Keukarah atau Keunarah sejenis kue tradisional aceh yang terbuat dari tepung dan gula digoreng kedalam minyak dengan bentuk pola-pola rumit menggunakan adonan terbuat dari batok kelapa, sekilas menyerupai bentuk sarang burung. Acuan dari batok yang dipasang gagang akan diisi dengan adonan yang terbuat dari tepung terigu, santan dan gula. Adonan tadi dialirkan ke dalam minyak goreng yang telah dipanaskan secara pelan-pelan, membentuk lempengan mirip serabut. Setelah matang, lempengan dilipat membentuk segidua atau segitiga tergantung selera pembuat. Membuat keukarah ini harus dengan kesabaran. Sebab, kue tersebut hanya bisa digoreng satu-persatu dalam satu penggorengan, sehingga butuh waktu relatif lama. Keunarah dalam masyarakat tradisional aceh menjadi hidangan pada perayaan hari-hari besar seperti Lebaran dan Kenduri adat. Saat ini kue keunarah bisa didapatkan di toko-toko souvenir yang biasa diminati sebagai oleh-oleh dengan bentuk dan rasa yang khas. Keunarah memiliki te...
Peninggalan sejarah menjadi barometer peradaban suatu penduduk, tingkat sosial, teknologi dan politik sebagian besar dipelajari dengan peninggalan-peninggalan sejarahnya. Salah satu hasil budaya manusia sebagai bukti dari perwujudan ide, perasaan, keterampilan dan daya imajinasi adalah dihasilkannya bermacam-macam kerajinan fungsional salah satunya adalah kande (lampu). Kande atau Lampu yang biasa digunakan zaman kerajaan Aceh sebagai penerang baik dalam ruangan maupun diluar. Bentuk-bentuk kande pun berbeda-beda biasanya tergantung golongan yang menggunakannya, Dilihat dari segi perkembangan teknik, motif atau ornamen serta bahan pembuatannya tentu terkandung makna filosofis bagi masyarakat pemakainya/pendukungnya. Jenis-jenis kande yang dikenal di aceh antaralai: Pertama ada namanya, Lampu gantung 5 sumbu (panyot limong dan tujoh mata) . Sebuah lampu duduk bertingkat, terbuat dari tembaga. Tiang serta tempat sumbu berukir. Tingkat pertama terdiri dar...
Masem Ke-eung terdiri dari “Masem” yang berarti asam dan “Keung” yang berarti pedas. Makanan ini berasal dari Aceh walaupun beberapa daerah lain mempunyai makanan serupa dengan nama berbeda. Yang membedakan masakan ini daripada masakan serupa lainnya adalah dipergunakannya asam sunti, bumbu khas Aceh yang akan menambah cita rasa pada makanan tersebut. Asam sunti adalah belimbing wuluh yang sudah dikeringkan. Berikut adalah resep “Kepala Ikan dengan Kuah Masem Ke-eung” Bahan-bahan: 500 gr Kepala Ikan (Kakap/ Tongkol) bisa diganti dengan udang Garam secukupnya ½ buah Jeruk Nipis 2 batang Sereh Daun Jeruk Belimbing Wuluh segar (dipotong potong) Minyak untuk menumis Bumbu Halus: 5 siung Bawang Merah 2 Siung Bawang Putih 4 Buah Cabe Merah Keriting 2 buah Cabe Rawit ¼ sdt Merica 1 sdt Ketumbar ¼ sdt Jint...
Bahan: 2 butir telur 2 bawang merah 2 asam sunti 4 cabe rawit 1 sendok teh lada hitam 2 sendok makan kelapa kukur 3 lembar daun jeruk perut 1 batang serai, diiris halus Cara pembuatan: Giling halus bawang merah, asam sunti, cabe rawit, lada hitam, daun jeruk perut, dan serai. Campur ke telur yang sudah di kocok. Aduk rata. Tambahkan 1 sendok teh garam. Panaskan minyak secukupnya, goreng. Bolak-balik sampai matang (kuning). Angkat. #OSKMITB2018
Pasti kita semua sudah tidak asing lagi dengan hidangan yang disebut "bubur," kita makan bubur saat sarapan, saat sedang sakit, dan banyak kesempatan lainnya yang pastinya membuat kuping dan lidah kita ini tidak asing dengan hidangan yang satu ini, Namun, perlu diketahui darimana asal usul bubur di nusantara ini, seorang Guru besar sejarah Universitas Gadjah Mada berkata bahwa sebenarnya bubur ini tumbuh dari kelas ekonomi kalangan bawah yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan pangannya, Sampai sekarang sudah menjadi perjalanan panjang dan ternyata bubur ini diterima diseluruh kalangan di indonesia hingga akhirnya tumbuh berbagai hidangan bubur khas dari daerah di seluruh penjuru nusantara. Dan di kesempatan ini saya akan menjelaskan bagaimana untuk membuat bubur khas provinsi paling barat di indonesia. Bubur Kanji adalah bubur khas Nanggroe Aceh Darussalam, Mirip Dengan Bubur Ayam namun, bubur kanji memiliki citarasa unik khas Nanggroe Aceh Darussalam yang membuat siapapun yang...
