Pura Giri Kusuma merupakan salah satu dari beberapa pura yang ada di Bogor. Pura ini terletak di Komplek Perumahan IPB Baranangsiang IV Tanah Baru, Bogor, Jawa Barat. Pura ini mulai dibangun pada tahun 1992, dan diresmikan pada tahun 1998. Pura ini memiliki area yang cukup luas dan asri. Pura ini adalah pura umum yang digunakan untuk sembahyang/ berdoa oleh umat beragama Hindu. Biasanya umat Hindu datang dan melakukan persembahyangan bersama di pura ini pada saat upacara keagamaan, seperti Purnama, Tilem, Odalan, Galungan, dan lainnya. Di samping pura ini juga terdapat tempat bel...
Gema Shalawat Al-Alawiyah merupakan Grup Kesenian Sunda yang dipadukan dengan unsur agama Islam. Lagu lagu yang dibawakan umumnya berupa Shalwat Nabi dan lagu yang bernuansa agama islam lainnya. Namun ada juga shalawat versi bahasa sunda yang juga menyejukkan hati. Kesenian ini ada di Kampung Pasir Handap, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Alat musik yang dipakai berupa: Celempung Gendang Bedug Kecrek dan kosrek Berdiri tahun 2010, grup kesenian awalnya hanya bermula dari para pemuda dan warga yang ingin melestarikan budaya seni sunda di kampungnya dan menggabungkannya dengan sholawatan. Bermodal paralon dan celempung saja pada awalnya, grup ini terus berkembang dan mendapat bantuan sumbangan dari berbagai pihak sehingga eksis sampai sekarang. Grup Kesenian ini sering tampil di acara-acara islami seperti hari raya umat islam, tampil di acara pernikahan, khitanan dll. Anggota aktif grup ini sampai sekarang ada 11 or...
Hai , nama saya Alya. Saya akan membahas tentang adat ritual Sunda yang biasa disebut Seren Taun. Seren Taun adalah kebudayaan yang berasal dari suku Sunda yang memiliki makna “Seren” yang berarti serah dan “Taun” yang berarti tahun. Sehingga bermakna serah terima dari tahun yang lalu ke tahun yang akan datang , menunjukkan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas semua hasil pertanian yang mereka dapatkan. Upacara ini masih sangat dihormati dan dilakukan sampai saat ini. Saya sempat belajar tentang banyak kebudayaan Sunda di sekolah saya saat berada di kelas 12. Guruku, Bu Dini menjelaskan bahwa upacara ini dilakukan dengan mengharapkan hasil panen yang lebih baik lagi ke depannya, bukan hanya suatu perayaan saja. Ritual dilakukan dengan cara mengambil air suci dari tujuh mata air yang telah dikeramatkan, lalu disatukan ke dalam satu wadah dan didoakan , lalu dicipratkan ke seluruh orang yang hadir agar membawa berkah. Kemudian , mereka melakukan...
Ngaras adalah salah satu bagian dari upacara adat siraman yang artinya mencuci telapak kaki ibu dan bapa. Tujuannya untuk menunjukan rasa sayang anak ke orang tua, dan juga sebagai simbol bakti yang terakhir karena akan menghadapi kehidupan yang baru. Tata cara: Ngacagkeun aisan, diawali oleh calon pengantin perempuan keluar dari kamar Calon pengantin perempuan sujud di pangkuan ibu bapanya sambil mengucapkan "Ema, bapa disuhunkeun wening galihnya, jembar manah ti salira ngahapunten kana sugrining kalepatan abdi. Rehing dina dinten enjing pisan abdi seja nohonan sunah rasul. Hapunten ema, hapunten bapa hibar pangdu'a ti salira." Ibu dan bapa ngejawab sambil mengusap kepala anaknya "Anaking, titipan gusti yang widi. Ulah salempang hariwang, hidep sieun teu tinemu bagja ti ema sareng ti bapa mah, pidu'a sareng pangampura, dadas keur hidep sorangan geulis." Pengantin istri dibawa ke tempat siraman oleh ibu bapanya untuk melaksanakan upacara siraman. Orang tuanya...
Menjelang akhir tahun ajaran dan peringatan hari keagamaan Islam, masyarakat Sukabumi secara bergantian menyelenggarakan prosesi ngarak. Ngarak merupakan kegiatan yang dilakukan dengan berjalan kaki mengelilingi dusun atau kecamatan. Beberapa menggunakan iringan musik tradisional adapula yang menggunakan grup musik drumband. Prosesi dimulai pada pagi atau siang hari. Partisipan yang merupakan pelajar dan masyarakat berbondong-bondong memenuhi area lapang atau jalan dan membentuk sebuah barisan. Masyarakat yang terlibat biasanya akan membuat ogoh-ogoh raksasa, replika tempat ikonik yang ditandu, produk hasil panen, serta memakai kostum unik. Ngarak yang berlangsung selama beberapa jam ini menjadi daya tarik yang ditunggu oleh masyarakat setiap tahunnya karena tak jarang penyelenggara kegiatan mengadakan perlombaan bagi masyarakat yang dapat membuat ogoh-ogoh paling unik. Setelah prosesi ngarak berakhir, kegiatan masih berlanjut hingga menjelang pagi keesokan harinya. para santri yang...
