Wayang Hihid Wayang Hihid merupakan salah satu bentuk seni tari yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat. Tarian ini seperti tarian wayang biasa, tetapi tarian tersebut menggunakan kipas atau hihid. Hihid ini terbuat dari bambu, bentuknya ini seperti kipas yang digunakan pedagang sate. Hihid itu berarti membawa angin, ada angin hitam dan ada angin putih. Dimana angin putih ini angin yang membawa kebaikan, sedangkan angin hitam ini angin yang membawa keburukan. Tarian Wayang Hihid ini membutuhkan penari minimal enam orang, dimana satu orang itu membawa dua hihid atau dua kipas. Tarian Wayang Hihid memiliki gerakan dasar yang menyerupai gerakan dasar tarian sunda pada umumnya, serta bentuk gerakannya yang lebih sederhana dan energik apabila dibandingkan dengan gerakan tari Jaipong, bedanya tarian tersebut menggunakan kipas atau hihid. Yang unik dari tarian ini adalah...
Cireng merupakan salah satu makanan tradisional yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Cireng merupakan jajanan yang terkenal di bandung karena enak dan harganya yang terkenal murah. Cireng berasal dari kata "aci" yaitu tepung kanji yang merupakan bahan dasarnya, dan "goreng" yang menunjukkan kalau makanan ini dibuat dengan cara digoreng. Cireng mirip dengan makanan lainnya yang terbuat dari tepung kanji, yaitu cimol dan cilok. Perbedaannya terdapat pada bentuk dan cara penyajiannya. Cireng berbentuk pipih dan disajikan dengan cara digoreng. Cireng biasa disajikan dengan saus kacang atau saus sambal sesuai dengan selera masing-masing. #OSKMITB2018
Apakah ada yang belum mengenal salah satu tradisi sunda satu ini? Suku sunda sendiri memiliki adat istiadat yang telah diwariskan turun-temurun. Mulai dari upacara adat pernikahan, kehamilan, kelahiran, masa kanak-kanak, kematian dan lain-lain. Salah satu keunikan adat istiadat sunda adalah tradisi babangkongan. Tradisi yang satu ini dilaksanakan pada saat musim kemarau berkepanjangan melanda daerah tersebut. Tradisi babangkongan bisa kita temukan di sebuah desa bernama Cigarukgak, kecamatan Ciawigebang kabupaten Kuningan Jawa Barat. Tradisi ini yang bertujuan untuk meminta hujan agar sawah-sawah tidak gagal panen pada musim kemarau. Biasanya waktu pelaksanaannya dimulai sejak terbenam matahari ( ba’da maghrib ) hingga pukul dua belas malam. Tradisi ini melibatkan seorang pawang, seorang anak yatim laki-laki yang berusia 8-11 tahun, empat orang laki-laki dewasa yang cukup kuat untuk mengangkat anak yatim lalu di arak. Biasanya acara dimula...
Cireng merupakan salah satu makanan tradisional yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Cireng merupakan jajanan yang terkenal di bandung karena enak dan harganya yang terkenal murah. Cireng berasal dari kata "aci" yaitu tepung kanji yang merupakan bahan dasarnya, dan "goreng" yang menunjukkan kalau makanan ini dibuat dengan cara digoreng. Cireng mirip dengan makanan lainnya yang terbuat dari tepung kanji, yaitu cimol dan cilok. Perbedaannya terdapat pada bentuk dan cara penyajiannya. Cireng berbentuk pipih dan disajikan dengan cara digoreng. Cireng biasa disajikan dengan saus kacang atau saus sambal sesuai dengan selera masing-masing. #OSKMITB2018
Ucing udag adalah sebuah permainan yang berasal dari dataran sunda yang bisa dimainkan oleh dua orang pemain atau lebih. Jika dilihat dari arti penyusun frasanya, ucing memiliki arti "kucing" dan udag memiliki arti "udag". Dari sana, kita bisa simpulkan bahwa permainan ini mengacu pada kejar-kejaran dan orang yang mengejar disebut ucing. Ucing udag juga memiliki beberapa jenis, di antaranya, ucing udag biasa, ucing jibeh, ucing kub-bangun dan ucing kub-segar. Ucing udag biasa adalah permainan kejar-kejaran dengan satu pengejar (ucing). Si ucing harus menyentuh pemain yang lain agar dia berhenti menjadu ucing dan orang yang tersentuhlah yang menjadi ucing selanjutnya. Ucing jibeh. Jibeh di sini adalah sebuah akronim dari "beunang hiji, beunang kabeh". Ucing jibeh memiliki keunikan tersndiri, yaitu, si ucing bisa ada banyak. Pada awal permainan si ucing hanya ada satu. Jika dia berhaasil menyentuh pemain lain, dia akan menjadi ucing bersama orang yang disentuhnya. Begitu t...
