Adat Nusantara
165 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Upacara masa kehamilan - Suku Nuaulu (Maluku)
Ritual Ritual
Maluku

Nuaulu adalah salah satu sukubangsa yang ada di Provinsi Maluku, Indonesia. Mereka mendiami salah satu pulau yang tergabung dalam provinsi tersebut, yaitu Pulau Seram yang termasuk dalam wilayah Maluku Tengah. Di kalangan mereka ada suatu tradisi yang termasuk dalam upacara lingkaran hidup individu, yaitu upacara yang berkenaan dengan masa kandungan seseorang apabila telah mencapai usia sembilan bulan. Kehamilan bagi masyarakat Nuaulu dianggap sebagai suatu peristiwa biasa, khususnya masa kehamilan seorang perempuan pada bulan pertama hingga bulan kedelapan. Namun pada saat usia kandungan seorang perempuan telah mencapai sembilan bulan, barulah mereka akan mengadakan suatu upacara. Upacara baru diadakan pada usia kandungan telah mencapai sembilan bulan karena masyarakat Nuaulu mempunyai anggapan bahwa pada saat usia kandungan seorang perempuan telah mencapai 9 bulan, maka pada diri perempuan yang bersangkutan banyak diliputi oleh pengaruh roh-roh jahat yang dapat menimbul...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Tenun Tanimbar
Motif Kain Motif Kain
Maluku

Tenun Tanimbar Maluku umumnya dihasilkan oleh para penennun perempuan yang tersebar hampir di semua desa di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kebanyakan motif berci khas garis vertical cuku besar yang diselingi corak. Biasanya diadopsi dari bentuk hewan dan tumbuhan. Dalam buku Kain Tenun Sebagai Pengetahuan Tradisional Masyarakat Hukum Adat Maluku, Sarah S. Kauhaty menyebut ada empat puluh satu ragam corak dengan berbgai makna dalam tiap corak. Diantara motif yang terdapat pada  tenun Tanimbar Maluku adalah pohon, manusia, ikan, katkatan (alat tenun), vatvedan (penyumbat), bunga – bungaan, sair sirakas (bendera bergerigi), siaha (anjing), kembang jambangan, niri (lebah) dan lain – lain.

avatar
Chairunissa Manoto
Gambar Entri
Sasi
Ritual Ritual
Maluku

Sasi merupakan aturan adat yang menjadi pedoman setiap warga masyarakat Maluku dalam mengelola lingkungan termasuk pedoman pemanfaatan sumber daya alam.   Sasi laut disebut juga sebagai sasi labuan. Tradisi sasi laut melarang menangkap suatu jenis hewan atau tanaman untuk selama waktu tertentu. Misalnya sasi untuk ikan lompa (di Haruku), kelapa, bialola (sejenis kerang laut) dan teripang (di Kepulauan Kei). Setelah masa larangan berakhir, masyarakat Maluku dapat menangkap lagi ikan-ikan tersebut.

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tradisi Sasi
Ritual Ritual
Maluku

·         Sasi  ;  penetapan   larangan   untuk   mengeksploitasi  sumberdaya  alam  tertentu dalam  periode waktu tertentu.       Ada 3 hal penting dalam ketentuan “hukum adat sasi”, yaitu ; 1.      Terdapat  larangan  memanfaatkan sumberdaya alam dalam jangka waktu tertentu untuk  memberi kesempatan kepada flora dan fauna untuk memperbaharui dirinya memelihara kualitas dan memperbanyak populasi sumberdaya alam tersebut. 2.      Ketentuan  sasi   tidak  saja  mencakup  lingkungan  alam, tetapi  juga  lingkungan sosial dan lingkungan buatan manusia.  Misalnya, melarang masyarakat bepergian keluar  desa  karena alasan  tertentu,  melarang   bentuk-bentuk   keramaian ...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Hukum Belo
Ritual Ritual
Maluku

Hukum Belo terkait dengan perlindungan ekosistem dari eksploitasi.  Dalam Hukum Belo kita juga diajarkan untuk melindungi ekosistem dengan menanam Belo (tiang / saham) sebagai penanda dan pelindung lingkungan sekitar pasak. Belo telah dimasukkan dan diikat dengan daun pohon kelapa itu sudah ketentuan bahwa pohon dan alam sekitarnya tidak harus dirusak oleh siapa pun. Di wilayah Maluku hukum adat adalah hukum yang berlaku saat menebang satu pohon sagu maka kita harus memiliki 10 anak sagu sebagai penggantinya. Ada juga aturan untuk tidak membuat keributan di hutan ketika pohon-pohon berbunga, karena akan mengganggu proses pembuahan dan hubungan akan jatuh.

