Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cobek Basreng
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

COBEK BASRENG Cobek basreng adalah makanan dari derah sunda yang kekinian di Era sekarang, yang diadaptasi dari makan yang dicobek lainnya. Cobek basreng ini sering ditemukan di tempat makanan sunda lainnya tapi lebih sering dijual di pedagang kaki lima bersama makanan sunda yaitu Seblak. Cobek basreng ini bermula berbahan baku oncom atau tempe yang difermentasi. Namun seiring waktu berjalan cobek oncom ini tergantikan dengan adanya cobek basreng ini. Cobek basreng ini sekarang fungsinya hanya untuk ganjal perut atau sebagai camilan berbeda dengan yang dulu jika melihat cobek oncom, dulu para kaum ibu golongan menengah kebawah sering memanfaatkan oncom ini untuk teman makan nasi jika kebutuhan lauk pauk mereka habis, dan berlalu untuk membeli oncom yang harganya sangat terjangkau. Cobek basreng ini terbuat dari bakso ikan yang digoreng, Basreng ini pun mudah di temukan di pasar, terutama di tempat yang menjual kerupuk. Cobek Basreng ini mempunyai cita rasa yang pedas,d...

avatar
OSKM18_16318045_Fenny Kartika
Gambar Entri
Permainan Me Ji Ku Hi Bi Ni U
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Permainan ini merupakan salah satu permainan simpel yang tidak memerlukan alat apapun. Permainan ini dinamai dari 7 warna pelangi yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu. Permainan ini mirip dengan permainan ABC Lima Dasar namun dia bermain dengan warna. Sebelum permainan dimulai para pemain yang biasanya diikuti oleh 5-7 orang memilih satu warna dari ketujuh pilihan warna diatas, setelah hitungan ke tiga pemain akan mengeluarkan jari mereka dari 0-10 jari. Jari-jari yang dikeluarkan tersebut akan dihitung lewat kalimat “Me Ji Ku Hi Bi Ni U”, bila berhenti di kata “Me” yang berarti merah maka si pemilik warna tersebut akan memberikan misi atau hukuman kepada pemain lainnya, dan hal yang sama berlaku pada warna lainnya. Bila permainan berhenti di warna yang tidak dimiliki siapapun maka penghitungan akan diulang kembali. Misi dan hukuman yang diberikan adalah bebas namun hukuman yang terkenal adalah dengan sebutan “Tak Tik Bum Wer&rdq...

avatar
OSKM18_16818126_Tiara Andini Putri
Gambar Entri
Filosofi di balik Rujak Kanistren
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Kelahiran merupakan hal yang sangat didamba-dambakan bagi keluarga serta Ibu yang mengalami. Untuk mempersiapkan kelahiran, diadakan acara untuk menyambut dan mendoakan sang bayi dan Ibunya agar selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Di Jawa Barat contohnya. Upacara 7 Bulanan atau yang disebut sebagai Tingkeban diadakan sebagai syukuran atas kehamilan sang Ibu yang sudah memasuki trimester terakhir. Upacara 7 Bulanan ini diawali dengan pengajian dengan maksud untuk mendoakan sang Ibu dan bayinya agar selalu diberi perlindungan oleh Allah SWT. Di dalam pengajian ini, terdapat air doa yang dimandikan ke Ibu hamil dari ujung kepala. Dalam prosesi ini, sang Ibu memakai kemben. Selain karena akan dimandikan, terdapat prosesi memasukkan belut ke dalam kembennya. Tujuannya supaya bayi dari Ibu tersebut lahir dengan lancar. Ketiga, pembelahan kelapa gading yang dilakukan oleh suami. Fungsinya adalah untuk memprediksi atau menebak apa jenis kelamin dari calon anaknya. Kelapa me...

avatar
Oskm18_16218014_Dharin Raissa Grahanti Bensaman
Gambar Entri
Jampe Beunghak Beuteung
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Didalam kebudayaan Sunda, terdapat kepercayaan terhadap hal-hal gaib, salah satu contohnya ialah mantra. Mantra yang biasanya orang awam ketahui, adalah perkataan atau ucapan yang bisa mendatangkan daya gaib. Salah satu contohnya adalah untuk menyembuhkan, yang biasa suku sunda sebut dengan Jampé. Pada zaman dahulu, Jampé sering dipakai untuk mengobati rasa sakit, khususnya oleh masyarakat sunda karuhun. Melalui warisan nenek moyang, pemanfaatan alam pun tampak, yaitu digunakannya daun-daunan untuk mengobati perut kembung, tampak dalam jamp é beunghak beuteung (jampé perut kembung). Masyarakat Sunda Karuhun biasanya menggunakan mantra Jampé Beunghak saat perut terasa kembung. Jampé Beunghak Beuteung juga biasanya diperuntukkan untuk bayi atau anak kecil. Pengucapan jampé tersebut harus disertai dengan menggosokkan daun eurih ke perut yang mengalami sakit karena kembung. Berikut adalah mantra jampé beunghak beuteung :...

avatar
OSKM18_16018342_Jehnni Jessica Septhila
Gambar Entri
Sisingaan Simbolnya Kota Subang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

