Anak
5.721 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pacuan Kude
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Aceh

Beragam budaya dan adat istiadat dimiliki oleh Aceh di dataran tinggi Gayo. Salah satu budaya yang disukai warga Takengon adalah lomba pacu kuda atau disebut juga dengan 'Pacu Kude'. Pacuan kuda ala Gayo ini mempunyai keunikan tersendiri, mulai dari nama kuda hingga penunggangnya pun anak kecil di bawah umur 13 tahun. Bukan hanya itu,  penungang atau joki cilik ini pun tidak mengenakan plena, melainkan hanya memegang sebuah rotan di tangan. Tradisi ini diselenggarakan di saat hari-hari besar saja, seperti memperingati hari 17 Agustus dan memperingati hari jadi kota Takengon. Konon pada zaman dahulu, pacuan kuda ini adalah sebuah pesta rakyat Gayo semasa dijajah oleh Belanda dan sempat diselenggarakan untuk memeriahkan ulang tahun Putri belanda yang bernama Putri Wilhelmina pada masa itu. Sekarang balap kuda itu pun dijadikan momentum untuk  bersilaturahmi antarpecinta kuda masyarakat di tiga Kabupaten Kota yakni, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gay...

avatar
OSKM18_16718250_MUHAMMAD HARYANDA ALFARISI
Gambar Entri
Nani Arsik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

 Terdapat banyak makanan khas Batak yang masih jarang terekspos, seperti sambal andaliman, naniura, dan kini masakan nani arsik. Ikan arsik adalah kuliner tradisional khas Toba yang kaya dengan bumbu dan rempah. Makanan ini kaya akan cita rasa tinggi, tetap sehat, dan alami, serta tidak mengandung MSG. Penamaan makanan Batak sebagian besar didasarkan pada proses memasak. Nani arsik berarti dimarsikkan atau dikeringkan. Dengan kata lain, dekke nani arsik, ikan yang dimasak terus-menerus sampai kuahnya kering, bumbunya menyerap ke ikan mas tersebut. Jika proses memasak benar, nani arsik dapat bertahan 2 hari tanpa basi. Selain nani arsik, masakan khas batak lain yang dinamakan berdasarkan proses memasaknya antara lain na tinombur, na niura, dan na nigota. Nani arsik adalah makanan yang menjadi bagian dari adat Batak yang memiliki cerita dari mulai kelahiran, perkawinan, hingga meninggal. Nani arsik penting dalam upacara adat Batak terkait dengan siklus kehidupan. Angk...

avatar
OSKM_19818129_Ruth Anggreyni
Gambar Entri
Asal Muasal Siagian
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai asal usul marga Siagian dan Pardosi. Marga Pardosi berasal dari marga Siagian dan siagian mempunyai saudara Panjaitan,Silitonga,dan Sianipar. Siagian terbagi menjadi dua, yaitu Siagian Padean Duri dan Papaga Lote. Pardosi merupakan keturunan Siagian Papaga Lote. Di sebuah daerah disekitar Porsea, tinggal dua orang kakak beradik. Karena ada yang mau diperbaiki sementara alat berupa pahat tidak ada, maka sang adik yaitu Op. Dongan meminjam pahat kepada kakaknya. Akan tetapi tanpa diketahui dengan jelas apa penyebabnya pahat tadi hilang. Kakak dari Op. Dongan tadi menuntut agar pahatnya dikembalikan. Karena dicari kemana-mana tak ketemu juga, maka sang adik berniat untuk menggantinya. Akan tetapi Sang kakak tidak mau menerimanya. Walau sudah dibujuk berkali-kali, tetap saja sang kakak meminta pahat yang asli harus kembali dan tidak mau diganti.   Pada akhirnya pahat tersebut ditemukan. Namun yang anehnya, yang menemukan pah...

avatar
Oskm18_19718004_emmanuel
Gambar Entri
Ucing kub
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

      Ucing Kub adalah sebuah permainan tradisional anak-anak di kawasan Jawa Barat,Di Era ini mungkin sudah jarang sekali yang memainkan permainan ini,realitanya anak-anak sekarang lebih memilih untuk bermain gadget dibandingkan bermain bersama teman-teman disore hari seperti dahulu kala.         Ucing dalam bahasa sunda artinya adalah kucing sedangkan kub bisa diartikan dengan meletakan tangan di dada dengan posisi menyilang,permainan sunda biasanya banyak menggunakan kata ucing,misalnya ucing-ucingan,biasanya penggunaan kata ucing ini didefinisikan dengan permainan yang berlari-lari.Permainan ucing kub dimainkan oleh paling sedikit 3 orang,semakin banyak orangnya akan semakin seru.Teknis permainan ini adalah diawali dengan hom pim pa,yaitu menentukan siapa yang menjadi ucing nya(yang mengejarnya) lalu pemain langsung berlarian tetapi  ucing tidak bisa menangkap pemain yang meneriakan "kub" sembari memnyilangka...

avatar
OSKM18_SBM_Sistha Drasthya
Gambar Entri
Semanggi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Semanggi Semanggi merupakan makanan ikonik yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Rasa yang unik serta harganya yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Semanggi merupakan salah satu makanan khas yang mungkin sampai kapanpun tidak akan pernah hilang. Namun, seiring perkembangan zaman, penjual semanggi semakin sedikit karena lambat laun penjual semakin tua dan tidak berdagang kembali. Berbeda dengan Lontong Balap yang banyak diwariskan kepada anak penjualnya sehingga masih banyak penjual Lontong Balap di Surabaya. Semanggi mungkin dianggap sebagai makanan kelas bawah karena harganya sangat terjangkau sehingga sampai sekarangpun tidak pernah ada penjual semanggi yang berjualan di dalam mall. Zaman sekarang lebih banyak orang yang memilih mengkonsumsi makanan dari negara lain dibandingkan makanan lokaI Indonesia. Kondisi ini berlawanan dengan zaman dahulu yang masyarakatnya sangat cinta kepada semanggi hingga muncul lagu yang berjudul Semanggi Suroboyo y...

