dongeng cerita rakyat
4.798 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Anak Anden
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

Anak anden artinya minta sedekah. Pada masa dahulu orang-orang yang akan pergi mengaji, biasanya pergi minta sedekah ke rumah-rumah penduduk setempat untuk bekalnya selama mengaji. Orang orang yang demikian dinamakan Pakiah atau Pokiah menurut ejaan/nama setempat, nama ini berasal dari kata fakir. Sambil melakukan pekerjaan itu para pakiah menyanyi sepanjang jalan atau di rumah orang tempat minta sedekah atas permintaan yang punya rumah. Kadang-kadang nyanyian ini disuruh tukar dengan suatu cerita. Pakiah yang suaranya baik, dan mau disuruh menyanyikan cerita-cerita yang disukai itu, akan mendapat hadiah lebih dari sedekah seharusnya. Lama kelamaan hal ini jadi menarik bagi para pakiah itu dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan, yaitu setiap mendatangi rumah seseorang pakiah itu telah menyanyikan lagu yang disukai orang rumah itu dan hadiah didapatnya. Demikian lah timbulnya suatu irama nyanyi yang dinamakan anak anden itu.   Irama nyanyi anak anden ini...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Dendang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

Sumber: Ensiklopedi Musik dan Tari Daerah Sumatera Barat   lstilah untuk seni suara seni vokal atau menyanyi di Sumatera Barat. Orang berdendang sama artinya dengan orang menyanyi atau orang melagu.   Kata dendang berasal dari kata "den indang" yang pada mulanya berarti "saya asuh". Indang artinya mengasuh juga menampi, yaitu mernisahkan beras dengan antahnya dengan jalan mengayun-ayunkan niru secara terus menerus sampai beras berpisah dengan antahnya. Dalam mengasuh den indang mengayun- ayunkan anak sambil mengeluarkan kata-kata merayu untuk menenangkan anak tersebut supaya jangan menangis. Kata-kata tersebut diulang-ulang dengan irama tertentu. Perpaduan antara bunyi kata-kata dengan pekerjaan mengayun anak yang dilakukan secara terus menerus itu menimbulkan pula suatu irama yang khusus. Irama inilah yang kemudian berkembang menjadi dendang. Apabila timbulnya istilah dendang buat pertama kali di Sumatera Barat tidak dapat diketahui. Sekarang istilah dendang...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
dikia (dikir)
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

Sumber: Ensiklopedi Musik dan Tari Daerah Sumatera Barat   Dikia adalah suatu nyanyi rakyat di Sumatera Barat. Penyanyinya terdiri dari beberapa orang yang menyanyi secara berganti-ganti. Alat musik pengiring dikia adalah rabano (rebana) yang dipukul dengan ujung tangan. Nada suara rabano itu tergantung dari bahagian mana yang dipukul dari rabano itu. Kalau pinggirnya yang   .dipukul nadanya agak rendah. Tekanan nada rabano ini tergantung pada irama nyanyi dikianya sendiri, karena fungsi rabano adalah hanya sebagai alat pengiring semata, kadang-kadang malah rabano tidak dipergunakan sama sekali, jadi dikia termasuk jenis seni vokal.   Dikia berasal dari kata Arab "zikir", yang artinya mengingat, yaitu selalu mengingat Tuhan dan Rasulpya serta ajaran yang diberikannya dengan mengucapkan kata-kata yang berasal dari Qur'an dan Hadis sambil memegang tasbih yang selalu dihitung setiap mengucapkan suatu kata. Demikian dekatnya mereka dengan Tuhan sehin...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Candi Sirahkencong
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Sirah Kencong masih terletak dalam satu kawasan dengan Perkebunan Teh Sirah Kencong. Untuk mencapai candi, anda memerlukan sedikit usaha karena lokasinya yang berada di salah satu bukit dengan hamparan kebun teh yang luas. Pemandangan kebun teh di sekitar candi sirah kencong ini benar-benar menakjubkan.Pemandangan kemegahan Gn. Kawi dari spot ini benar-benar tampak nyata apabila cuaca sedang bersahabat, selain itu garis-garis di sela-sela pepohonan teh juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk para wisatawan yang mengabadikannya.Ditemukan pada tahun 1967, candi ini pernah dipugar oleh Dinas Purbakala Jawa Timur tetapi kondisinya memang tidak memungkinkan untuk direkonstruksi seutuhnya karena hanya tersisa kaki dan tubuh candi.Pada dinding tubuh candi sebelah timur dipahatkan relief cerita Bubuksah-Gagangaking. Terdapat hiasan relief ular naga. Bangunan berikutnya dihiasi dengan gambar tiga orang raksasa yang bentuknya mencirikan identitas tokoh Bima dalam pewayangan....