Sate Matang merupakan salah satu makanan tradisional jenis sate yang berasal dari daerah Aceh. Sate satu ini memang sekilas hampir mirip dengan sate di Indonesia pada umumnya, namun dalam segi penyajian dan rasanya sangat berbeda dan sangat khas. Selain menjadi makanan favorit warga sekitar, makanan ini juga sering menjadi menu yang banyak dicari oleh para wisatawan yang datang ke sana. Sate Matang ini terbuat dari bahan dasar daging kambing atau daging sapi. Biasanya jenis daging tersebut disesuaikan dengan keinginan pembeli. Proses pengolahan Sate Matang hampir sama dengan pengolahan sate pada umumnya. Namun sebelum dibakar, daging yang sudah ditusuk kemudian direndam terlebih dahulu ke dalam bumbu, sehingga bumbunya bisa lebih meresap. Untuk kuah soto pada Sate Matang ini biasanya menggunakan kaldu kambing yang dimasak dengan bumbu khusus. Dalam kuah soto tersebut biasanya juga berisi potongan kentan...
Lele sale yang sedap... Lele sale adalah salah satu jenis makanan olahan dengan cara diasap. Lele yang merupakan jenis ikan air tawar mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh. Ikan lele mudah ditemukan dimana saja dan harganya juga terjangkau. Untuk meningkatkan nilai ekonomis dan menjaga agar lele tahan lama, maka dilakukan pengasapan. Selain menjadi tahan lama, lele sale juga memiliki rasa yang khas dan nikmat. Pengasapan lele menggunakan panas dari asap hasil pembakaran kayu, jadi daging ikan tersebut tidak langsung terkena api. Pembakaran dengan menggunakan kayu akan memberikan bau wangi yang khas sehingga menambah selera makanmu! Proses pembuatannya yaitu, pertama-tama ikan disortir, dibersihkan, dan disiangi. Yaitu dengan membuang isi perut ikan, serta membelah badan ikan dari atas kepala hingga 3/4 bagian badan. Lalu ikan tersebut disusun di rak pemanggangan dan dilakukan pengaturan api agar ikan dapat matang merata. Tidak lupa juga ikannya dibalik agar bagian d...
Asam sunti merupakan bumbu dapur khas aceh yang sejatinya adalah belimbing wuluh yang dikeringkan. Asam sunti ditambah dalam masakan karena rasa asamnya yang khas, dan memberikan wana kecoklatan serta sebagai pengental. Tidak heran apabila asam sunti sering digunakan dalam bebagai masakan khas aceh, seperti Keumamah, asam keueng, dll. Membuat asam sunti sebenarnya tidaklah susah, berikut langkah langkah pembuatan asam sunti: 1. Sediakan buah belimbing wuluh yang masih hijau dalam jumlah banyak, karena akan menghasilkan asam sunti yg jauh lebih sedikit 2. Cuci belimbing wuluh hingga bersih lalu biarkan terendam semalam 3. Tiriskan, dan tata belimbing diatas loyang 4. Tambahkan garam secukupnya. Garam ini bertujuan untuk mempermudah proses penguapan air yang terkandung dalam belimbing wuluh. 5. Tutupi dengan plastik agar debu tidak dapat masuk dan jemurlah dibawah sinar matahari yang panas. 6. Lama-lama air dari belimbing akan keluar. Namun a...
Si kedele ne manuk si peralai jema oyale kukur. Ike kukur galak keta nguk isabung, ijalu. Keta iaran taroh. Mera we raie taroh a ne ku sepuluh ribu, due puluh ribu, mera we koro atawa kude pe bun jema kin taroh. Dum kul nate, beta mulo ke dah. Menang kalahe keta terserah ku nasib, ara kukur galak gere lepas mah taroh, keta talu. Nguk perin kukur ijalu kin peme rah ni nepekah. Gere tubah lagu jema betaroh tekala pacu kude so, kude si musangka ke mujontor de lahe seneta, si betaroh keta mumangan sedep, mangan ku bajak rum kul ni kutep. Si menang a keta nge tetnine ike si kalah a keta pukekucip, pupeperus gumis, nome kelam gere ne mis, pe ng wan beb nge meh titis. Sara macam mi keta gere kin kukur sabung orop nge iperalai kin lelon kin dediangan, igegeneng, ipepanang, ipeperus, ipenirin dum galak nate. Iyo soboh iengon-engon, ikerteken pumu kukur pe mungku, tuke mulape lagu si nge korong, osop gerahan basah gerngong. Ku si beluh oya kin temengen, beluh ku empus atawa ku reb...