Makanan Minuman
Makanan Minuman
makanan Jawa Barat Bandung
Cobek Basreng

COBEK BASRENG

Cobek basreng adalah makanan dari derah sunda yang kekinian di Era sekarang, yang diadaptasi dari makan yang dicobek lainnya. Cobek basreng ini sering ditemukan di tempat makanan sunda lainnya tapi lebih sering dijual di pedagang kaki lima bersama makanan sunda yaitu Seblak. Cobek basreng ini bermula berbahan baku oncom atau tempe yang difermentasi. Namun seiring waktu berjalan cobek oncom ini tergantikan dengan adanya cobek basreng ini.

Cobek basreng ini sekarang fungsinya hanya untuk ganjal perut atau sebagai camilan berbeda dengan yang dulu jika melihat cobek oncom, dulu para kaum ibu golongan menengah kebawah sering memanfaatkan oncom ini untuk teman makan nasi jika kebutuhan lauk pauk mereka habis, dan berlalu untuk membeli oncom yang harganya sangat terjangkau.

Cobek basreng ini terbuat dari bakso ikan yang digoreng, Basreng ini pun mudah di temukan di pasar, terutama di tempat yang menjual kerupuk. Cobek Basreng ini mempunyai cita rasa yang pedas,dengan tingkat kepedasanya bisa diatur sesuai selera kita, jika ingin yang sangat pedas maka kita bisa meminta pada kepada penjual untuk menambah cabai rawit nya. Camilan ini banyak disukai dikalangan anak muda jaman sekarang karena harga nya terjangka dan rasanya yang cukup enak.

Berikut ini cara membuat Cobek Basreng ini :

Bahan-bahan :

5 butir bakso ikan

Kencur secukupnya

2 siung bawang putih

5 buah cabai merah atau sesuai selera

Garam secukupnya

Sejumput kaldu bubuk

Gula merah secukupnya

 

Langkah-Langkah :

  1. Potong-potong bakso ikan sesuai selera lalu goring dengan minyak panas selama kurang lebih sepuluh menit. Lalu angkat dan tiriskan
  2. Cuci bersih kencur, bawang putih dan cabai rawit. Tambahkan  garam,kaldu bubuk dan gula merah. Lalu di ulek bersama di cobek sampai merata. Dan tambahkan 1 sendok makan garam dan di ulek kembali.
  3. Masukan basreng kedalam cobek lalu aduk bersama sambal yang tadi telah dibuat secara bersamaan.
  4. Tambahkan sedikit gula merah jika tidak ingin terlalu pedas, setelah semua bahan tercampur rata, Cobek Basreng siap di hidangkan.

 

Penjualan Cobek Basreng ini kini tidak hanya bisa dibeli langsung tapi sudah banyak orang-orang menjualnya lewat social media, jadi untuk yang ingin mencoba Cobek Basreng dan tidak ingin keluar rumah bisa mencari nya lewat aplikasi-aplikasi pemesanan makanan. Kedepannya mari kita jaga makanan-makanan baru ini semoga terus lebih berkembang lagi ragamnya dan rasanya. Dan juga semoga makanan yang baru bermunculan ini dapat terus terkenal bukan hanya di daerah sunda saja tapi diseluruh Indonesia dapat merasakan keunikan dari cobek basreng ini.

#OSKMITB18 #NirmalaPembangunBangsa

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa,tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan harimau. Tapi bagi kami, hutan ini seperti halaman belakang rumah sendi...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd