Kajian perobatan medis di Aceh telah mencapai fase keselarasan, pada saat tema-tema keagamaan dan kebudayaan mendapat “lahan utama” di dunia intelektual dan para peneliti ( researchers ), baik dalam tatanan pemerintahan (kesultanan) maupun masyarakat bawah ( grassroots ). Pada hakikatnya, ranah kajian medical ataupun perobatan secara tradisional dan modern telah mendapat tempat yang sama dengan kajian keagamaan, seperti ilmu tasawuf, tauhid dan syariat yang selama ini dan sebelumnya mendapat sorotan utama. Informasi tersebut dapat ditelusuri dari banyaknya karya tulis di bidang kedokteran yang dihasilkan oleh para intelektual atau tokoh-tokoh agama di Aceh pada beberapa abad yang silam. Karya tulis tangan (manuskrip) atau naskah klasik merupakan sumber primer dan bukti kejayaan yang digapai oleh Aceh dalam bidang-bidang tersebut, seperti pencetus munculnya sistem tulisan aksara Arab-Jawi di dunia Melayu-Nusantara, atau lahirnya sistem/kaidah syair dari Hamzah Fansuri...
Memasuki bulan ke 7 atau minggu ke 28 kehamilan, saya dikejutkan oleh telepon dari mertua yang ingin memastikan kapan mereka bisa datang ke Tangse untuk jak mee bu (membawa nasi) atau keumaweuh. Sungguh tidak terasa kalau janin di rahim saya sudah tujuh bulan usianya. Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Aceh khususnya keluarga suami untuk mengantarkan nasi dan buah-buahan bagi istri yang sedang hamil anak pertama. Tradisi inilah yang disebut dengan keumaweuh atau tujuh bulanan. Sebenarnya, saya merasa sedikit berat hati menjalani tradisi ini. Bukan karena saya anti dengan adat keumaweuh, bukan sama sekali. Saya malah senang sekali ketika keluarga suami datang ke rumah dan membawa aneka makanan dan buah-buahan. Bisa makan besar tentunya. Namun, yang membuat diri ini sedih adalah suami tercinta belum bisa kembali dari perantauan pada hari yang sakral itu. Ketika mertua perempuan melakukan peusijuk, langsung saja air mata ini keluar. Padahal entah apa yang ditangisi toh sebentar...
Lamno adalah ibukota Kecamatan Jaya yang terletak di daerah pesisir barat Aceh Jaya Daerah Nanggroe Aceh Darussalam. Daerah ini terdiri dari tujuh kemukiman yang dipecah ke dalam 48 desa/gampong. Sebagaimana masyarakat Aceh lainnya, sebagian besar penduduk Lamno memeluk agama Islam. Di Aceh, daerah Lamno memiliki suatu keistimewaan yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Di salah satu gampong yang ada di Lamno, yaitu gampong Daya kita menjumpai banyak penduduknya yang berkulit putih serta bermata biru seperti bangsa Eropa. Dalam sejarahnya, Lamno merupakan sebuah kota dagang yang amat maju dan telah menjalin hubungan dagang dengan bangsa Eropa seperti Portugis dan Spanyol. Sejak masa itu, proses asimilasi dalam hal perkawinan antara bangsa Eropa yang berkunjung ke Lamno dengan masyarakat setempat terus berlangsung. Ketika terjadi gempa dan tsunami di Aceh tanggal 26 Desember 2004, sebagian daerah Lamno mengalami kehancuran. Salah satu, daerah yang mengalami kehancuran adalah gamp...
Rebutan isi bale (tempat makanan yang disediakan untuk mMulid) seolah menjadi tradisi dan pandangan wajib secara turun temurun di kalangan masyarakat Simeulue. Itu terjadi saat dilaksanakanMaulid Nabi Muhammad SAW oleh Pemerintah Kabupaten Simeulue di halaman Mesjid Baiturrahmah Kota Sinabang, Kamis, 14/12/2017. Peringatan Maulid ini juga dihadiri Bupati Simeulue Erli Hasyim, S.H, S.Ag, M.I.Kom serta sejumlah SKPK Simeulue, berlangsung hikmat dan penuh makna. Ustad Hasanuddin Yusuf Adan, yang juga dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menyampaikan tausiyah pada Maulid Akbar tersebut. Ustad Hasanuddin Yusuf Adan menyampaikan, Nabi Muhammad SAW merupakan suri tauladan bagi ummat manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan semua sikap dan tingkah laku terpuji, yang diajarkan pada manusia. Begitupun, kondisi ummat hari ini sangat miris. Itu terlihat dari perbuatan tak patut, krisis sopan santun dan tata krama. Ini sangat bertolak belakang dengan y...
Setiap momentum lebaran, ada hal tampil beda di Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Di mana, pemuda di sana setiap lebaran memasak makanan khas atau dikenal dengan meuleumak untuk santapan bersama semua kalangan masyarakat. "Tanpa terasa kini telah berada di hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh atau dikenal bulan silaturahmi. Di mana kita saling merajut kembali nilai ukhuwah di antara sesama. Setidaknya itulah makna dari kegiatan para pemuda Gampong Lamkawe dalam acara "meuleumak ," ucap Ketua Pemuda Lamkawe, Tgk Edi Kurniawan Abdullah, Selasa (27/6/2017). Menurutnya, pemuda Lamkawe sudah menjadikan acara meuleumak yang diprakarsai para pemuda gampong dan perantau sebagai agenda tetap tahunan. "Minimal setahun sekali, setidaknya rasa ukhuwah dan kebersamaan terajut lewat momentum ini," harap Tgk Edi Kurniawan Abdullah. Tgk Edi menambahkan, dengan acara ini bukan hanya pemud...
