dongeng cerita rakyat
4.796 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cerita Rakyat Puteri Satarina
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Cerita ini diawali dengan kehidupan sepasang sumai istri beserta seorang anak perempuannya yang cantik. Anak itu bernama Putri Satarina. Berselang berapa lama kemudian ibu Satarina sakit, lalu meninggal dunia. Keadaan ini memaksa ayah Satarina kawin lagi untuk mengurus Putri Satarina. Perkawinan yang kedua ini lahir pula seorang anak perempuan tetapi wajahnya kurang cantik yang bernama Putri Katarina. Ketika Katarina telah dewasa, ia bersama ibunya mengakali Putri Satarina yang telah berkeluarga dengan jalan menenggelamkan ke sungai yang dalam. Alhasil putri Satarina diselamatkan oleh tujuh bidadari. Selanjutnya, Putri Satarina bersatu kembali dengan keluarganya setelah terlebih dahulu menghukum putri katarina dengan ibunya.

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Randa Wulaa
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Dahulu kala, terdapat seorang Raja yang bernama Lasiuta, yang mempunyai tujuh orang anak. Anak yang sulung bernama Lelewuta dan yang bungsu bernama Dalo-Dalo alias Randawulaa. Randawulaa diasingkan oleh Raja Lasiuta karena sifat kecemburuan saudara-saudaranya yang mengada-ada. Ia dihanyutkan dengan sebuah rakit ke tengah lautan dan terampar di sebuah pulau yang keramat. Di pulau itu ia mendapatkan gelang ajaib kepunyaan seekor babi raksasa sehingga dapat berjalan di atas air. Dengan gelang ajaib itu pula ia memperoleh tali ajaib dan golok ajaib dari nakhoda-nakhoda kapal di tengah lautan dan menumpang ke salah satu kapal hingga ia pun terdampar lagi pada satu pulau. Di pulau itu, Randa Wulaa bertemu dengan seorang putri raja bernama Anawai Nggoletelete dijadikan sebagai tumbal keganasan elang raksasa. Selanjutnya, Randa Wulaa?a menyelamatkan Anawai Nggolete-lete dari terkaman elang raksasa dengan menggunakan tali ajaib dan golok ajaib. Anawai Nggolete-lete menghadiahkan cincin kepada...

avatar
Widra
Gambar Entri
Randai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Randai merupakan pertunjukan kesenian Minangkabau yang dianggap paling lengkap karena menghadirkan empat unsur kesenian sekaligus, yakni seni tari, seni suara, seni musik, dan seni sastra/seni peran/akting atau seni drama. Randai dipertunjukkan oleh sebuah tim dalam formasi lingkaran. Kesenian ini menampilkan seni tari yang berasal dari gerakan-gerakan mancak atau bungo silek (bunga silat) dan diiringi oleh musik vokal (dan juga musik instrumental) dan sastra (pantun atau drama). Randai dimainkan oleh beberapa orang (berkelompok atau beregu). Cerita dalam Randai, selalu mengangkat cerita rakyat Minangkabau, seperti cerita Cindua Mato, Malin Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya. Konon kabarnya, randai pertama kali dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Padang Panjang, ketika mereka berhasil menangkaprusa yang keluar dari laut. Biasanya randai dimainkan pada perayaan pesta, seperti: pernikahan, pengangkatan penghulu atau pada hari besar tertentu. Bahkan, pemerintah Sumat...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Sang Piatu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Sang Piatu merupakan cerita rakyat dari Bengkulu yang menceritakan seorang anak laki-laki polos dan lugu bernama Sang Piatu yang tinggal di hutan dan jauh dari keramaian kota. Dia tidak mempunyai orang tua lagi sehingga ia tinggal bersama neneknya yang sudah sangat tua. Pada suatu hari neneknya berkata "Hai Sang Piatu nampaknya kau ini sudah besar, maka sudah layak untuk mencari istri. Hanya saja dalam mencari istri, jangan kau cari istri yang banyak bicara, cari ia istri yang pendiam supaya tidak banyak pekerjaan" Mendengar perkataan itu, Sang Piatu menuruti apa kata neneknya dan berkata "kalau demikian, besok pagi-pagi nenek bangun, memasak nasi, memanaskan air, serta masakan sayur sebab aku mau makan pagi" "Baiklah!" jawab neneknya. Keesokan harinya, setelah Piatu makan, segera ia pergi. Dan setelah lama berjalan bertemulah dengan rumah Raja. Di rumah itu banyak orang-orang ramai, Piatu bingung melihat keramaian tersebut dan menanyakan hal itu kepada...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Sawerigading
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Dahulu lahir dua orang anak yakni Wetandiabe (di Konawe di kenal Wekoila) dan Sawerigading. Mereka lahir dari hasil buah pernikahan Batara Lattu dan Wetadu. Sejak dilahirkan Sawerigading dan Wetandiabe telah diasuh secara terpisah. Pada usia dewasa saat Sawerigading bermain sepak raga bolanya menyangkut di atas loteng tempat tinggal Wetandiabe, Sawerigading sangat terkejut dengan adanya perempuan cantik di atas rumah tersebut. Maka, serta- merta Sawerigading langsung memegang tangan Wetendiabe dan bermaksud menikahinya. Akan tetapi, Wetendiabe menolaknya dan menjelaskan bila mereka saudara sekandung. Untuk itu, diberitahukanlah Sawerigading bila tunangannya masih menunggu di negeri Cina, namanya I We Tudai. Wetandiabe menyuruh Sawerigading menebang kayu Welande untuk dibuat perahu dan berfungsi sebagai perahu menuju tanah kekasihnya I We Tudai di negeri Cina. Kayu tersebut tumbang selama tujuh hari tujuh malam dengan memakai kapak emas. Telur-telur yang berada di pohon tersebut berja...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Si Malanca
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Diceritakan ada seorang anak muda bernama si Malanca. Ia dari keluarga miskin dan tidak mempunyai pekerjaan dan kepandaian. Pada suatu hari si Malanca merantau dan ia berhasil mendapatkan pekerjaan yang tidak memerlukan kepandaian, yaitu menjadi tukang cuci piring di sebuah lepau nasi. Ia rajin memperhatikan orang-orang bekerja, terutama cara orang memasak. Oleh karena keyakinan dan kesungguhannya maka ia pandai memasak segala macam jenis masakan. Selama bekerja, si Malanca berkenalan dengan seorang gadis yang pada akhirnya menjadi istrinya. Karena diperantauan tidak ada perubahan dan peningkatan nasib, maka si Malanca dan istrinya pulang kampung. Tersebarlah di kampung itu bahwa si Malanca telah pulang dari rantau dan mereka mempunyai pandangan bahwa pulang merantau pasti beroleh rejeki banyak, karena si Malanca pulang membawa seorang istri. Padahal dalam kehidupan sehari-harinya ia hidup sangat payah. Setiap harinya ia memikirkan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk beli bera...

