Kue ali agrem merupakan salah satu makanan tradisional Sunda yang berasal dari Karawang, yang sekilas bentuknya mirip dengan donat karena berbentuk bulat dan bolong pada bagian tengahnya. Konon kue ini disebut ali agrem, merujuk kepada bentuknya menyerupai cincin, dimana dalam bahasa Sunda cincin adalah ali. Kue berbahan tepung beras dicampur dengan gula merah lalu digoreng ini, dahulu selalu hadir dalam berbagai acara yang berkaitan dengan tradisi yang berlangsung dalam masyarakat Sunda seperti pernikahan, khitanan, tujuh bulanan, ataupun dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri. Bahan - bahan yang diperlukan untuk kue ali agrem: 1 buah Kelapa setengah tua, kupas, parut kasar, terus sangrai sampai berwarna coklat 75 gra Gula Merah 150 ml Air 250 gr Tepung Beras 75 gr Gula pasir 1/4 sendok teh Garam Minyak untuk menggoreng Cara Membuat kue ali agrem : Campurkan bahan-bahan seperti tepung ketan, tepung beras, garam dan parutan kelapa, lalu tambahkan air dan aduk-ad...
Benjang adalah kesenian tradisional tatar sunda yg umum di daerah Bandung Timur, biasa ditampilkan bersamaan dengan tarian mirip seperti pencak silat dan gulat. Dalam perkembangannya, seni benjang biasa dibarengi dengan kesenian lain seperti kuda lumping,bangbarongan dan topeng benjang.
Dalam hitungan kalender hijriah terdapat bulan shafar dan maulud. Menurut kepercayaan budaya setempat, bulan maulud adalah bulan yang terdapat banyak bencana atau dalam bahasa sunda disebut "balai". Untuk menangkal "balai", maka dilakukanlah sebuah ritual. Ritual tersebut bernama Rebo Wakasan. Rebo Wakasan bertepatan dengan hari rabu di minggu terakhir bulan shafar. Pada hari tersebut, setelah matahari tergelincir atau kira-kira pukul 7 pagi dilakukanlah solat tolak bala di masjid terdekat. Setelah itu, para ibu-ibu membagi-bagikan makanan yang telah disediakan semalam yaitu apem untuk tetangga terdekat. Namun seiring berjalannya waktu, membagi makanan tidak hanya apem saja. Tetapi juga dibolehkan untuk makanan lainnya seperti wingka, bolu, dll. Dengan diadakannya ritual ini, diharapkan pada bulan maulud tidak terjadi bencana serius yang merugikan. #OSKMITB2018
Awal mula atau sejarah bangklung yang ada di wilayah Desa Cisero tidak diketahui pasti sejak kapan. Namun menurut Bapak Adjuk, sesepuh di Desa Cisero, bangklung sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia dan turun temurun diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya. Pak Adjuk sendiri diperkenalkan dan diwarisi bangklung oleh kakek beliau. Dari catatan dari Bapak Adjuk, alkisah daerah kampung Babakan Garut dibangun dari orang-orang yang berasal dari daerah Sukapura, yaitu Eyang Jangkung dan Bapak Nurhikam yang awalnya adalah sarana hiburan untuk masyarakat dan media dakwah agama Islam. Pada awalnya, kesenian ini bernama Yami Rudat dengan alat musik rebana dan melantunkan syair-syair sholawat Rasul. Lama kelamaan kesenian ini berubah, terutama alat musiknya, merekan menciptakan alat music yang hamper serupa dengan rebana yang disebut terebang dan berjumlah 5 buah. Lima terebang ini dinamai sesuai dengan ukurannya mulai dari kempring sampai anak. Kata 'bangklung' sendiri...
Sistem patrilineal menyebabkan tanah Pasundan ini memiliki tradisi pernikahan yang cukup unik walau secara umum masih terbilang tak asing apabila dibandingkan dengan daerah lain. Awalnya pria beserta keluarga (sesepuh) melamar wanita dengan membawa suatu tanda (perhiasan, uang, dsb.) tergantung adat di suatu tempat dan kesepakatan bersama sebagai pengikat kedua calon mempelai. Di acara lamaran ini biasanya dibicarakan resepsi pernikahan kefua cakon mempelai. Pihak calon mempelai istrilah yang bertanggung jawab penuh dalam resepsi ini. Biasanya pihak calon mempelai istri berkorban lebih banyak untuk acara resepsi tersebut. Peran pihak calon mempelai pria yaitu memberikan uang sesuai rasio yang telah mereka tetapkan dan berapapun jumlahnya sebaiknya diterima saja oleh pihak calon mempelai. Ada salah satu adat di daerah selatan Bandung atau mungkin di daerah-daerah lain yaitu jika pria memberikan sejumlah uang saat lamaran, maka itu adalah 10% dari total uang yang akan diberikan kepada c...
