Musik dan Lagu
Musik dan Lagu
Lagu Sumatera Barat Sumatera Barat
Anak Anden
- 5 Mei 2019

Anak anden artinya minta sedekah. Pada masa dahulu orang-orang yang akan pergi mengaji, biasanya pergi minta sedekah ke rumah-rumah penduduk setempat untuk bekalnya selama mengaji. Orang orang yang demikian dinamakan Pakiah atau Pokiah menurut ejaan/nama setempat, nama ini berasal dari kata fakir. Sambil melakukan pekerjaan itu para pakiah menyanyi sepanjang jalan atau di rumah orang tempat minta sedekah atas permintaan yang punya rumah. Kadang-kadang nyanyian ini disuruh tukar dengan suatu cerita. Pakiah yang suaranya baik, dan mau disuruh menyanyikan cerita-cerita yang disukai itu, akan mendapat hadiah lebih dari sedekah seharusnya. Lama kelamaan hal ini jadi menarik bagi para pakiah itu dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan, yaitu setiap mendatangi rumah seseorang pakiah itu telah menyanyikan lagu yang disukai orang rumah itu dan hadiah didapatnya. Demikian lah timbulnya suatu irama nyanyi yang dinamakan anak anden itu. 

Irama nyanyi anak anden ini dengan sendirinya agak berbau irama padang pasir sesuai dengan lingkungan pendidikan para penyanyinya, tetapi kemudian sudah ma­suk pula irama nyanyi setempat dengan tidak menghilangkan gaya aslinya. 

Sekarang pekerjaan beranak anden itu sudah mulai berkurang, artinya seperti yang dahulu dilakukan itu, sedangkan para fakir yang berasal dari anak sekolah surau masih banyak yang melakukan pekerjaan meminta sedekah untuk bakal hidupnya selama mengaji. Pekerjaannya sama tetapi nyanyinya tidak ada lagi. Daerah-daerah yang masih terdapat orang yang demikian adalah daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, Padang Pariaman dan lain-lain. Keadaan minta sedekah model begini akan tetap ada apabila masih ada pendidikan surau yang hidup ditanggung sendiri tanpa bantuan badan-badan lain. Dengan minta-minta itulah mereka membiayai hidupnya. 

 

Sumber: Ensiklopedi Musik dan Tari Daerah Sumatera Barat

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker