Pada zaman dahulu, anak anak di daerah Pasundan terutama Jawa Barat sering melakukan permainan yang bertujuan untuk menghibur, dan mengisi waktu luangnya, dengan kegiatan kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya adalah permainan congklak, asal usul adanya permainan congklak ini adalah permainan yg dilakukan anak anak sambil menunggu orangtua mereka bertani di sawah, permainan ini dilakukan oleh 2 orang, setiap anak membuat lubang lubang di tanah yang saling berhadapan, sebanyak 7 lubang, dan dipaling ujung terdapat 1 induk lubang atau sering disebut rumah, kemudian mereka menggunakan batu sebagai media permainan mereka, setiap lubang diisi 7 buah batu. Seiring berjalannya waktu, permainan ini kini menjadi lebih modern, dengan media kayu yg telah dibuat beberapa lubang, dan kerang sebagai pengganti batu. Filosofi dari permainan ini diantaranya : 1. Lubang yg terdapat 7 buah diartikan sebagai jumlah hari dalam seminggu, yang akan kita lalui selama kita hidup didunia ini, dan mengisi ha...
Indonesia memiliki banyak sekali ragam makanan. Setiap daerah memiliki kekhasan cita rasa yang dituangkan pada makanannya. Tape atau tapai merupakan salah satu makanan dari Indonesia, jenisnya ada banyak. Ada yang terbuat dari singkong, ada juga yang terbuat dari ketan. Tape ketan dapat kita temukan di beberapa daerah di Indonesia. Akan tetapi, tape ketan yang kita temukan di daerah Kuningan sangatlah menarik. Tape Ketan dari Kuningan terbuat dari ketan putih yang dikukus, kemudian diberi ragi. Hal yang unik adalah biasanya ketan putih dibungkus dengan daun pisang, tetapi tape ketan yang kita temukan di Kuningan dibungkus menggunakan daun jambu. Kenapa masyarakat Kuningan lebih memilih daun jambu? Daun jambu lebih mudah dibentuk, bisa menimbulkan aroma yang khas, ekonomis, mudah didapat, dan warnanya cenderung lebih cerah. Daun jambu yang digunakan juga tidak bisa sembarangan. Daun jambu harus selebar satu telapak tangan orang dewasa, harus bebas dari penyakit maupun parasit, da...
Bandros Jajanan Khas Bandung yang Mulai Langka Oleh : Hanni Masnauli Angelina Saing Bandros adalah salah satu makanan khas daerah Jawa Barat terutama di Bandung. Sekilas kue ini mirip dengan kue pukis karena di cetak pada cetakan yang mirip yaitu cetakan yang melengkung lengkup berjejeran panjang terbuat dari besi. Asal mula dari kue ini tidak diketahui pastinya karena ada dibeberapa daerah jajanan yang serupa bandros namun sebutannya berbeda. Kue bandros ini paling enak apabila disajikan bersamaan dengan teh manis dan disantap saat sore hari atau saat udara sedang dingin. Harganya juga tidak terlalu mahal sekitar Rp 1000 – Rp 2000 saja. Pedagang jajanan ini biasanya memakai gerobak yang dipikul .Saat ini sudah jarang ditemukan pedagang yang menjual bandros. Mereka suka berjualan disekitar gang atau pasar tradisional. Semakin sedikitnya pembeli dan peminat jajanan tradisional terutama bandros mengakibatkan sulitnya menemukan penjual ban...
Bekasi memiliki sebutan Kota Patriot karena menjadi garda terdepan saat Penjajahan oleh Jepang dan Belanda melakukan Agresi Militer pada saat 1947 dan 1948. Sebagai Daerah dan garis pertahanan terdepan saat melawwan Jepang, Kabupaten Bekasi memiliki banyak peninggalan bernilai sejarah, seperti Gedung Juang Tambun dan Rumah Tuan Tanah Pebayuran. Terdapat sebuah Gedung yang tidak terlalu dikenal bahkan tertinggal, padahal bangunan tersebut memiliki kontribusi yang luar baaiasa bagi para pahlawan yang bejruang di Bekasi. Gedung tersebut ialah Gedung Papak. Gedung Papak Berlokasi di Jalan Insinyur Haji Juanda No.100, Desa Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi. Gedung tersebut berdiri di atas tanah tanah seluas 1.5 hektar dan luas Bangunan mencapai 2500 meter persegi. Gedung yang dibangun pada awal abad ke-20 ini dibangun oleh tuan tanah bernama Lee Guan Chin biasa dikenal Baba. Gaya arsitekturnyya mengikuti gaya art deco yang kala itu umum, sehingga gaya arsitektur banyak di...
