Budaya Indonesia
678 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Dukun Sembur
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Dukun atau yang sering disebut "orang pintar" adalah orang-orang yang dianggap punya kemampuan untuk berkomunikasi dengan dunia spiritual dan membuat mereka dapat menyelesaikan masalah-masalah dalam masyarakat. Dukun sangat terkenal di Indonesia dan sering muncul di film-film tradisional yang menggambarkan kemampuan mereka untuk mengusir arwah, menjampi-jampi, menyembuhkan pasien, dan lain-lain. Salah satu hal yang paling khas digambarkan di film-film tersebut adalah bahwa dukun-dukun tersebut selalu menyembur pasiennya. Alhasil, dukun di dunia modern selalu dihubungkan dengan semburan, hingga ada lagu berjudul "Mbah Dukun" oleh Endang Kurnia yang berbunyi: Ada mbah dukun sedang ngobatin pasiennya..   Konon katanya sakitnya karna diguna-guna..   Sambil komat-kamit mulut mbah dukun baca mantra..   Dengan segelas air putih lalu pasien disembur..   Sungguh terkenal semburannya,...

avatar
Oskm18_16218143_beatrice Brigita Sanusi
Gambar Entri
Anggar-anggaran
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Indonesia adalah negara yang subur kebudayaan. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, setiap sudut dari Indonesia seakan memiliki warna yang berbeda. Salah satu kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia adalah anggar-anggaran, permainan tradisional yang berasal dari Betawi. Alat yang dibutuhkan untuk bermain adalah sebuah anggar yang terbuat dari pelepah pisang. Pelepah pisang digunakan karena mudah dibentuk dan dianggap tidak membahayakan. Cara membuat anggar dari pelepah pisang juga tidak sulit. 1. Pelepah pisang dibersihkan dulu dari daunnya dengan menggunakan pisau. Untuk anak-anak sebaiknya meminta pertolongan orangtua. 2. Bagian pelepah pisang yang digunakan cukup 1 meter saja. Potong dan buang sisanya jika batang pelepah pisang terlalu panjang. 3. Iris pelepah pisang sebanyak dua irisan. Irisan pertama sekitar 10-15 cm dari ujung pelepah pisang, sedangkan irisan kedua sekitar 10-15 cm dari irisan pertama. 4. Tekuk pelepah pisang pada irisannya...

avatar
OSKM18_16018112_Tito Satria Joel
Gambar Entri
Uang Panai'
Ritual Ritual
DKI Jakarta

UANG PANAI' Oleh: Ahmad Kemal Maulana Uang panai' atau biasa disebut "uang belanja" adalah uang yang diberikan oleh mempelai pria kepada mempelai wanita. Uang panai' adalah tradisi Bugis-Makassar. Uang panai' juga berlaku sebagai uang mahar pada zaman dahulu. Uang panai'  merupakan tanda penghargaan untuk meminang gadis keturunan Bugis-Makassar. Saat ini, masih banyak ditemukan budaya uang panai' ini karena bersifat wajib bagi pria mana saja jika ingin meminang gadis keturunan Bugis-Makassar. Tujuannya adalah agar calon mempelai pria sudah menyiapkan pekerajaan terlebih dahulu sebelum menikah agar bisa menafkahi keluarganya nanti. Sekarang, uang panai' minimal sekitar Rp50 juta. Tetapi, ada juga yang bisa menyentuh angka milyaran. Itu pun bisa saja belum termasuk mahar yang biasa disebut jika ingin akad nikah. Belum lagi erang-erang (seserahan). Kalau orang yang memiliki banyak uang, biasanya ada mobil, rumah, dan seperangkat...

avatar
OSKM18_19718373_Ahmad
Gambar Entri
Monumen Pahlawan Revolusi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Monumen Pahlawan Revolusi atau sering dikenal dengan Monumen Lubang Buaya merupakan monumen bersejarah yang didirikan oleh Presiden RI ke-2, Soeharto, yang berlokasi di daerah Pondok Gede, Jakarta Timur. Monumen ini merupakan bukti nyata perjuangan para Pahlawan Revolusi untuk mempertahankan pancasila dan menolak paham komunisme di Indonesia. Keenam pahlawan tersebut adalah Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI M.T. Haryono, Mayjen TNI R. Suprapto, Mayjen TNI Siswondo Parman, Brigjen TNI D.I. Panjaitan, dan Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo. Selain itu, Jenderal TNI A.H. Nasution juga merupakan salah satu target tetapi Beliau selamat dari pembunuhan tersebut dan yang menjadi korban adalah putrinya (Ade Irma Nasution) serta ajudannya (Pierre Tendean). Monumen yang berluaskan 14,6 hektare ini dulunya merupakan kebun kosong. Di kebun tersebut terdapat sumur yang digunakan untuk membuang jenazah para korban G30S/PKI. Selain sumur, terdapat juga Rumah Penyiksaan dan...

avatar
OSKM18_19818070_Angela Calista
Gambar Entri
Penggunaan Bahasa Hongkian bagi Pasar dan Bahasa Gaul di Indonesia
Ritual Ritual
DKI Jakarta

