Budaya dan masyarakat bagaikan kedua sisi uang logam. Kedua hal tersebut saling berkaitan dan menunjang eksistensi satu sama lain. Budaya merupakan hasil realisasi dari pola pikir manusia dalam beradaptasi dengan lingkungannya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa seiring berkembangnya pola pikir manusia, budaya yang terbentuk pun juga akan berkembang yang berujung pada pergantiannya suatu era. Walaupun suatu budaya telah terganti, bukan berarti budaya tersebut langsung dilupakan begitu saja. Hal tersebut dipandang sebagai suatu histori masyarakat yang sangat berharga. Bukti sejarah tersebut biasanya tersimpan rapi di sebuah museum, salah satu museum yang cukup historical adalah Museum Mandala Bhakti yang berada di Kota Semarang. Museum Mandala Bhakti bisa dikatakan sebagai museum yang cukup unik karena berdekatan dengan gedung bersejarah di Semarang, yaitu: Lawang Sewu. Bukan hanya itu, konon terdapat jalur bawah tanah yang dapat menghubungkan antara Lawang Sewu dan Mu...
Pulau Jawa merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki berbagai macam kebudayaan maupun tradisi. Salah satunya yaitu tradisi upacara kematian yang biasa disebut Surtanah yang akan dibahas pada artikel ini. Surtanah memiliki arti yaitu ngesur tanah, yaitu membuat lubang untuk menguburkan jenazah. Jadi, surtanah bisa diartikan menjadi menguburkan jenazah ke dalam tanah. Ritual ini biasa dilakukan oleh masyarakat muslim yang tinggal di daerah Yogyakarta, pada hari meninggalnya seseorang tersebut. Setelah acara penguburan jenazah, pihak keluarga, tokoh agama, dan masyarakat sekitar akan berkumpul di rumah duka. Mereka membaca dzikir atau biasa disebut “Tahlilan” yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Setelah acara Tahlilan selesai, pihak keluarga akan membagikan sedekah berupa makanan kepada masyarakat yang hadir. Sedek...
Tari Petruk Kantong Bolong adalah seni tari kreasi yg menjadi refleksi atas identitas mitologis warga lereng Merapi, khususnya di daerah Klaten. Jadi, lebih tepatnya bukan kesenian. Tapi refleksi kebudayaan melalui seni gerak atau seni tari atas kehidupan warga lereng Merapi. Petruk menjadi sosok yang memberikan teladan bagi kita semua , melalui sikapnya yang sangat rendah hati , meskipun Petruk di akui sebagai tokoh pewayangan yang memiliki banyak kekayaan dan harta , tetapi hal yang diteladani dari sosok tokoh pewayangan ini adalah sikap dan kerelaan berbagai yang tidak pernah surut dan selalu mengalirkan berkat bagi para rakyat yang dipimpinnya tanpa merasa takut segala kekayaan yang dia miliki berkurang. Tari Petruk Kantong bolong ini diangkat menjadi salah satu Tarian dalam pagelaran budaya kerakyatan yang disuguhkan oleh Gora Swara Saat memperingati hari sumpah pemuda 28 Oktober 2017 lalu. Tari Petruk kantong bolong menjadi Patton yang tepat untuk menggambarkan kegigihan dan keu...
Umbul Brondong terletak di Dukuh Ngrundul, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Di umbul ini ada mitos banyak warga yang ketakutan mandi padusan disana, katanya akan ada hal buruk jika nekad mandi padusan disana. “Pada waktu menjelang bulan Ramadhan umbul Mbrondong sering sepi karena banyak takut mandi padusan disana” kata salah satu warga di daerah Ngrundul. Ibu Handiem. “warga disini banyak yang percaya karena mereka tidak ingin terjadi hal hal yang tidak diinginkan” tegasnya lagi. Warga sekitar ada yang percaya ada pula yang tidak. Ada juga warga yang tidak percaya karena belum ada bukti yang cukup kuat. Ada sebuah cerita yang mendasari timbulnya mitos – mitos tersebut yang membuat para warga di sekitarnya ketakutan Dahulu ada pembunuhan di umbul Brondong Desa Ngrundul, korbannya bernama Lie Tjiauw. Lie Tjiaw dibunuh oleh tiga orang yang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi ketika Lie Tjiaw akan melakukan ritual padusan disana. Pem...
