Bubur Pacar Cina merupakan salah satu makanan yang berasal dari daerah Bandung yang berupa hasil olahan pacar cina atau biasa disebut sagu mutiara. Pacar cina atau sagu mutiara sendiri banyak digunakan di berbagai negara, salah satu hasil olahannya adalah bubur pacar cina yang menjadi bagian dari budaya Indonesia. Bubur Pacar Cina merupakan makanan yang rasanya manis dan memiliki tekstur unik. Bubur Pacar Cina biasanya banyak dijual pada saat bulan Ramadhan sebagai makanan untuk berbuka puasa. Pacar cina atau sagu mutiara yang digunakan biasanya berbentuk bulat kecil degan berbagai warna sehingga menarik juga untuk dilihat sehingga banyak anak kecil yang suka bubur pacar cina. Apakah kalian sudah tahu bagaimana cara membuat bubur pacar cina buatan rumah yang tentunya sehat dan enak? Berikut adalah cara mudah untuk membuat Bubur Pacar Cina: Bahan yang diperlukan : Pacar cina/sagu mutiara, santan, daun pandan, gula pasir, tepung tapioka, garam dan air Cara membuat: Reb...
Salah satu bukit di antara perbukitan di Kabupaten Lahat memiliki keunikan tersendiri. Bukit yang disebut sebagai Bukit Jempol / Telunjuk ini memiliki bentuk yang unik, dikarenakan bentuknya yang menyerupai jari jempol. Berdasarkan cerita rakyat yang beredar, bukit ini lebih cocok disebut Bukit Telunjuk dibandingkan Bukit Jempol. Berikut adalah cerita rakyat Lahat mengenai Bukit Jempol / Telunjuk, Dahulu kala hiduplah seorang ibu dan anak yang hidupnya tidak berkecukupan. Mereka tinggal di dekat sungai yang sekarang disebut Sungai Lematang. Di dalam sungai terdapat banyak ikan tawar yang sering dijadikan makanan keseharian bagi masyarakat sekitar, termasuk ibu dan anak tersebut karena anaknya yang tidak mau makan selain ikan sebagai lauknya. Setiap hari mereka memakan ikan sungai itu untuk memenuhi kebutuhan perut mereka. Sampai suatu saat, sungai tersebut perlahan kehilangan populasi kehidupannya. Lalu, sang anak pun ribut kepada ibunya dan berkata bahwa dia tidak mau makan...
Keba atau acara tujuh bulanan dimaknai sebagai tradisi untuk meminta keselamatan dan pertolongan kepada Yang Maha Kuasa. Keba atau yang biasanya dikenal dengan acara tujuh bulanan merupakan salah satu tradisi adat jawa. Keba merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan untuk wanita yang sedang hamil pada masa tujuh bulan. Selain meminta doa akan keselamatan dan prtolongan, acara ini disertai pula dengan doa agar si anak menjadi pribadi yang baik dan sesuai yang diharapkan. Prosesinya dimulai dengan siraman dengan tujuan meminta keselamatan untuk si ibu dan bayi yang sedang dikandungnya. Air yang digunakan diambil dari tujuh sumber. Yang melakukan siraman pun adalah orang tua dari kedua belah pihak Dalam acara tersebut, si ibu pun membuat rujak untuk dibagikan kepada para tamu. Konon katanya semakin pedas rujak tersebut menandakan si bayi berjenis kelamin laki-laki. Keluarga si ibu juga membuat bubur, yaitu bubur merah dan bubur putih, yang nantinya bubur itu akan dibagik...
Silahi Sabungan terdiri dari dua kata yang penuh arti, yaitu silahi yang berarti seorang lelaki dan sabungan yang berarti pendekar atau pemberani. Jadi, silahi sabungan adalah seorang lelaki yang berani. Raja Silahi Sabungan merupakan anak ke-3 dari Anting Malela boru Pasaribu. 1. Raja Sibagot ni Pohan 2. Raja Sipaittua 3. Raja Silahi Sabungan 4. Siraja Oloan 5. Siraja Hutalima Raja Silahi Sabungan diperhitungkan lahir pada tahun 1300-an di Lumban Gorat Balige dan meninggal tahun 1450 di Silalahi Nabolak. Raja Silahi Sabungan terkenal seorang Datu Bolon yang termansyur. Banyak berita - berita yang menakjubkan tentang Raja Silahi Sabungan dan keturunannya yang tertulis dalam buku Tarombo Siraja Batak maupun ceritanya yang terdapat pada keturunan Tuan Sorbani Banua maupun marga – marga lain, merupakan bunga rampai sejarah Raja Silahi Sabungan. Raja Silahi Sabungan memi...
Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan adat dan budaya lokalnya. Dari berbagai aspek, adat istiadat dan budaya yang berasal dari Sumatera Selatan terbilang cukup unik. Salah satu daerah di Sumatera Selatan yang banyak berpartisipasi menyumbang keberagaman budaya di Sumatera Selatan ialah Kotamadya Prabumulih. Prabumulih merupakan salah satu daerah penghasil sumber daya alam terbanyak di Sumatera Selatan. Mengapa demikian? Prabumulih dikenal sebagai 'hunian' minyak bumi yang berlimpah. Namun hanya PT Pertamina lah satu-satunya perusahaan tambang minyak bumi yang mendapat izin untuk beroperasi di kota Prabumulih. Kebijakan pemerintah tentang meminimalkan perusaaan tambang ini bermaksud untuk menjaga kelestarian alam di kota Prabumulih serta menghindari eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Selain minyak bumi, ada satu sumber daya alam yang begitu erat eksistensinya dengan kota Prabumulih, yaitu karet. Karet ( Hevea brasiliensis...