Rasa hormat yang hadir menyeruak pada tiap sanubari adalah wujud pengakuan kehadiran seseoraan di kehidupan kita dalam posisi yang tinggi karena sebuah kedudukan. Hal tersebut mendorong setiap orang untuk dapatt dihormati dalam suatu lingkup masyarakat yang luas. Di Indramayu misalnya, tak jarang orang-orang berssimpuh pada kehormatan seseorang lebih didominasi oleh kedudukan materil daripada non-materil. Unsur materil yang paling ketara adalah perhiasan emas. Tentuulah hal ini menjadi sorotan kedudukan dan pandangan eksistensi yang menjadi indikator kehormatan terutama di kallangan kaum wanita. Penilaiannya bisa berasal dari kualitas emas, maupun dari kuantitas perhiasan yang termaktub di tubuh kita itu sendiri. Emas dilambangkan kejayaan dan kesuksesan seeorang. Pada tahun 1960-an, pendapatan ekonomi yang didapat individnya itu dikumulatifkan untuk membeli sebuah emas. Di sisi lain esensi kejayaan, emas juga menjadi nafkah suami ke istri yang djberikan pada awal bulan denn...
Karinding adalah salah satu alat musik tradisional asli Jawa barat yang terbuat dari bambu. Walaupun sampai saat ini tidak diketahu pasti asal daerahnya , namun karinding cukup berkembang di beberapa daerah di jawa Barat seperti di Suku Banduy, Bandung, Banten, Malangbong (Garut), Sumedang,Citamiang, pasir Mukti ( Tasikmalaya) , Cikalong kulon (Cinajur) dan Bogor dengan cirikhas suara masing-masing. Namun Berapa sumber mengatakan bahwa daerah lain di Indonesia memiliki alat musik sejenis karinding dengan nama yang berbeda. Karinding Dulu dan Sekarang Konon katanya Karinding sebenarnya telah ada sejak zaman Kerajaan Galunggung. Dari berbagai sumber, keberadaan karinding dipercaya tertulis dalam naskah Amanat Galunggung. Dalam naskah tersebut ditafsirkan kutipan yang menceritakan bahwa ada suatu alat yang menyerupai karinding tertulis di sana, melalui gambaran Hikayat Amarta Galunggung. Dicerita...
Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah yang terdapat di Indonesia. Kunyit sering digunakan sebagai bumbu masakan. Penggunaan kunyit dalam masakan ini memiliki dampak positif bagi kesehatan kita. Salah satu bentuk olahan kunyit yang dapat dibuat adalah air kunyit. Air kunyit ini dapat bermanfaat sebagai obat lambung, sakit maag, luka-luka dalam, dan juga sebagai penangkal racun. Bahan-bahan yang dibutuhkan dan cara membuatnya juga sangat mudah. Bahan-bahan yang diperlukan yaitu : 1. Kunyit (3 ruas jari) 2. Gula aren Langkah-langkah: 1. Kupaslah kunyit 2. Cuci kunyit 3. Potong-potong kunyit 4. Masukkan 2 gelas air ke dalam wadah 5. Masukkan potongan kunyit tersebut ke dalam wadah 6. Panaskan 7. Setelah mendidih, masukkan gula aren 8. Tunggu, sampai air kira-kira menjadi 1 gelas 9. Matikan, dan saring air kunyit ke dalam gelas, air kunyit siap dinikmati Untuk bahan gula aren dapat dig...
Tradisi Ngurus Orok Di daerah Sunda, Jawa Barat terdapat suatu tradisi yang masih dilakukan oleh sebagian orang terutama yang masih tinggal di daerah pedesaan. Tradisi tersebut bernama “ Ngurus Orok ( mengurus bayi yang baru lahir ) “, ada beberapa runtutan tradisi yang dilakukan dalam Ngurus Orok. Orok adalah bayi yang baru lahir dari Rahim ibunya. Pada zaman dahulu, proses melahirkan dibantu oleh Paraji ( dukun beranak) namun, sekarang sudah jarang sekali orang yang menggunakan jasa dukun beranak terutama di kota-kota sudah menggunakan dokter sebagai ahli medis yang membantu proses melahirkan. Pada zaman dahulu, biasanya bayi tersebut di rawat oleh Paraji selama empat puluh hari. Di tradisi Sunda, setelah orok lahir dari ibunya dengan bantuan Paraji orok tersebut disimpan diatas...