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Sasi
Ritual Ritual
Maluku

Sasi dapat diartikan sebagai larangan untuk mengambil hasil sumber daya alam tertentu sebagai upaya pelestarian demi menjaga mutu dan populasi sumber daya hayati (hewani maupun nabati) alam tersebut, suatu upaya untuk memelihara tata-krama hidup bermasyarakat, termasuk upaya ke arah pemerataan pembagian atau pendapatan dari hasil sumber daya alam sekitar kepada seluruh penduduk setempat. Saat ini, sasi memang lebih cenderung bersifat hukum adat bukan tradisi, sasi digunakan sebagai cara mengambil kebijakan dalam pengambilan hasil laut dan hasil pertanian. Namun, secara umum, sasi berlaku di masayarakat sebagai bentuk etika tradisional. Sasi tidak berhubungan dengan ritus kelahiran, perkawinan, kematian dan pewarisan, melainkan lebih cenderung bersifat tabu dan kewajiban setiap individu dan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Sasi merupakan adat khusus yang berlaku hampir di seluruh pulau di Provinsi Maluku (Halmahera, Ternate, Buru, Seram, Ambon, Kep....

avatar
Oase
Gambar Entri
Nasi Lapola
Makanan Minuman Makanan Minuman
Maluku

Nasi Lapola merupakan masakan cita rasa nusantara khas Maluku yang sudah sangat tersohor di daratan maluku dan menjadi salah satu masakan favorit di sana. Nasi lapola adalah kombinasi dari olahan kacang tolo yang dicampur dengan beras serta bahan pelengkap lainnya sehingga menghasilkan cita rasa nasi pulen pada lapola. Bahan-bahan Nasi Lapola:   Kelapa (agak muda, parut memanjang), 1 butir Kacang tolo (bersihkan, rendam semalaman), 250 gram Air bersih, 600 ml Daun pandan (robek-robek), 1 lembar Beras (bersihkan, cuci), 500 gam Garam dapur secukupnya Cara Membuat Nasi Lapola:   Rebus kacang tolo samapi menjadi lunak dan cairan bersamanya mengering. Angkat. Selanjutnya rebus air bersama dengan daun pandan hingga mendidih, lalu tambahkan beras yang sudah dibersihkan sebelumnya dan masak dengan api kecil hingga matang dan air menyusut. Angkat. Setelah itu, ca...

avatar
Ziahazkia
Gambar Entri
Acar Kuning - Ambon - Maluku
Makanan Minuman Makanan Minuman
Maluku

Acar kuning adalah salah satu masakan yang terdapat di seluruh pelosok Nusantara. Salah satunya dari Maluku. Sekilas mungkin acar khas Maluku ini mirip acar-acar dari daerah lainnya, tapi ada beberapa bahan dan bumbu yang berbeda, seperti penggunaan rebung sebagai bahan utamanya.   Resep: Bahan 150 g rebung diiris kasar dan direbus sebentar 100 g kecipir muda dipotong 10 bawang merah kecil 3 cabai merah dipotong 1 cm 2 buah mentimun dipotong 1 x 3 cm disisihkan bijinya ½ buah nanas dipotong 2 cm 2 lembar daun salam 2 sdm minyak 1 sdm gula pasir ½ sdt cuka Bumbu Halus 20 butir kenari kupas 6 bawang merah 4 siung bawang putih 3 cm kunyit garam secukupnya 1 cm jahe 1 cm lengkuas ½ sdt terasi bakar   Cara Membuat 1. Bumbu ditumis dengan minyak panas hingga harum lalu masukkan daun salam dan gula pasir, beri...

avatar
Dhika
Gambar Entri
Nasi Lapola
Makanan Minuman Makanan Minuman
Maluku

Nasi lapola merupakan masakan cita rasa nusantara khas Maluku yang sudah sangat tersohor di daratan maluku dan menjadi salah satu masakan favorit di sana. Nasi lapola adalah kombinasi dari olahan kacang tolo yang dicampur dengan beras serta bahan pelengkap lainnya sehingga menghasilkan cita rasa nasi pulen pada lapola. Bagi warga masyarakat luar maluku mungkin masakan nasi lapola terdengar asing di telinga, namun siapa sangka kalau masakan nasi ini memang benar-benar nikmat dan pulen. Anda pun bisa memasak nasi lapola ini di rumah dan rasakan sajian nikmatnya. Untuk dapat memasaknya, ikuti resep cara membuat nasi lapola selengkapnya berikut ini. Bahan-bahan Nasi Lapola Kelapa (agak muda, parut memanjang), 1 butir Kacang tolo (bersihkan, rendam semalaman), 250 gram Air bersih, 600 ml Daun pandan (robek-robek), 1 lembar Beras (bersihkan, cuci), 500 gam Garam dapur secukupnya Cara pembuatan 1. Rebus kacang tolo samapi menjadi lunak dan cairan bersama...

avatar
Niafauzi