fc points playstation 4 Besuche die Website Buyfc26coins.com. Fairer Deal..UD9i
571 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Serat Nitisruti
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Serat Nitisruti adalah sebuah naskah kuno karangangan Pangeran Karanggayam dari Pajang, yang selesai ditulis pada tahun 1612 dan berisi petuah-petuah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kitab ini segala hal yang menyangkut tata karma orang Jawa dibahas.    Dibawah ini di kutipkan salah satu pupuh yakni pupuh pucung yang terdapat dalam serat Nitisruti yang khusus mengajarkan tentang cinta kasih terhadap sesama dan terjemahan dibawahnya dalam bahasa Indonesia untuk memudahkan pembaca di luar Jawa memahami isinya. 1 Kang sinebut ing gesang ambeg linuhung, kang wus tanpa sama, iku wong kang bangkit, amenaki manahe sasama-sama. 2 Saminipun kawuleng Hyang kang tumuwuh, kabeh ywa binada, anancepna welas asih, mring wong tuwa kang ajompo tanpa daya. 3 Malihipun rare lola kawlas ayun, myang pekir kasiyan, para papa anak yatim, openana pancinen sakwasanira. 4 Mring wong luput d...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Pepali Ki Ageng Selo
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Kata pepali dalam bahasa sastra Jawa Indonesia karangan S. Prawira Atmaja artinya “pantangan” atau “larangan”. Oleh Tardjan Hadidjaya diartikan “pakem” atau pedoman hidup. Sedangkan oleh Seotardi Soeryahoedoyo mengartikan pepali adalah ajaran, petunjuk dan aturan. Ketiga pendapat ini benar sebab apa yang ada dalam pepali Ki Ageng Selo berisi pedoman hidup yang menyangkut tentang ajaran, petunjuk, aturan, maupun larangan, yang kenyataannya masih banyak yang relevan dengan keadaan zaman sekarang. Siapa Ki Ageng Selo? Beliau adalah nenek moyang yang menurunkan raja-raja Mataram. Sri Sunan Paku Buwana XII yang bertahta di kerajaan Surakarta sekarang ini adalah keturunannya ke-17. Adapun urutannya, Prabu Brawijaya V beristeri puteri Wandan Kuning, maka lahirlah Bondan Kejawan. Bondan Kejawan mengawini Roro Nawangsih dan berputera Ki Ageng Getas Pendhawa. Ki Ageng Getas Pendhawa menikahi Putri Sunan Maja Agung, lahirlah Ki Ageng Abdul...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
KISAH SYEKH BELABELU YANG RENDAH HATI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

SYEKH BELABELU atau yang bernama asli JAKA BANDEM adalah seorang bangsawan dari Kerajaan Majapahit yang melarikan diri dari istana ke sebuah bukit di wilayah pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, karena tidak mau dipaksa memeluk agama Islam oleh penakluknya yakni kerajaan Islam Demak. Dalam pelariannya, ia justru bertemu dengan seorang ulama bernama SYEKH MAULANA MAGRIBI  dan mulai tertarik belajar tentang Islam dan berguru kepadanya. Syekh Belabelu memiliki suatu kebiasaan buruk yang tidak disukai oleh gurunya, yaitu gemar makan nasi dengan jumlah yang banyak. Beberapa kali sang Guru mengingatkannya agar tidak makan nasi secara berlebihan, namun Syekh Belabelu tetap tidak menghiraukannya. Akhirnya, sang Guru yang merasa ilmunya paling tinggi menantangnya untuk beradu kesaktian dan adu cepat sampai ke Mekah, Arab Saudi.   Alkisah, di daerah Jawa Timur, tersebutlah seorang raja bernama Raja Hayam Wuruk yang bertahta di Kerajaan Majap...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KENAPA NYAMUK BERDENGUNG ? INI KISAHNYA
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Serangga nyamuk adalah sejenis serangga pembawa penyakit-penyakit berbahaya bagi manusia, sebut saja  MALARIA, DEMAM BERDARAH, CIKUNGUNYA (KAKI GAJAH) , serangga nyamuk mempunyai dua sayap bersisip, tubuh yang langsing, dan enam kaki yang panjang. Dari berbagai jenis nyamuk yang ada, jarang sekali mungkin juga tidak ada nyamuk yang memiliki ukuran tubuh melebihi seperti yang sekarang sering kita temui. Menurut cerita masyarakat Yogyakarta, dahulu ukuran nyamuk besarnya sebesar kambing dan dapat berbicara layaknya manusia. Namun oleh suatu peristiwa, tubuh nyamuk yang semula besarnya sebesar kambing tersebut berubah menjadi kecil dan suaranya pun berubah menjadi berdengung. ∞∞∞     Pada suatu tempat di kaki bukit di daerah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, terdapat sebuah dusun terpencil yang jauh dari keramaian. Penduduk dusun tersebut senantiasa hidup rukun, damai, dan sejahtera. Untuk mencukupi kebutuhan sehar...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KISAH KALI GAJAH WONG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sungai atau kali Gajah Wong adalah salah satu sungai yang membelah kota Yogyakarta. Bagian hulu berada di lereng merapi Kabupaten Sleman, sedangkan bagian hilir berada di Kabupaten Bantul. Sungai Gajah Wong merupakan ekosisten aquatik yang keberadaannya sangat dipengaruhi oleh aktivitas atau kegiatan di sekitarnya atau di daerah aliran sungai (DAS). Pemberian nama KALI GAJAH WONG karena ada suatu peristiwa yang terjadi yang merenggut nyawa dua jiwa di sungai atau kali ini.   Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa Kerajaan Mataram pernah berpusat di Kotagede, kurang lebih 7 kilo meter arah tenggara kota Yogyakarta. Pada waktu itu Kerajaan Mataram dipimpin oleh Sultan Agung yang mempunyai beribu-ribu prajurit, termasuk pasukan berkuda dan pasukan gajah. Kanjeng sultan juga mempunyai abdi dalem-abdi dalem yang setia. Di antara abdi dalem itu terdapat seorang srati (Srati : orang yang pekerjaannya mengurusi gajah), bernama  KI SAPA WIRA .   Setiap...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Geblek Kulon Progo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Siapa yang tidak kenal dengan Daerah Istimewa Yogyakarta? Kebanyakan orang Indonesia bahkan dunia pasti mengenal daerah ini ataupun sudah pernah datang di daerah ini. Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota,  , salah satunya adalah Kabupaten  Kulon Progo. Kabupaten ini memiliki pusat pemerintahan di Wates. Daerah ini memiliki nama Kulon Progo karena terletak di sebelah barat Sungai Progo. Daerah ini sudah mulai dikenal banyak orang apalagi setelah pemerintah memutuskan untuk membangun bandara bertaraf internasional di wilayah Kulon Progo. Namun, kali ini saya akan membahas tentang makanan khas daerah ini. Cerita yang saya dapatkan dari nenek saya ini membuat saya tertarik untuk mengulasnya di artikel ini. Makanan tradisional yang akan saya bahas yaitu cemilan yang bernama "Geblek". Geblek mirip dengan cireng yang kita kenal di Bandung, bahan dasarnya juga dari tepung tapioka ditambah dengan parutan singkong,  r asanya ya gurih sama sepe...

