Kraton Kasunanan adalah salah satu peninggalan budaya jawa yang terletak di Surakarta, Jawa tengah. Didirikan oleh Pakubuwono 2 pada tahun 1744. Meskipun kraton ini sudah resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia, tetapi kraton ini tetap menjalani beberapa tradisinya seperti upacara adat, tari-tari an sakral, musik, dan pusaka. Upacara adat yang terkenal adalah upacara Grebeg , upacara Sekaten, dan upacara malam Satu Sura. Upacara seperti ini terus dilaksanakan dan merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dilindungi. “Sebagai penduduk yang tinggal di daerah kraton, menurut saya masih berlangsungnya budaya seperti itu dapat mengenalkan kepada generasi baru tentang keberagaman budaya di Indonesia, selain itu disisi ekonomi juga dapat meningkatkan income daerah karena dapat menarik para wisatawan.” Menurut Ulva, salah satu penduduk kampung Baluwarti. Keraton Kasunanan Surakarta juga menawarkan wisata warisan budaya seperti upacara adat, tarian sakral...
Daerah yang berada di selatan Pulau Jawa ini memang sudah terkenal akan lawetnya. Sudah menjadi rahasia umum jika sarang burung lawet menjadi salah satu sumber penghasilan daerah sejak abad ke 17. Hal inilah yang membuat Kabupaten Kebumen mengangkat burung lawet menjadi simbol daerahnya . Secara filosofi makna lawet merupakan pencerminan dari ketekunan dan kegesitan yang penuh dinamika dari rakyat daerah Kabupaten Kebumen dalam usahanya untuk membangun daerahnya. Menjadi ikon dari Kebumen, lawet bertranformasi ke dalam bentuk tarian kreasi yang disebut tari lawet. Berawal dari keinginan dari Bupati Kebumen pada tahun 1989 untuk menampilkan pentas tari massal khas Kebumen dalam rangka pembukaan acara Jambore Daerah Jawa Tengah yang diadakan di bukit perkemahan Widoro, Kebumen. Keinginan Bupati disambut baik oleh Bapak Sardjoko. Seniman asal Klaten ini melakukan survei dan pengamatan untuk obyek refleksi budaya ke pantai selatan Kebumen, tepatnya di daerah Karang Bolong. Karangbolong di...
Candi Mendut merupakan candi yang berada di wilayah Magelang yang bercorak Buddha. Candi Mendut ini merupakan candi paling populer di wilayahnya setelah Candi Borobudur. Candi tersebut terletak di kawasan wilayah percandian di Jalan Mayor Kusen Kota Mungid. Candi ini juga dibangun pada masa periode yang sama dengan candi terpopuler yaitu Candi Borobudur tepatnya pada abad ke-8 di masa Dinasti Syailendra. Jika dilihat dari arah mata angin, candi ini terletak sekitar 38 km ke arah barat laut dari Yogyakarta. Candi ini memiliki tiga buah arca Buddha didalamnya. Jika diteliti lebih dekat dinding-dinding candi ini terdapat hiasan-hiasan relief yang terpahat sangat rapi hingga sekarang. Candi yang memiliki bentuk dasar segi empat ini, berketinggian secara menyeluruh sekitar 26,40 m. Di dinding-dinding luar dari candi ini dapat terlihat Jaladwara atau merupakan saluran pembuangan air dari selasar yang pastinya terlih...
Tradisi Ngemblok merupakan upacara adat sebelum pernikahan dimana pihak calon pengantin perempuan memberikan makanan kepada pihak laki - laki dalam jumlah yang banyak sekali dengan maksud untuk membalas lamaran pihak calon pengantin laki - laki. Tradisi Ngemblok ini masih dilakukan di Daerah Rembang tepatnya Di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem. Tradisi ini masih dilakukan masyarakat setempat sampai saat ini. Tradisi Ngemblok di Desa Tegaldowo ini sangat unik karena prosesinya berbeda dengan daerah lain. Mereka akan menikahkan putra-putrinya dengan cara berpesta- pora yang sangat meriah dengan urutan sebagai berikut: Pertama pihak calon pengantin putra akan melakukan proses ketuk pintu atau pra lamaran kepada pihak calon pengantin putri untuk meyakinkan apakah pihak putri menerima pinangan tersebut. Pada saat ini biasanya yang datang hanya kedua orang tua dan calon pengantin putra sendiri. Kedua pihak calon pengantin putri akan membalas lamaran dari pihak calon pengantin pu...