avatar
OSKM2018_16418100_Rizqi Dharma Hendrawan
Gambar Entri
Koloan, Budaya Khitan Banyuwangi
Ritual Ritual
Jawa Timur

Dikenal sebagai Kabupaten yang mendiami ujung timur pulau Jawa, Banyuwangi memiliki sebuah ritual yang tak kalah unik dengan ritual lain. Ritual ini disebut Koloan, yang berarti jebakan. Koloan sendiri dilaksanakan ketika seorang anak laki-laki akan menjalani prosesi sunat atau khinat, hal ini bertujuan agar sang anak siap dan tidak merasa takut ketika akan disunat. Dalam tradisi Koloan, terlebih dahulu sang anak harus ditetesi darah ayam oleh dengan bertelanjang dada duduk di atas kursi kayu kecil, di depannya terdapat beberapa sesaji. Sang pemimpin lalu berdoa dengan menggunakan bahasa tradisional setempat, Bahasa Osing, sambil mengusapkan bedak di wajah si anak. Kemudian seekor ayam jago warna merah disembelih. Ayam yang dipilih harus berbulu merah dan belum kawin. Darah segar yang keluar dari leher ayam diteteskan di atas kepala si anak dalam beberapa menit hingga ayamnya mati. Penyembelihan ayam disimbolkan seperti pengorbanan Nabi Ismail oleh Nabi Ibrahim. Diharapkan s...

avatar
OSKM18_16418309_Muhammad
Gambar Entri
Asal Mula Tradisi Klothekan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tradisi Klotekan ini berasal dari Tanah Jawa dan Bali yang dilakukan dengan memukul lesung, kentongan dan/atau batang pohon kelapa pada saat gerhana bulan atau Matahari. Tradisi ini sudah mulai luntur, namun masih dilakukan di Gunungkidul, Jogjakarta. Seperti yang dituturkan oleh sesepuh dari Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Mbah Jo, "Masyarakat disini percaya tentang fenomena gerhana matahari dan bulan ialah adanya raksasa yang memakan matahari,". "Kami mempersiapkan teropong dan kentongan untuk melestarikan tradisi dari nenek moyang ini. Tradisi ini dapat dimaknai dari sisi budaya, bahwa nenek moyang memiliki budaya yang kaya. Salah satunya tradisi kentongan ini," ujar Mbah Jo. Diceritakan bahwa pada zaman dahulu terdapat sesosok raksasa atau masyarakat Jawa biasa menyebutnya dengan sebutan 'Buto' yang bernama Kala Rahu. Kala Rahu merupakan anak dari Dewi Sinhika dan Maharsi Kasyapa. Rahu dengan Bathara Wisnu adalah satu ayah beda ibu sehing...

avatar
OSKM18_16418158_VIGO DENIS RADESTIAN
Gambar Entri
Warisan Kebudayaan Bedog Galonggong
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Warisan Kebudayaan Bedog Galonggong Indonesia memiliki banyak kebudayaan, beraneka ragam kebudayaan tersebar luas di pelosok pelosok nusantara. Mulai dari kebudayaan agama, kebudayaan adat, kebudayaan pakaian, kebudayaan alat-alat/senjata, sampai kebudayaan makanan. Setiap kebudayaan memiliki sejarah masing-masing dalam terbentuknya kebudayaan tersebut sehingga kebudayaan yang ada sangat perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh generasi muda saat ini, agar kekayaan budaya yang dimiliki indonesia selalu terlihat dan dipandang oleh negara lain. Sebagai contoh saya akan memperkenalkan warisan kebudayaan bedog Galonggong (ataupun dalam bahasa indonesia biasa di sebut golok) yang berasal dari daerah Manonjaya, Kab. Tasikmalaya, Jawa barat. Bedog galonggong merupakan senjata jaman dulu ataupun menyerupai sebuah pisau dengan ukuran lebih besar yang digunakan untuk memotong sesuatu. Bedog galonggong masih digunakan oleh masyarakat Manonjaya terutama daerah Galonggong biasanya hanya digunakan...

avatar
Fajar290
Gambar Entri
Nugal
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Nugal berarti menanam padi. Nugal merupakan budaya unik peninggalan nenek moyang  Suku Dayak Tunjung  karena memiliki makna filosofi kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan yang dilakukan adalah menanam padi di ladang secara gotong royong oleh masyarakat sekampung termasuk tetangga maupun keluarga setelah pembukaan ladang selesai. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama baik laki-laki maupun perempuan yang berasal dari berbagai kalangan usia. Umumnya, laki-laki bertugas melubangi lahan untuk benih padi dengan menggunakan tongkat kayu (biasanya ulin dan bengkirai) yang ditajamkan ujungnya, sedangakan perempuan bertugas memasukkan benih padi ke lubang yang telah disiapkan. Lubang tugal tidak ditutup, dibiarkan terbuka, namun seiring berjalannya waktu lubang tersebut akan tertutup oleh tanah akibat aliran air hujan pada permukaan tanah. Anak-anak biasanya hanya turut meramaikan saja sambil bermain di area sekitar lahan. Nugal diawali dengan menyiapkan dan membersih...

avatar
OSKM18_16918061_Kevin Aditya Nugratama