Curug Landung terdiri dari dua kata, yaitu curug dan landung. Cur terdiri dari gabungan kata cur dan rugu. Cur berarti cai/air dan rugu berati ngacor/ngalir. Landung artinya tinggi. Jika digabungkan maka, Curug Landung berarti air terjun tinggi. Curug Landung ini memiliki misteri tersendiri. Konon menurut cerita dan sumber-sumber yang saya terima, seorang putri dari kebangsaan belanda yang saat itu menginjak dewasa sedang menjalin hubungan dengan seorang pria sunda. Mereka menjalin hubungan tersebut hingga ke pelaminan lalu menikah. Pernikahan diadakan melalui upacara adat sunda dengan cara disawer/dipercik. Adat ini dilaksanakan dengan cara disawer/dimandikan di curug yang landung/tinggi. Tentu bukan tanpa alasan adat tersebut dilaksanakan dengan cara seperti itu. Orang zaman dahulu percaya dengan dilaksanakan adat itu, pernikahan nantinya diharapkan berusia panjang, banyak rezekinya, tinggi kedudukannya, bahkan bisa sampai abadi pernikahan...
Monumen bersejarah yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan ini merupakan salah satu cagar budaya yang diresmikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat. Tempat ini menjadi ruang publik yang dapat digunakan untuk menilik kembali masa perjuangan kurang lebih 88 tahun silam. Di tempat ini 'Putra Sang Fajar' dengan berani menggugat Pemerintah Belanda yang dianggap tidak adil. Dimulai pada tahun 1929, Ir. Soekarno bersama ketiga sahabatnya : Gatot Mangkoepradja, Soepradinata, dan Maskoen aktif menyuarakan ketidakadilan yang mereka alami kepada pihak Belanda. Aksi tersebut tentu saja mendapat kecaman karena mengganggu pihak Belanda untuk menjalankan sistem kolonialisme dan imperialisme di negeri ini. Pada 1930, mereka ditangkap dan disidang di Landraad ( kini bernama gedung indonesia menggugat ), disaat itu pula Ir.Soekarno berani membacakan pledoi Indonesia Menggugat ( Indonesie Klaagt Aan ) yang membutuhkan waktu sekitar dua hari. Singkat cerita, pasca kejadian...
Mula-mula terjadinya nama Karangsembung, menurut cerita orang tua yaitu pada waktu itu keadaan di sekitar daerah Desa Karangsembung masih hutan lebat, banyak pohon-pohon kayu besar dan bermacam-macam tumbuhan lainnya. Ketika salah seorang yang sedang berkelana tiba di daerah Karangsembung, kemudian ia berhasrat untuk menetap di sekitar daerah itu, orang itu menamakan dirinya “BUYUT KIJANG ”. Karena Ki Buyut Kijang berhasrat untuk membentuk suatu daerah maka ia menebang kayu dan pohon-pohonan yang berada pada sekitar daerah hutan itu, maksudnya untuk berladang dan kayunya untuk keperluan ia sehari-harinya. Ketika ia sedang menebang pepohonan, ia menemukan salah satu pohon yang akan ia tebang, pohon itu sangat lucu dan indah sekali bunganya, apalagi karena ia baru pertama kali menemukan pohon bunga tersebut, kemudian ia memperhatikannya dengan teliti sekali pohon bunga itu, pohonnya kecil tapi bunganya besar dan berwarna merah sangat indah, akhirnya bunga itu diberi...
Dari namanya saja sudah terbayang akan suatu jajanan ringan yang intinya berisikan krupuk yang kemudian disiram oleh sambal kacang. Namun lebih dari itu, kuliner tradisional yang bersifat sebagai jajanan ringan penunda lapar ini memiliki rasa yang benar benar cocok dengan "lidah Indonesia" yang kita miliki ini terutama untuk sang penggemar pedas. Krupuk yang digunakan pun bukanlah krupuk biasa namun krupuk mlarat khas Cirebon yang disangray menggunakan pasir. Sambalnya pun terkadang bervariasi dari sambal kacang sebagai sambal utama hingga sambal yang dibuat cukup encer dari tomat dan juga cabai. Biasanya akan ditawarkan oleh penjual untuk ditambahkan bahan bahan lain seperti bihun hingga sayuran seperti kangkung. Harga yang ditaksir pun sangat murah di kisaran 2000 hingga 6000 rupiah untuk satu porsinya. Kombinasi antara gurihnya krupuk mlarat dan pedasnya sambal kacangnya sangat pas di lidah. Dalam sejarahnya krupuk mlarat merupakan suatu simbol ke-"mlarat"-an atau kemiskinan...
