Anak
308 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Dendeng batokok sumatra barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Resep dan Cara Membuat Dendeng Daging Batokok Cabe Merah yang Mudah dan Lezat Aneka Resep Dendeng Daging Sajian dendeng batokok cabe merah merupakan salah satu hidangan nusantara yang berasal dari Sumatra Barat. Hidangan ini memiliki cita rasa yang lezat yang mana cocok sekali disajikan untuk makan siang maupun bekal makanan anak-anak ke sekolah. Selain itu cara membuatnya mudah sekali. Ingin tahu seperti apa cara membuat dendeng batokok cabe merah? Kita simak resepnya berikut ini. NAMA RESEP Resep dan Cara Membuat Dendeng Daging Batokok Cabe Merah yang Mudah dan Lezat WAKTU MEMASAK Persiapan: 45 menit Memasak: 80 menit Total: 125 menit JUMLAH PORSI 10 Porsi BAHAN-BAHAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMBUAT DENDENG DAGING BATOKOK CABE MERAH BAHAN UTAMA MEMBUAT DENDENG DAGING BATOKOK: 800 gr daging sapi 15 gr asam jawa 2 lbr daun kunyit 7 lbr daun jeruk 5 lbr daun salam 1/2 sdt kunyit, haluskan 1/2 sdt lengkuas, haluskan 1 sdt bawang putih, haluskan garam secukupnya gula merah secuku...

avatar
Risval Nafriadi
Gambar Entri
Garis Keturunan Ibu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Memiliki kedua orang tua membuat semua orang mempunyai garis keturunan yang berasal dari ayah dan ibu. Secara umum garis keturunan yang diakui dan dipakai adalah garis keturunan yang berasal dari ayah (patrilineal). Namun masih ada beberapa suku di daerah di dunia yang mengakui dan memakai garis keturunan yang berasal dari ibu (matrilineal). Suku di Indonesia yang menggunakan sistem ini adalah suku Minangkabau. Matrilineal berasal dari bahasa latin yaitu mater yang artinya adalah ibu, dan linea yang artinya garis. Jadi matrilineal adalah garis keturunan yang ditarik dari keluarga ibu. Di Minangkabau sendiri perempuan sangat dijunjung tinggi kedudukannya. Hal inilah yang menyebabkan perempuan di Minangkabau memiliki keunikan dan keistimewaan sendiri. Perempuan di Minangkabau memperoleh hak-hak yang biasanya diterima oleh kaum laki-laki pada umumnya. Hak tersebut adalah berupa materil dan moral. Bagi masyarakat minang ibu adalah bundo kanduang yang merupakan sebuah lambang kehormat...

avatar
Metha kurnia
Gambar Entri
Alat musik
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Batu Talempong ini ditemukan pertama kali oleh seorang ulama bernama Syeikh Syamsudin. saat ditemukan ditaksir masyarakat sekitar abad XII masehi, sewaktu Syeikh ini bermimpi didatangi seorang berjubah putih, berjanggut panjang sampai ke pusat, dan memakai sorban. Orang tua dalam mimpi Syeikh ini memberi tahu bahwa ada beberapa buah benda yang sekarang berserakan dalam hutan yang ditumbuhi talang dan daun enau. Benda tersebut akan dapat memberi manfaat bagi anak cucu dan masarakat kalau dapat dikumpulkan. Ada sifat magic yang dimiliki oleh lemengan batu itu, yaitu sebelum dipukul atau dibunyikan maka batu ini harus diasapi dengan kemenyan putih . Apabila tidak dilakukan tatacara ini niscaya lempengan batu ini tidak akan menimbulkan bunyi yang nyaring seperti talempong maka berdasarkan keterangan orang-orang di sekitar lokasi si pemukul akan terkena kutukan berupa penyakit yang tidak akan bisa disembuhkan dan bisa merenggut nyawa sendiri. Batu talempong merupakan medan nan bapaneh de...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Si Malanca
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Diceritakan ada seorang anak muda bernama si Malanca. Ia dari keluarga miskin dan tidak mempunyai pekerjaan dan kepandaian. Pada suatu hari si Malanca merantau dan ia berhasil mendapatkan pekerjaan yang tidak memerlukan kepandaian, yaitu menjadi tukang cuci piring di sebuah lepau nasi. Ia rajin memperhatikan orang-orang bekerja, terutama cara orang memasak. Oleh karena keyakinan dan kesungguhannya maka ia pandai memasak segala macam jenis masakan. Selama bekerja, si Malanca berkenalan dengan seorang gadis yang pada akhirnya menjadi istrinya. Karena diperantauan tidak ada perubahan dan peningkatan nasib, maka si Malanca dan istrinya pulang kampung. Tersebarlah di kampung itu bahwa si Malanca telah pulang dari rantau dan mereka mempunyai pandangan bahwa pulang merantau pasti beroleh rejeki banyak, karena si Malanca pulang membawa seorang istri. Padahal dalam kehidupan sehari-harinya ia hidup sangat payah. Setiap harinya ia memikirkan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk beli bera...