Tangga Nada Sunda Kita semua pasti telah mengetahui berbagai macam jenis genre musik di seluruh dunia. Sebut saja, jazz, klasik, pop, rock, ska, reggae, maupun genre genre lainnya di seluruh dunia. Apabila kita telisik lebih jauh mengenai unsur unsur dari genre musik tersebut, kita dapat menemukan ciri khas yang menjadi unsur pembeda pada setiap genre musik tersebut, salah satunya adalah pada tangga nadanya. Misalnya, genre musik jazz memakai tangga nada yang bervariasi, namun kebanyakan memaki tangga nada blues mayor dan minor dalam improvisasinya. Genre musik pop memakai tangga nada harmonik dan melodik minor. Hal ini pun berlaku pada genre musik daerah dari seluruh dunia. Sebut saja, musik musik tradisional Arab dan daerah timur tengah memakai tangga nada "double harmonic major", atau seringkali disebut sebagai tangga nada mayor "gipsi" dan tangga nada "byzantium". Penggunaan tangga nada ini menghasilkan suara yang "eksotis" dan terdengar beda dari musik musik...
Taman Sri Baduga adalah salah satu kompleks kolam air mancur yang menampilkan pertunjukan air mancur terbesar di Indonesia.Kompleks kolam air mancur ini terletak di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Taman air mancur ini dilengkapi dengan struktur patung Sri Baduga yang menggambarkan tokoh Sunda, Prabu Siliwangi, dikelilingi oleh sejumlah patung harimau. Dikisahkan bahwa pembangunan taman air mancur ini bermula dari gagasan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, untuk menghidupkan semangat kearifan lokal masyarakat Sunda yang dimiliki oleh Prabu Siliwangi sebagai sosok yang meletakkan dasar-dasar sistem adat masyarakat Sunda. Semangat kearifan lokal yang dimiliki oleh Prabu Siliwangi mencakup menebarkan rasa kasih sayang, toleransi, serta rutin bergotong-royong dalam memimpin masyarakat Sunda membangun Tanah Sunda bersama segenap rakyatnya. Kompleks Taman Sri Baduga dikelilingi oleh pagar dan dilengkapi oleh pilar-pilar setiap jarak beberapa meter. Pada setiap pil...
Setiap tanggal 12 Rabiul Awal kita memperingati Maulid Nabi. Di Kota Cirebon, Maulid Nabi sendiri lebih populer dengan sebutan Muludan. Peringatan Muludan di Kota Cirebon terpusat di beberapa tempat di antaranya Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman. Di kedua keraton tersebut pada bulan maulid banyak sekali dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, yang tentunya juga menarik para pedagang untuk berdagang di sekitar keraton tersebut. Sehingga selama ini atmosfer tradisi Muludan lebih identik dengan suasana pasar tahunan. Tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun silam ini agaknya terlanjur memiliki daya tarik ekonomi yang lebih kuat dibanding daya tarik religiusnya. Sehingga makna Muludan seakan telah mengalami pergeseran dari ritus keagamaan menjadi sekadar pasar tahunan yang dikemas dalam tradisi budaya. Ibarat pepatah ada gula ada semut, di mana masyarakat berkumpul maka daya tarik ekonomi akan berkembang pula di sana. Di wilayah Cirebon sendiri sebenarnya keramaia...
Bagi warga asli Bekasi, tentunya pernah mendengan usut-usut kalau di salah satu sungai besar di kota ini terdapat buaya putih. Bagi kaum millenial, tentunya kita cenderung mengabaikan dan tidak memedulikan cerita-cerita tersebut. Namun, justru dengan legenda-legenda ini lah turut memperkaya kemajemukan budaya sastra di Tanah Air tercinta. Namanya juga cerita rakyat, tentunya kisah-kisah yang di luar nalar itu disebarkan secara turun-temurun. Begitupun ke saya sendiri, yang merupakan warga asli Kota Bekasi. Singkatnya ceritanya seperti ini. Dahulu kala, hiduplah seorang saudagar kaya dan anak gadisnya yang tinggal di Sungai Bekasi. Gadis itu tumbuh menjadi seorang wanita yang cantik dan juga memiliki ilmu yang sangat tinggi dalam hal bela diri. Karena tak kunjung menikah, ayahnya mengadakan sebuah sayembara yang mana apabila calon menantu berhasil mengalahkan Sang Gadis dalam hal bela diri, maka orang tersebut dapat memperistrinya. Berbagai pendekar pun berdatan...