Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cireng Bandung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Bandung terkenal dengan jajanan pasarnya yang berawalan dengan ci- ; seperti contoh: cireng, cilok, cimol, cilung, dan berbagai ci- yang lainnya. Awalan ci- tersebut dipergunakan karena makanan ini terbuat dari aci atau yang dalam bahasa Indonesianya adalah tepung tapioka. Makanan yang berbahan dasar aci ini memiliki tekstur kenyal karena sifat dari tepung tapioka itu sendiri. Pada kesempatan ini saya akan membahas salah satunya; yaitu cireng. Cireng pada umumnya terbuat dari campuran tepung tapioka, air, dan bumbu penyedap lalu digoreng dan siap dijadikan camilan atau ditambahkan saus bumbu kacang, yang umumnya pedas, dengan cara diisikan ke dalam cireng ang sudang di goreng atau juga untuk dijadikan saus cocol. Namun, seiring berkembangnya dunia kuliner, para pedagang mengembangkan kreatifitasnya dengan mengganti isian cireng dengan berbagai rasa yang lebih moderen contohnya suwir ayam, bakso, kornet, atau keju. Teksturnya pun berbeda karena cireng harus dibentuk sedemikian ru...

avatar
OSKM18_16018312_Nabila
Gambar Entri
Seni Benjang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Benjang, salah satu kesenian tradisional dari Ujungberu dan Cibiru, Bandung Timur. Tidak ada yang tahu pasti kapan seni Benjang lahir, konon seni Benjang mulai dikenal secara luas pada tahun 1920-an. Benjang dinilai bisa menjadi media untuk mendekatkan diri dengan sang pencipta, dan sebelum pertunjukan dimulai para pebenjang selalu melakukan upacara baca doa untuk memohon keselamatan tanpa ada gangguan selama pertunjukan. Selain sebagai seni beladiri, Benjang juga termasuk dalam seni pertunjukkan rakyat. Alat musik yang digunakan dalam seni Benjang adalah gendang atau kendang, terbang, kempring, kecrek, pingprung, terompet, kempul dan bedung. Dalam pertunjukkannya Benjang diiringi dengan lagu Sunda seperti lagu Rancik Manik, Ela-Ela, Renggong Gancang dan Sorong Dayung di mana pemain Benjang melakukan gerakan-gerakan yang disebut dogong, yakni antar pemain saling mendorong dengan menggunakan alu (antan atau alat penumbuk padi) dalam arena dan yang keluar dari arena maka dinyatakan k...

avatar
OSKM18_16418178_Kevin Lee
Gambar Entri
Permainan Pasir Rumah-Rumahan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Banyak sekali permainan tradisional yang hampir punah di jaman milenial ini. Salah satunya adalah permainan rumah-rumahan atau juga dikenal arsitek-arsitekan. Permainan ini dimainkan dengan menggunakan pasir atau abu tanah sebagai objeknya. Permainan ini cukup populer dijamannya , mungkin orang yang lahir tahun 80 hingga 90-an pasti tau permainan ini. Biasanya permainan ini di mainkan oleh anak perempuan, namun tak jarang anak laki-laki pun ikut memainkannya. Di permainan ini, kita akan mendisain rumah kita masing-masing sesuai dengan kehendak dan imajinasi kita. Mulai dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur hingga halaman. Dalam menghias atau memenuhi properti di permainan ini, hampir semuanya memakai bahan alami yang mudah ditemui, seperti ranting, batu, dan daun. Setelah kita selesai membuat rumah-rumahan ini, biasanya kita akan saling berkunjung ke rumah teman yang sudah selesai di bangun juga. Permainan ini cukup seru karena selain bisa dimainkan sendiri, juga bisa...

avatar
OSKM18 16318150 Salmasakinah
Gambar Entri
Sisingaan dari Subang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Sisingaan Sisingaan merupakan salah satu kesenian pertunjukan tari yang berasal dari Kota Subang, Jawa Barat. Kesenian ini menggunakan tandu sebagai sarana pertunjukannya. Lahirnya kesenian sisingaan ini bermula pada masa kolonial penjajahan, dimana saat itu daerah Subang dijajah oleh  Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.  Kesenian Sisingaan dinilai banyak kalangan sebagai bentuk pemberontakan serta perlawanan karena rasa ketidakpuasan warga pribumi terhadap pemerintah Hindia Belanda saat itu. Kesenian Sisingaan diciptakan pada tahun 1975 oleh seniman sunda. Awal mula Sisingaan diciptakan karena pada masa itu, masyarakat Subang kedatangan kaum urban dari Ponorogo yang membawa seni Reog Ponorogo. Para seniman sunda pada masa itu akhirnya melakukan diskusi dimana mereka menyimpulkan bahwa Reog Ponorogo mampu menarik perhatian dan memiliki nilai filosofi serta catatan sejarah melawan kolonial Belanda. Maka dari itu akhirnya para seniman Sunda menciptakan sebuah kesenia...

avatar
OSKM18_16418041_Fikri Akbar Widianto
Gambar Entri
Viralnya Tahu Bulat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

