Apa yang kita bayangkan jika menemukan kata 'mobil-mobilan' pasti yang kita bayangkan adalah mobil tetapi hanyalah replika nya. Ya, begitu pula lah dengan rumah-rumahan. Ini adalah permainan yang tidak terpatut siapa yang memainkannya, laki-laki maupun perempuan, muda ataupun tua. Tetapi biasanya dimainkan anak perempuan. Permainan ini hampir tersebar di seluruh Indonesia. Permainan ini memakai 2 penyangga dan biasanya memakai 2 kursi yang saling berhadap-hadapan. Lalu setelah itu ditutupi atas(atap) rumahnya memakai sprei. Dan selimut sebagai alas(lantai) rumahnya. Lalu, mulailah berimajinasi seperti layaknya rumah. Mulai dari masak hingga tidur. Walaupun hanyalah bohongan tetapi mereka sangatlah menikmati nya.
Ucang-ucang Angge adalah permainan khas sunda yang dilakukan oleh orang tua untuk mengasuh anak yang berusia balita saja. Basanya dilakukan oleh ayah, kakek, atau kakak. Permainan ini dilakukan dengan cara sang anak duduk di punggung kaki orang tuanya lalu tangan anak tersebut memeluk betis/paha orang tua. Kemudian, orang tua tersebut menggoyangkan kakinya ke depan dan belakang sambil bernyanyi: "Ucang-ucang angge Mulung muncang ka parangge Digogogku anjing gede Anjing gede nu ki lebe Ari gog, gog cungungung, ari gog, gog cungungung." Permainan ini dimainkan sekedar untuk menghibur anaknya jika menangis atau sekedar membuatnya senang saja. #OSKMITB2018
permainan bekles atau sering juga disebut beklen acap kali dimainkan oleh anak anak perempuan. permainan ini berasal dari belanda namun di adopsi menjadi permainan tradisional. Permainan bekles terbilang cukup mudah untuk dimainkan, alat yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini hanyalah cangkang kerang hingga yang dikenal dengan sebutan kewuk dan bola karet yang bisa memantul. biji kewuk memiliki besar bervariatif antara 2-5 cm. biji kewuk banyak dijual di pasar pasar tradisional dengan harga cukup terjangkau (kurang dari Rp.10.000 satu kantungnya) aturan permainan ini di antaranya : 1. terdiri dari empat babak atau tahap 2. tahap pertama ; dengan satu tangan, mengambil kewuk sambil memantulkan bola, berurut dari satu satu, dua-dua hingga seluruh kewuk dalam sekali ambil sebelum bola itu memantul untuk kedua kalinya. 3. tahap kedua disebut "kar" berasal dari bahasa sunda "nangkarak" yang artinya terlentang ; sama seperti tahap pertama, namun sebelum...
Di era atau dizaman milenial ini memang kehidupan sudah berubah menjadi lebih canggih melalui teknologi yang semakin berkembang. memang itu merupakan hal yang bagus untuk generasi masa kini tetapi hal itu juga menjadi suatu hal yang dapat berubah menjadi hal yang negatif untuk generasi sekarang ini. salah satunya yaitu dengan gadget, dengan gadget ini generasi milenial bisa melupakan permainan tradisional yang sebenarnya lebih seru dari gadget, saah satunya yaitu congklak. Permainan congklak atau dakon ternyata berasal dari suku Sunda ya? Permainan ini sederhana dan bahan-bahannya pun mudah didapat, cara bermain congklak pun bisa dengan mudah kita pelajari. Pemain hanya menyediakan congklak dan 98 butir biji-bijian. Setelah itu? Pemain sudah bisa menikmati permainan yang satu ini! selain seru, permainan congklak sangat bagus untuk mengasah logika anak-anak, patut untuk di coba. untuk generasi milenial ini semoga kita masih bisa nyadar betapa pentingnya melestarikan permainan tradision...
