1 euro fc points Besuche die Website Buyfc26coins.com. Schnell und sicher, top!.QeGC
5.018 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Museum Soesilo Soedarman
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Soesilo Soedarman is located at Gentasari Village, Cilacap District, Central Java Province, Indonesia. The Museum is accessible from Yogyakarta, pass thru Purworejo – Kutoarjo - Kebumen – Gombong – Buntu and Sampang. From Sampang, turn South for a 5 kilometers to the Museum. There are many street boards within the roads which shown the direction to the Museum. Museum Soesilo Soedarman was inaugurated in year 2000 in honor of the late General Soesilo Soedarman (1928 – 1997), a prominent Indonesian military leader and one of the Indonesia’s distinguished citizens. He act in the Indonesian military establishment since 1945 as a Cadet at The Yogyakarta Military Academy, and joined the guerrilla campaign in West Java and in around Yogyakarta Capital areas during the War of Independence (1945 – 1948). He and his unit, the SWK-104, Werkhreise III, was participated in the successful March 1, 1949 major-attack of Yogyakarta Capital un...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Nama Museum Budaya Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja memang terbilang sulit untuk diucapkan. Bahkan oleh masyarakat Purbalingga sendiri. Kota dimana tokoh tersebut berasal. Tidak mengherankan jika sebagian besar orang lebih akrab menyebutnya dengan nama Museum Soegarda saja.   Foto oleh : Bagus Permana DISAMBUT KAKANG MBEKAYU Museum Soegarda terletak di pusat kota Purbalingga. Tepat di tikungan utara Alun-alun Purbalingga. Satu letak dengan Perpustakaan Umum Daerah yang juga bernama sama. Beberapa waktu lalu, – untuk ketiga kalinya – saya mendatangi Museum Soegarda. Kali ini memang dengan misi yang berbeda. Tidak hanya sekedar mencari cerita sejarah dibalik sebuah benda bersejarah namun juga mengenai museum ini sendiri. Sekira jam 11 siang, suasana museum terasa lengang. Tak terlihat ada pengunjung lain. Mungkin karena awal pekan dan jam aktivitas ya ? Untungnya, kesiap-siagaan pemandu disana meluluh lantakkan rasa canggung saya yang data...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Latar Belakang dan Sejarah Museum Misi Muntilan Pusat Animasi Misioner (MMM PAM) mulai ada sejak 23 Juli 1998. Latar belakang (jauh) dari Museum Misi Muntilan, pada awalnya adalah "Refleksi Sejarah Gereja Keuskupan Agung Semarang (KAS) " yang merupakan salah satu kegiatan untuk merayakan tahun emas (50 th) Gereja KAS tahun 1991. Hasil refleksi tersebut dibukukan dalam buku "Sejarah Singkat Gereja KAS". Museum Misi Muntilan muncul dalam dalam arti dimulainya suatu proses mencari-cari suatu bentuk pelayanan yang bias menjadi alternative untuk menjawab berbagai tantangan zaman di Keuskupan Agung Semarang. Kota Muntilan dipilih untuk lokasi karena bermacam-macam alas an, antara lain karena julukan sebagai "Betlehem Van Jawa". Gedung Museum Misi Muntilan Pusat Animasi Misioner (MMM PAM) pada tanggal 14 Desember 2004 diresmikan oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Ignatius Suharyo. Museum Misi Muntilan Pusat Animasi Misioner (MMM PAM) adalah karya permuseuman yang menekankan pe...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Dullah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Gembok rantai besi memberangus pintu gerbang sebuah bangunan rumah di Jalan Cipto Mangunkusumo No. 15 Solo. Senyap terasa seolah tiada tanda-tanda kehidupan di gedung yang terlihat lebih tua dari usia yang sebenarnya. Di balik pagar, pintu kayu berukir juga tertutup rapat-rapat. Demikian pula dengan jendelanya, tak terlihat ada yang dibuka. Kelebaman hujan melengketkan dedaunan yang jatuh dari rimbunnya Pohon Tanjung dan Pohon Nagasari. Sebuah sapu lidi disandarkan terbalik di salah satu pohon di halaman gedung yang teramat sepi itu. Sebuah guci di atas kolam bundar tampak  berwarna kehitaman dari kejauhan. Aroma tua dan usang juga menguar dari relief dan pahatan di pagar tembok yang sudah mengusam. Hanya papan nama yang tertancap di depan pintu gerbang yang terlihat agak mengkilap, ditulis dengan huruf kapital warna merah menyala yang menandai rumah tersebut adalah Museum Dullah, milik pelukis yang terkenal di masa revolusi. “Kami memang tidak membuka muse...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Haji Widayat
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