Yusri (34 tahun) tampak sibuk pagi itu. Bersama warga lain, ia menyiapkan masakan gulai kambing untuk aqikah yang digelar bersama khanduri Peutron Anuek di Gampong Meunasah Pupu, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya. Dua ekor kambing disembelih sebagai wujud rasa syukur. Yusri resmi mengeluarkan putra dari dalam rumah melalui sebuah ritual adat turun temurun; Peutron Anuek. Anak keduanya yang lahir dari rahim Salmawati (30 tahun) itu usianya genap 44 hari. Lewat upacara ini diberi nama Naufal Ghiffari. Prosesi mengeluarkan bayi dari rumah dan menginjak kakinya ke tanah berlangsung khidmat. Razali, mertua Yusri, mendatangkan Teungku Muhammad Azzawahiry, seorang ulama setempat, untuk memimpin tradisi peutron cucunya. Mulanya bayi mungil itu dipeusijuek alias ditepung tawari, disertai pembacaan doa untuk keberkahan. Di atas talam (baki) tersedia menu seperti ketan kuning, teumpoe, paha ayam goreng, air zam-zam, sari kurma dan bermacam buah manis. Muhammad memangku si bayi untuk peuci...
Kerajaan Meureudu terletak di Sumatera, Kab. Pidie Jaya , prov. Aceh . Saat kesultanan Aceh kerajaan itu merupakan vasal atau bawahan sultan Aceh dan dipimpin oleh raja yang bergelar Uleebalang. Setelah berakhirnya Perang Aceh, tahun 1914, Meureudu masuk Onderafdeling, sebagai “swapraja”. Raja kerajaan Meureudu sekarang Tidak ada info tentang raja atau pewaris kerajaaan ini. Sejarah kerajaan Meureudu Negeri Meureudu sudah terbentuk dan diakui sejak zaman Kerajaan Aceh . Ketika Sultan Iskandar Muda berkuasa (1607-1636) Meureudu semakin diistimewakan. Menjadi daerah bebas dari aturan kerajaan. Hanya satu kewajiban Meureudu saat itu, menyediakan persediaan logistik (beras) untuk kebutuhan kerajaan Aceh. Sampai Kerajaan Aceh runtuh, Meureudu masih sebuah negeri bebas. Keistimewaan Negeri Meureudu terus berlangsung sampai Sultan Iskandar Muda diganti oleh Sultan Iskandar Tsani . Pada tahun 1640, Iskandar Tsani mengangkat Teuku Chik Meureu...
Di era milenia ini, tradisi bermain meriam bambu saat menyambut Idul Fitri hampir lenyap. Tapi di Gampong Cut dan Masjid Reubeue, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Aceh, tradisi itu masih terpelihara hingga kini. Pada malam Idul Fitri 1439-H, masyarakat di dua desa itu, mulai dari anak-anak hingga pria dewasa, merayakan hari kemenangan dengan peperangan meriam bambu dan drum karbet (karbida). Peperangan dengan meriam bambu dan drum karbet biasanya dilakukan antara dua kubu dari dua desa yang hanya dibatasi oleh sungai. Kedua kubu ini nantinya akan saling serang. Hasballah, warga desa yang ikut meramaikan acara itu, kepada KBA.ONE, Jumat, 15 Juni 2018, mengatakan peperangan meriam bambu merupakan tradisi masyarakat Aceh dalam menyambut lebaran. Tradisi ini masih dipertahankan di kalangan masyarakat Pidie secara turun-temurun. Meriam bambu, ungkap dia, menggunakan minyak tanah dan bensin (premium) sebagai bahan peledak. Sebelum melakukan aksi peperangan, bambu diasa...
Tarian batu giok siswi SMAN Bunga Bangsa Kecamatan Darul Makmur,ikut memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) di Kabupaten Nagan Raya sabtu(02/15).Selain Tarian batu giok,juga dimeriahkan oleh tarian tukang tipee serta tarian giok meugiwang dari SMAN Kuala. Tarian batu giok merupakan salah satu tarian yang mengisahkan tentang batu mulia yang ada di pergunungan Kecamatan Beutong,dimana batu mulia tersebut merupakan batu yang banyak diminati oleh kalangan orang,baik dalam wilayah Provinsi Aceh serta kalangan dari luar Provinsi Aceh. Dalam tarian tersebut,para penari juga menceritakankan tentang kekayaan alam yang ada dalam hutan belantara Beutong Kabupaten Nagan Raya,namun mereka mengatakan untuk menjaga keindahan alam itu,alam harus di jaga dengan baik sehingga tidak terjadi kerusakan keindahan alam dalam pengambilan batu mulia tersebut,apalagi dapat mengundang bencana alam jika melakukan dengan cara yang tidak baik. &nbs...