tahun baru
1.076 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Masjid Agung Demak
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Masjid Agung Demak adalah masjid yang terletak di Kelurahan Bintoro, Demak, Jawa Tengah dan merupakan salah satu masjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini didirikan pada zaman Kerajaan Demak oleh Raden Patah dan para wali songo sekitar abad ke-15 masehi. Pada mihrab masjid demak terdapat gambar bulus atau kura-kura. Gambar tersebut terdiri atas kepala yang berarti angka 1, 4 kaki berarti angka 4, badan bulus berarti angka 0, ekor bulus berarti angka 1. Dari simbol ini diperkirakan Masjid Agung Demak berdiri pada tahun 1401 Saka. Masjid ini terdiri dari bangunan induk dan serambi. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut Saka Guru. Salah satu dari tiang utama tersebut konon berasal dari serpihan-serpihan kayu, sehingga dinamai Saka Tatal. Bangunan serambi merupakan bangunan terbuka. Atapnya berbentuk limas yang ditopang delapan tiang yang disebut Saka Majapahit. Atap limas masjid terdiri dari tiga bagian yang menggambarkan Iman, Islam, dan Ihsan. Pintu utama...

avatar
h5q4366 56235662
Gambar Entri
Ayam Geprek Jogjakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Ayam geprek adalah kuliner khas Jogjakarta. Makanan ini memiliki nama yang sesuai dengan cara penyajiannya, yakni di “Geprek” dengan menggunakan alat yang terbuat dari batu alias cobek alat untuk menghaluskan bumbu secara manual. Cobek cukup populer di kalangan masyarakat kuliner karena hasil dari penghalusannya yang terkesan tradisional. Ayam geprek sangat popular akan tingkatan rasa pedasnya, sesuai permintaan konsumen, penyaji akan menghaluskan cabai dari 1 hingga 40! Cukup pedas bukan?   Ayam geprek memiliki varian rasa yang cukup banyak, dari ayam bumbu kuning, ayam goreng tepung, dan lain lain. Cara pembuatannya sedikit berbeda dari ayam goreng biasa, namun hal inilah yang menjadikan ayam geprek spesial dan populer di kalangan masyarakat. Ayam yang sudah digoreng dengan tepung namun hanya setengah matang, dibakar lagi untuk ditambahkan berbagai bumbu sesuai menu pilihan. Seperti mozzarella, sambal terasi, sambal tomat, bahkan sambal matah yang berasal da...

avatar
OSKM18_16718010_MUHAMMAD FAJAR SUTISNA
Gambar Entri
Kampoeng Batik Semarang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Kampoeng Batik Semarang merupakan salah satu destinasi pariwisata yang baru saja dikembangkan oleh Pemerintah Kota Semarang, dimana Kampoeng Batik merupakan alkulturasi antara tata letak dan warna rumah di suatu pekampungan dengan motif batik semarangan. 

avatar
OSKM18_16318187_Teresa Amalia Purba
Gambar Entri
Dodol Dawet
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Dalam upacara perkawinan adat jawa terdapat beberapa rangkaian ritual yang harus dilalui oleh pengantin didampingi orangtua mereka, salah satunya adalah ritual dodol dawet. Ritual ini dilakukan sehari sebelum upacara puncak perkawinan. Dodol dawet ini adalah sebuah ritual yang memberikan makna bahwa orangtua adalah teladan serta pendukung utama bagi keluarga yang baru tersebut. Ritual dodol dawet ini dilakukan oleh pihak orangtua mempelai wanita di halaman rumah mereka, di mana ibu mempelai wanita bertindak sebagai penjual dawet sebagai simbol wanita yang mengatur uang ekonomi rumah tangga, didampingi suaminya yang menggunakan payung sebagai simbol pengayom dan pelindung keluarga yang seiring sejalan berdua. Pembayarannya dodol dawet biasanya menggunakan kreweng yaitu pecahan genting sebagai tanda langit atau yang dari atas yang memberi rejeki pada keluarga tersebut melalui kedatangan para sanak saudara dan sahabat yang membeli dawet tersebut. Kreweng tersebut diterima o...

avatar
Oskm18_16518130_ian
Gambar Entri
Lumpia Semarang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Semarang, ibukota provinsi Jawa Tengah, mempunyai segudang makanan tradisional yang sampai saat ini masih bisa dijumpai. salah satu makanan Semarang yang terkenal adalah lumpia. Lumpia hadir pertama kali tahun 1940 dan merupakan makanan dengan perpaduan dua budaya, yaitu budaya tionghoa dan budaya Jawa.  awalnya, Tjoa Thay Joe, orang asli tionghoa, memutuskan untuk tinggal dan menetap di Semarang dengan membuka bisnis makanan khas tionghoa. Tjoa Thay Joe membuat makanan pelengkap yang berisi daging babi dan rebung. Tjoa Thay Joe kemudian bertemu dengan Mbak Wasih, Mbak Wasih adalah orang asli jawa yang berjualan makanan yang hampir sama dengan Tjoa Thay Joe, bedanya hanya makanan yang dibuat oleh Mbak Wasih berasa lebih manis dan berisi kentang beserta udang .  persaingan antara Mbak Wasih dan Tjoa Thay Joe tidak membuat mereka bermusuhan, sebaliknya, mereka berakhir menikah.  Bisnis makanan Tjoa dan Wasih akhirnya menyatu setelah mereka menikah. Hidangan...

