Makanan yg satu ini adalah makanan tradisional dari pulau Ambon. Biasanya di santap saat sarapan atau minum teh sore. Penganan manis ini merupakan salah satu resep pengganjal perut paling ampuh, kue ampas terigu biasa dijual dengan harga Rp.2000,- per buah. Bahan: 1 kg terigu 250 ml air gula aren 22 gram ragi instan 1 butir kelapa, parut 100 gram gula pasir 75 gram margarin 1/2 sdt garam 1 sdt kayu manis bubuk Cara membuat: 1. Buat air gula dengan perbandingan air dan gula aren, 1:1. Dinginkan suhu ruang. 2. Campur terigu dan ragi instan. Tambahkan air gula sedikit sedikit, uleni. 3. Tambahkan parutan kelapa, uleni lagi. 4. Tambahkan margarin, sambil terus diuleni sampai kalis elastis. 5. Bulatkan adonan dan diamkan selama kurang lebih 1 jam. 6. Kempiskan adonan dan bentuk bulat2. Letakkan dalam loyang yg sudah dioles margarin. 7. Diamkan lagi sekitar 15 menit, lalu panggang dalam oven....
Tari Sawat adalah sebuah tarian pergaulan Maluku yang cukup sering ditampilkan dalam berbagai acara. Tari ini cukup populer karena cukup mudah dipelajari dan memiliki makna yang menarik untuk disimak. Tari ini adalah sebuah keramahan dan memiliki pesan perdamaian yang cukup kental di dalamnya. Tari Sawat biasanya ditampilkan dalam satu paket dengan musik sawat yang berupa Gendang, Rebana dan Suling, namun tidak jarang ditampilkan juga di dalam kolaborasi dengan musik Tifa Totobuang. Sekilas bila kita melihat Tari Sawat, kita akan melihat sebuah tarian yang kental nuansa Arab dan Melayu. Musik yang biasa mengiringinya pun terasa lekat dengan musik Melayu. Menurut beberapa sumber, Tari Sawat memang banyak mendapat pengaruh dari para pedagang Arab yang berdagang rempah-rempah di masa lalu. Tidak hanya berdagang, para pedagang Arab ini pun menyebarluaskan ajaran Islam di tanah Maluku dan di dalam penyebarannya salah satu media yang dipakai adalah kesenian. Maka tidaklah heran bila T...
Tifa Totobuang sebenarnya berasal dari dua nama alat musik yang merupakan alat musik tradisional Maluku. Tifa adalah sebuah alat musik pukul menyerupai gendang yang mempunyai selaput pukul terbuat dari kulit. Alat musik ini memang dikenal sebagai alat musik asli Indonesia Timur dan biasa ditemukan di Maluku serta Papua. Tifa terdiri dari beberapa jenis seperti tifa Jekir, Tifa dasar, Tifa potong, Tifa Jekir Potong, dan Tifa Bas. Bermacam tifa ini sebenarnya dibedakan menurut ukuran, bentuk dan suara yang dihasilkan. Sedangkan untuk Totobuang adalah alat musik melodis yang memiliki nada-nada dan berbentuk seperti salah satu alat musik gamelan jawa. Totobuang pada dasarnya berbentuk seperti gong berukuran kecil yang tersusun beberapa ukuran dengan nada yang berbeda. Walaupun Tifa dan Totobuang adalah dua alat musik dengan latar belakang yang berbeda, namun bila keduanya digabungkan akan menghasilkan sebuah perpaduan manis dan indah untuk didengar. Biasanya keduanya memang selalu d...
Kasbi atau singkong atau ubi kayu adalah salah satu makanan pokok yang sering disajikan di rumah makan di kawasan Maluku. Kasbi-batatas atau kasbi komplet biasanya di hidangkan dengan kohu-kohu ikan puri, sayur jantung pisang, tumis kangkung bunga pepaya dan ikan lema (semacam ikan kembung) bakar bumbu rica. Disajikan juga kelapa sisik (kelapa mentah diiris tipis memangjang) sebagai kondimen untuk mengayakan tekstur dan efek kriuk dan colo-colo alias sambal cocol Sumber Buku 100 Makanan Tradisional Bondan Winarno Foto https://www.gulalives.co/100-makanan-tradisional-khas-indonesia/kasbi-batatas/
Kohu-kohu ikan puri adalah salah satu makanan langka di Maluku yang sudha mulai jarang ditemukan selain di rumah makan atau di rumah orang-orang tua. Kohu-kohu terbuat dari ikan teri basah, dicampur tauge dan kacang panjang rebus dna parutan kelapa, dubumbui dengan perasan jeruk nipis, cabai dan bawang putih serta bawang merah. Rasanya sangat segar dengan tekstur yang unik. Resep Kohu-Kohu Ikan Puri 500 gram ikan puri mentah (semacam teri halus) 1 butir kelapa (diparut) 2 genggam daun kemangi dirajang kasar 2 genggam tauge rebus 2 genggam kacang panjang rebus dirajang 30 buah lemon Tionghoa (lemon cui, limau kasturi) diambil airnya Bahan 5 siung bawang putih 15 siung bawang merah cabai merah secukupnya semua bumbu dihaluskan Cara membuat - ikan puri dicuci bersih - campurkan bumbu dengan kelapa parut, campurkan ikan puri dengan air lemon tionghoa, campurkan semua sayuran. Bila tidak ada ikan...
