Anak
5.722 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bacol | Makanan Legendaris Kota Cimahi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

BACOL Halo para generasi pelestari kebudayaan Indonesia ! Kali ini mari kita bahas mengenai makanan khas Provinsi Jawa Barat, yang cukup fenomenal tepatnya di Kota Cimahi. Sebuah kota yang dahulu merupakan bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Setiap malamnya tempat kuliner ini akan ramai oleh berbagai kalangan, dari anak kecil, remaja bahkan lansia sekalipun. Dan bisa menjadi tempat meet up yang asik dan pas di dompet semua strata masyarakat. Makanan ini adalah bacol. Asing bukan mendengarnya ? Terlebih lagi bagi orang diluar Provinsi Jawa Barat.  Ia merupakan jajanan gorengan yang tak boleh dilewatkan ketika anda berkunjung ke Kota Cimahi. Bacol ialah akronim dari bala-bala colek. Eits tunggu dulu, bukan berarti bala-bala adalah benda hidup yang dapat mencolek anda. Salah besar. Namun terdapat saus pelengkap yang dapat dicolek untuk menambah cita rasa bala-bala tersebut. Saus kacang...

avatar
OSKM18_16218142_djihan puspita
Gambar Entri
Patung Buddha Tidur Mojokerto
Ornamen Ornamen
Jawa Timur

Pengen liat patung Buddha Tidur di Thailand? Eits, nggak usah jauh-jauh di Mojokerto ada lho. Patung ini dianggap sebagai patung terbesar di Indonesia dan mendapat rekor MURI. Patung yang dibangun pada tahun 1993 ini adalah patung terbesar ketiga di Asia lhoo. Sleeping Buddha  terletak di kompleks Maha Vihara Majapahit, Trowulan, Mojokerto. Patung ini menggambarkan momen wafatnya Sang Buddha, Shiddarta Gautama dalam kondisi tertidur (mencapai nirwana menurut agama Buddha). Tidak hanya menyuguhkan patung, disana terdapat relief-relief kehidupan Shiddarta Gautama yang berada di bagian bawah patung dan kolam air yang ditumbuhi teratai. Selain itu, taman-taman yang indah dan bangunan vihara yang dibangun dengan konsep jawa (joglo) menambah keindahan destinasi wisata yang satu ini. Meskipun tempat wisata ini banyak ornamen Buddhis, tapi pengunjung yang datang tidak hanya dari agama Buddha, semua agama dan kalangan tetap meramaikan tempat ini. Karena berada di jalan utama Surabaya-M...

avatar
OSKM18_16918011_Stephanus Misasnan Dewangga
Gambar Entri
Dukun Sembur
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Dukun atau yang sering disebut "orang pintar" adalah orang-orang yang dianggap punya kemampuan untuk berkomunikasi dengan dunia spiritual dan membuat mereka dapat menyelesaikan masalah-masalah dalam masyarakat. Dukun sangat terkenal di Indonesia dan sering muncul di film-film tradisional yang menggambarkan kemampuan mereka untuk mengusir arwah, menjampi-jampi, menyembuhkan pasien, dan lain-lain. Salah satu hal yang paling khas digambarkan di film-film tersebut adalah bahwa dukun-dukun tersebut selalu menyembur pasiennya. Alhasil, dukun di dunia modern selalu dihubungkan dengan semburan, hingga ada lagu berjudul "Mbah Dukun" oleh Endang Kurnia yang berbunyi: Ada mbah dukun sedang ngobatin pasiennya..   Konon katanya sakitnya karna diguna-guna..   Sambil komat-kamit mulut mbah dukun baca mantra..   Dengan segelas air putih lalu pasien disembur..   Sungguh terkenal semburannya,...

avatar
Oskm18_16218143_beatrice Brigita Sanusi
Gambar Entri
Ikan Mas Arsik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Ikan Arsik atau bahasa aslinya disebut Na Niarsik adalah makanan tradisional  khas Toba yang kaya dengan bumbu dan rempah. Pada umumnya judul-judul masakan khas Batak didapat dari proses memasaknya;  Na Niarsik berarti dikeringkan, karena ikan mas dimasak terus-menerus sampai kuahnya kering, bumbunya menyerap ke ikan mas tersebut. Masakan ini penting dalam upacara adat Batak,  serta jumlahnya mengandung arti tersendiri.  Satu ekor untuk pasangan yang baru menikah. Tiga ekor untuk pasangan yang baru mempunyai anak. Lima ekor untuk pasangan yng baru mempunyai cucu. Tujuh ekor untuk pemimpin bangsa Batak. Ikan Arsik biasanya hanya dibelah dan dibersihkan bagian perutnya saja, sedangkan pada bagian sisiknya tidak perlu dihilangkan. Bumbu yang digunakan antara lain kemiri, lengkuas, bawang merah, bawang putih, kunyit, bunga kecombrang, dan bumbu rempah khas Sumatera Utara yang bernama Andaliman, yang memberikan rasa pedas. Proses pengolahannya,...

avatar
Oskm18_16718221_Mutiara Nadhifa Nasution
Gambar Entri
Anggar-anggaran
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Indonesia adalah negara yang subur kebudayaan. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, setiap sudut dari Indonesia seakan memiliki warna yang berbeda. Salah satu kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia adalah anggar-anggaran, permainan tradisional yang berasal dari Betawi. Alat yang dibutuhkan untuk bermain adalah sebuah anggar yang terbuat dari pelepah pisang. Pelepah pisang digunakan karena mudah dibentuk dan dianggap tidak membahayakan. Cara membuat anggar dari pelepah pisang juga tidak sulit. 1. Pelepah pisang dibersihkan dulu dari daunnya dengan menggunakan pisau. Untuk anak-anak sebaiknya meminta pertolongan orangtua. 2. Bagian pelepah pisang yang digunakan cukup 1 meter saja. Potong dan buang sisanya jika batang pelepah pisang terlalu panjang. 3. Iris pelepah pisang sebanyak dua irisan. Irisan pertama sekitar 10-15 cm dari ujung pelepah pisang, sedangkan irisan kedua sekitar 10-15 cm dari irisan pertama. 4. Tekuk pelepah pisang pada irisannya...

