Sosis Solo adalah makanan khas dari Kota Solo propinsi Jawa Tengah yang terbuat dari daging sapi atau ayam digiling kemudian dibungkus dengan dadar telur. Makanan ini diadopsi dari sosis pada jaman penjajahan Belanda yang kemudian diubah dan disesuaikan dengan bumbu dan gaya lokal masyarakat Kota Solo sehingga menjadi makanan khas daerah. Konon kabarnya Kanjeng Sunan Pakubuwono X sendiri yang menggubah dan meracik pertama kalai namun sumber yang lain mengatakan bahwa Sosis Solo dibuat karena masyarakat kepengen mencoba makanan kesukaan para meneer dan noni Belanda. Meskipun hasil adopsi dari makanan luar namun rasa maupun penampilan Sosis Solo sangat khas dan berbeda dengan sosis di daerah lainya. Ada 2 jenis Sosis Solo yang dikenal yaitu : 1. Sosis Solo Basah yaitu sosis solo yang dikukus. 2. Sosis Solo Goreng. Bahan-bahan: 200 gr tepung terigu 4 butir telur 200 m...
Bahan A: 650 gram kuning telur (30 butir kuning telur) 1 butir telur utuh (putih dan kuningnya) 300 gram gula pasir 1 sendok teh vanilla ekstrak Bahan B: 250 gram mentega 50 gram margarine 3 sendok makan susu kental manis Bahan C (aduk rata): 100 gram tepung terigu protein rendah/sedang 15 gram tepung maizena 20 gram susu bubuk full cream merk apapun 1 sendok teh baking powder double acting Bahan D: 2 sendok makan coklat bubuk 1/2 sendok teh pasta coklat Bahan E: selai blueberry, atau strawberry atau apricot atau nanas, secukupnya Cara Membuat: Panaskan oven, set disuhu 170'C, api atas dan bawah jika anda menggunakan oven listrik. Jika menggunakan oven gas set di api bawah saja. Jika oven anda pendek maka letakkan rak pemanggang di bawah, namun jika oven anda cukup tinggi maka leta...
Kue limpung adalah salah satu kue tradisional dari Jawa Barat bahan dasarnya tepung beras enak di santap dengan teh hangat baik di pagi hari maupun sore hari. Kue ini bisa dibuat tanpa diberi warna atau juga bisa ditambah perasan daun suji dan pandan hingga berwarna hijau dengan aroma yang khas Bahan: 500 gr tepung beras 100 gr tepung kanji 500 ml santan 200 gr kelapa parut 2 sdm garam untuk santan dan kelapa parut 50 gr gula putih Daun pisang untuk membungkus Cara Membuat: Campurkan tepung beras dan tepung kanji Masak 500 cc santan dg garam sampai mendidih Tuangkan santan panas sedikit demi sedikit pada campuran tepung aduk sampai tercampur rata Siapkan daun , ambil kira2 3 sendok makan bungkus dengan daun pisang seperti bentuk lontong, lanjutkan sampai adonan habis Siapkan dandang utk mengukus, kukus selama 30 menit, kukus juga kelapa...
Bolu batik yang ada di Padang berlukiskan batik di bagian atasnya, motif batik tersebut diambil dari berbagai motif seluruh Indonesia dengan total 12 motif. Pembuatan oleh-oleh khas Padang ini tidak main-main, karena diperlukan ketelitian dan kepandaian dalam membubuhkan pewarna menjadi motif. Tidak hanya motifnya saja yang istimewa, karena bolu ini memiliki rasa enak bila telah masuk ke mulut dengan kelembutan yang sangat terasa. Cara membuat bolu ini adalah dengan terlebih dahulu menggambar motif di loyang dengan krim dari bahan berupa tepung maizena yang ditambah pewarna makanan. Loyang yang telah dilapisi kertas minyak digambar dengan krim tadi sampai membentuk batik. Selanjutnya adalah dengan membuat bola berbahan kuning telur dan tepung terigu lalu hasilnya di taruh pada loyang tadi. Namun loyang tadi harus dioven bersuhu 70 sampai 80 derajat selama 25 menit, baru digulung. Varian rasa yang didapat dari bolu di kawasan Nurul Iman, Padang Selatan ini adalah stroberi d...
