budaya
679 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Klenteng Dewi Welas Asih #OSKMITB2018
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Klenteng Tiao Kak Sie atau biasa dikenal dengan sebutan Klenteng Dewi Welas Asih terletak di Jl. Kantor No.2, Kampung Kamiran, Cirebon. Klenteng Dewi Welas Asih merupakan salah satu kelenteng tertua di Cirebon, selain Klenteng Talang dan Vihara Pemancar Keselamatan. Klenteng ini dibangun di atas tanah seluas 1.857 m2 dengan luas bangunan sekitar 1.600 m2. Di depan pinggir jalan terdapat penanda Benda Cagar Budaya Kelenteng Dewi Welas Asih Cirebon dengan tahun berdiri 1595. Tahun itu tertulis pada dua buah papan kecil “paai” namanya yang berisi pepatah atau peribasa pendek-pendek akan jadi kehormatan bagi dewa dewa. Semula nama Kelenteng Dewi Welas Asih adalah Tiau Kak Sie. “Sie” artinya rumah orang beribadat (tempat bertapa). “Tio” berarti air pasang (air naik), dan “Kak” berarti bangun dari tidur atau membangunkan atau membawa kepada akal yang benar. Bangunan Kelenteng Dewi Welas Asih yang simetris dengan ornamen naga dalam posi...

avatar
OSKM18_19718250_Cantik
Gambar Entri
Warisan Cita Rasa Tape Kuningan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Assalamualaikum teman-teman :) Nama saya Raka Maulida Azka,Saya lahir dari campuran Sunda dan Jakarta.Ayah saya sunda dan Ibu saya Jakarta.Keluarga kami tinggal di Jakarta ,Oleh karena itu tiap momen libur lebaran,tempat mudik kami ialah Jawa Barat,Lebih tepatnya di Kuningan. Saya memiliki Nenek yang hobi memasak,suatu hari saat kami mudik,Ia membuat tape ketan yang enak rasanya dan kebetulan itu ialah tape ketan pertama saya.Tak diragukan lagi,Nenek saya memang sudah terkenal di Desanya sebagai koki yang handal.Atas pengalaman tersebut saya ingin menulis sebuah artikel untuk teman-teman semua. Tape kuningan sudah ada sekitar tahun 1970-an,,Berdasarkan hasil wawancara terhadap Ayah Saya,tape ketan sudah ada saat ia masih sekolah dasar,yaitu sekitar tahun 1977 dan Desa yang paling mengembangkan usaha makanan ini adalah Desa Cibeureum.Kebetulan Desa tersebut tidak jauh dari rumah Ayah (sekitar 2-3 km). Tape ketan terbuat dari beras ketan yang difermentasi dengan ragi d...

avatar
OSKM18_16418298_[RAKA] Maulida Azka
Gambar Entri
Budaya Imlek
Ritual Ritual
Jawa Barat

Menurut  Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Sedangkan Herskovits  memandang bahwa kebudayaan merupakan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain yang kemudian disebut sebagai superorganik. Dari kedua pernyataan 2 ahli diatas dapat disimpulkan bahwa adalah sesuatu hal yang dilakukan atau dipikirkan oleh sekelompok masyarakat yang memiliki sebuah persamaan dan dilakukan secara turun temurun. Di Indonesia terdapat sangat banyak budaya karena keanekaragaman suku ytang ada di Indonesia. Masing-masing suku bangsa memiliki kebudayaan yang berbeda satu sama lain. Suku bangsa ada yang asli dari Indonesia ada juga yang memiliki campuran dari luar. Menurut sensus BPS tahun 2010 Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok suku bangsa. Suku Jawa...

avatar
Oskm18_19718049_yoel
Gambar Entri
Emping Jengkol
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Dari Sabang sampai Merauke, budaya di tiap provinsi, bahkan di setiap kota berbeda-beda. Salah satu budaya tersebut adalah makanan. Emping jengkol merupakan makanan khas Kota Bogor, Jawa Barat . Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui makanan ini. Berikut ini adalah cara membuat emping jengkol: Alat: Baskom Wajan Kompor Ulekan 2 lembar plastik Karung   Bahan: Jengkol Minyak goreng   Cara membuat: Rendam jengkol selama kurang lebih 1 malam. Setelah itu, buang kulitnya dan cuci sampai bersih. Siapkan wajan. Kemudian goreng jengkol sampai berwarna kecoklatan. Angkat dan tiriskan. 4.Oles 2 lembar plastik dengan minyak goreng. Letakkan jengkol yang sudah digoreng di atas selembar plastik yang sudah diolesi minyak. Kemudian selembar plastik lainnya ditaruh di atas jengkol tersebut. Hancurkan jengkol dengan ulekan sampai berbentuk...

avatar
OSKM18_16618317_Vinsensia Sherin Kurnia
Gambar Entri
Nasi Cikur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Nasi cikur adalah makanan khas Sunda yang berasal dari kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Cikur berarti kencur dalam bahasa Sunda. Tanaman obat ini menjadi salah satu bumbu yang sedap untuk dicampurkan ke makanan. Masyarakat Tasikmalaya mengolahnya menjadi nasi  kencur atau yang disebut nasi cikur.   Hidangan ini memakai kencur yang masih muda atau kencur bertunas yang umbinya masih berwarna putih. Bumbu lain yang ditambahkan yaitu bawang merah, bawang putih, garam dan terasi goreng. Adapun bahan lainnya yaitu nasi putih, minyak dan cabai yang diiriskan.   Bagi Anda yang baru pertama kali merasakan atau mencoba hidangan ini, Anda akan merasakan suatu cita rasa yang berbeda dari suatu makanan. Rasa kencur yang khas dan gurih akan memanjakan lidah Anda. Terlebih lagi dengan sambal yang ada, akan menambah cita rasa yang unik. Pada dasarnya, hidangan ini hampir mirip dengan nasi uduk, yaitu ada ayam goreng, tempe goreng dan tahu gorengnya. Hal yang mem...

