Anak
467 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sambal Kecambah, Kuliner Hemat Bagi Anak Kos
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Makanan yang biasanya dikonsumsi oleh orang Indonesia tidak akan pernah absen dengan kehadiran nasi. Kita tahu betul bahwa nasi ini adalah makanan pokok yang akan kita pasangkan dengan sayuran,lauk-pauk, dan ataupun sambal/saos tambahan, atau dikenal dengan istilah condiment . Namun berbeda dengan orang pada umumnya, anak kos ataupun keluarga menengah ke bawah biasanya hanya makan nasi dengan lauk dan sedikit lalapan ataupun tanpa sayuran. Masakan daerah brebes satu ini, merangkap sambal dan sayur sekaligus, menjadikan sambal kecambah sangat cocok menjadi menu hemat anak kos. Gizinya tercukupi, rasanya pun enak karena berfungsi sebagai condiment dalam makanan yang dapat menambah cita rasa. Ditilik lagi dari sejarah, sambal kecambah mirip dengan ketoprak karena berisi sayuran yang dibumbui. Namun, sambal kecambah hadir dengan resep sederhana. Hanya bermodalkan cabai rawit/cabai burung, sedikit cabai merah,terasi udang, bawang putih, kencur, garam, dan taoge, kita dapat langsun...

avatar
OSKM18_16518062_Arif Bintang Abdillah
Gambar Entri
Makam Ki Balak
Ritual Ritual
Jawa Tengah

          Balakan terletak di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Daerah itu disebut Balakan karena di tempat tersebut terdapat makam Ki Ageng Balak yang dijadikan tempat ritual sejak dahulu kala. Komplek pemakaman ini selalu ramai dikunjungi orang dari berbagai daerah di setiap harinya yang bertujuan mencari penyelesaian atas masalah dalam kehidupan mereka. Konon katanya, banyak pengunjung yang berhasil dan sukses setelah menjalani ritual di tempat ini. Asal muasal tempat ini yaitu pada siang hari di musim paceklik, warga desa mendengar suara entah dari mana, yang berbunyi: “Yah mene kok golek uwi, kae lho openono panggonanku ono ngisor uwit serut, openono bleduge, panganen kanggo wong sak eyupen blarak. Aku putro wayah ratu ping rolas isih turun Majapahit” Yang kira- kira memiliki arti: “ Zaman sekarang kok cari susah, rawat saja tempatku di bawah pohon serut, bersihkan debunya, maka kamu tidak akan...

avatar
Oskm18_16718195_dhian
Gambar Entri
Tari Denok Widuri
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Denok Widuri   Kabupaten Pemalang merupakan salah satu kabupaten di Karesidenan Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Pemalang terletak di jalur pantai utara Jawa Tengah. Seperti daerah lainya Pemalang juga memiliki beberapa seni pertunjukan tarian, salah satunya yaitu yaitu Tari Denok Widuri.   Tari Denok widuri diciptakan oleh Sanggar Srimpi, Pimpinan Nuroji dari Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Pemalang. Kata Denok Widuri berasal dari bahasa jawa yaitu kata 'denok' yang memiliki arti anak perempuan, sedangkan 'widuri' merupakan salah satu daerah di Pemalang yang memiliki pantai. Jadi secara garis besar tarian ini memiliki makna kehidupan para gadis pesisir di Pantai Widuri Pemalang.   Gerakan tarian ini begitu dinamis dan energik. Serta penjiwaan para penari yang ekspresif dan bersifat ceria. Selain itu tari ini memiliki tempo yang beragam yaitu cepat diawal, lalu melambat ditengah dan cepa...

avatar
OSKM18_16218074_Nadia Anazila Safitri
Gambar Entri
TEMBANG MIJIL
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

TEMBANG MIJIL   Tembang mijil termasuk kedalam salah satu dari 11 tembang macapat yang ada. Tembang macapat merupakan tembang yang berisi tentang nasehat dan petuah hidup kepada manusia bagaimana kita seharusnya menjadi manusia yang beakhlak mulia, isi dari ke 11 tembang macapat ini menceritakan kehidupan manusia dari mulai awal dilahirkan hingga akhirnya meninggal dunia. Salah satu tembang tersebut adalah tembang mijil, tembang mijil ini terdiri dari 6 guru gatra(baris), dan juga memiliki guru wilangan dan guru lagu 10i, 6o, 10e, 10i, 6i, 6a. Tembang mijil harus selalu mengikuti aturan guru gatra, guru wilangan, dan guru lagu tersebut. Mijil memiliki arti yaitu lahirnya manusia ke dunia   Lirik tembang mijil:   Poma kaki podo dipun eling ( tingkah laku harus diperhatikan)   Ing pitutur ingong ( di perkataan dan perbuatan )   Sira uga satriya arane ( bertindak yang adil )   Kudu anteng ja...

avatar
OSKM18_19818140_BIHARUL BIHARUL ANWAR
Gambar Entri
Cublak-Cublak Suweng
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Cublak-cublak suweng  Suweng e ting gelenter  Mambu ketundung gudel  Pak Empo lirak-lirik Sopo ngguyu ndelikkake…  Sir, sir pong dele gosong  Sir, sir pong dele gosong  Sir, sir pong dele gosong…   Lirik lagu di atas merupakan lirik yang dinyanyikan dalam permainan Cublak-cublak Suweng. Sebenarnya Cublak-cublak suweng itu apa sih? Cublak-cublak Suweng adalah permainan anak-anak khas Jawa Tengah yang artinya tempat harta (suweng = perhiasan wanita Jawa)   . Permainan ini biasanya dimainkan oleh 4-7 orang. Cara memainkannya cukup mudah. Satu orang (dimisalkan si α) harus tiarap dan sisanya menengadahkan tangan secara melingkar di atas punggung si α. Kemudian salah satu orang yang menengadahkan tangan di atas punggung si α (dimisalkan si β) sambil mengoper suweng (pakai saja batu kecil) ke setiap tangan-tangan yang menengadah secara mel...