Kue dengan nama cantik ini adalah jajanan tradisional dari Jambi yang mempunyai bentuk kotak persegi. Tampilan dari kue putri kandis ini menarik untuk dilihat di mana terdapat tumpukan warna hijau, kuning, dan cokelat. Warna hijau biasanya terletak di bagian tengah kue yang dihasilkan dari air daun suji. Kue putri kandis dibuat dengan cukup banyak kuning telur. Kue basah ini biasanya disuguhkan pada saat perayaan adat Jambi, misalnya acara antar belanjo. Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-jambi/
Asam pedas ikan baung adalah makanan yang lahir berdasarkan pengaruh yang dibawa oleh orang Melayu di Sumatera. Untuk membuat asam pedas, penduduk Riau membuat bumbunya dengan memakai beragam rempah tradisional seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, dan serai. Sementara cita rasa asam dihasilkan dari penggunaan asam kandis atau air asam Jawa sebagai rendaman bumbu-bumbu dan ikan. Ikan yang digunakan adalah ikan baung yang bentuknya mirip dengan lele karena ikan ini masih berkerabat dengan lele. Ikan baung mempunyai tekstur daging yang lembut padat tanpa duri halus dengan warna putih terang. Apabila dibandingkan dengan ikan patin, ikan baung memiliki tingkat ketebalan yang lebih tinggi daripada ikan patin. Selain enak dibuat asam pedas, ikan baung juga cocok apabila dijadikan gulai. Alamat & Kontak Penjual: Pondok Asam Pedas Baung Jl. Jend Sudirman, Tengkerang Tengah, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau 28128 0812-8380-76...
Papuyu Baubar merupakan makanan khas masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Makanan ini terbuat dari ikan papuyu, ikan yang mudah ditemukan di Indonesia. Kalian mungkin kurang mengenal nama ikan ini, karena nama ikan ini di masing-masing daerah berbeda. Misalnya di pulau Jawa, ikan ini disebut ikan betok atau ikan betik. Sedangkan di Padang, ikan ini disebut dengan ikan puyu-puyu. Dan kalau di Manado, ikan ini dsebut dengan geteh-geteh. Sesuai dengan namanya, papuyu baubar merupakan makanan dengan bahan utama ikan. Baubar sendiri memiliki arti bakar, sehingga papuyu baubar adalah ikan yang dibakar dengan campuran bumbu-bumbu. Penasaran bagaimana cara membuatnya? Berikut bahan yang kalian perlukan untuk membuat papuyu baubar : Bahan-bahan : 500gram ikan papuyu Minyak goreng untuk mengoles Bumbu : Asam jawa secukupnya Garam secukupnya 2 siung bawang putih Langkah Pembuatannya : Cuci bersih ikan papuyu, kemudian si...
Indonesia kaya akan makanan khas yang memiliki citarasa enak dan lezat. Salah satunya di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Indramayu terdapat berbagai macam makanan yang tentunya enak dan lezat. Salah satu makanannya adalah kue Dodongkal atau Dongkal yang berasal dari Indramayu. Dongkal ini salah satu makanan khas dari betawi namun di Indramayu pun ini menjadi makanan khas, yang dalam pembuatannya dari tepung beras yang dikukus dengan menggunakan air gula merah. Dongkal terbuat dari beras yang ditumbuk halus hingga menghasilkan tepung. Kemudian tepung beras yang telah halus diisikan gula aren dan dikukus. Dongkal biasanya disajikan diatas daun pisang dan ditaburi parutan kelapa diatasnya. Dongkal termasuk kedalam makanan jajanan pasar Indonesia yang mulai langka. Makanan ini bisa ditemui di beberapa daerah di Jawa Barat seperti Sukabumi, Bogor, dan Cianjur. Di daerah Bandung, Dongkal dikenal dengan nama Awug . Dongkal biasa disajikan bersama secangkir teh&nb...
Kue petah merupakan sejenis kue basah yang berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kue petah juga sering disebut dengan petah Asia. Memiliki warna hijau yang menarik, membuat kue satu ini selalu disajikan saat lebaran oleh masyarakat Banjar. Bahan untuk membuat kue ini mudah didapat, seperti tepung beras, air pandan dan daun suji, kapur sirih, serta garam. Semua adonan dicampur dan didihkan sambil diaduk hingga kental. Setelah itu adonan bisa dituang pada loyang yang sudah diolesi minyak dan kukus hingga matang. Rasanya yang gurih lezat ini dipotong-potong tipis bentuk wajik. Menikmati kue petah biasanya didampingi oleh saus cocolan yang gurih. Sausnya disebut 'tahi lala' yang terbuat dari santan kelapa kental. Untuk membuat kuahnya juga sangat mudah. Rebus santan kental bersama bersama garam hingga berminyak. Jika ingin disiram diatas kue petah yang matang baru taburi bubuk merica dan bawang goreng. Kue talam khas Kalimantan Selatan ini, mungkin hanya bisa...