Sanggul Ambon dihiasi dengan sosoboko yaitu kembang lingkar konde yang disebut bunga ron yang dibuat dari papeceda dengan 9 buah kembang goyang atau 7 bauh sebagai lambang Patasiwa dan terbuat dari emas dan tusuk konde yang disebut nano-nano dan juga sisir konde/sanggul, berwarna keemasan. Kalau pengantin yang masih gadis diberi renda hitam disebut pokis dibuat dari kain saten/renda gigi anjing ditaruh di atas dahi di depan konde. Sumber: http://jongambon.blogspot.co.id/2009/10/pakaian-perkawinan-adat-daerah.html https://www.slideshare.net/nolismarliati/tata-upacara-dan-tata-rias-pengantin-ambon?from_action=save
Upacara Tihi Huau (Potong Rambut) dilakukan oleh Orang Nuaulu, di Seram, Maluku, Indonesia 1. Asal-Usul Maluku adalah salah satu provinsi yang terdapat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di sana ada sebuah etnik yang bernama Nuaulu. Stratifikasi sosial masyarakatnya pada dasarnya dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yakni golongan pemimpin soa (kapitang), tokoh adat dan rakyat biasa. Golongan kapitang terdiri atas orang-orang yang secara genealogis masih keturunan pendiri soa. Golongan tokoh adat terdiri atas orang-orang yang masih keturunan tokoh adat. Sedangkan, golongan rakyat biasa adalah orang-orang yang secara genealogis bukan keturunan pendiri soa dan tokoh adat. Mereka (masyarakat Nuaulu) menumbuh-kembangkan suatu tradisi yang disebut sebagai Tihi Huau. Tradisi ini sangat erat kaitannya dengan kepercayaan yang diyakininya. Menurut mereka, seorang anak, baik laki-laki maupun perempuan, mudah disusupi atau dipengaruhi oleh ro...
Mungkin di antara tarian-tarian di atas tarian ini yang paling terkenal. Tari Poco-poco adalah tarian jenis linedance yang populer sejak tahun 2000-an. Tarian ini awalnya dikenal sebagai gerakan senam di antara lingkungan militer hingga kemudian berkembang menjadi sebuah tarian yang digemari seluruh masyarakat Indonesia. Lagu pengiring tarian ini juga berjudul “Poco-poco” dan diciptakan oleh pria asal Ambon yang bernama Arie Sapulette. Sumber: http://belindomag.nl/id/seni-budaya/5-tarian-khas-maluku
Sebuah bangunan yang tampak menyerupai singa duduk tampak begitu kokoh berdiri dengan latar belakang kemegahan Gunung Gamalama. Bangunan tersebut memang tidak bisa menyembunyikan usianya yang sudah sangat tua, namun kondisinya terlihat terawat. Bangunan besar berwarna kuning muda ini seolah hidup dan memicingkan pandangannya ke arah lautan sebagai tanda bahwa ia merupakan sebuah tempat penting dalam sejarah kehidupan Ternate, Maluku Utara. Bangunan anggun nan indah ini adalah Kedaton Kesultanan Ternate. Kedaton Sultan Ternate ini dibangun pada tanggal 24 November 1813 oleh salah satu Sultan Ternate yang bernama Sultan Muhammad Ali. Luas bangunan berbentuk persegi delapan ini adalah sekitar 1500 meter persegi di atas tanah seluas 1,5 Ha. Menurut sejarah, arsitektur yang membangun Kedaton ini adalah seorang berkebangsaan Cina. Hal inilah yang menjadi sebab adanya beberapa detail oriental di beberapa titik istana seperti tangga dan beberapa sudut bangunan lainny...