"Digoreng, dina katel...lima ratusan..gurih gurih nyoii.." lirik dengan nadanya yang sudah tidak asing lagi di telinga netizen, terutama wargi bandung. Yap, Tahu Bulat ! makanan ini mendadak viral di awal tahun 2016 karena nyanyiannya yang sangat khas dan cara jualannya yang unik yaitu dengan menggunakan pick up. hampir setiap siang menjelang sore sampai malam atau pagi sekalipun pick up-pick up pengangkut tahu bulat dan pedagangnya ramai berkeliaran di daerah rumah-rumah warga. Jika sore hari, pick up ini bakalan berhenti di depan rumah warga untuk menepi karena banyaknya anak yang sedang bermain dan merasa lapar, membeli tahu bulat ini.  Terbuat dari bahan yang sederhana, yaitu dengan menggunakan olahan kacang kedelai sebagaimana tahu pada umumnya, tetapi kali ini tahu itu dikemas dengan cara yang berbeda yaitu dengan bentuknya yang biasanya kubus atau balok menjadi bentuk menyerupai bumi yaitu bulat. Entah kenapa jika diperhatikan lebih lanjut, isi di dalam tahu bulat in...

avatar
Oskm_16018248_madina
Gambar Entri
ngabuburit
Ritual Ritual
Jawa Barat

Bismillahirrahmaanirrahim. ngabuburit berasal dari bahasa sunda, yaitu burit yang berarti petang, sedangkan kata nga + bu(suku kata pertama kata dasar) berarti melakukannya secara berulang, sehingga dapat kita simpulkan bahwa ngabuburit berarti mengunggu waktu petang. ngabuburit sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat jawa barat, dahulu kala ibu-ibu di jawa barat biasa keluar dari rumah setelah ashar untuk berkunjung ke rumah tetangga sambil menganyam dan bersenda gurau, dan anak-anak bermain di luar rumah sembari menunggu para ayah pulang dari ladang, adapun ketika ramadhan tiba maka orang-orang akan menghabiskan waktu mereka setelah ashar di masjid-masjid atau di surau-surau demi menambah pahala ibadah mereka, baik dengan mambaca al-qur'an, belajar hadits, maupun kegiatan ibadah lainnya. hal ini terus berlanjut di setiap bulan ramadhan hingga saat ini dan dilakukan bukan hanya di jawa barat, tapi di seluruh pelosok negeri, menjadi tradisi yang mendar...

avatar
OSKM18_19918093_Ikbar farabi
Gambar Entri
Budaya masyarakat jawa
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Petanan atau dalam bahasa Indonesia mencari kutu adalah salah satu kebiasaan orang Jawa yang mulai ditinggalkan. Pada zaman dahulu, petanan sering dilakukan pada waktu senggang atau saat beristirahat. Petanan lebih sering dilakukan oleh kaum wanita, sambil saling mengobrol atau bercerita. Petanan sebenarnya bukan sekedar aktivitas mencari kutu, akan tetapi juga merupakan interaksi sosial antara orang tua dengan anak, atau seseorang dengan tetangganya. Petanan sangat menjaga keakraban antara individu satu dengan individu lainnya, karena interaksi yang telah dilakukan itu. "Kemajuan zaman sedikit demi sedikit telah menggerus adat atau kebiasaan orang Jawa seperti petanan. Orang Jawa pada zaman dahulu menjaga kebersihan kepalanya dengan melakukan aktivitas seperti petanan. Akan tetapi orang Jawa zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon atau spa untuk menjaga kebersihan rambut mereka. Alasan orang zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon dan spa karena masalah waktu dan merasa me...

avatar
Dwinamaulia1
Gambar Entri
Budaya Banian
Ritual Ritual
Jawa Barat

BUDAYA BANIAN Acara Kumpul Keluarga Besar di Tasikmalaya Banian balerasal dari bahasa Arab yaitu Bani/ Banu (بني/ بنو) yang artinya adalah keluarga, klan, atau keturunan. Maka arti Banian adalah berkumpulnya sebuah keluarga besar. Acara ini biasanya diadakan untuk saling mengenal antara keluarga yang memiliki keturunan yang sama. Pada mulanya acara ini diadakan oleh para bangsawan Sukapura - Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Pangandaran, dan Banjar - untuk mempertemukan cabang keluarga mereka. Seiring dengan berkembangnya waktu, acara banian tidak hanya diadakan oleh keluarga bangsawan namun juga oleh keluarga dari kalangan biasa namun masih dengan tujuan yang sama, yaitu untuk saling mengenal antar keluarga dengan keturunan yang sama. Acara banian ini menjadi salah satu rangkaian acara saat Idul Fitri di Tasikmalaya dan sekitarnya. Acara ini selain untuk mempererat hubungan keluarga, biasanya acara ini pula menj...

avatar
Oskm18_19718302_saza
Gambar Entri
Almustafa (Alat Musik Sereset Tina Awi Paeh)
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Almustafa ( Alat Musik Sereset Tina Awi Paeh) adalah alat musik tradisional unik yang terbuat dari sebilah bambu yang diukir dan diberi kawat ,alat musik ini diciptakan oleh Sachroni,S.Pd yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat, ia sudah berkecimpung di dunia musik sejak kelas 5 SD atau pada tahun 1978, saat itu dimulai dengan mencoba membuat alat musik berupa angklung dan calung sendiri, kemudian membuat grup calung sendiri, dan akhirnya terus berkembang menjadi sanggar. Alat musik Almustafa sendiri diciptakan tahun 2012 dan telah dipamerkan di pameran seni nasional pada tahun 2013, cara memainkannya sama dengan biola yaitu dengan menggunakan gesekan, Keunikan alat musik ini terbuat dari bambu, dan memiliki suara yang lebih nyaring dibandingkan biola, Yang melatarbelakangi pembuatan alat musik tersebut adalah karena begitu tingginya harga biola dan ingin mengkreasikan bambu sehingga menjadi alat musik perpaduan biola yang terbuat dari bambu.   Narasumber: Meta Sesri O...

avatar
OSKM18_16818100_Salma