          Sisingaan atau menggotong singa merupakan salah satu jenis pertunjukkan rakyat khas Subang. Biasanya Sisingaan sering ditampilkan ketika ada acara khitanan bagi anak-anak. Sisingaan mulai muncul pada saat kaum penjajah menguasai Subang, yakni pada masa pemerintahan Belanda tahun 1812. Masyarakat Subang saat itu mendapatkan tekanan secara politis, ekonomis, sosial, dan budaya dari pihak Belanda maupun Inggris. Namun masyarakat tidak tinggal diam, mereka melakukan perlawanan, perlawanan tersebut tidak hanya berupa perlawanan fisik, namun juga perlawanan yang diwujudkan dalam bentuk kesenian. Bentuk kesenian tersebut mengandung unsur sindiran secara tak langsung melalui symbol/lambing yang memiliki makna tersembunyi. Salah satu perwujudan atau bentuk ekspresi masyarakat Subang, dengan menciptakan salah satu bentuk kesenian yang kemudian dikenal dengan nama sisingaan. Kesenian sisingaan merupakan bentuk ungkapan rasa ketidakpuasan,...

avatar
OSKM_16618199 ITB_2018
Gambar Entri
Panjat Pinang
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Panjat Pinang adalah salah satu permainan khas yang sering dijadikan perlombaan pada perayaan 17 Agustus, hari kemerdekaan Indonesia. Nama permainan ini sudah tidak asing lagi, karena permainan pasti ada pada perlombaan 17 Agustus di sekitar daerah kalian. Panjat Pinang adalah permainan di mana beberapa orang berlomba untuk memanjat pohon pinang (pohon yang sangat tinggi) untuk mengambil hadiah yang diletakkan di paling atas pohon tersebut. Biasanya hadiah yang diberikan sangat menarik dan beragam, sehingga para peserta akan berlomba-lomba memanjat untuk mencapai puncak terlebih dahulu. Seiring perkembangan zaman, lomb panjat pinang ini mulai diadaptasikan sehingga mudah dilakukan di mana saja. Pohon pinang dapat diganti dengan pohon-pohon tinggi lainnya, seperti pohon pisang, ataupun pohon bambu yang panjang. Bhkan bila lomba ini di tengah perkotaan, peserta harus memanjat sebuah tiang yang tinggi saja. Untuk menyulitkan peserta, biasanya pohon/tiang yang akan dipan...

avatar
Oskm18_16818179_Audrey Satryanatha
Gambar Entri
Upacara Perayaan Sunat di Sumedang
Ritual Ritual
Jawa Barat

Upacara sunatan merupakan upacara yang umum dirayakan di Indonesia yaitu upacara yang dirayakan setelah seorang anak melakukan sunat. Sunat sendiri adalah pemotongan atau penghilangan sedikit dari bagian penis. Dalam islam sendiri sunat merupakan kewajiban untuk semua laki laki karena itu merupakan salah satu syariat islam dan itu juga sudah dibuktikan dalam dunia kesehatan bahwa melakukan sunat bukan semata mata karena kewajiban agama tapi juga untuk kepentingan kesehatan , dengan melakukan sunat ini bagian penis yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan bau yang tidak sedap hilang sehingga kemungkinan terkena penyakit lebih sedikit. Pada umumnya orang Indonesia melakuan sunat bergantug pada daerahnya kalau diwilayah jawa sekitar umur 10-13 tahun sedangkan untuk di wilayah sunda sekitar umur 6-8 tahun, tetapi banyak juga yang melakukan sunat saat anaknya baru lahir karena merek beranggapan bahwa jika disunat ketika baru lahir anaknya jadi tidak merasakan sakitn...

avatar
Fip27
Gambar Entri
Sépdur-sépdur
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

     Permainan tradisional merupakan salah satu bagian dari kebudayaan yang berasal dari berbagai daerah di negeri ini, Indonesia. Setiap daerah memiliki permainan tradisional yang sangat banyak macamnya. Salah satu daerah yang memiliki permainan tradisional adalah Tanah Sunda, Jawa Barat. Di Jawa Barat permainan tradisional disebut 'Kaulinan Sunda'.      Kaulinan Sunda itu banyak macamnya, salah satunya adalah Sépdur-sépdur. Adapun lirik/tembangnya adalah sebagai berikut :               "Sépdur-sépdur.                 Mantri-mantri maan jedur                Kahijina, kaduana, katiluna, saha nu di tangkap!"      Kaulinan Sunda ini biasanya dimainkan oleh banyak orang, berjajar seperti kereta. Permainan Sépdur-sépdur ini terbagi ke dalam 2...

avatar
OSKM18_16018213_Tasya Alya Salsabila
Gambar Entri
Batik Garut Warisan Bangsa
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Menghimpun makna dalam motif dan keindahan warna, batik tulis garut menjadi warisan nenek moyang yang patut dipertahankan. Sebelum bendera merah putih berkibar pun karya seni ini telah hidup sebagai penyaluran naluri seni masyarakat Kota Garut, Jawa Barat. Kekhasan warna yang cenderung terang dan motif yang unik menjadi daya tarik batik tulis yang satu ini. Tak sedikit orang yang memakainya sebagai tanda kebanggaan masyarakat sunda. Cupat Manggu dan Rereng Peuteuy contohnya. Mencipta seni tidaklah mudah, kecuali pelibatan hati yang menyertai setiap likunya. Masyarakat Kota Garut memilih mencipta karya melalui lincahnya tangan untuk melukis batik kebanggaan bangsa. Tak cukup hingga nenek moyang, mereka menurunkan keterampilan terbaiknya kepada anak cucu. Berasal dari makna sederhana kehidupan, motif yang tercipta begitu unik dan mewakili “raga Indonesia” yang sesungguhnya. Bersama perasaan dan nilai estetika yang mendalam, masyarakat Kota Garut memproduksi motif y...

avatar
OSKM_16218141_Aulya Nissa Fitrianty