avatar
OSKM18_16018112_Tito Satria Joel
Gambar Entri
Borhat Ma Dainang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Utara

Borhat Ma Dainang Borhat ma dainang Tubuan laklak ho inang tubu sikkoru Borhat ma dainang Tubuan anak ho inang tubuan boru Horas ma dainang Rongkapmu gabe helanghi dongan matua Horas ma dainang Ditongan dalan nang dung sahat ro di huta Reff: Unang pola marsak ho Ai tibu do ahu ro Sirang pe ahu sian ho Tondinghi gumonggom ho Mengkel ma dainang Sai unang tangis ho inang martuk-tukian Ingot martangiang Asa horas hamu nalaho nang na tingga Arti Lagu Lagu ini menceritakan kisah orang tua yang melepas putrinya untuk menikah. Meskipun sang putri akan meniggalkannya dan menjadi bagian dari keluarganya sendiri, orang tuanya memastikan putrinya bahwa mereka akan tetap menyertai tiap tawa dan tangisnya. Lagu "Bonar Ma Daniang" sendiri sering dimainkan saat acara sesi " Mangolusi" .  Tidak jarang lagu ini membuat para pendengar menitikan air mata karena nasihat dan wejangan dalam lagu ini. Meskipun l...

avatar
OSKM18_16718295_Gracella Audrey
Gambar Entri
Tradisi Apeman
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

    Tradisi Apeman Tradisi Apeman ini adalah gabungan dari unsur keagamaan dan adat kesenian budaya orang jawa. Acara ini diadakan setiap menjelang datangnya bulan suci ramadhan, tradisi ini memiliki makna sebagai permohonan ampun kepada Tuhan Yang Maha ESA, saling meminta maaf lahir batin antar umat muslim sebelum datangnya bulan suci ramadhan, sebagai   bentuk dari rasa syukur atas rizki bagi  umat muslim di yogyakarta dan unrtuk mendoakan para leluhur terdahulu. Pertama-tama tradisi ini dilakukan untuk ruwatan yaitu mendoakan para   tokoh-tokoh agama islam   terdahulu, seperti para kiyai-kiyai besar, para leluhur desa, dengan mengadakan   pengajian bersama, lalu masyarakat membersihkan makam para kiyai   dan anak cucu keturunannya  serta para leluhur desa dengan   pandu oleh juru kunci makam tersebut untuk   memperingati hari meninggalnya. Setelah membersihkan makam, dilanjutkan denga...

avatar
OSKM18_16818107_kimberlita qatrunnada
Gambar Entri
Pitonan
Ritual Ritual
Jawa Timur

    Pitonan adalah upacara slametan yang digelar oleh masyarakat setempat Jawa Timur guna merayakan kelahiran anaknya diamana telah menginjak usia 7 bulan. Upacara ini dimaksudkan sebagai simbol rasa syukur mereka terhadap kelahiran sang buah hati yang sudah diberkahi usia hingga 7 bulan serta bertujuan mendoakan keselamatan, rejeki, dan masa depan sang anak agar selalu diberkahi dan sejahtera nantinya. Tradisi Pitonan atau Tedak Sinten atau yang biasa dikenal dengan "turun tanah" dilakukan ketika sang anak pertama kali belajar berjalan. Hal ini juga diyakini sebagai penghormatan pada bumi tempat anak belajar menginjakkan kaiknya.      Tradisi ini dimulai dengan melewati jadah dengan berbagai warna. Penyusunnanya dimulai dari warna hitam sampai putih. Hal ini dimaksudkan dengan selalu ada jalan keluar dalam segala masalah yan berat.      Kemudian si anak dituntun untuk menaiki tangga dari batang tebu kemudian turun lagi. tebu diartikan...

avatar
OSKM18_19918172_Rachmadini Melita Trisnasiwi
Gambar Entri
Tedhak Siten : Upacara di Tahap Awal Kehidupan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Tedhak Siten atau yang bisa disebut juga pitonan merupakan upacara adat jawa yang dilakukan ketika anak baru memasuki usia tujuh bulan. Itulah mengapa penulis membuat judul di tahap awal kehidupan karena upacara ini dilakukan saat anak berumur kurang dari satu tahun meskipun ada beberapa upacara yang dilakukan juga sebelum itu. Upacara ini dilakukan dengan tujuan agar anak tumbuh menjadi seorang yang mandiri. Tedhak Siten sendiri diambil dari Bahasa jawa, ‘tedhak’ berarti turun dan ‘siten’ yang berarti tanah. Upacara ini dilakukan di bulan ketujuh dari kelahirannya. Dalam kalender jawa satu bulan terdiri dari 36 hari maka 7 bulan kalender jawa kira-kira setara dengan 8 bulan pada tahun masehi. Untuk para leluhur, upacara ini dilaksanakan untuk menghormati bumi tempat anak pertama kali berpijak atau berjalan. Selain itu upacara ini juga diiringi doa oleh orang tuanya agar anak tersebut kelak menjadi anak yang sukses. Prosesi Tedhak Siten bermula pada p...

avatar
OSKM18_16918164_Rafif