Nasi kuning ala Ternate ini dimakan dengan lauk ikan cakalang, mihun goreng, kering singkong, telur rebus, acar dan sambal. Kalau nasi kuning ala Jawa cita rasanya manis, nasi kuning di daerah Indonesia Timur lebih ke gurih pedas rasanya. Sumber : https://mytravelandfooddiary.wordpress.com/2015/11/15/cerita-dari-ternate-mencicipi-kuliner-khas-ternate/
Bahan: 1 ekor ikan tongkol yang agak besar (ganti dengan ikan mackerel jika tak ada) 2 sdm air jeruk nipis 8 buah/80 gr bawang merah 6 buah/60 gr cabe merah sekerat/5 gr jahe minyak goreng secukupnya garam secukupnya Cara Membuat: Bersihkan ikan, kerat-kerat jika perlu. Lumuri dengan air jeruk nipis dan garam, sisihkan selama 15 menit. Haluskan bumbu halus dengan cobek atau blender. (Jika menggunakan blender, tambahkan minyak goreng secukupnya untuk mempermudah proses penghancuran) Goreng ikan hingga kering atau panggang ikan di atas bara api hingga matang. Sisihkan. Tumis bahan sambal hingga hingga benar2 matang dan berbau harum. Bumbui dengan garam. Jika akan menyajikan, siramkan saus cabai di atas ikan. Hidangkan bersama daun kemangi dan lalapan mentah. Alamat Penjual: Restoran Floridas Jalan Raya Ngade, Laguna...
Bahan Untuk Membuat Keripik Buah Pala Buah pala segar secukupnya Minyak Goreng Cara Membuat Keripik Buah Pala Kupas kulit buah pala segar menggunakan pisau hingga bersih, atau juga bisa menggunakan alat pengupas buah agar lebih cepat. Cucilah buah pala yang telah dikupas dengan air bersih. Iris pala tipis-tips menggunakan pisau, atau bisa juga menggunakan alat pengiris yang memang di khususkan untuk membuat keripik agar lebih cepat. Selanjutnya rendamlah kembali irisan buah pala pada air bersih selama 30 menit. Masukkan irisan pala kedalam penggorengan selama 1 jam, jika kita ingin mendapatkan hasil lebih baik ada baiknya menggunakan mesin vacuum frying . Angkatlah keripik pala yang telah di goreng kemudian tiriskan. Agar hasil penirisan lebih baik, bisa menggunakan mesin peniris minyak . Selanjutnya dinginkan keripik pala pada suhu normal atau suhu ruangan. Keripik pala telah jadi dan siap dihid...
Bahan-bahan 1 ikat pakis/paku Teri 10 biji cabai 1 siung bawang putih 3 siung bawang merah 1 bh tomat Garam Penyedap rasa (saya pakai masako) Langkah Belah sayur pakis kemudian potong. Siram pakis dengan air panas untuk mencuci agar lebih bersih. Belah ikan teri dan buang kotorannya, lalu goreng sampai garing kemudian sisihkan. Ulek cabai dan bawang putih. bawang merah diiris kecil-kecil. Panaskan waj...
Masyarakat Kampung Kalaodi, Kota Tidore, Maluku Utara, memiliki ritual ucap syukur nikmat alam dari Sang Kuasa usai panen. Tradisi ini disebut Paca Goya atau pesta pasca panen, mirip dengan Hari Raya Nyepi di Bali, semacam istirahat dari beragam aktivitas. Selama tiga hari masyarakat berhenti beraktivitas baik ke kebun atau pekerjaan lain. Mereka juga membersihkan tempat-tempat yang dianggap keramat seperti bukit dan gunung. Paca Goya jika ditarik ke pemahaman kekinian serupa upacara menjaga alam. Tradisi ini, diyakini memiliki kekuatan mistik berhubungan dengan alam, ritual masyarakat yang melalui para pemangku adat. Paca dalam bahasa Tidore bermakna ‘menyapu atau membersihkan’. Goya dari kata Goi berarti ‘sesekali berkunjunglah ke sana’. Atau bermakna tempat keramat dan sekali-kali harus dikunjungi. Upacara ini dipimpin sowohi atau pimpinan adat. Di Kalaodi, ada pemerintahan di bawah negara, ada pemangku adat yang dip...