MUSEUM Seni Rupa H Widayat berdiri diatas areal tanah seluas 7.000 m2, terletak di jalur wisata candi Mendut dan candi Borobudur, kira-kira 2 kilometer sebelum memasuki area Candi Borobudur, tepatnya di Jln Letnan Tukiyat 32 Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Museum Haji Widayat terdiri atas 3 bangunan utama, MUSEUM H. WIDAYAT, GALERI HJ. SOEWARNI (d/h GALERI WIDAYAT) dan ART SHOP HJ. SOEMINI, serta AR EA TAMAN yang dimanfaatkan untuk meletakkan karya seni outdoor, dibangun tahap demi tahap sesuai dengan perluasan area dan peruntukannya. Museum Haji Widayat adalah wujud nyata dari sebuah impian, obsesi dan prestasi dari pelukis H. Widayat. Impian dan obsesinya untuk memelihara dan mengabadikan karya -karya pelukis muda, khususnya mahasiswa Akademi Seni Rupa Indonesia/ASRI (Institut Seni Indonesia/ISI). Selama lebih dari 40 tahun, sebelum akhirnya terealisasi, memiliki museum merupakan cita-cita H. Widayat. Mungkin itu adalah obsesi terbesar dari...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Penyiaran RRI
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Penyiaran yang didirikan Oleg RRI Surkarta pada hari Rabu 11 September 2013 ini didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VII, yang membentuk solose Radio Vererniging (SRV) pada tgl 1 April 1933. Museum Penyiaran di RRI Surakarta diharapkan dapat memelihara memori masyarakat tentang sejarah RRI Surakarta dan penyiaran di Indonesia. Selain itu agar generasi muda bisa mengetahui berbagai perangkat penyiaran sejak zaman dulu. Museum penyiaran berada di kompleks RRI Surakarta di Jalan Abdul Rachman Saleh nomor 51. Letaknya di lantai dua auditorium RRI. Museum buka senin hingga jumat pada jam kerja. Dan pengunjung tidak akan di pungut biaya. Benda yang dipajang di museum, seperti radio receiver merek Phillip buatan Belanda tahun 1948, alat perekam yang menggunakan pita reel buatan Belanda pada 1948, pemutar piringan hitam buatan 1948 dari Inggris, alat ukur peralatan studio siaran buatan Jerman pada 1976, dan alat mengukur di...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Jamu Hortus Medicus
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Jamu Hortus Medicus dikelola untuk memfasilitasi aktivitas permuseuman Jamu dalam kerangka Saintifikasi Jamu. Museum ini menyediakan sarana, fasilitas dan artefak Jamu untuk pengoleksian, pelestarian, riset, komunikasi dan diseminasi benda nyata dalam kerangka Saintifikasi Jamu. Museum Jamu Hortus Medicus dikelola sebagai pusat permuseuman Jamu Kemenkes, juga untuk menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif pada masa depan. Museum Jamu Hortus Medicus terdiri dari beberapa ruangan yaitu: 1. Ruang Utama      Alur Saintifikasi Jamu, atlas tumbuhan obat yang ada di Indonesia, peralatan membuat jamu tradisional, dan gambar pembuatan jamu 2. Ruang Bahan baku     Koleksi simplisia dan material bahan baku obat tradisonal 3. Ruang Seni dan Alat     Koleksi alat pengobatan tradisional dan tradisi adat istiada...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Naladipa
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Naladipa resmi berdiri pada 17 Juni 2013. Museum Naladipa menempati sebuah ruang di lingkungan Balai Desa Dermaji. Museum ini berisi sejumlah alat-alat pertanian, barang-barang kuno, dan perlengkapan keluarga yang hampir punah. Museum Naladipa merupakan inovasi Desa Dermaji di bidang pengelolaan pengetahuan dan artefak pusaka desa. Museum desa menjadi media belajar sekaligus membangun karakter diri warga Desa Demaji. Masyarakat desa sangat antusias menyambut museum Naladipa, mereka aktif mengajak anak-anak mereka untuk datang dan dijelaskanlah apa guna dari alat-alat peraga yang terpajang. Bahkan, sebagian besar koleksi dari museum berasal dari sumbangan warga desa. Nama Inovasi Museum Desa Naladipa Pengelola Pemerintah Desa Dermaji Alamat Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah Penanggung jawab Bayu Setyo Nugroho (Kepala Desa Dermaji)...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Memorial Jenderal Besar H.M Soeharto
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum memorial Jenderal Besar Soeharto diresmikan bertepatan dengan hari lahir beliau 08 Juni di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul , DIY. Di atas lahan seluas 3.620 meter persegi, museum ini didirikan untuk mengenang jasa dan pengabdian beliau semasa hidupnya untuk bangsa Indonesia. Di museum ini juga memajang berbagai prestasi yang diraih beliau semasa menjabat Presiden RI ke-2. Museum memorial Jenderal Besar Soeharto ini dibangun dan diresmikan oleh Bapak H. Probosutedjo (adik dari Soeharto) dan Mbak Tutut (putri pertama Soeharto) terdiri dari beberapa bangunan utama seperti pendopo, ruang diorama dan masjid kecil di sebelah selatan persis ruang diorama ini. Dalam kunjungannya di museum ini, redaksi kotajogja.com sempat melakukan wawancara singkat dengan Aryo Winoto keponakan dari Bp Soeharto. “Memorial ini dibangun menjadi tetenger dan sumber inspirasi bagi generasi muda, selain itu untuk mengenang jasa dan pengabdian beliau kepada bangsa negar...

avatar
Roro