avatar
Widra
Gambar Entri
Sinriliq
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sulawesi Selatan

Sinriliq merupakan sebuah alat yang mirip dengan rebab. Bentuk sinrili lebih menyerupai perahu yang perutnya lebih besar an agak bulat. Sementara gagangnya dan alat pemutar dawainya lebih pendek. Pada bagian permukaan darat badan terbuat dari kulit kambing yang telah dihaluskan. Menyebut nama sinriliq sesungguhnya kata tersebut mengacu pada tiga hal; Nama alat itu sendiri Sebuah tradisi bertutur atau bercerita dalam masyarakat etnik Makassar. Dalam bertutur teks-teks cerita dibawakan dengan berirama (berlagu) sambil diiringi dengan gesekan sinriliq. Teks-teks yang dibacakan yang berarti "cerita" misalnya menunjuk "Sinriliqna Kappalaq Tallumbatua " yang berarti Cerita tentang Tiga buah Kapal. Pada masa kejayaannya kesenian ini menjadi kesenian yang sering dijumpai pada setiap acara tradisional dalam masyarakat, seperti perkawinan, sunatan, naik rumah baru, pesta panen dan lain-lain sebagainya. Selain itu tradisi lisan ini juga sering dipertujukkan pa...

avatar
Widra
Gambar Entri
Likok Pulo
Tarian Tarian
Aceh

Tarian ini lahir sekitar tahun 1849.Tarian ini berfungsi sebagai media pengembangan dakwah Islam dimasa era kesultanan Aceh yang diciptakan oleh Ulama pendatang dari Arab yang menetap di desa Ulee Paya. Tarian Likok Pulo Aceh dibawakan oleh 12 orang penari pria sambil duduk rapat berlutut bahu membahu, dengan posisi sejajar. Di desa Ulee Paya dahulu tarian ini dipertunjukan di tepi pantai sebagai pentasnya dan hanya digelari sehelai tikar daun lontar atau pandan serta dibawakan pada malam hari sebagai hiburan rakyat sambil berdakwah. Biasanya tarian ini mulai dipertunjukan puluk 21.00 WIB sampai menjelang subuh. Gerak tari Likok Pulo komposisinya dimulai dengan gerakan salam anggukan kepala dan tangan yang diselangi gerakan pinggul. Ritme tarian saling membentang dan seling ke kiri dan ke kanan sambil melantunkan syair-syair pujian kepada Sang Khalik yang diiringi dengan musik Rapai dan nyanyian syair Aceh. Tari ini diadakan sesudah menanam padi atau sesudah panen padi, biasanya pe...

avatar
Widra
Gambar Entri
Kada Ngiana Gununa Sambapolulu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Cerita ini berawal ketika Sanghiang Nepa-Nepa ingin memasukkan Kabaena menjadi jajahan Wuna. Hasrat itu tidak disetujui saudaranya, bernama Sanghiang Poleang. Mereka akhirnya mengadu kekuatan melalui perang dengan menggunakan senjata. Kedua pihak masing-masing melontarkan meriamnya. Sanghiang Poleang menembakkan meriamnya lebih dahulu. Ia pun memberi peringatan kepada Sanghiang Sambopolulu (saudaranya) agar menundukkan kepalanya. Peringatan itu tidak diindahkannya karena dia mengira jika menuruti kehendaknya berarti penghinaan. Oleh karena itu, kepalanya terkena peluru meriam dari Sanghiang Poleang. Konon itulah sebabnya gunung Sambapolulu puncaknya menjadi terbelah hingga sekarang Selanjutnya, Sanghiang Nepa-Nepa membalas tembakan Sanghiang Poleang dengan meminta bantuan Sanghiang Siantapina. Sanghiang Siantapina meminta Sanghiang Nepa-Nepa menundukkan kepalanya. Pernyataan itu tidak diindahkan. Akhirnya, Sanghiang Nepa-Nepa dilanggar habis meriam Sanghiang Siantapina

avatar
Widra