Salah satu karya sastra yang berasal dari Jawa Barat adalah Wawacan. karya sastra ini sangat populer pada abad ke-19 sampai awal abad ke-20. Kata wawacan berasal dari kata "maca" dalam baha subda yang arinya baca. Karya sastra ini merupakan karya sastra berbentuk fiksi yang menceritakan satu kisah panjang yang bertema. Karya sastra ini menggunakan patokan pola pupuh dan dibacakan dengan cara ditembangkeun atau di nyanyikan. Seni membaca wawacan disebut beluk. Wawacan sendiri berasal dari Kerajaan Mataram, masuk nya ke sunda sejak kerajaan kerajaan yang ada di tamah sundaKaereh oleh Mataram di abad ke 17 berbarengan dengan masuk nyabahasa Jawa ke wilayah Jawa Barat. Salah satu contoh wawacan yang terdapat dalam naskah kuno adalah wawacan ciung wanara. Wawacan ciung wanara di tulis menggunakan akasara cacarakan dalam bahasa jawa kuno diatas bahan kertas eropa, yang menggunakan tinta berwarna hitam dan pungtuasi nya menggunakan tinta berwarna merah. Keadaan naskah ini baik,...
Situ Gede adalah kawasan danau seluas 47 hektar yang terletak di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dan dapat diakses sekitar 30 menit dari pusat kota. Di bagian tengah situ ini terdapat satu pulau seluas satu hektar, dan di dalamnya terdapat makam Eyang Prabudilaya, seorang tokoh agama Islam. Kisah yang berkembang di masyarakat tentang asal mula terbentuknya situ ini pun berkaitan erat dengan perjalanan hidup Eyang Prabudilaya. Eyang Prabudilaya, atau Prabu Adilaya, adalah seorang Raja Muda Sumedang. Dikisahkan setelah ia menyelesaikan ilmu kanuragan di Sumedang, Ia berangkat ke Mataram untuk menuntut ilmu agama bersama istrinya, Nyai Raden Dewi Kondang Hapa, beserta dua pelayannya atas permintaan sang ibu. Sesampainya di Mataram, Prabu Adilaya berguru ke Kyai Jiwa Raga dan menyelesaikan pembelajarannya dengan sangat cepat dan membuat sang guru kagum. Menjadi murid Kyai Jiwa Raga terbaik, ia dinikahkan oleh sang guru dengan putrinya yang cantik jelita, Dewi Cahya Karembong, sebagai i...
Mungkin readers bertanya-tanya, ditengah kota yang notabene urban, apakah mungkin ada sebuah cerita legenda yang biasa di dapatkan ketika kita mengunjungi sebuah daerah pedesaan? Jawabannya, Iya! Sumur Batu, berlokasi di Desa Sumur Batu, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Menyimpan banyak cerita legenda yang sampai saat ini dipercaya. Diceritakan oleh Juru Kunci sumur, Emak. Dahulu kala, daerah tersebut sangatlah gersang, sawah tidak berkembang, alhasil daerah tersebut mengalami yang namanya kekeringan dan berakibat gagal panen. Suatu ketika diceritakan ada seorang petani yang kehilangan hewan ternak nya yaitu, Kerbau. Masyarakat pun mencari kemana kerbau tersebut pergi. Dan secara tiba-tiba seorang petani menemukan hewan tersebut dan sesegera mungkin memanggil kepala desa setempat. Dikatakan bahwa petani tersebut melihat sebuah cahaya terang dan dibawahnya terdapat kerbau. Setelah penduduk setempat menghampiri kerbau tersebut berada, seketika menghilang secara mist...
Ciwang, makanan khas Sukabumi yang mengenyangkan Wisata kuliner Jawa Barat tidak akan ada habisnya. Di Jawa Barat, ada makanan yang kurang tenar tetapi rasanya jempolan, ciwang namany a. Ciwang sebenarnya singkatan dari "aci bawang". Ciwang sendiri berasal dari Sukabumi, namun makanan ini juga dapat Anda jumpai di beberapa daerah lain di Jawa Barat, seperti Cirebon, Cianjur, dll. Dengan keberadaan ciwang yang terdapat di beberapa daerah, seharusnya ciwang makin dikenal. Tetapi, tetap saja ciwang masih sulit dicari, karena hanya terdapat di segelintir toko atau pedagang masakan tradisional. Rasa ciwang ini sangat khas. Pun teksturnya yang kenyal dan lembut ketika dikunyah, makin membuat ciwang tak terkalahkan. Cara membuat ciwang cukup mudah, bahannya pun sederhana. Ciwang terbuat dari aci kawung atau tepung sagu, air, garam, dan bawang goreng sebagai penambah aroma dan rasa. Semua bahan-bahan tersebut dicampur, kecuali bawang goreng. Aduk...
