedeng (ikat) dan di bawa ke Saung Lisung. Di Saung Lisung Kokolot lembur telah menanti, ketika rombongan pembawa padi tiba langsung disambut dengan di awali doa-doa. Kemudian padi tersebut di masukan ke Lisung. Setelah Kokolot Lembur memberi ijin, maka beberapa orang Wanita Baya dan gadis desa berebutan ingin ikut menumbuk padi tadi. Kejadian ini di sebut Ngalesu, atau menumbuk padi pertama yang di ambil dari Leuit (Lumbung). Berasnya di bagikan ke masyarakat setempat. Perkembangan selanjutnya, yang menumbuk padi bersama, akhirnya di...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17