Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Timur Surabaya
Kue Lapis Surabaya
- 5 Oktober 2017

Bahan A:

  • 650 gram kuning telur (30 butir kuning telur)
  • 1 butir telur utuh (putih dan kuningnya)
  • 300 gram gula pasir
  • 1 sendok teh vanilla ekstrak


Bahan B: 

  • 250 gram mentega
  • 50 gram margarine 
  • 3 sendok makan susu kental manis


Bahan C (aduk rata):

  • 100 gram tepung terigu protein rendah/sedang
  • 15 gram tepung maizena
  • 20 gram susu bubuk full cream merk apapun 
  • 1 sendok teh baking powder double acting


Bahan D:

  • 2 sendok makan coklat bubuk
  • 1/2 sendok teh pasta coklat 


Bahan E:

  • selai blueberry, atau strawberry atau apricot atau nanas, secukupnya


Cara Membuat: 

  • Panaskan oven, set disuhu 170'C, api atas dan bawah jika anda menggunakan oven listrik. Jika menggunakan oven gas set di api bawah saja. Jika oven anda pendek maka letakkan rak pemanggang di bawah, namun jika oven anda cukup tinggi maka letakkan rak pemanggang di tengah oven. 
  • Siapkan 3 buah loyang ukuran 22x22x7 cm. Olesi permukaan loyang dengan margarine dan taburi dengan tepung terigu, atau alasi dengan kertas baking dan oles permukaan kertas dengan margarine. Sisihkan. 
  • Note: jika anda hanya memiliki 1 buah loyang dengan ukuran tersebut maka panggang cake secara bergantian saja. Cake tetap oke hasilnya.  
  • Siapkan bahan A, masukkan semua bahan A ke dalam mangkuk mikser. Kocok dengan speed rendah hingga tercampur rata, kemudian ganti menjadi kecepatan tinggi dan kocok hingga adonan mengembang, kental, pekat dan berwarna putih pucat (ribbon stage)
  • Cek kekentalan adonan dengan mengangkat adonan dengan pengocok, adonan harus jatuh perlahan dan meninggalkan jejak di permukaan mangkuk selama beberapa detik (tidak langsung menghilang begitu saja dengan sekejap). Sisihkan adonan. 
  • Siapkan mangkuk lainnya, masukkan bahan B. Kocok dengan mikser menggunakan speed sedang hingga lembut dan pucat. Matikan mikser. 
  • Ambil adonan bahan A sebanyak 1 sendok sayur, masukkan ke dalam kocokan bahan B. Aduk perlahan dengan spatula dengan teknik aduk balik secara perlahan hingga tercampur baik, kemudian masukkan sisa bahan A dalam 4 tahapan, dan aduk perlahan dalam setiap penambahan hingga adonan cake tercampur dengan baik.
  • Note: jangan memasukkan adonan A (kocokan kuning telur) ke adonan B (kocokan mentega) secara sekaligus karena akan membuat mentega sulit tercampur dengan baik, akhirnya memaksa kita untuk mengaduk secara berlebihan, akibatnya kocokan telur akan mengempis dan membuat cake menjadi bantat.  
  • Masukkan bahan C ke dalam adonan dalam 2 tahap, dengan cara diayak langsung diatas adonan. Aduk perlahan dengan teknik aduk balik hingga tercampur dengan baik. 
  • Bagi adonan menjadi 3 bagian dengan berat yang sama. Tambahkan coklat bubuk dan pasta bubuk pada 1 bagian adonan, aduk perlahan hingga tercampur rata. 
  • Tuangkan masing-masing adonan ke loyang yang telah disiapkan, ratakan permukaannya. 
  • Panggang selama 30 menit atau ketika cake ditusuk dengan lidi maka tidak ada adonan yang menempel di lidi. Keluarkan cake dari oven, biarkan selama 5 menit di loyang kemudian balikkan ke rak kawat dan lepaskan cake dari loyang. Biarkan hingga cake dingin. 
  • Ambil satu buah cake plain tanpa coklat, olesi permukaannya dengan selai strawberry. Tumpukkan lapisan cake coklat diatasnya. Tekan perlahan dengan telapak tangan hingga dua lapisan cake melekat dengan baik. 
  • Olesi permukaan cake coklat dengan selai strawberry, kemudian tumpukkan sisa cake plain ke atas cake coklat. Tekan perlahan dengan telapak tangan hingga cake melekat dengan kuat. Potong-potong cake dan sajikan.  

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
Lapis Kukus Surabaya Pahlawan
Cake Shop
Tempat yg menyediakan oleh-oleh khas Surabaya, kue lapis kukus original, brownies, choco pandan.
Address: Jalan Jagir Sidomukti IX No. 107, Jagir, Wonokromo, Jagir, Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60244
Phone: 0857-0682-7338

 

Sumber:

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker