Anak
5.722 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Makam Batu Layar
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Makam Keramat Batu Layar   Lombok tak hanya cocok untuk tempat wisata alam. Ada pula berbagai tempat wisata religi seperti Makam Batu Layar. Kabarnya, komplek makam ini menjadi lokasi peristirahatan seorang syekh yang pernah menyebarkan agama Islam di Lombok. Makam Batu Layar ada di kawasan Senggigi, Lombok Barat, NTB, tak jauh dari Pantai senggigi. Makam tersebut menjadi tempat peristirahatan seorang penyebar agama Islam, yang diyakini bernama Syekh Sayid. Makam ini pun dikeramatkan oleh warga Lombok. Makam ini tampak cukup luas dengan pintu masuk di bagian depan dan belakang. Banyak turis dari anak kecil sampai orang dewasa mengunjungi area sekitar komplek makam.   Biasanya, makam akan sangat ramai dengan para peziarah saat Lebaran Topat, sekitar 10 hari setelah Idul Fitri. Lebaran ini umumnya memang diawali dengan ziarah ke makam yang dikeramatkan, termasuk Batu Layar. Makam Batu Layar rupanya dianggap keramat kare...

avatar
OSKM18_16318164_Muhammad Farras Hadikusumo
Gambar Entri
Ucing-Ucing
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Ucing - Ucing Ucing-ucing adalah suatu tradisi/ritual yang dilakukan oleh petani. Ucing-ucing dilakukan dengan membuat syukuran kecil-kecilan di sawah yang digarap. Ucing-ucing biasa dilakukan saat padi mulai akan berbuah. Syukuran itu bukanlah untuk dipersembahkan kepada penunggu sawah, melainkan akan dimakan lagi oleh para petani. isi dari bakul ucing-ucing biasanya nasi putih, urap, kedelai goreng,telur rebus, kupat-lepet dan jajanan pasar. Tujuan dari upacara adat ini adalah sedekah agar harapannya hasil panen berikutnya dapat lebih baik, dan juga mengingatkan kita agar tidak membuang-buang nasi secara sia-sia.Para petani biasanya akan mendoakan sesaji yang dibawanya setelah itu akan dibagikan dan dimakan disawah.Saat ini, tidak semua petani melakukan tradisi ucing-ucing. Anak-anak yang dulu suka mengejar-ngejar orang-orang yang membawa bakul ke sawah pun sudah tidak ada. Tradisi ini bisa dikatakan sudah mulai ditinggalkan seiring berkembangnya teknologi #OSKMI...

avatar
OSKM18_19918078_Riko
Gambar Entri
Adat Pernikahan Suku Serawai
Ritual Ritual
Bengkulu

Adat Pernikahan Suku Serawai Suku Serawai mendiami wilayah di bagian selatan Provinsi Bengkulu. Tepatnya di wilayah Seluma, Talo, Pino, dan Manna. Suku serawai memiliki banyak ciri khas, mulai dari bahasa daerah yang terdiri dari beberapa dialeg sampai kuliner tempoyak atau dikenal dengan nama sambal durian. Suku Serawai juga memiliki adat istiadat dalam hal perkawinan yang diberlakukan bagi orang dari dalam maupun luar suku serawai yang ingin meminang gadis serawai. Adat pernikahan suku serawai ini saya rangkum dari wawancara melalui telepon dengan seorang wanita suku serawai. Berikut rangkumannya: Dalam pernikahan suku serawai, baik antarsesama maupun berbeda suku yang melibatkan pihak perempuan maka akan terjadi perjanjian atau disebut dengan kulo . Kulo pernikahan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kulo semendo merdiko (perjanjian secara merdeka) dan kulo semendo masuak kampung (perjanjian secara masuk kampung). Berikut perinciannya: Kulo semendo merdiko...

avatar
OSKM_16718361_Nur Muhammad Akbar
Gambar Entri
Budaya Jawa yang Membanggakan, tapi Tidak Banyak Orang Tahu
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Pada zaman modern seperti sekarang ini, kebudayaan Jawa dianggap sudah ketinggalan zaman oleh sebagian generasi muda. Mereka menganggap kebudayaan Jawa sudah tidak relevan jika dibandingkan dengan era yang serba canggih saat ini. Saya telah mewawancarai beberapa rekan saya sesama mahasiswa baru di ITB.Hal pertama yang terlintas di benak mahasiswa ini tentang kebudayaan Jawa yaitu suka pakai blangkon dan medhok (berbicara dengan bahasa dan logat Jawa yang kental). Ada mahasiswa yang berpikiran lain, menurut mahasiswa ini kebudayaan Jawa dianggap jadul (jaman dahulu) atau ketinggalan jauh dari zaman sekarang. Namun, ada kesamaan hal yang terdapat dari mahasiswa yang saya wawancarai. Yaitu mereka menganggap kebudayaan Jawa sudah tidak relevan dengan zaman sekarang. Tapi, kali ini saya akan menyajikan suatu fakta menarik sekaligus membuat kita sebagai orang Indonesia bangga. Perusahaan LOCK&LOCK asal Korea Selatan berkolaborasi dengan Rumah Batik Danar Hadi meluncurkan hot&cool...

avatar
OSKM18_16018318_Verdy Evantyo
Gambar Entri
Nyeupah : Cara Alami Menjaga Kesehatan Mulut
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Nyeupah adalah budaya yang sudah cukup punah di tatar sunda ini. Biasanya nyeupah ini banyak dilakukan oleh nenek atau kakek kita, karena dengan nyeupah ini  dapat membuat gigi menjadi lebih kuat dan utuh.  Selain untuk usia lanjut, anak muda pun khususnya wanita pun bisa nyeupah, karena ini sangat bermanfaat sebagai pewarna merah pada bibir secara alami. Namun seiring berkembangnya inovasi yang lebih praktis seperti pasta gigi dan obat kumur, maka nyeupah pun sudah tak dikenali lagi. Lalu cara melakukan nyeupah sendiri yaitu : Menyiapkan 1-2 lembar daun sirih Lalu rendam batu kapur hingga baunya menghilang dan teksturnya menjadi lebih lembut Oleskan diatas sirih secukupnya Tambahkan gambir ( mengakibatkan warna campuran menjadi merah karena sifatnya antioksidan) Dan terkahir masukan buah kapulaga  Kunyah dan gosokkan secara merata Demikian informasi tentang budaya yang telah pudar di daerahku, semoga kita dapa...

avatar
Luthfiyahjnisa
Gambar Entri
Koin Pepaya
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Koin pepaya merupakan salah satu permainan tradisional yang dilombakan dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan bangsa Indonesia pada tanggal 17 agustus. Permainan ini biasa dimainkan oleh anak anak, baik laki laki maupun perempuan. alat dan bahan yang diperlukan adalah: 1. Pepaya muda 2. Arang yang ditumbuk halus 3. Minyak makan 4. Koin Rp. 200, Rp. 500, dan Rp. 1000 sebanyak yang diinginkan 5. Tali rafia cara membuat: 1. Memasukkan koin rupiah ke dalam pepaya muda (jangan terlalu dalam dan diberi jarak antar koin) 2. Mengoleskan minyak dan arang halus  pada permukaan pepaya muda 3. Mengikat pepaya pada tali rafia dan menggantungkannya pada tiang. Cara memainkan permainan tradisional ini adalah mencari 4 peserta untuk mengikuti lomba ini, dan saat waktu dimulai para peserta berlomba mengambil koin sebanyak banyaknya yang berada dalam pepaya tersebut dengan menggunakan mulut mereka (tangan diletakkan dibalakang) Untuk mengambil koin...

avatar
Oskm18_16318032_reinaldyramli
Gambar Entri
Apa itu Ulos? #DaftarSB19
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Utara

Ulos adalah salah satu kain yang sangat terkenal di Indonesia. Ulos atau biasa disebut kain ulos sangat identik dengan daerah Sumatera Utara, karena kain ini merupakan salah satu kebudayaan khas suku Batak yang mendiami daerah tersebut. Beberapa kain ulos memiliki corak yang mirip dengan songket khas Sumatera Selatan, bahkan cara pembuatannya pun hampir sama menggunakan alat tenun bukan mesin. Mayoritas ulos memiliki warna hitam, putih, dan merah dilengkapi dengan ragam tenunan benang emas atau perak. Namun seiring perkembangan zaman, ulos tidak dibatasi oleh beberapa warna itu saja. Ada banyak variasi warna untuk ulos, seperti ungu, biru, hijau, jingga, kuning, dan lainnya. Pada mulanya ulos digunakan orang Batak sebagai pakaian sehari-hari. Orang-orang dari suku Batak awalnya mengenakan ulos sebagai selendang, sarung, atau ikat kepala. Selanjutnya orang Batak mulai memasuki dunia modern dengan beragam jenis pakaian sehingga ulos mulai jarang digunakan sebagai pakaian sehari-ha...

avatar
OSKM18_16718266_Moses Hubert
Gambar Entri
MITOS RAJA AJI DAN ANAK YATIM (ASAL MULA TIPU TIPU)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Mitos Raja Aji dan Anak Yatim (asal mula tipu tipu) Legenda Dayak Tunjung Tersebutlah kisah seorang Raja bergelar  Aji Rajatn Tonoi Pengeratn Tana Bata Mantiq Bawo Mempeetn Paliiq Temengukng Tanyukng Lahukng , yang hidup di negeri bernama  Tanyukng Lahukng  yang makmur aman dan sejahtera. Mereka hidup dari pertanian tradisional (berladang) dan perdagangan. Raja Aji sering mengadakan pelayaran untuk menjual hasil bumi ke negeri lain. Setiap berlayar Aji sering membawa barang titipan warganya untuk dijual. Mulanya ia berlaku jujur barang titipan itu. Namun lama kelamaan lebih banyak berbuat curang. Suatu hari ia membawa besi tua titipan seorang anak yatim untuk dijual. Setelah pulang ia mengatakan besi tua itu tidak laku untuk dijual karena habis dimakan bubuk. Mendengar keterangan itu si Anak Yatim yang empunya barang menjadi sadar bahwa raja mereka sudah tidakdapat dipercaya lagi. Dengan cerdik si Anak Yatim berkata  :” Baiklah kalau begitu. Se...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Panji Wulung, Sang Raja Muda Cempa
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kacaritakeun aya hiji karajaan, katelah ngaranna Nagara Sokadana. Karajaan anu kamashur ma’mur, kawéntar beunghar ka mana-mana, ceuk paribasa mah réa ketan réa keton. Ari rajana ngaran Prabu Déwakeswari. Raja anu adil jeung bijaksana, sarta nyaah ka sakabéh rahayatna.   Enggoning ngajalankeun pamaréntahanana, Kangjeng Raja dibantuan ku hiji patih, anu ngaranna Patih Lembu Jayéng Pati. Patih anu kakoncara percéka loba kabisa, pinter sarta asak tinimbanganana. Anu matak dipikolot ku Kangjeng Raja. Katambah-tambah kacida satia jeung satuhuna, tara kacatur ngijing sila béngkok sembah.   Kacaritakeun Kangjeng Raja boga selir, Tunjungsari nu asalna ti Balangbangan. Keur geulis téh hadé tata hadé basa deuih. Nu matak kacida dipikaasihna ku Kangjeng Raja. Komi deui basa nyaho Nyi Selir kakandungan mah....

avatar
Ridwan Firmansyah