avatar
OSKM_16918332_ECA Reza Muthia
Gambar Entri
Lumpia Tertua di Semarang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya, dari Sabang sampai Merauke setiap tempat mempunyai ciri khasnya tersendiri. Tiap kota di nusantara mempunyai kuliner khasnya masing-masing, salah satunya adalah lumpia yang berasal dari Semarang. Jajanan khas semarang yang satu ini selalu menjadi 'kewajiban' bagi para pendatang yang datang ke kota Semarang. Sekarang ini, banyak tempat yang menjual lumpia, namun diketahui kalau lumpia tertua pertama yang ada di semarang telah ada sejak ratusan tahun dengan 4 generasi. Loenpia Semarang Gang Lombok no 11, merek ini terpampang di suatu kedai kecil penuh dengan penghargaan kuliner dari Pemerintah Kota Semarang hingga situs Trip Advisor  (Kompas, 2016). Lumpia Semarang yang dijual di kedai ini menggunakan keseluruhan bahan yang tradisional, diisi oleh ayam, udang, dan pastinya rebung. para pendatang dari luar bersedia menyelusuri gang kecil dan rela untuk mengantri lama demi jajanan 'legendaris' yang satu ini....

avatar
OSKM18_19718232_Annisa
Gambar Entri
Weh - Wehan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Weh-wehan adalah salah satu tradisi khas Kaliwungu yang diselenggarakan pada bulan Rabi'ul Awwal tanggal 11. Istilah weh-wehan berasal dari kata  weweh (Bahasa Jawa)  yang berarti memberi. Dalam weh-wehan, Masyarakat Kaliwungu menyiapkan makanan tradisional yang dihidangkan di depan rumah masing-masing. Kemudian tetangga-tetangga yang berkunjung untuk memberi makanan akan diganti oleh makanan miliknya, atau dapat juga diartikan sebagai tradisi bertukar makanan. Biasanya makanan tradisional yang dihidangkan adalah sumpil. Menurut M.Suparto Edy Yusuf, weh-wehan sudah diselenggarakan sejak ratusan tahun lalu, tradisi itu pertama kali dilakukan oleh para ulama yang menyebarkan agama islam di daerah Kaliwungu dengan tujuan untuk memperingati maulid nabi. Di Masjid Agung Al Muttaqin Kaliwungu sendiri untuk memeriahkan acara ini diadakan berbagai lomba pada tanggal 13 Rabi'ul Awwal.  

avatar
OSKM18_16018066_Muhammad Ikko
Gambar Entri
Tari Kebo Ijo, Keindahan Gerak dari Pemalang
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Kebo Ijo, Keindahan Gerak dari Pemalang                     Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya mulai dari bahasa, tarian adat, pakaian tradisional, senjata khas daerah, makanan khas, dan keanekaragaman budaya lain yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Setiap daerah tentunya memiliki kekhasan budaya masing-masing yang menunjukkan kearifan lokal daerahnya serta sebagai warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan. Tak terkecuali Pemalang, sebuah kota kecil di pesisir utara Pulau Jawa.                   Pemalang merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah yang letaknya ada di daerah Pantai Utara Jawa membentang ke selatan sampai di kaki Gunung Slamet. Mungkin sebagian orang baru mengenal Grombyang yang merupakan makanan khas dari daerah Pemalang. Namun t...

avatar
OSKM18_16418129_Anggi Supriyono
Gambar Entri
Petasan dan Sirine, Penanda Waktu Berbuka Puasa di Kendal
Ritual Ritual
Jawa Tengah

                Kota dan Kabupaten Kendal terletak persis di sebelah barat Kota dan Kabupaten Semarang, serta berbatasan dengan Laut Jawa di bagian utaranya. Mempunyai banyak pondok pesantren, Kendal dikenal sebagai kota santri, dengan budaya Islam terintegrasi dengan budaya daerah hampir sepenuhnya. Hal ini tercerminkan terutama pada perayaan-perayaan Islam, tidak terkecuali ketika bulan Ramadhan tiba.                 Setiap Ramadhan, seperti banyak daerah di Indonesia, Kendal mempunyai beberapa ciri khas dalam pelaksanaan kegiatan ibadah. Salah satunya adalah penggunaan sejenis petasan dan sirine untuk menandakan waktu berbuka puasa yang diikuti dengan adzan maghrib.  Hal ini tentu berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Pada umumnya, waktu berbuka puasa yang bertepatan dengan adzan maghrib ditandai dengan pukulan bedug.      &nb...

avatar
OSKM18_16518076_Adzhani Zalfa Aliyadin