Kue petah merupakan sejenis kue basah yang berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kue petah juga sering disebut dengan petah Asia. Memiliki warna hijau yang menarik, membuat kue satu ini selalu disajikan saat lebaran oleh masyarakat Banjar. Bahan untuk membuat kue ini mudah didapat, seperti tepung beras, air pandan dan daun suji, kapur sirih, serta garam. Semua adonan dicampur dan didihkan sambil diaduk hingga kental. Setelah itu adonan bisa dituang pada loyang yang sudah diolesi minyak dan kukus hingga matang. Rasanya yang gurih lezat ini dipotong-potong tipis bentuk wajik.
Menikmati kue petah biasanya didampingi oleh saus cocolan yang gurih. Sausnya disebut 'tahi lala' yang terbuat dari santan kelapa kental. Untuk membuat kuahnya juga sangat mudah. Rebus santan kental bersama bersama garam hingga berminyak. Jika ingin disiram diatas kue petah yang matang baru taburi bubuk merica dan bawang goreng. Kue talam khas Kalimantan Selatan ini, mungkin hanya bisa dijumpai di kota asalnya saja, Banjarmasin. Biasanya sering dijumpai saat bulan puasa. Hampir disetiap sudut kota dan pasar menjual kue satu ini, seperti di pasar wadai atau pasar tradisional lainnya di Banjarmasin. Rasanya yang gurih lembut sangat cocok sebagai sajian berbuka atau menjamu tamu. Konon kue petah merupakan kue yang memiliki pengaruh dari bangsa melayu.
Berikut resep cara pembuatan kue petah khas Banjar ini, antara lain:
Bahan-bahan :
200 gram tepung beras
75 ml air daun suji, dari 30 lembar daun suji dan 2 lembar daun pandan
1 sendok teh air kapur sirih
3/4 sendok teh garam
800 ml air
Bahan Saus:
400 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 lembar daun pandan, diikat
1 sendok makan garam
Cara Membuat Kue Petah:
Sumber: masakandapurku.com
Lokasi Penjual:
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...