Pengobatan secara medis tentu bisa dibilang sangat mahal. Langkanya sumber daya manusia dan kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan membuat akses pengobatan sangat susah untuk dijangkau oleh beberapa lapisan masyarakat. Tetapi, penyakit dan kecelakaan adalah hal yang tidak bisa dihindari oleh siapa pun. Kenyataan ini membuat banyak masyarakat yang dilanda musibah kecelakaan seperti patah tulang dan otot terkilir untuk mencari pengobatan alternatif untuk menyebuhkan bagian-bagian tubuh mereka yang sakit. Salah satu tempat pengobatan alternatif yang sudah legendaris di daerah Jakarta dan sekitarnya adalah pijat patah tulang Haji Naim. Walaupun Haji Naim sangat identik dengan masyarakat Jakarta dan sekitarnya, Haji Naim menguasai ilmu pijat patah tulang yang berasal dari Cimande. Terletak di Jawa Barat, Cimande sangat terkenal dengan ilmu bela diri silat dan pengobatan pijat patah tulang. Haji Naim adalah seorang ahli pijat patah tulang dari sekian banyak ahli-ahli yang bisa diju...
Arak - arakan atau biasa orang menyebutnya dengan Memayu Buyut Trusmi adalah suatu acaraatau kegiatan yang diadakan tiap tahun sekali. Kegitana ini menampilkan beraneka ragam pertunjukan dan kreativitas warga Cirebon. Biasanya arak-arakan diadakan pada hari minggu subuh ( 1 hari sebelum penggantian welit makam Ki Buyut Trusmi) dan berakhir pada pukul 9 atau 10 pagi. Rute arak - arakan sendiri biasanya dimulai dari desa Trusmi Wetan - Trusmi Kulon - jalan Raya Plered - Panembahan - kembali ke Trusmi. Pertunjukan pertama dalam tradisi ini adalah balapan atau pacuan kuda. Atraksi ini dimulai setelah subuh. Pacuan kuda sempat menimbulkan pro dan kontra, pasalnya tahun 2017 lalu, seekor kuda beserta jokinya menabrak seorang ibu yang hendak menyebrang dalam kecepatan yang lumayan cepat. Sontak kuda langsung terjatuh dan mengalami luka yang cukup parah hingga pemiliknya pun memutuskan untuk menyembelih kuda langsung pada saat itu. Joki dan ibu pun turut menjadi korban dan segera ditang...
Pada tahun 1950an seorang kareografer bernama Raden Tjetjep Somantri menciptakan gerakan Tari Merak. Beliau mengimplentasikan kehidupan burung Merak dalam gerakan tari tersebut. Utamanya tingkah merak jantan yang mengembangkan bulu ekornya ketika ingin memikat merak betina. Gerakan merak jantan tersebut tergambar jelas dalam Tari Merak. Seiring perkembangan jaman, Tari Merak Jawa Barat telah mengalami perubahan dari gerakan asli yang diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri. Yaitu oleh Dra. Irawati Durban Arjon yang menambahkan beberapa koreografi ke dalam Tari Merak versi asli. Dalam pertunjukannya, biasanya tari merak ditampilkan dengan cara berpasang-pasangan. Masing-masing berperan sebagai burung merak jantan dan burung merak betina. Dengan musik pengiring gending macan ucul, maka penari mulai menggerakan tubuhnya dengan gemulai layaknya tingkah laku burung merak. Gerakan merak yang sangat indah dan mempesona membuat suasana penuh keceriaan dan keistimewaan tersendir...
Pada era modern ini, sudah tidak jarang kita temukan adanya percampuran kebudayan akibat dari perkawinan antar dua individu yang menganut budaya yang berbeda. Sebagian besar masyarakat sudah banyak yang pikirannya terbuka untuk menerima ada nya budaya lain yang masuk dalam lingkup sosialnya. Namun tentu saja masyarakat Indonesia masih belum terlepas sepenuhnya dari pengaruh mitos dari kebudayaannya. Salah satu dari sekian mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat masing - masing budaya adalah mitos bahwa orang berdarah Sunda dilarang untuk memperistri atau menikahi orang yang berdarah Jawa. Masyarakat Sunda memiliki kepercayaan bahwa menikah dengan orang Jawa, maka pernikahannya akan bernasib tidak baik, dimana hidupnya tidak bahagia, jatuh miskin, dan tidak langgeng hingga berujung pada perceraian. Mitos ini sendiri bukanlah sebuah tradisi ataupun cerita rakyat belaka. Mitos dilarangnya orang Sunda untuk menikahi orang...