KENDANG PENCA Tahukah kamu mengenai seni pertunjukan Kendang Penca? Kendang penca merupakan salah satu seni pertunjukan khas Jawa Barat. Di Kabupaten Bandung, seni pertunjukan kendang penca masih sering dijumpai di zaman modern ini. Tidak diketahui pasti kapan seni pertunjukan ini pertama kali ada. Namun yang jelas, seni pertunjukan kendang penca ini sudah ada sejak jaman kemerdekaan yang diwariskan secara turun temurun sebagai salah satu cara melestarikannya. Seni pertunjukan Kendang Penca memiliki nilai akulturasi budaya yang cukup menarik, dimana seni bela diri pencak silat digabungkan dengan irama/ketukan yang dihasilkan oleh alat musik kendang. Dalam pertunjukannya sendiri, seorang atau lebih pemain pencak silat akan tampil dan melakukan gerakan yang selaras dengan alunan suara kendang yang terdengar. Terkadang juga pemain pencak silat membawa senjata daerah seperti golok/celurit dalam aksinya sehingga menambah nilai akulturasi budaya yang ada dalam seni pertunjukkan ini. Di e...
Prasasti V atau Batu Panyandaan berbentuk menhir, berada salam sebuah cungkup dan terletak 10 m di sebelah tenggara batu panyandungan. Pada permukaan prasasti batu Panyandaan ini digoreskan aksara dan bahasa Sunda kuna yang terdiri dari dua baris, dipahatkan dari kiri ke kanan. Tulisan pada prasasti: sanghiang lingga bingba Arti dari prasasti: Sang maha suci lingga arca (perwujudan) #OSKMITB2018
Lotek adalah salah satu makanan khas dari kota Bandung, Jawa Barat. Lotek memiliki bahan dasar yang sama seperti salad, yaitu sayuran. Hanya saja sayuran yang di gunakan sebagai bahan dasar dari lotek harus di rebus/kukus terlebih dahulu, biasanya sayur yang digunakan sebagai bahan dasar lotek adalah kangkung, labu siam, tauge, dan kacang panjang. Jika salad bisa dihidangkan dengan berbagai jenis saus, beda hal nya denga lotek. Lotek hanya bisa dihidangkan dengan kacang tanah yang di haluskan dengan cara tradisional lalu di tambah sedikit gula merah, penyedap rasa, bawang putih dan sedikit kencur. Beberapa penjual lotek biasanya menambahkan kentang rebus yang ikut di haluskan, agar menambah tekstur legit. Lotek biasanya di santap menggunakan nasi hangat atau lontong. Bisa juga di tambahkan potongan tahu atau tempe goreng. Dan kerupuk sebagai pelengkap. Selain pembuatannya yang mudah dan bahan-bahannya yang mudah di dapat, lotek nya juga merupakan makana yang sehat...
Indonesia sangat kental akan budaya yang beragam. Mulai dari budaya yang sudah terkenal hingga budaya-budaya yang belum terekspos media. Salah satunya adalah Tradisi Nemo. Mungkin sahabat budaya jarang mendengar atau asing dengan tradisi ini bukan? Tradisi ini sering dilakukan di Desa Cirebon Girang, Kabupaten Cirebon. Cirebon Girang adalah sebuah desa yang terletak di sebelah selatan kota Cirebon, tepatnya di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Desa ini terkenal akan wisata religinya selain tradisi Nemo terdapat juga makam-makam peninggalan kerajaan Islam zaman dahulu. Masyarakat sekitar Cirebon Girang juga sangat religius dan telah mengajarkan anak-anaknya untuk membaca dan menulis Al-Qur’an sejak dini oleh sebab itu mereka mengadakan sebuah tradisi sebagai wujud syukur masyarakat Cirebon Girang karena anak mereka telah khatam Al-Qur’an. Tradisi ini disebut tradisi Nemo, dimana para orang tua dan panitia tradisi khataman di Cirebon Girang...
[OSKM18_16118016] Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Kepulauan Melayu. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara. Di indonesia sendiri silat Cimande adalah salah satu aliran pencak silat tertua yang telah melahirkan berbagai perguruan silat di Indonesia bahkan di luar negeri. Banyak versi yang menjelaskan tentang berdirinya pencak silat ini, semua komunitas Maenpo Cimande sepakat tentang siapa penemu Maenpo Cimande, semua mengarah kepada Abah Khaer (penulisan ada yang: Kaher, Kahir, Kair, Kaer dan sebagainya. Abah dalam bahasa Indonesia berarti Eyang, atau dalam Bahasa Inggris Great Grandfather). Tetapi yang sering diperdebatkan adalah dari mana Abah Khaer itu berasal dan darimana dia belajar Maenpo. Menurut Bapak Rifai (Guru Pencak Silat Cimande Panca Sakti di Jakarta pada tahun 1993). Pencak Silat al...