Sejarah Lahirnya Tarling DaftarSB19 Tarling berasal dari kata gitar dan suling. Kalau mendengar kata gitar tentu bukan alat musik asli dari Indonesia. Karena gitar berasal dari Eropa dan masuk ke Indramayu melalui jalan perdagangan di Bandar Cimanuk atau Pelabuhan Cimanuk. Belanda berkuasa di Muara Cimanuk dengan membangun Stasiun kereta terakhir di Paoman berasal dari kata Pa Omahan yang artinya Pemukiman, Gudang Beras Bramasta di Bawah Randu Gede Sebelah Timur Sungai Cimanuk dan Sebelah barat pusat pemerintahan Belanda pada abad 16. Saat itu Belanda memperkenalkan irama stambul setelah sebelumnya membawa tanjidor (jidur) selama beberapa ratus tahun. Dikisahkan pada masa penjajahan Belanda mendekati akhir kekuasaannya, ada seorang bangsa Belanda yang memiliki gitar yang terjatuh dan rusak. Kemudian gitar tersebut dibetulkan oleh kalangan masyarakat pribumi ahli kayu di desa Kepandean Indramayu yang merupakan nenek buyutnya Pak Sugra, warga Desa Kepandean, yang hingga akhir...
Lais, pemainan Lais, atau kesenian Lais adalah salah satu kesenian yang berasal dari Garut. Lais ini dimainkan dengan menggunakan dua batang bambu sepanjang 12 meter sampai dengan 13 meter, seutas tali tambang, dan iringan musik dari para nayaga. Jumlah pengiring Lais ini biasanya terdiri dari pemegang dogdog yang berjumlah 4 orang, seorang pemain lawak, dan pemain terompet. Pemain Seni Lais melakukan atraksi akrobatik diatas tali yang dihubungkan di antara kedua batang bambu tadi, dari mulai berjalan, tiduran dan bersantai, hingga membelah buah kelapa dengan goloknya. Semua ini dilakukan tanpa alat pengaman apapun. Walapun begitu, pemain Lais tidak tampak takut, malah seringkali bertingkah lucu sekaligus mendebarkan. Lais ini mirip-mirip dengan akrobat dan pertunjukannya kental dengan unsur magis dan ghaib. Tidak jarang orang menyebut pementasan Lais ini sangat berbahaya. Karena tingkat bahayanya itulah, kesenian Lais ini selalu mengundang decak kagum penonton. Menurut sejarahnya, L...
Seni Nyiblung adalah seni musik yang berasal dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sejak dahulu, Nyiblung sering dimainkan oleh masyarakat setempat yang sedang beraktivitas di sekitar kolam ikan dewa di Desa Cigugur atau sering disebut Balong Girang (Kolam Girang). Cara memainkannya adalah dengan cara mengatur sedemikian rupa posisi jari-jari tangan kemudian mendorong tangan kearah permukaan air. Nyiblung tidak dapat dimainkan dengan mudah, perlu keahlian khusus untuk memainkannya karena bisa dibilang lumayan sulit. Perlu mencobanya berulang-ulang agar terbiasa mengatur ritme dan momentum tangan saat menyentuh permukaan air, selain itu posisi jari-jari tangan juga harus diatur agar menghasilkan suara yang diinginkan. Suara yang timbul dari musik air ini terdengar seperti suara gendang, sehingga jika melakukannya dengan benar, pemainnya tinggal mengatur ketukan agar suara yang dihasilkan dapat dirangkai menjadi alunan musik yang enak didegar. Saat ini Nyiblung sudah jarang dimainkan o...
Sasapian, istilah dalam Bahasa Sunda yang berarti Sapi-sapian, adalah satu pertunjukkan kesenian tradisional yang kerap dimainkan oleh sejumlah warga di Kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Sesuai dengan penamaan pertunjukkan ini, materi yang ditampilkan adalah replika dari hewan berjenis sapi. Replika sapi ini rangkanya terbuat dari potongan kayu dan bodinya dilapisi kertas atau kardus bekas. Setelah rangka dan bodinya terbentuk, selanjutnya dicat sesuai dengan warna kulit sapi. Umumnya berwarna hitam. Di bagian bawah atau di bagian perut sapi, sengaja dilubangi agar orang bisa masuk sekaligus untuk bisa mengendalikan replika sapi tersebut. Selain replika sapi dan orang yang mengendalikannya, ketika ditampilkan kesenian tradisional ini juga dilengkapi tetabuhan yang dimainkan oleh sejumlah orang. Alat musik yang dimainkan antara lain, calung, pianika, kendang, dan gong. Jadi, sasapian ini sekurangnya biasa dimainkan oleh tujuh...