avatar
OSKM18_16018149_Faisal Zaidan Pradana
Gambar Entri
Batik Tapak Kebo
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Tengah

Tegal tak luput dari daerah penyebaran batik di tanah Jawa. Batik pertama kali dikenalkan yaitu pada akhir abad ke-19. Asal usul batik Tegal tidak bisa lepas dari pengaruh Mataram, yaitu sejak munculnya berpakaian budaya batik oleh Raja Amangkurat I ketika dalam pelarian ke Tegal Arum. Amangkurat yang saat itu menyusuri pantai utara membawa pengikutnya yang diantaranya perajin batik. Perkembangan batik tulis Tegal kemudian lebih berkembang di tangan R.A. Kardinah sebagai istri Bupati Tegal, R.M. Sajitno Reksonegoro IX yang menjabat tahun 1908-1936. Yang pada akhirnya menurunkan ilmunya pada anak cucunya dan meluas ke masyarakat. Batik yang dibuat motifnya masih meniru motif-motif khas keraton yaitu didominasi warna hijau dan kecokelatan. Sejak dahulu, para perajin batik di Tegal telah menggeluti batik secara turun-temurun. Awalnya, bahan pewarna yang dipakai waktu itu berasal dari pewarna alam yang bisa didapat dari lingkungan sekitar, misal pace/mengkudu, nila, soga kayu dan bahan...

avatar
Oskm_16318094_alfianfani
Gambar Entri
Tedak Sinten
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Tedak Sinten merupakan tradisi bagi bayi berusia 7 atau 8 bulan yang baru pertama kali belajar belajar. Tedak memiliki arti 'turun' atau 'injak' dan sinten yang berasal dari kata 'siti' yang berarti tanah maka dari itu tradisi ini dikenal juga sebagai tradisi turun tanah yang berasal dari budaya masyarakat Jawa. Tedak Sinten di laksanakan berdasarkan kalender Jawa dimana 1 bulan berarti 35 hari, berbeda dengan kalender Masehi yang memeiliki 30 atau 31 hari dalam satu bulan. Jadi, tedak sinten dilakukan ketika bayi kurang lebih berumur 245 hari dari hari kelahiran. Proses ini di mulai di pagi hari, di sediakan 7 jadah atau kue ketan yang memiliki warna berbeda dimulai dafri warna putih hingga hitam yang akan di tapaki oleh kaki anak sebagai simbol suatu harapan agar sang anak dapat melewati berbagai macam kesulitan setiap harinya dan  mengingatkan seberat apapun masalah nya pasti akan ada titik terang, Setelah itu, anak dituntun untuk menaiki...

avatar
OSKM18_16618061_Rezaldy
Gambar Entri
Grebeg Syawal Pantai Laguna
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Grebeg Syawal Pantai Laguna, Mirit, Kebumen Grebeg Syawal adalah salah satu tradisi di Kabupaten Kebumen yang diadakan di pantai. Tepatnya yaitu di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Tradisi ini biasanya dilaksanakan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri yaitu sekitar tanggal 7 atau 8 Syawal pada perhitungan kalender Jawa. Tradisi ini biasanya juga disebut dengan Grebeg Rowo atau Rowoan. Pada tradisi ini, ribuan orang berbondong-bondong untuk pergi ke pantai. Tradisi Grebeg Syawal ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu wisata keluarga setelah hari raya. Selain itu, juga dapat menjalin silaturahmi karena dalam tradisi ini kita dapat menjumpai ratusan bahkan ribuan orang. Tradisi ini juga membawa berkah tersendiri, terutama untuk masyarakat yang tinggal di sekitar pantai. Sebagian masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berjualan. Mulai dari berjualan makanan, mainan anak, pakaian, dan masih banyak lagi. Dalam tradisi Grebeg Syawal ini bany...

avatar
OSKM18_16018039_Titi Hidayanti
Gambar Entri
Festival Tegal Pesisir Karnaval
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Tegal Pesisir Karnaval                 Tegal Pesisir Karnaval merupakan peristiwa budaya yang rutin diselenggarakan pemerintah Kota Tegal sejak 2012. Acara ini diselenggarakan dalam bentuk karnaval busana yang sekaligus dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tegal. Acara ini biasanya diselenggarakan pada bulan April yang merupakan bulan hari jadi Kota Tegal. Para peserta Tegal Pesisir Karnaval ini pun beragam dan banyak melibatkan kalangan pelajar untuk turut ambil bagian dalam acara ini. Acara ini juga merupakan bentuk kerja sama pemerintah dengan Cipta Kreasi Anak Indonesia.                 Festival Tegal Pesisir Karnaval ini biasanya dimulai ketika sehabis maghrib dengan start awal di gedung DPRD Kota Tegal. Kemudian dilanjutkan dengan menyusuri jalan-jalan protocol di Kota Tegal dan diakhiri dengan peragaan busana dari pa...

avatar
OSKM_16718345_Dion ITB_2018