avatar
OSKM_16518018_Aloysius Bimo Prayogo
Gambar Entri
Gatheng
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Daerah Istimewa Yogyakarta

Gatheng atau permainan Gathengan merupakan permainan tradisional asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Cara bermain Gatheng mirip dengan cara bermain bola bekel atau bekelan, namun permainan Gatheng tidak menggunakan bola. Gatheng menggunakan batu sebagai alatnya. Batu tersebut dinamakan watu gatheng yang berarti batu gatheng. Ukuran watu gatheng tidak terlalu besar, kira-kira sekitar 1 cm, seukuran dengan batu kerikil. Gatheng sudah ada sejak lama, kira-kira pada zaman Mataram (abad XVII). Putra raja Mataram pada saat itu, Raden Rangga, memiliki alat bermain  watu gatheng yang berukuran lebih besar dari watu gatheng biasa. Besarnya batu tersebut membuktikan betapa saktinya Raden Rangga. Watu gatheng yang diyakini milik Raden Rangga tersebut, sekarang masih tersimpan di Kotagede, Yogyakarta. Gatheng dapat dimainkan secara perorangan maupun dalam kelompok kecil (3 – 4 orang). Kebanyakan yang bermain Gatheng adalah anak-anak perempuan. Namun seiring pe...

avatar
OSKM18_16818041_Felicia
Gambar Entri
Rempeyek Jingking Khas DI Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

  Rempeyek Jingking adalah makanan khas Daerah Istimewa Yogyakarta yang hanya bisa didapatkan di daerah pantai. Makanan ini dapat dijumpai di pesisir Pantai Parangtritis, Bantul atau di Pantai Baron, Gunungkidul. Rempeyek ini pada dasarnya sama seperti rempeyek pada umumnya hanya saja peran kacang atau kedelai diganti dengan hewan jingking. Jingking sendiri adalah kepiting kecil yang dapat ditemukan di sekitar pantai di Gunungkidul dan Bantul. Jenis makanan ini nyaris tidak bisa didapatkan di kios atau warung-warung karena hampir 90 persen makanan jenis ini dijajakan dengan cara asongan di sepanjang garis pantai Laut Selatan Bantul atau Gunungkidul. Jadi, untuk mendapatkan makanan jenis ini orang harus mencari penjualnya di pantai sebab penjual makanan jenis ini untuk saat ini semakin sulit ditemukan. Langkanya penjual rempeyek jingking di pasaran tersebut berkait erat dengan semakin sulitnya orang mendapatkan bahan baku peyek jingking, yakni binatang Jingking itu...

avatar
OSKM18_16518046_Annisa Ayu Pramesti
Gambar Entri
Tradisi Apeman
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

    Tradisi Apeman Tradisi Apeman ini adalah gabungan dari unsur keagamaan dan adat kesenian budaya orang jawa. Acara ini diadakan setiap menjelang datangnya bulan suci ramadhan, tradisi ini memiliki makna sebagai permohonan ampun kepada Tuhan Yang Maha ESA, saling meminta maaf lahir batin antar umat muslim sebelum datangnya bulan suci ramadhan, sebagai   bentuk dari rasa syukur atas rizki bagi  umat muslim di yogyakarta dan unrtuk mendoakan para leluhur terdahulu. Pertama-tama tradisi ini dilakukan untuk ruwatan yaitu mendoakan para   tokoh-tokoh agama islam   terdahulu, seperti para kiyai-kiyai besar, para leluhur desa, dengan mengadakan   pengajian bersama, lalu masyarakat membersihkan makam para kiyai   dan anak cucu keturunannya  serta para leluhur desa dengan   pandu oleh juru kunci makam tersebut untuk   memperingati hari meninggalnya. Setelah membersihkan makam, dilanjutkan denga...

avatar
OSKM18_16818107_kimberlita qatrunnada