avatar
Widra
Gambar Entri
Main Sauk/Talasaul
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Permainan Talasaul sudah sangat tua usianya. Tidak diiketahui kapan permainan ini mulai ada di tengah masyarakat Pasaman Sumatera barat. Nama permainan tradisional ini berasal dari kata talasaul atau sauk, yang berarti asaok, azaban atau hukuman. Banyak terdapat di daerah Pasaman dan dimainkan pada hari-hari besar agama dan hari-hari besar kenegaraan. Dalam permainan ini, seorang peserta yang dinyatakan bersalah atau kalah berdasarkan ketentuan yang telah disepakati, biasanya melalui adu suit akan dihukum atau diazab. Si pemain kalah tersebut akan berlari sepanjang lapangan sementara pemain yang lain akan melempariinya dengan menggunakan anak gundu. Berlangsungnya permainan ini ditandai dengan gelak tawa serta sorakan dari para pemain, sekaligus oleh penonton. Secara social, permainan ini berfungsi sebagai hiburan, serta penanaman nilai-nilai kemasyarakatan, seperti perjuangan, kesatria, keberanian dan ketangkasan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Main Hantu
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Permainan ini ada beriringan dengan berkembangnya kepercayaan animisme dan dinamisme di tengah masyarakat Minangkabau Sumatera barat. Artinya, permainan ini sudah ada jeuh sebelum masukinya islam ke daerah ini, yang diperkirakan terjadi pada abad ke-14. Menariknya, setelah masuknya Islam ke daerah ini, permainan Hantu Atau Jin masih dapat ditemui pada beberapa derah di Sumatera Barat. permainan ini mulanya ditemui di Kab. Pesisir Selatan, yaitu sekitar tahun 1950.Sesuai dengan namanya, main hantu atau main Jin, maka ada nuansa megic dalam permainan ini. Jin dan Hantu adalah nama yang diberikan oleh masyarakat untuk menyebut sejenis makhluk gaib yang menakutkan serta sering mengganggu manusia. Oleh karena itu, satu fungsi sosial permainan ini adalah ajakan untuk mendekatkan diri pada agama dan Tuhan, sehingga akan terhindar dari gangguan Jin atau hantu. Permainan ini dimainkan oleh anak-anak yang berjumlah berkisar antara 10 sampai 15 orang, serta seorang akan berperan sebagai pem...

avatar
Widra
Gambar Entri
Kisah Permusuhan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Cerita ini adalah cerita tentang kisah matahari yang teramat panas. orang-orang mengadakan parurukat (pertemuan). Semua yang hadir sepakat membantu bulan untuk lebih mengurangi panasnya matahari. Berhari-hari mereka membuat panah yang beracun. Setelah semua selesai mereka bersama-sama memanahi matahari. Matahari kesakitan oleh panah-panah beracun itu. Orang-orang tetap memanah, sampai hampir habis anak panah mereka. Karena tidak tahan terkena panah beracun, pelan-pelan matahari menjauh dari orang-orang yang memanahnya menjauh dari bumi. Maka sejak saat itulah matahari sudah tidak begitu panas sampai saat ini dan manusia pun sudah dapat melakukan semua pekerjaannya di siang hari.

avatar
Widra
Gambar Entri
Puti Banduik
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Sungai Tolang adalah nama suatu jorong, setingkat desa di Minangkabau. Di atas jorong adalah nagari, setingkat dengan kelurahan. Jorong Sungai Tolang termasuk ke dalam wilayah Nagari Tareh di Kabupaten Limopuluah Koto, Provinsi Sumatera Barat. Penduduk asli Kabupaten Limopuluah Koto adalah bagian dari penduduk berbudaya Minangkabau sehingga disebut sebagai orang Minangkabau. Orang Minangkabau menyebut diri mereka “orang beradat” dan negeri mereka “negeri beradat”, yaitu penduduk dan kawasan yang memiliki kebudayaan khas yang dinamai "Minangkabau". Orang Minangkabau merasa bangga dengan kebudayaan, adat atau aturan hidup bersama yang mereka patuhi sejak zaman dahulu. Di antara adata yang berlaku di Minangkabau adalah pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Adat tentang pergaulan laki-laki dan perempuan mewajibkan laki-laki dan perempuan berbeda tempat, misalnya di rumah, di tempat mandi, di warung atau di pasar, dan di tempat pesta. Anak laki-laki dan anak perempuan me...

avatar
Widra
Gambar Entri
Pendekar Sejati Bukit Matahari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Fajar baru saja tiba. Matahari mulai menampakkan dirinya di kaki cakrawala. Semburat sinarnya yang kuning keemasan mulai menerangi seluruh alam. Bari, bocah berusia sepuluh tahun itu mulai menuruni tangga Omo Hada miliknya. Omo Hada adalah rumah adat khas suku Nias yang terdapat di Desa Bawomataluo. Pagi ini, ia berniat menjumpai Ina yang tengah sibuk menumbuk padi di dalam lisung batu. Ia sudah tak sabar ingin memulai hari-hari barunya di Tano Niha, sebutan suku Nias untuk menyebut kampung halaman mereka, Tanah Nias. Ia yakin hari ini adalah waktu yang tepat baginya untuk menyapa dunia barunya ini. Sejak kedatangannya sebulan yang lalu, ia sama sekali belum pernah ke luar rumah walaupun hanya sekadar bercengkrama dengan keluarga barunya. “Bari! Mau ke mana kau? Siapa yang suruh kau ke luar rumah?” teriak Ina yang langsung meletakkan alu, alat untu kemnumbuk padi di dalam suatu wadah yang biasanya disebut lisuung batu. Ia bergegas menarik Bari kembali ke dalam Omo Hada mereka....

avatar
Widra