Suara merdu begitu nyaring terdengar melantunkan lagu-lagu tradisional Ternate. Sejenis alat musik gesek nampaknya sedang dimainkan mengiringi siulan lagu di tengah hari ini. Seorang musisi duduk dengan santainya sambil memainkan alat musik tersebut. Sekilas alat musik ini tampak seperti perpaduan rebab yang berasal dari jawa barat, namun terlihat lebih sederhana dan sedikit lebih kecil. Arababu adalah alat musik asli Maluku yang memang berbentuk seperti Rebab. Menurut beberapa literatur sejarah, alat musik ini berkembang di Maluku setelah dibawa oleh para pedagang Arab jauh sebelum abad ke-16. Pada awalnya, yang dibawa oleh para pedagang Arab ini adalah sama dengan Rebab yang kini kita kenal dalam paduan instrumen gamelan Jawa, namun alat musik tersebut berkembang dengan pesat diantara penduduk lokal dan mengalami modifikasi hingga menjadi Arababu. Arababu merupakan alat musik melodis yang dimainkan dengan cara digesek. Alat musik i...
Salai Jin adalah sebuah tarian yang berasal dari Ternate, Maluku Utara. Tarian ini sarat akan nilai magis dan merupakan tarian etnik suku asli Ternate. Inti dari tarian ini adalah sebuah pesan terhadap para makhluk gaib yang berupa Jin. Pada masa lalu, tarian ini dipakai oleh nenek moyang masyarakat Ternate untuk berkomunikasi dengan bangsa Jin yang berada di alam gaib. Tujuan dari komunikasi ini adalah meminta bantuan para Jin untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh manusia. Salah satu persoalan yang paling sering menjadi alasan tarian ini diadakan adalah penyakit yang diderita oleh salah seorang anggota keluarga. Biasanya tari Salai Jin memang dilakukan secara berkelompok. Tidak ada masalah bila yang melakukan pria seluruhnya, sebaliknya, atau campuran antara pria dan wanita. Yang pasti jumlah sang penari haruslah genap untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Walaupun demikian, penari tarian ini biasanya akan mengalami kemasukan roh halus yan...
Angin di Pulau Ternate bertiup dengan lembutnya membawa lantunan cerita-cerita sejarah di tempat ini. Seketika pikiran saya melayang membayangkan ratusan kisah yang pernah terjadi di Ternate. Begitu banyak cerita perjalanan Ternate sejak jaman prasejarah, kolonial, hingga masa modern seperti sekarang ini.Jutaan pengorbanan telah terjadi sejalan dengan jutaan kemajuan yang terjadi di Pulau Ternate nan indah ini. Salah satu saksi sejarah yang masih ada hingga saat ini adalah bangunan-bangunan bersejarah yang masih terawat rapih di Ternate. Walaupun sudah tidak berfungsi seperti tujuannya didirikan, namun lewat bangunan-bangunan ini saya dapat memahami betapa luar biasanya kisah perjalanan masyarakat Ternate dari masa ke masa. Benteng Tolukko adalah satu dari sekian banyak benteng yang menyimpan kisah sejarah perjalanan Ternate. Hingga kini, Benteng Tolukko masih berdiri kokoh di atas bukit batu yang berada di Kelurahan Sangadji, Ternate Utara. &n...
Kain tenun ikat adalah jenis kain tua yang sudah dikenal di Indonesia sejak jaman dahulu kala. Hampir di setiap wilayah Indonesia memiliki kain tenunnya sendiri. Mulai dari wilayah Indonesia Barat hingga Timur memiliki ciri khas tersendiri pada kain tenunnya. Kain tenun biasanya memiliki harga yang tidak murah, namun sangat wajar karena proses pengerjaan yang rumit dan memakan waktu berhari-hari. Salah satu kain tenun yang unik dan memiliki karakter kuat adalah kain tenun asli Ternate. Kain Tenun Ternate memang jarang kita dengar dan kurang populer di dunia busana Indonesia. Namun demikian, kain ini adalah sesuatu yang langka dan sudah ada cukup lama di Ternate. Satu daerah di Ternate yang bernama Koloncucu adalah pusat pembuatannya dan kerajinan kain ini telah diturunkan secara turun-temurun di tempat ini. Banyak pengrajin kain tenun Ternate yang berasal dari tempat ini, dan biasanya menenun tidak hanya mereka jadikan sumber pemasukan uang tetapi sebuah hobi yang akan mengisi s...