Anak
5.720 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Toga Sinaga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Toga Sinaga Toga Sinaga sama juga dengan Tugu Sinaga. Toga Sinaga terletak di Huta Sinaga Uruk Negeri Urat Samosir, Sumatera Utara. Di depan gerbang Toga Sinaga terdapat patung harimau. Harimau ini diyakini yang menemani si Boru Pareme dari mengandung sampai melahirkan. Harimau ini yang menjaga dan memberi makan Boru Pareme. Setelah Boru Pareme melahirkan, Toga sinaga diajarkan ilmu bela diri oleh harimau ini . Harimau ini disebut si Telpang karena kaki depan harimau ini cacat. Tulisan pada Toga Sinaga ditulis secara vertikal sesuai dengan Toga dan berwarna emas . Toga Sinaga memiliki tinggi 17 m. Tinggi Toga ini memiliki arti saat perancangan pembangunan Toga Sinaga dilakukan pada saat generasi ke 17 Sinaga. Sinaga dikenal dengan istilah Si Tolu Ompu Si Sia Ama yang artinya Si Tiga Ompu ( Kakek) Si Sembilan Bapak. Istilah Si Tolu Ompu ini dalam Toga Sinaga dilambangkan dengan Batang Tugu berbentuk "Segitiga Sama Kaki", yang artinya yaitu : 1.Sinaga Bonor 2.Sinaga Ratus 3.Sinaga H...

avatar
Oskm_19818022_torangulinasinaga
Gambar Entri
Interpretasi Lagu "Rek Ayo Rek"
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Rek Ayo Rek Rek ayo rek mlaku mlaku nang Tunjungan Rek ayo rek rame rame bebarengan Cak ayo cak sopo gelem melu aku Cak ayo cak nggolek kenalan cah ayu reffrain  : Ngalor ngidul liwat toko ngumbah moto Masio mung senggal senggol ati lego Sopo ngerti nasib Awak lagi mujur Kenal anake sing dodol rujak cingur Jok dipikir angger podho gak duwe sangu Jok dipikir Angger kon podho gelem mlaku Mangan tahu jok dicampur nganggo timun Malam minggu jok podho digawe nglamun Arti Lirik : Rek ayo rek, jalan jalan ke Tunjungan (pusat perbelanjaan) Rek ayo rek, ramai ramai bersama-sama Cak ayo cak, siapa mau ikut aku? Cak ayo cak, cari kenalan cewek cantik   Refrain : (Berjalan-jalan) ke utara, ke selatan, melewati pertokoan (untuk) cuci mata Meski hanya bersenggolan - dengan cewek cantik (tapi membuat) hati lega Siapa tahu nasib badan sedang bagus (Bisa) Berkenalan dengan anak penjual rujak cingur...

avatar
OSKM18_16418150_[Artahsasta] Adi Wicaksana
Gambar Entri
Layangan Sendaren, layangan yang mengeluarkan bunyi
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Layangan Sendaren berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Layangan ini bukanlah suatu layangan biasa, layangan ini terbilang unik karena memiliki bentuk yang indah dan ukuran yang lebih besar daripada layangan biasanya. Selain itu, hal terunik dari jenis layangan ini adalah dapat mengeluarkan bunyi ketika terbang terhembus angin. Jenis layangan ini dapat mengeluarkan bunyi karena pada layangan tersebut dipasang suatu sendaren yang terbuat dari bambu dan tali karung beras. semakin kencang angin berhembus, maka semakin nyaring pula bunyi yang dihasilkan. jika biasanya anak-anak memainkan layangan untuk diadu dengan layangan lain, makan layangan sendaren ini tidak dimainkan dengan tujuan tersebut. Jenis layangan ini dimainkan dengan tujuan dinikmati keindahan bentuk, motif, dan suaranya saja atau dengan kata lain untuk dinikmati keindahannya saja. Bahan - bahan yang diperlukan untuk membuat layangan sendaren ini tidak jauh berbeda dengan layangan lainnya. yaitu seperti Bambu,...

avatar
OSKM18_16418275_Rayhan Amri Fahreza
Gambar Entri
MAKNA TAHAPAN UPACARA PANGGIH PERNIKAHAN ADAT JAWA
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Paggih adalah prosesi pertemuan antara mempelai pria dan mempelai wanita setelah resmi menikah secara agama. Upacara ini dilakukan setelah ijab qabul berlangsung. Panggih memiliki delapan tahapan dimana setiap tahapannya memiliki makna yang berbeda. Setiap daerah di jawa memiliki sedikit perbedaan tahapan dalam upacara panggih, misalnya upacara panggih di Solo dan di Yogyakarta terdapat perbedaan pada tahap ketiga. Upacara Adat Panggih diawali dengan kegiatan Penyerahan Pisang Sanggan dari mempelai pria maknanya memberi tebusan kepada orang tua dari mempelai wanita karena sudah merawat mempelai wanita sejak dalam kandungan hingga dewasa. Pisang Sanggan yang mengandung arti “Sing nyonggo uripe anakku mengko aku Bu” artinya setelah menikah yang bertanggung jawab atas mempelai wanita beralih dari orang tuanya ke suaminya.             Tahap selanjutnya ialah Panggih atau Temu maknanya pertemuan kedua pengan...