Selain terkenal dengan ragam budayanya, Indonesia juga terkenal dengan ragam kulinernya. Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas daerahnya masing-masing. Tetapi ada juga makanan yang banyak dibuat ragamnya di beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya yaitu bubur. Siapa yang tidak tahu bubur ? Pasti semuanya sudah mengenal makanan yang berbahan dasar beras ini. Bubur memiliki bebagai macam varian rasa dan penyajian. Di Indonesia sendiri bubur memiliki banyak ragam sesuai dengan ciri khas daerah masing-masing, seperti Bubur Jakarta, Bubur Bandung, Bubur Indramayu, Bubur Cirebon, dan masih banyak lagi. Bubur dari daerah-daerah tersebut memiliki cita rasa dan keunikan masing-masing. Tahukah kalian bahwa ada salah satu daerah di Kabupaten Karawang yang memiliki resep bubur yang khas? Cilamaya adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Karawang yang memiliki resep tersendiri dalam membuat bubur.Uniknya, Bubur Cilamaya merupakan bubur khas tanah budaya Cirebon yang berada...
Salah satu kesenian khas Kabupaten Ciamis ialah Bebegig Sukamantri yang memadukan seni tari, seni beladiri, dan seni kriya. Namun pada awalnya, bebegig ini bertujuan untuk mengusir orang dan roh jahat dari wilayah tersebut, agar tidak ada yang mengganggu wilayah yang dipimpin Prabu Sampelur. Bebegig adalah orang-orangan sawah yang mirip dengan manusia. Sedangkan Sukamantri adalah nama daerah asal kesenian tersebut yaitu Desa Sukamantri, Kecamatan Sukamantri. Namun, Bebegig yang satu ini berbeda dengan bebegig pada umumnya, dan beratnya pun bisa mencapai 40 kg. Bahan untuk membuatnya pun berbeda. Jika bebegig pada umumnya terbuat dari jerami, Bebegig Sukamantri ini terbuat dari kayu, bunga bubuay, ijuk pohon kawung, bunga hahapaan, dan daun waregu. Kayu digunakan untuk bagian topeng/kepala. Sedangkan bunga bubuay digunakan sebagai rambut dari bebegig tersebut. Kemudian ada bunga hahapaan, dan daun waregu yang digunakan sebagai aksesoris di kepala. Lalu ijuk dari pohon k...
Manisan Mangga Kebudayaan Indonesia sangatlah beraneka ragam dimulai dari tarian tradisional, lagu, pakaian, ritual, makanan dan masih banyak lagi. Seperti halnya makanan, salah satu makanan kebudayaan indonesia adalah manisan mangga. Mangga merupakan buah tropis yang sering kita jumpai di indonesia. Cara mendapatkannya pun mudah, bisa dibeli di pasar ataupun supermarket. Jenis dari buah mangga sendiri pun beraneka ragam seperti harum manis , gincu , golek. Namun jika ingin membuat manisan mangga disarankan untuk menggunakan mangga yang masih muda. Berikut merupakan cara untuk membuat manisan mangga khas Cirebon: Bahan : Pilih mangga yang masih muda kupas lalu iris tipis-tipis Gula pasir secukupnya Garam secukupnya Cara membuat: Rendam mangga yang sudah diiris tadi kedalam rendaman air garam selama kurang lebih 40 menit Setelah 40 menit, bilas mangga tadi sampai bersih Jika sudah bersih,...
Opak adalah kudapan kering renyah sejenis dengan kerupuk khas Sunda, Jawa Barat. Opak dikenal pertama kali didaerah Sunda Jawa Barat , terutama kawasan Priangan . Bahan dasar berupa tepung beras yang telah dibumbui dicampur dengan air kemudian ditumbuk sehingga berbentuk adonan lunak. Adonan ini kemudian diambil sebagian dan dibentuk lembaran-lembaran tipis. Lembaran ini lalu dikeringkan. Setelah kering, lembaran dipanggang di atas bara api sehingga melunak dan renyah. Penganan ini dapat dimakan sendiri atau mendampingi menu lainnya. Terkadang orang sering tertukar antara opak dengan kerupuk. Opak berbeda bahan dasarnya dari kerupuk. Kerupuk terbuat dari tepung tapioka , sedangkan opak terbuat dari tepung beras yang diberi bumbu garam , gula , dan bumbu penyedap. Opak juga berbeda dengan kemplang. Ada beberapa jenis opak, seperti : Opak Ketan adalah opak khas ...
Kue Satu Kue Satu adalah salahsatu jajanan legendaris di tahun 90-an. Dan pasti hampir di setiap toko menjual kue ini. Asal-muasal mengapa disebut kue satu karena saat proses pembuatannya butuh pengerjaan yang detil sehingga membuat kue ini harus dicetak secara satu per satu, maka kue ini dinamakanlah kue satu. Bahan dasar dari kue ini adalah dominan kacang. Sebenarnya kue satu ini mempunyai nama lain yaitu kue koya jika di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Biasanya kue ini banyak diproduksi saat hari - hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru, Hari Raya Imlek, dan lain-lain. Bahan: 1. Air 2. Tepung Sagu 3. Kacang 4. Gula 5. Garam 6. Vanili 7. Telur Cara Pembuatan: 1. Pertama, sangrai kacang dan buang kulitnya kemudian dihaluskan dengan ditumbuk sampai hancur.. 2. Kemudian, campurkan semua bahan tepung sagu, kacang, gula, garam, vanili dan telur. 3. Setelah itu, aduk...