Tentu hampir semua orang suka berbelanja. Pernahkah saat anda berbelanja dan menanyakan harga si penjual mengatakan goceng, ceban, gocap? Istilah ini sangat sering digunakan apalagi di daerah perkotaan. Darimanakah asal kata kata tersebut? Tentu sangan mudah bagi kita untuk mengetahui bahwa bahasa tersebut adalah bahasa cina. Memang bahasa ini sudah sangat melekat bagi daerah daerah belanja apalagi di jakarta. Apalagi istilah istilah ini sudah dipakai sejak jaman dahulu. Bahkan istilah ini dipakai oleh orang orang india, arab, dan cina bahkan sudah dipakai oleh orang betawi dan  beberapa orang jawa.   Mengapa bahasa ini jadi terkenal? Bahasa ini jadi terkenal dikarenakan  banyaknya masyarakat tionghua yang menjadi pengusaha yang sukses. Semakin lama bahasa ini semakin populer dan menjadi bahasa gaul sehari hari. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16018023_Gilbert F. Y.
Gambar Entri
Patung Pahlawan atau Tugu Tani
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Patung Pahlawan atau Tugu Tani Patung Pahlawan atau yang dikenal dengan Tugu Tani mempunyai warna hitam pekat dengan figur wanita yang mengenakan kebaya memberikan perbekalan kepada figur pria yang berdiri tegap menggunakan caping dan memegang senjata berlaras panjang lengkap dengan belati. Tetapi Patung Pahlawan ini mempunyai sejarah yang banyak tidak diketahui oleh orang-orang yang sering melewatinya, padahal daerah Patung Pahlawan adalah salah satu daerah yang selalu menjadi titik kemacetan setiap jam pulang kerja maupun saat jam pergi kerja. Sejarah pembuatan patung pahlawan dimulai saat Ir. Soekarno mengunjungi Uni Soviet pada Mei 1959. Presiden Ir. Soekarno berkunjung ke Uni Soviet untuk bertemu dengan Pemimpin Uni Soviet yaitu Nikita Kruschev. Pada saat berjalan-jalan Ir.Soekarno melihat patung patung bertema komunis yang tersebar di seluruh penjuru kota dan ia menyukainya. Oleh karena itu, ia bertemu dengan Matvey Manizer (Ketua USSR Academy for Arts) dan Ossip Man...

avatar
Oskm18_19718084_dhammasaputra
Gambar Entri
Pasar Baru Jakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Passer Baroe Jakarta, atau yang biasa dikenal juga dengan sebutan Pasar Baru Jakarta , merupakan salah satu warisan budaya Indonesia dari masa kolonial Belanda. Kawasan yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat ini terkenal sebagai wisata berbelanja multikultural yang telah diakui secara internasional menurut SK Gubernur No. 3048 Tahun 2000. Hal ini dikarenakan banyaknya pengaruh kebudayaan yang diimplementasikan dalam pembangunan kawasan Pasar Baru pada abad ke-18 oleh Belanda. Kebudayaan yang berperan berasal dari India, Tionghoa, Belanda, dan Indonesia.  Toko dan barang yang dapat dijumpai di Pasar Baru sangat beragam, dari peralatan makan, alat elektronik, makanan, pakaian hingga tekstil. Dulu Pasar Baru terkenal karena mayoritas pedagangnya adalah masyarakat India yang kemudian menetap di Indonesia untuk menjual kain (seperti Toko Bombay). Selain pedagang India, Pasar Baru juga terkenal dengan toko-toko Tionghoa. Bahkan di dalam kawasan Pasar Baru terdapat Kelenteng...

avatar
OSKM18_19918027_Marsha Nadhira
Gambar Entri
Gedung Joang '45
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Gedung Joang '45 merupakan sebuah bangunan yang memiliki banyak nilai bersejarah. Gedung ini sekarang beroperasi sebagai salah satu museum di daerah Jakarta. Gedung ini terletak di depan Sekolah SMP dan SMA Kolese Kanisius, tepatnya di Jalan Menteng Raya 31, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Gedung ini diresmikan pada zaman orde baru sebagai sebuah Museum oleh Presiden pada masa itu, yaitu Presiden Soeharto, setelah dilakukan renovasi. Gedung yang terletak di daerah selatan Batavia tersebut sempat berfungsi sebagai sebuah hotel pada tahun 1920, dan memiliki reputasi yang cukup baik sebagai sebuah hotel. Nama hotel tersebut pada saat itu adalah  Schomper,  sesuai dengan nama orang Belanda yang membangunnya yaitu  L. C. Schomper . Beberapa kamar yang masih ada sampai sekarang, digunakan sebagai perpustakaan, tempat bermain anak-anak, dsb. Ketika Jepang masuk ke Indonesia, hotel tersebut diambil alih oleh Jepang dan digunakan sebagai ka...

avatar
Oskm18_19718211_josua
Gambar Entri
Damdas 3 Batu
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Damdas tiga batu merupakan salah satu permainan tradisional asal Betawi yang terletak di DKI Jakarta. permainan yang dapat dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan tersebut sangat mudah untuk dimainkan. Permainan ini juga tidak membutuhkan banyak bahan untuk memainkannya. Cukup siapkan papan kayu, karton, tanah, atau alas kertas lalu buat garis sesuai gambar yang tertera dibawah. Siapkan juga batu kerikil sebanyak tiga butir dan letakan sesuai gambar. Selain menggunakan batu kerikil kita juga dapat menggunakan barang lain sebagai pengganti batu yaitu kelereng, biji-bijian, pecahan genting, atau plastisin yang sudah dibentuk bulat. Damdas tiga batu hanya dapat dimainkan oleh dua orang dan dapat dimainkan dimana saja(diluar maupun didalam rumah).  Damdas tiga batu biasanya diawali dengan suten atau lebih dikenal dengan suit untuk menentukan urutan pemain yang berjalan terlebih dahulu dan dimainkan secara bergantian dengan menjalankan batu kerikil per satu garis hingga b...

avatar
Oskm18_19918195_felix Widjaja