DESA WISATA JARUM BAYAT Apa yang terfikir ketika mendengar nama Desa Wisata Jarum Bayat? Pasti yang terbayang ialah desa penghasil jarum, tapi ternyata bukan. Desa Jarum merupakan salah satu desa di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten Jawa Tengah yang sebagian besar warga desanya memiliki matapencaharian berkaitan dengan batik, entah itu sebagai produsen batik, pedagang batik, pemasok batik ke pasar-pasar, buruh batik, dsb. Ya, disini bisa dibilang salah satu desa penghasil batik di kota Klaten, batik khas Bayat. Desa Jarum salah satunya, desa tersebut adalah sebuah desa kecil yang terletak di Kecamatan Bayat,Klaten. Pada tahun 2013,desa tersebut dinobatkan sebagai desa wisata,karena di desa Jarum memiliki potensi daerah yang menjanjikan,yang sebagian besar adalah pengrajin batik,yaitu batik tulis kain dan batik kayu. (PPID PRO...
Nasi penek merupakan masakan yang mengkombinasikan nasi dengan sayur lodeh nangka dan daging atau jeroan ayam yang dibungkus menggunakan daun pisang. Tidak ada yang tahu secara pasti kapan makanan ini pertama kali muncul dan dikenalkan. Namun, nasi penek sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Bahkan sebagian mempercayai kalau nasi penek menjadi asupan energi tentara republik yang berjuang di wilayah selatan Purworejo. Nasi penek pertama kali dibuat di Pedukuhan Ngandul Desa Jenar Wetan Kecamatan Purwodadi. Nasi penek ini dibuat sangat tradisional tanpa menggunakan penyedap rasa. Memasaknya juga khusus menggunakan kayu bakar sehingga menimbulkan aroma yang khas pada masakan tersebut. Nasi penek tergolong menu masakan langka. Saat ini hanya tersisa tidak lebih dari lima pedagang yang menjajakan menu itu di sejumlah pasar tradisional wilayah Kecamatan Purwodadi dan Ngombol. Menu tersebut terjangkau masyarakat kelas menengah ke bawah karena hanya dijual antara Rp 4.000 - R...
Capeng adalah makanan khas Kota Temanggung, Jawa Tengah. Makanan ini tidak dapat ditemukan di toko-toko makanan atau toko roti dan biasanya disuguhkan saat hajatan dan hidangan tamu. Sayangnya, produk ini mulai jarang ditemukan di kalangan masyarakat. Bahan utama capeng adalah pisang. Pisang dicampur dengan telur, gula jawa, santan kelapa, dan tepung lalu dibungkus daun pisang dan dibakar. Ukurannya setipis roti tawar dengan ukuran setengah luasnya lembar roti tawar. #OSKMITB2018
Pada aslinya, usdek adalah sebuah manifesto politik yang dicetus Bung Karno untuk menanamkan nilai-nilai haluan negara kepada masyarakat Indonesia. Adapun butir-butir manifesto politik itu sebagai berikut: Undang-Undang Dasar 1945 Sosialisme Pancasila Demokrasi terpimpin Ekonomi terpimpin Kepribadian Indonesia Nama usdek adalah singkatan kelima poin di atas, dari masing-masing poin diambil huruf paling depan dan digabung menjadi sebuah kata baru. Singkatan usdek ini kemudian ‘diplesetkan’ oleh masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Solo. Dalam versi plesetannya, usdek adalah singkatan dari unjukan, sop, dahar, es, dan kondur. Usdek versi plesetan bukan menunjukkan haluan NKRI, melainkan ikhtisar menu makanan dan minuman yang akan disajikan di sebuah acara syukuran. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan mengingat-ingat menu apa saja yang akan diberikan. Sudah menjadi tradisi masyarakat Jawa untuk mengadakan sesi makan ber...
A. Bahan : 1/2 kg tulang dan Iga, dipotong-potong sesuai selera biasanya agak besar-besar 1/2 kg jeroan, lidah, kuping, dll dipotong-potong kecil B. Bumbu yang dihaluskan : 12 siung bawang merah 6 siung bawang putih 6 cm kunyit 6 butir kemiri 1 butir pala C. Bumbu yang dimemarkan : 4 cm Jahe 4 cm lengkuas 3 batang sere D. Bahan2 lainnya: 4 lembar daun jeruk 4 lembar daun salam 3 cm kayu manis 6 kuntum cengkeh 1 liter air matang 500 ml santan 4 sdm minyak goreng Garam dan kecap manis secukunya E. Cara memasak: 1. Didihkan air dalam panci, rebus tulang dan iga selama 3 menit atau sampai keluar busa-busa dan kotorannya naik. Kemudian tuang busa dan kotoranya lalu angkat tulang dan iga nya, sisihkan. 2. Didihkan kembali air dalam panci dan lakukan hal yg sama untuk jeroan dan lain-lain. 3. Panaskan minyak di wajan lalu tumis bumbu yg dimem...