Colenak merupakan salah satu makanan khas Jawa Barat yang berbahan dasar peuyeum. Dikenal juga dengan nama tape bakar, makanan ini disukai karena rasanya manis dan cocok untuk dijadikan cemilan. Rupanya makanan manis ini memiliki cerita tersendiri yang membuatnya bisa terkenal seperti sekarang. Pada tahun 1930, Murdi yang merupakan pioner colenak mulai melakoni usahanya. Dia berjualan makanan tradisional tersebut di pinggir Jalan Ahmad Yani (Cicadas) No 733, Kota Bandung, Jawa Barat. "Kakek jualannya di tempat kecil. Dulu makanan ini disebut peyeum digulaan (tape dicampur gula)," ujar Betty Nuraety (43), cucu Murdi, saat ditemui detikcom di gerai Colenak Murdi Putra, Rabu (8/4/2015). Makanan berpenampilan sederhana ini berbahan singkong yang dijadikan tape atau peyeum. Lalu tape dibakar menggunakan arang. Setelah itu, hidangan tape bakar dilumuri kelapa parut dan cairan gula merah. "Jadi saat tape dibakar, asapnya ke mana-mana. Kakek kan jualan di depan (pingg...
Dalam salah satu penelitian, bahwa notabene pemertahanan suatu budaya yang memiliki jangka waktu yang lama : Cetita. Indonesia merupakan negara yang dapat dikata negara nano-nano. Mengapa ? Cause Indonesia is wonderful, dari segala aspek kehidupan ( sosial, agama, budaya dan sebagainya ). Namun, yang menarik minat saya adalah terkait budaya Indonesia terutama dalam hal cerita rakyat ( fox ). Gunung Puntang adalah salah satu gunung yang terletak di Kabupaten Bandung, Kecamatan Cimauang. Menurut petisi masyarakat sekitar gunung tersebut bahwa Gunung Puntang adalah salah satu gunung yang masih aktif bahkan pada zaman dulu kala dikata bahwa Gunung Puntang yang merupakan paku bumi dipasakan ( dimasukkab dan atau ditancapkan pada lubang gunung tersebut sebuah paku berukuran sebesar diameter lubang tersebut, sehingga Gunung Puntang tersebut yang mulanya akan meletus menjadi tidak jadi dikarenakan paku yang ditancapkan pada gunung tersebut. Cerita rakyat atau petisi masyarakat tersebut mer...
Kota Depok terletak di provinsi Jawa Barat yang dulu termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bogor. Kemudian pada tahun 1999, Kota Depok ditetapkan menjadi kota yang berdiri sendiri tanpa termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bogor lagi. Kota ini terdiri dari beberapa kecamatan dan kelurahan. Salah satu kelurahannya adalah Kelurahan Cinangka. Ada cerita unik dibalik pemilihan kata cinangka sebagai nama kelurahan tersebut. Pada jaman dahulu, Kota Depok di setiap daerahnya banyak terdapat orang keturunan cina. Orang-orang keturunan cina memang dikenal sebagai pebisnis yang sukses, sehingga banyak dari kita mendapatkan ilmu bisnis dari mereka. Tetapi, hanya daerah Kelurahan Cinangka saja yang belum memiliki penduduk keturunan cina tersebut. Karena kelurahan cinangka sendiri juga tidak mau kalah dengan daerah lain. Akhirnya, para warga dan pemerintah Kelurahan Cinangka sepakat untuk menamai daerah mereka sebagai Kelurahan Cinangka. Upaya itu dimaksudkan agar orang keturunan cina juga akan...
Tari Wayang. Mungkin masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui adanya tarian tradisional tersebut. Gerakan dasar dan gerakan inti Tari Wayang awalnya muncul karena adanya kreativitas seniman yang mengembangkan cerita dan penokohan wayang menjadi sebuah tarian yang unik. Berawal dari Cirebon, lalu tersebar dan diketahui oleh banyak masyarakat karena para seniman yang berkelana ke kota-kota seperti Bandung, Sumedang, Garut, dan Tasikmalaya. Tidak hanya seniman, diketahui pada tahun 1918 seorang bupati asal Sumedang mempopulerkan tarian ini. Tari Wayang cepat tersebar karena memang memiliki keunikan yaitu tokoh-tokoh yang diangkat dalam Tari Wayang adalah tokoh-tokoh wayang yang populer, sehingga banyak masyarakat yang langsung menikmati tarian ini akan mudah memahaminya. Tarian Wayang banyak ditampilkan dalam acara-acara kesenian, tidak sedikit masyarakat yang menampilkan Tari Wayang karena beranggapan bahwa tarian lebih efisien daripada pertunjukan w...
Asal Mula Ki Buyut Anjing Jangkung Kalimat Ki Buyut Anjing Jangkung berasal dari kata “Anjing” dan “Jangkung” jika diartikan dalam bahasa Indramayu artinya adalah anjing yang tinggi. Menurut legenda Daerah Indramayu, cerita anjing jangkung ini adalah hal yang keramat dan dipercaya sebagai hewan peliharaan yang sakti mandraguna milik Raja Sumedang, kenapa cerita anjing jangkung ini bisa terkenal di Daerah Indramayu? Mari kita simak Menurut cerita legenda Indramayu, pada zaman dahulu diceritakan di Daerah Indramayu terdapat sebuah kerajaan yang sangat besar, mempunyai seorang raja yang masih muda dan mempunyai ambisi yang sangat kuat, salah satunya yaitu ambisi untuk memperluas wilayah kerajaannya serta kekuasaannya. Raja Kerajaan Indramayu seorang bujangan, ia belum beristri, begitu juga dengan Raja Kerajaan Sumedang, ia juga seorang bujangan. Dari situlah timbul suatu ide licik dari Raja...