Pada umumnya, rakyat Indonesia dikenal memiliki banyak macam ritual, baik dalam arti untuk menunjukkan rasa syukur atau untuk diberi keberkahan dan keselamatan. Tak terkecuali bagi masyarakat sekitar Jawa Tengah. Acara syukuran atau lebih umum dikenal dengan kata hajatan sudah sangat tidak asing di telinga masyarakat Jawa Tengah maupun masyarakat yang memiliki darah keturunan Jawa Tengah diseluruh penjuru Indonesia. Hajatan merupakan suatu acara yang cukup penting, yang menjadikan orang-orang yang merayakannya dirasa harus siap untuk menjalankan acara. Salah satu hal yang mendorong kesiapan seseorang dalam melakukan hajatan adalah dengan melakukan mandi dengan Macan Kerah. Macan Kerah, atau dapat diartikan menjadi "Harimau Berkelahi" dalam Bahasa Indonesia, merupakan suatu jenis bunga yang biasa digunakan oleh orang jawa untuk mandi sebelum melakukan sebuah acara hajatan. Bunga Macan Kerah biasa dicampur dengan air lalu disiram ke seluruh tubuh orang yang akan melakukan hajatan....
Drumblek dapat dikatakan sebagai salah satu jenis kesenian baru, tetapi cikal bakal dari kesenian tersebut sebenarnya adalah klothekan yang sudah tergolong sebagai budaya lokal dan sudah lama ada dalam masyarakat Jawa. Drumblek dapat digolongkan sebagai seni budaya asli yang berasal dari Salatiga apabila kehadirannya dikatakan sebagai “penyempurnaan” dari budaya klothekan yang sudah diturunkan dari generasi ke generasi. Kesenian drumblek pertama kali muncul tahun 1986 di Desa Pancuran, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga dengan pencetusnya bernama Didik Subiantoro Masruri atau lebih akrab dipanggil dengan Didik Ompong. Ide kreatif Didik muncul ketika Desa Pancuran diminta untuk berpartisipasi mengikuti karnaval Hari Ulang Tahun ke-41 Republik Indonesia. Pada saat itu, acara-acara kesenian memang banyak diselenggarakan di Kota Salatiga. Adapun acara-acara yang dimaksud adalah karnaval, pawai, dan festival budaya. Didik awalnya memiliki keinginan membentuk d...
Festival Lima Gunung atau yang lebih dikenal dengan singkatannya FLG adalah festival yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2002. Festival ini diselenggarakan di Magelang, Jawa Tengah. Festival ini diberi nama Festival Lima Gunung karena perlu diketahui bahwa kota Magelang dikelilingi oleh 5 gunung yaitu Merbabu, Merapi, pegunungan Andong, Sumbing, dan Gunung Tidar. Bagi banyak orang dan para penggemar maupun pelaku budaya, festival ini sangat populer karena menyuguhkan berbagai macam budaya seperti pertunjukan musik, teater, dan juga tarian rakyat yang sangat menonjolkan kekayaan budaya lokal disana. Salah satu hal yang menjadi keunikan dan daya tarik lain dari Festival Lima Gunung ini adalah pengambilan tema yang tidak biasa dari festival-festival yang lain. Biasanya tema yang diambil untuk festival ini merupakan sindiran dan kritik dari isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat. Walaupun tema yang diambil merupakan sindiran dan kritik terhadap masyarakatnya sen...
Monumen perjuangan ini berada di Dukuh Posongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Monumen ini adalah saksi bisu dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, tepatnya ketika Belanda melaksanakan Agresi Militer Belanda Ke-2 pada tahun 1947. Saat itu terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Belanda (KNIL). Dalam pertempuran tersebut sebanyak 215 pejuang gugur, dua diantaranya adalah prajurit dari Pangkalan C.A.IV Tegal yaitu Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar. Kasmuri(53 th) menuturkan bahwa gugurnya kedua prajurit tersebut bermula pada saat keduanya sedang menaiki kereta api menuju Tegal setelah melaksanakan dinas di Surabaya. Kereta yang dinaiki oleh Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar dihadang oleh pasukan KNIL di sekitar Dukuh Posongan, penghentian tersebut terjadi karena disana sedang terjadi peperangan antara pejuangan dengan pasukan KNIL. Ketika itu mereka langsung turun dan ikut bergabung dengan pejuang untu...
Indonesia berjuta bahasa. Daerah beribu aksaranya. Lalu, kota? Pasti ratusan logatnya. Pemalang, salah satu kota yang unik di Jawa Tengah. Letaknya yaitu diantara Kota Tegal dan Pekalongan. Jarang yang mengetahui letaknya, padahal dekat dari Ibukota Provinsi Jawa Tengah yaitu Semarang, sekitar dua jam jika menaiki kereta api. Hari jadi kota ini yaitu tanggal 24 Januari 1575, umurnya sekitar 443 tahun. Terbayang bagaimana kayanya kota ini penuh dengan budayanya. Budaya di kota ini sangatlah banyak dari tarian, makanan khas, busana, asal-usul desa, dan lain sebagaimana. Kali ini ulasan adalah bahasa yang merupakan warisan dari kota ini yang masih terkenal sakralnya...