Legenda Dayeuh Luhur Sumedang merupakan salah satu legenda yang berasal dari Sumedang yang terkenal. Dayeuh Luhur adalah salah satu daerah yang dipercayai memiliki kerajaan gaib di puncaknya dan dikenal erat hubungannya dengan Kerajaan Sumedang . Konon pada waktu itu ada seorang raja yang bernama Prabu Geusan Ulun. Prabu Geusan Ulun adalah anak dari Pangeran Santri yang menjadi raja sebelumnya dari Kerajaan Sumedang. Suatu ketika, Prabu Geusan Ulun beranjang (bertamu) ke wilayah Kerajaan Cirebon bersama Punggawa dan Patih yang sangat dipercaya bernama Patih Djaja Perkosa. Patih Djaja Perkosa adalah salah satu anak buah dari Prabu Siliwangi, raja dari Kerajaan Padjajaran. Prabu Geusan Ulun ini bertamu dan bertemu dengan seorang ratu bernama Nyai Mas Ratu Hareusbaya. Ratu ini terpincut dan jatuh hati kepada Prabu Geusan Ulun. Ketika Sang Raja ingin kembali ke Kerajaan Sumedang, dia memaksa ingin ikut. Ratu ini bahkan mengancam akan bunuh diri kalau dia tidak ikut dengannya. L...
Pusuk Buhit, atau yang lebih kita kenal dengan nama Gunung Toba, adalah gunung yang memiliki tinggi 1.500 meter diatas permukaan laut dan 1.077 meter dari permukaan Danau Toba. Ada tiga kecamatan yang berada langsung di bawah gunung tersebut, yakni Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kecamatan Pangururan, dan kecamatan Harian Boho. Cerita ini berawal dari Siboru Deak Parujar yang turun dari langit ke bumi. Dia terpaksa meninggalkan kahyangan karena tidak suka dijodohkan dengan Siraja Odap-odap. Padahal, mereka berdua sama-sama keturunan dewa. Dengan alat tenun dan benangnya, Siboru Deak Parujar pun yakin akan menemukan suatu tempat persembunyian di benua bawah. Hasilnya, dia pun terpaksa meminta bantuan melalui burung suruhan Sileang-leang Mandi agar Dewata Mulajadi Nabolon mau mengirimkan sekepul tanah untuk ditekuk dan dijadikan tempatnya berpijak. Namun, setelah beberapa kali ditekuk, tempat pijakan itu selalu diganggu oleh Naga Padoha Niaji. Raksasa ini sama jelek seperti...
Hujur Siringis merupakan senjata tradisional berupa tombak yang dipercaya digunakan oleh masyarakat Batak untuk berperang pada masa lampau. Arti kata hujur sendiri memiliki arti lembing, dan siringis memiliki arti tombak kecil. Merujuk pada beberapa sumber, Hujur Siringis merupakan senjata tradisional khas Propinsi Sumatera Utara yang pertama kali ditemukan, serta diyakini sebagai senjata utama para prajurit kerajaan Batak pada masa silam. Material senjata tradisional ini terbuat dari kayu yang ringan tetapi kuat dengan bilah pisau runcing yang terbuat dari bahan logam di bagian ujungnya. Sampai saat ini, masih ada beberapa orang yang menggantungkan senjata tradisional ini di dinding rumahnya karena mereka merasa senjata ini memiliki makna tersendiri dan mereka ingin menyimpan agar anak dan cucunya tahu bagaimana wujud senjata tradisional ini. Selain itu, kegunaan lainnya juga yaitu sebagai tombak kecil untuk membuka mata air. #OSKMITB2018
Semasa ayahku duduk di bangku Sekolah Dasar pada era 80an, di masa teknologi hp, internet, bahkan TV belum merajalela. Ada sebuah permainan yang sering dimainkan di sore hari atau jika sedang libur sekolah suka dimainkan oleh anak-anak saat pagi hari. Permainan ini terkenal dengan maen keong, sesederhana namanya permaainan ini hanya membutuhkan keong. Prinsip permainan ini adalah mengadu kecepatan keong untuk keluar dari kubangan air, permainan ini dimainkan minimal oleh 2 orang dan maksimal 5-6 orang tergantung besar arena. Setiap orang membawa 1 keong andalannya untuk bertanding. Arena permainannya pun harus dibuat terlebih dahulu dengan menggali tanah berbentuk setengah bola kurang lebih berdiameter 30-40cm dan kedalaman ±20cm. Tekan dinding-dinding arena agar tanah galian lebih rapat. Isi galian tanah tadi dengan air jangan sampai penuh, sisakan ruang ±5cm dari permukaan tanah. Cara memainkan permainan ini adalah setiap anak harus menyiapkan 1 keong and...