Banyak orang tidak tahu bahwa sebenarnya Bekasi memiliki beragam makanan khas daerah. Salah satunya adalah kue akar kelapa. Seiring dengan perkembangan zaman yang ada, kue ini semakin lama semakin tertinggal dan jarang di minati. Sehingga, hampir sebagian besar masyarakat di Indonesia tidak mengetahui keberdaan kue khas dari Bekasi ini. Keberadaannya sekarang sudah sangat jarang dijumpai. Pada zaman dahulu, kue ini adalah kue kering yang wajib ada di rumah saat hari raya lebaran. Warga bekasi patut bangga karena sebenarnya mereka mempunyai makanan khas daerah yang lezat. Rasanya yang manis, gurih, dan renyah membuat kecanduan para penikmatnya. Bentuk kue akar kelapa ini mirip dengan bentuk churros , yaitu makanan yang berasal dari luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki makanan khas yang tidak kalah lezat dan menariknya dengan makanan yang berasal dari luar negeri. Bahkan kue ini sudah a...
Banyak orang tidak tahu bahwa sebenarnya Bekasi memiliki beragam makanan khas daerah. Salah satunya adalah kue akar kelapa. Seiring dengan perkembangan zaman yang ada, kue ini semakin lama semakin tertinggal dan jarang di minati. Sehingga, hampir sebagian besar masyarakat di Indonesia tidak mengetahui keberdaan kue khas dari Bekasi ini. Keberadaannya sekarang sudah sangat jarang dijumpai. Pada zaman dahulu, kue ini adalah kue kering yang wajib ada di rumah saat hari raya lebaran. Warga bekasi patut bangga karena sebenarnya mereka mempunyai makanan khas daerah yang lezat. Rasanya yang manis, gurih, dan renyah membuat kecanduan para penikmatnya. Bentuk kue akar kelapa ini mirip dengan bentuk churros , yaitu makanan yang berasal dari luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki makanan khas yang tidak kalah lezat dan menariknya dengan makanan yang berasal dari luar negeri. Bahkan kue ini sudah a...
Pelet adalah ilmu yang ditujukan kepada satu orang atau banyak orang agar menyukai orang yang menggunakan pelet tersebut secara ghaib. Pelet ini berasal dari Jawa Barat, namun sudah tersebar luas di seluruh penjuru dunia. Pelet juga memiliki berbagai macam sebutan, seperti di daerah Jawa Tengah ilmu pelet disebut pengasihan sedangkan di Kalimantan disebut kundang atau pitunduk. Sebenarnya, pelet baru diartikan sebagai "pemikat hati" pada era 90-an karena sebelumnya sebutan pelet memiliki arti memikat burung dengan getah pohon. Pelet terbagi menjadi 2 kategori yaitu pelet asmara (pelet untuk memikat lawan jenis) dan pelet pengasihan (pelet untuk memikat orang-orang agar merasa simpatik (biasanya digunakan pebisnis untuk menarik pelanggan). Pada zaman yang modern inipun pelet masih ada yang mempercayai. Jenis pelet yang masih digunakan sampai sekarang antara lain Jaran Goyang, Semar Mesem, Asmaragama, dan Susuk. Walaupun di perkotaan sudah jarang s...
Jitnong merupakan salah satu cemilan manis khas dari Desa Ciwaruga yang terletak di Kabupaten Bandung Barat. Nama jitnong sendiri berasal dari dua kata yaitu wajit dan borondong, diberi nama seperti itu karena memang makanan ini merupakan gabungan dari dua makanan tersebut. Makanan ini merupakan makanan yang diwariskan secara turun temurun di Desa Ciwaruga dan hanya diproduksi oleh beberapa rumah produksi saja yang mayoritas pemiliknya masih memiliki hubungan keluarga . Jitnong yang berasal dari Desa Ciwaruga ini memiliki tampilan yang menarik dengan wajit berwarna merah muda berbentuk bulat dibalut dengan borondong yang merupakan padi ketan putih yang diproses seperti berondong jagung. Rasa dari jitnong ini tidak jauh berbeda dengan wajit pada umumnya, tetapi teksturnya tidak selembut wajit karena pada jitnong terdapat borondong yang bertekstur sedikit renyah. Jitnong biasanya disajikan untuk para tamu pada acara berbagai syukuran dan hari raya umat Muslim. #OSKMI...
Opak adalah salah satu cemilan khas yang berasal dari tanah Sunda. Sering ditemukan di daerah Ciamis, Sumedang, Garut, Tasik dan sekitarnya. Cemilan ini sering ditemukan di toko oleh oleh khas Sunda dengan harga yang lumayan terjangkau. Bahan dasar opak adalah ketan putih yang dihaluskan dan diolah sedemikian rupa dengan metode tradisional. Untuk di kampung Cugantang, Ciamis sendiri pembuatan opak dilakukan dengan alat dan bahan yang masih sangat sederhana. Mereka menggunakan jubleg dan halu untuk menghaluskan ketan yang sudah di kukus. Kemudian dicetak memakai ayakan tradisional agar berbentuk bulat. Yang unik dari opak khas Ciamis adalah diameternya yang terbilang lumayan besar. Setelah dicetak kemudian dijemur selama satu hari dibawah matahari sampai kering sehingga bisa digoreng. Untuk penggorengannya pun masih menggunakan suluh (kayu bakar) agar tetap terjaga khas nya. Berbeda dengan opak asin, untuk yang manis ketika dihaluskan memakai halu ditambah gula putih secukupnya. Untu...