avatar
OSKM18_16718090_Cyril Faustino Widyanto
Gambar Entri
Gema Shalawat Al-Alawiyah
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Gema Shalawat Al-Alawiyah merupakan Grup Kesenian Sunda yang dipadukan dengan unsur agama Islam. Lagu lagu yang dibawakan umumnya berupa Shalwat Nabi dan lagu yang bernuansa agama islam lainnya. Namun ada juga shalawat versi bahasa sunda yang juga menyejukkan hati. Kesenian ini ada di Kampung Pasir Handap, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Alat musik yang dipakai berupa: Celempung Gendang Bedug Kecrek dan kosrek Berdiri tahun 2010, grup kesenian awalnya hanya bermula dari para pemuda dan warga yang ingin melestarikan budaya seni sunda di kampungnya dan menggabungkannya dengan sholawatan. Bermodal paralon dan celempung saja pada awalnya, grup ini terus berkembang dan mendapat bantuan sumbangan dari berbagai pihak sehingga eksis sampai sekarang. Grup Kesenian ini sering tampil di acara-acara islami seperti hari raya umat islam, tampil di acara pernikahan, khitanan dll. Anggota aktif grup ini sampai sekarang ada 11 or...

avatar
OSKM18_16118035_Febriyanto
Gambar Entri
Viaduct Bandung | #OSKMITB2018
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Viaduct Bandung Viaduct adalah jembatan atau jalan yang melewati atau menyebrangi  suatu jalan,sungai, atau lembah. Di Bandung sendiri, terdapat dua viaduct, yaitu di jalan Pasirkaliki dan sebelah timur stasiun bandung. Viaduct yang berada di jalan pasirkaliki didirikan pada tahun 1890, sedangkan viaduct di sebelah timur stasiun bandung dibangun pada tahun 1939. Viaduct ini masuk ke dalam bangungan ( arsitektur ) yang penting di kota Bandung karena didirikan pada jaman belanda dan mempunyai peran yang sangat besar dalam menjadi jembatan penyebrangan untuk kereta. Di dekat viaduct juga ada kantor pusat ka Indonesia dan gedung Indonesia menggugat yang sering kali dipakai untuk pameran seni maupun yang lain. Bila melihat jaman dulu, kawasan viaduct adalah kawasan yang rawan. Karena disana banyak pedagang dan preman yang selalu nongkrong di kawasan viaduct. Bila sudah lewat jam 19:00, tidak sedikit orang yang takut untuk melewati kawasan viaduct tersebut. Namu...

avatar
OSKM18_19918141_Salman
Gambar Entri
Budaya Masyarakat Kampung Adat Cireundeu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kampung Cireundeu adalah salah satu kampung adat yang berlokasi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Indonesia. Disebut 'reundeu' karena kampung ini sebelumnya dipenuhi dengan banyak pohon reundeu. Pohon reundeu itu sendiri merupakan nama dari salah satu jenis pohon herbal. Di kampung ini, cukup banyak populasi warganya. Jika dijabarkan, kurang lebih di dalam Kampung Cireundeu terdapat 50 kepala keluarga atau sekitar 800 jiwa. Luas wilayahnya pun cukup luas yaitu sekitar 64 ha yang sebagian besarnya digunakan untuk lahan pertanian dan sisanya untuk pemukiman. Kepercayaan mayoritas warga kampung ini adalah Sunda Wiwitan. Dimana mereka memegang teguh adat istiadat dan melestarikan budayanya. Uniknya, warga Kampung Cireundeu memegang teguh dua prinsip yang pertama ialah "Ngindung Ka Waktu" dan "Mibapa Ka Jaman". "Ngindung Ka Waktu" artinya memiliki cara dan keyakinan masing-masing. Sedangkan "Mibapa Ka Jaman" artinya tetap flek0sibel akan perubahan jaman. Di dalam kampung ini te...

avatar
Rvnydeva
Gambar Entri
Upacara Gusaran
Ritual Ritual
Jawa Barat

Upacara Gusaran merupakan suatu budaya yang berasal dari Jawa Barat. Upacara yang menandai telah akhir baliqnya atau memasuki masa remaja seorang perempuan. Gusaran sendiri sering dimaknai dengan disunatnya seorang perempuan yang berusia 9 - 12 tahun dan untuk pertama kalinya mengalami menstruas. Orang zaman dahulu percaya, bahwa upacara ini dapat menangkal kemiskinan, penderitaan, serta menambah rezeki bagi yang disunat. Upacara ini dipimpin oleh tokoh keagamaan atau sesepuh yang tersohor dengan menempelkan suatu uang koin atau batu kuno kepada gigi sang perempuan. Ritual ini dimulai dengan do'a yang dipanjatkan oleh paraji gusar dan diakhiri dengan sholawat serta harapan bagi perempuan tersebut.

avatar
OSKM_16018321_Sari Pusvita Dewi