avatar
Rizki Kitiang
Gambar Entri
Candi Selotumpuk
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Selotumpuk secara harfiah berarti candi batu tumpuk (Selo = Batu), oleh karenanya tidak aneh juga jika ada yang menyebut candi ini dengan nama Watu Tumpuk. Secara administratif candi ini terletak di Desa Pagerwojo, Kesamben, Kab. Blitar. Letaknya sedikit jauh dari pemukiman, karena berada di puncak Gunung Batok. Untuk menuju Candi Selotumpuk kalian bisa memarkirkan kendaraan di rumah warga, karena sejauh ini memang belum ada tempat parkir khusus bagi pengunjung candi. Selanjutnya perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak yang nantinya mengarah ke puncak Gunung Batok. Gunung tersebut tidak terlalu tinggi, hanya diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk mancapai puncak, tapi tetap saja pendakian kecil ini tidak bisa diremehkan. Kerapatan vegetasi yang rendah membuat suasana pendakian sedikit terik di musim kemarau. Kami sarankan agar travelers sekalian melakukan pendakian pada pagi hari atau sore hari. Sesampai di puncak, kalian akan menjumpai candi yang d...

avatar
Rizki Kitiang
Gambar Entri
Candi Tapan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Tapan Kecamatan Talun Kabupaten Blitar merupakan salah satu daerah yang banyak memiliki situs peninggalan sejarah. Di daerah Kabupaten Blitar terdapat banyak candi seperti Sawentar, Kotes hingga yang paling terkenal dan menjadi icon Kabupaten Blitar yaitu Candi Penataran. Selain candi-candi yang sudah lama ditemukan itu pada tahun 2010 telah dilakukan penggalian Candi Tapan yang berlokasi di Dusun Bakulan Desa Bendosewu Kecamatan Talun. Nama Candi Tapan itu sendiri berasal dari cerita sejarah bahwa dahulu terdapat orang yang bertapa di candi tersebut. Berdasarkan data pada catatan Situs Tapan benda cagar budaya yang ada antara lain Yoni, Nandi, Arca Dwarapala dapat dipastikan bahwa pendirian Candi pada Situs Tapan dilatarbelakangi oleh agama Hindu karena Nandi adalah binatang yang menjadi kendaraan Dewa Siwa atau biasanya Nandi adalah simbol dari Siwa itu sendiri. Menurut informasi bahwa situs Tapan ini dibangun pada masa Kerajaan Majapahit akhir. Awalnya dae...

avatar
Rizki Kitiang
Gambar Entri
Candi Jabung
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Jabung adalah salah satu candi hindu peninggalan kerajaan Majapahit. Candi hindu ini terletak di Desa Jabung , Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Struktur bangunan candi yang hanya dari bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun. Menurut keagamaan, Agama Budha dalam kitab Nagarakertagama Candi Jabung di sebutkan dengan nama Bajrajinaparamitapura . Dalam kitab Nagarakertagama candi Jabung dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada lawatannya keliling Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi. Pada kitab Pararaton disebut Sajabung yaitu tempat pemakaman Bhre Gundal salah seorang keluarga raja. Candi Jabung berdiri di sebidang tanah berukuran 35 meter x 40 meter. Pemugaran secara fisik pada tahun 1983-1987, penataan lingkungan luasnya bertambah 20,042 meter persegi dan terletak pada ketinggian 8 meter di atas permukaan air laut. Situs terdiri dari dua bangunan utama yang terdiri atas satu bangunan besar dan yang satu bangunan kecil dan biasa disebut "Candi Sudut...

avatar
Rizki Kitiang
Gambar Entri
Kerajaan Sunda Galuh
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Di Indonesia sangat banyak kerajaan-kerajaan baik yang bercorak Islam, Hindu ataupun Buddha. Khusus untuk di pulau Jawa ada sebuah kerajaan setelah runtuhnya kerajaan Tarumanegara yang terletak di Jawa Barat yaitu kerajaan Sunda Galuh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Hindu terakhir di Tatar Sunda. Yang merupakan sebuah kerajaan kombinasi dari dua kerajaan besar disunda, yaitu kerajaan Sunda dan Galuh Raya. Kerajaan Sunda Galuh didirikan oleh Tarusbawa  pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah. Berdirinya Kerajaan Sunda serta “merdekanya” Kerajaan Galuh, sekaligus pula merupakan pertanda berakhirnya era kekuasaan Kerajaan Tarumanegara. Berbeda dengan Kerajaan Galuh, Kerajaan Sunda pada masa awal berdirinya sama sekali tidak pernah menga...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Pupuh Sunda
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Dalam kebudayaan sunda ada yang disebut dengan pupuh yang berbentuk nyanyian,  Pupuh adalah  bentuk sastra sunda yang berbentuk puisi, yang memiliki jumlah suku kata dan rima tertentu di setiap barisnya. ( guru wilangan, guru lagu, dan watek).  Guru wilangan adalah  jumlah engang (suku kata) tiap padalisan (larik/baris).  Guru lagu adalah sora panungtung (bunyi vokal akhir) tiap padalisan. Sedangkan watek adalah karakteristik isi pupuh. Terdapat  17 jenis pupuh , masing-masing memiliki sifat tersendiri dan digunakan untuk tema cerita yang berbeda. Berikut ini adalah sifat-sifat pupuh, silahkan di simak ·         Asmarandana, bertemakan birahi, cinta kasih seseorang kepada kekasih, sahabat, maupun keluarga. ·         Balakbak, bertemakan lawak, banyolan tentang kehidupan sehari-hari. ·         Dandanggula, bertemakan ketenteraman, keagungan, ke...

avatar
Deni Andrian