avatar
OSKM_19918119_Tiara Annisa Nareswari
Gambar Entri
Budaya Panji yang Mulai Pudar dari Peradaban
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Budaya Panji yang Mulai Pudar dari Peradaban   Cerita Panji  merupakan sebuah karya sastra Jawa periode klasik, yang tepatnya dari era Kerajaan Kadiri (1104-1222). Karya sastra ini berisi kumpulan cerita mengenai kepahlawanan dan cinta yang terpusat pada dua orang tokoh utama, yaitu Raden Inu Kertapati (atau Panji Asmarabangun) dan Dewi Sekartaji (atau Galuh Candrakirana). Cerita tersebut memiliki beragam versi dan menyebar tidak hanya lingkup Indonesia khususnya Jawa, tapi  Kamboja, Myanmar, dan Filipina. Beberapa versi diantaranya Keong Mas, Ande-Ande Lumut,Panji Kuda Sumirang, Panji Kamboja, Panji Serat Kanda, Angron Akung, Jayakusuma, Panji Angreni Palembang, Panji Kuda-Nurawangsa, Ketek Ogleng , Ragil Kuning dan Golek Kencana. Karena terdapat banyak cerita berbeda tetapi saling berhubungan, maka cerita-cerita tersebut dimasukkan dalam satu kategori yang disebut “Lingkup Panji”. Cerita-cerita dalam Lingkup Panji banyak digunakan dalam b...

avatar
OSKM18_16718143_ Mohamad Yayik
Gambar Entri
Kuda Renggong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kuda renggong adalah salah satu kebudayaan yang berasal dari jawa barat, kuda renggong biasa dilakukan dengan cara mengarak/ mengiringi seorang atau beberapa anak yang akan di sunat dengan tati tarian, musik tradisional dan tembang tembang sehingga menjadi seperti parade berkeliling kampung, anak anak kecil yang diiringi oleh parade biasanya didandani seperti seorang gatotkaca atau tokoh tokoh tradisional lainnya. Parade kuda renggong biasanya dilakukan menjelang atau sebelum anak anak disunat, dan mereka akan diantar ke tempat mereka di sunat dengan parade tersebut. Kuda renggong berisi doa-doa, dan penghormatan kepada leluhur dan juga agar anak anak lebih berani menghadapi sunat #OSKM2018

avatar
OSKM_1618128_Wildan Rahmatullah
Gambar Entri
Tradisi Takbir Keliling Demak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Tradisi Takbir keliling di Demak ini selalu dilaksanakan pada malam 1 Syawal(malam Idul Fitri), takbir keliling ini merupakan arak-arakan yang berupa miniatur seperti masjid, gajah, monster, tokoh masyarakat, unta, dan sebagainya yang diiringi musik tradisional. Takbir ini kebanyakan diselenggarakan oleh anak-anak SMA sembari membangun kreativitas mereka, dan telah disiapkan beberapa hari sebelum malam takbiran. Biasanya diadakan semacam kompetisi oleh RT/RW yang mengapresiasi kreativitas mereka dengan memberikan hadiah untuk 3 miniatur yang paling unik. Setiap kali saya menghabiskan lebaran di kampung ibu saya ini, saya selalu keluar rumah dan menyaksikan takbir keliling ini bersama keluarga saya didepan rumah sambil membaca takbir bersama-sama. Saya sangat menikmati malam takbiran saya dengan melihat arak-arakan yang unik dan menarik, apalagi sesekali diselingi oleh suara kembang api yang menghiasi langit menambah antusias para warga yang sedang menyaksikan takbir keliling....

avatar
OSKM18_16718012_Adella Karinza Bella
Gambar Entri
Permainan Beklen
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Permainan Beklen merupakan salah satu permainan tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan yang berumur 6-12 tahun. Jumlah pemain dalam permainan beklen ini biasanya 2 orang atau lebih. Alat yang digunakan dalam permainan ini diantaranya bola bekel dan 10 buah kuwuk. Bola bekel biasanya berdiameter 2-4cm dan berwarna warni. Sedangkan kuwuk berbentuk seperti keong laut yang berukuran kecil. Media yang digunakan hanya lantai yang rata. Cara bermain beklen adalah sebagai berikut. Melempar bola bekel hingga melambung lalu menyebarkan kuwuk di lantai saat bola masih melambung di udara, setelah bola terpantul sekali ke lantai dan kuwuk sudah menyebar, bola bekel harus ditangkap dengan menggunakan 1 tangan. Mengambil kuwuk secara satu persatu, kemudian dua-dua, lalu tiga-tiga, hingga kesepuluhnya diambil sekaligus secara bertahap dengan melempar bola bekel sampai melambung seperti saat memulai permainan. Berga...

avatar
OSKM2018_16018099_ALYA
Gambar Entri
Bale Sigala-gala
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Raden Pinten dan Raden Tangsen adalah ksatria kembar. Kembar rupa, suara, maupun pakaian. Itulah sebabnya mereka sering dipanggil dengan sebutan “Kembar”. Keduanya putra Prabu Pandudewanata (Raja Hastina) dengan Dewi Madrim, putri dari Negeri Mandaraka (adik Raden Narasoma/Prabu Salya). Raden Pinten dan Raden Tangsen merupakan bagian dari Pandawa, menempati urutan keempat dan kelima. Urutan selengkapnya sebagai berikut Raden Dwijakangka, Raden Bratasena, Raden Premadi, Raden Pinten, Raden Tangsen. Pandawa dari akar kata Pandu + Hawa, artinya Putra Pandu. Dalam lakon Bale Sigala-gala, usia Pinten dan Tangsen masih kanak-kanak. Mereka telah ditinggal wafat ayah dan ibunya. Selanjutnya mereka dalam asuhan Dewi Kuntitalibrata. Meskipun bukan anak kandungnya, namun Dewi Kunti sangat menyayangi mereka seperti menyayangi anak sendiri. Sepeninggal Prabu Pandu, negara Hastina diperintah oleh Prabu Destarata. Prabu Destarata ini berputra seratus orang yang disebut Kurawa....

avatar
OSKM18_16418025_Fredericus