Awug adalah salah satu kue tradisional khas masyarakat Sunda. Dewasa ini, awug sudah jarang ditemukan, karena penjual kue tradisional ini tidak sebanyak dahulu. Bahkan, banyak anak muda kota Bandung yang tidak pernah mencicipi bahkan tidak mengetahui keberadaan awug. Kue tradisional ini terdiri dari tepung beras, tepung ketan, parutan kelapa, dan gula merah yang dikukus matang dengan daun pisang, dengan perabot dapur anyaman bambu bernama aseupan . Bentuk kue tradisional ini seperti kerucut berlapis merah kecoklatan (gula merah) dan putih (tepung beras). gambar dilansir dari : tribunnews.com
Ngaras adalah salah satu bagian dari upacara adat siraman yang artinya mencuci telapak kaki ibu dan bapa. Tujuannya untuk menunjukan rasa sayang anak ke orang tua, dan juga sebagai simbol bakti yang terakhir karena akan menghadapi kehidupan yang baru. Tata cara: Ngacagkeun aisan, diawali oleh calon pengantin perempuan keluar dari kamar Calon pengantin perempuan sujud di pangkuan ibu bapanya sambil mengucapkan "Ema, bapa disuhunkeun wening galihnya, jembar manah ti salira ngahapunten kana sugrining kalepatan abdi. Rehing dina dinten enjing pisan abdi seja nohonan sunah rasul. Hapunten ema, hapunten bapa hibar pangdu'a ti salira." Ibu dan bapa ngejawab sambil mengusap kepala anaknya "Anaking, titipan gusti yang widi. Ulah salempang hariwang, hidep sieun teu tinemu bagja ti ema sareng ti bapa mah, pidu'a sareng pangampura, dadas keur hidep sorangan geulis." Pengantin istri dibawa ke tempat siraman oleh ibu bapanya untuk melaksanakan upacara siraman. Orang tuanya...
Bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa daerah yang tersohor di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan. Alasan pertama adalah bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa tertua di Nusantara. Alasan lainnya ialah bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa daerah yang memiliki pengguna terbanyak di Indonesia, yaitu penduduk Jawa Barat yang populasinya sangat besar. Sebagaimana bahasa lain pada umumnya, bahasa Sunda memiliki beragam kekayaan, baik dari segi kata maupun makna. Salah satu penerapan kekayaan tersebut bisa kita lihat dalam sastranya, yaitu sastra Sunda. Sastra Sunda terdiri dari berbagai macam bentuk. Beberapa di antaranya yaitu puisi, pantun, cerita rakyat, peribahasa, sajak, syair, dan lagu. Namun, yang akan dibahas pada artikel ini adalah peribahasa Sunda, yang dikenal dengan sebutan Paribasa. Paribasa sebenarnya tidak berbeda jauh dengan peribahasa yang kita kenal dalam bahasa Indonesia. Bedanya, tentu Paribasa menggunakan bahasa Sunda. Paribasa memiliki...
Momolo atau biasa juga disebut mastaka merupakan struktur yang berfungsi untuk mengunci atap. momolo terkadang memiliki bentuk yang unik di daerahnya masing-masing, tergantung kepercayaan dan kebudayaan yang berada di daerah tempat momolo digunakan. Dalam bahasa sunda mastaka memiliki arti Kepala. kepala merupakan bagian tubuh yang paling tinggi. oleh karena itu momolo diletakan di bagian atas sebuah bangunan yang memiliki makna maha tinggi. momolo biasanya memiliki bentuk segi empat atau bulat yang strukturnya semakin runcing ke atas. secara umum bagian momolo dapat dibagi menjadi tiga bagian sesuai proses pembuatannya, yaitu bagian bawah yang biasa disebut induk yang berbentuk besar, bagian tengah yang biasa disebut bagian anak yang berbentuk agak besar tapi lebih kecil dari induknya, dan bagian teratas yang biasa disebut bagian cucu yang digunakan seagai tempat peletakan mahkota yang menandakan puncak momolo pada masa kerajaan hindu mendominasi pemerintahan di Indonesia,...
Kah Sekarang ini anak muda seringkali menjawab 'hah' atau hanya 'hmmm' ketika dipanggil oleh orang lain. Sebenarnya, tidak perlu dijelaskan lagi bahwa itu merupakan sikap yang kurang sopan dan pantas apalagi jika yang memanggil adalah orang yang umurnya lebih tua atau bahkan orang tua. Sejak dahulu kala, anak-anak Sunda sudah diajarkan dan diedukasi tata krama dan sopan santun terutama kepada orang dewasa apa lagi orang tua mereka. Mereka diajarkan untuk menggunakan nada yang sesuai dan pilihan kata yang digunakan saat berbicara. Dalam tatakrama bahasa Sunda terdapat 3 jenis bahasa, yaitu bahasa lemes, loma, dan kasar. Bahasa halus diperuntukan kepada orang yang dihormati, orang yang lebih tua usianya, dan orang dewasa. Anak kecil diharuskan menggunakan pilihan bahasa berikut karena jika tidak akan langsung dimarahi, tapi berbeda dengan zaman sekarang anak-anak sudah mulai berani kepada orang yang lebih tua dan sudah sulit ditemukan mereka menggu...