Bahan 500 gram udang pancet 1 butir jeruk nipis,ambil airnya 1 sdt garam 3 siung bawang putih,parut Sambal pirik 1 batang bunga kecombrang muda 3 butir bawang merah 3 buah cabai merah keriting 3 buah cabai rawit merah 1 buah tomat merah ½ sdt garam 2 sdt terasi goreng 2 sdt gula merah,sisir halus 3 sdm minyak untuk menumis Cara Membuat Resep Masakan Udang Goreng Sambal Pirik (Kalimantan Timur) Kupas udang,buang kepala dan belah punggungnya.Campur dengan air jeruk nipis,garam,dan bawang putih parut.Diamkan selama 20 menit.Bakar udang di atas bara api sambil balik-balik supaya matangnya merata. Bakar bunga kecombrang muda sampai layu.Buang pelepah luarnya,kemudian iris halus batang dalamnya.Sisihkan.Haluskan bawang merah,cabai,tomat,garam,terasi,dan gula merah.Campur dengan irisan bunga kecombrang,kemudian tumis sampai sambal harum dan matang.Angkat.Sajikan bers...
Bahan-bahan : kacang hijau 1/2 kg kelapa 1/2 btr tomat 2 ons Bumbu-bumbu: cengkeh 2 bj kapulaga 4 bj kayu manis 1 pt lada 1/2 sdt jinten putih 1/4 sdt jinten manis 1/2 sdt garam 1 sdt margarine 2 sdm Cara membuatnya : Kacang direndam di air kapur selama 15 menit. Kemudian dicuci, lalu direbus. Rempah-rempah digiling lumat-lumat, digoreng dengan margarine sampai berbau wangi. Dimasukkan dalam rebusan kacang tadi. Kelapa diparut dibuat santan kental. Setelah kacangannya empuk, baru dimasukkan santan dan garam. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno hlm. 835-836
Sekilas tentang ragi (yeast). Ragi merupakan salah satu bentuk perkembangan bioteknologi dalam bidang pangan, di mana manusia dapat memanfaatkan mikroba menguntungkan tertentu dari ragi tersebut dalam pengolahan makanan menjadi bentuk dan rasa yang khas, serta bergizi tinggi. Salah satu mikroba yang berperan dalam proses fermentasi minuman tuak adalah mikroorganisme Aspergillus Orizae yang selalu ada pada bahan pangan seperti beras salah satu bahan pembuat ragi tuak itu. Peragian adalah tekhnik dan proses memperbanyak mikroorganisme yang solid dan padat menjadi medium yang namanya ragi. Bahan-bahan pangan yang dicampur dalam proses pembuatan ragi memungkinkan kombinasi beberapa mikroorganisme yang tumbuh dan berkembang sehingga menghasilkan fermentasi minuman yang khas dan berkualitas. Penasaran bagaimana membuat ragi yang berkualitas? Ada ragi yang bagus dan tidak bagus. Katanya ragi tuak yang bagus hasil buatan tuak juga lebih enak, manis dan bertahan l...
Sarung Samarinda atau Tajong Samarinda adalah jenis kain tenunan tradisional yang bisa didapatkan di Kota Samarinda , Kalimantan Timur . Kain yang juga dikenal dengan sebutan Tajong Samarinda ini populer sebagai cendera mata khas Samarinda sejak tahun 1950-an. Menurut data Dinas Kebudayaan Kota Samarinda. Tajong Samarinda adalah bentuk asimilasi budaya antara suku Bugis Wajo, Kutai dan ukiran khas Dayak. Suku Bugis Wajo dikenal sebagai penenun berbakat, di tanah Sulawesi sana mereka masih menjaga erat tradisi menenun leluhur mereka. Sarung ini ditenun dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang disebut Gedokan . Produk yang dihasilkan untuk satu buah sarung memakan waktu 15 hari. Ciri khas Sarung Samarinda adalah bahan bakunya yang menggunakan sutera yang khusus didatangkan dari Cina. Sebelum ditenun, bahan baku sutera masih harus menjalani beberapa proses agar kuat saat dipintal. Proses pembuatan Tajong Samarinda yang ber...
Kentau adalah jenis kidung Kenyah yang dibawakan untuk menghibur hati. Kentau dapat diuraikan melalui dua aspek. Pertama, dilihat dari situasi pada saat kentau dibawakan; dan, kedua, dari cara melantunkan sebuah kentau. Situasi Saat Kentau Dilantunkan Kentau dapat dikelompokkan berdasarkan situasi pada saat kentau dilantunkan. Istilah yang digunakan untuk subklasifikasi kentau adalah dayung 'lagu”. Jenis dayung yang ditemui pada saat penelitian ini adalah : Dayung Arui, yaitu dayung yang dilantunkan pada saat memanggil orang agar keluar dari amin mereka dan berkumpul di usei, beranda”, untuk menyambut tamu atau untuk bersantai. Dayung Badetiang, yaitu dayung yang dilantunkan untuk menghibur hati dan biasanya dapat pula digunakan untuk mengiringi tarian. Dayung Ajau, yaitu dayung yang dilantunkan pada saat ada kegiatan di ladang, misalnya pada saat uyen umaq 'membuka ladang', menugal menanam', maupun pada saat padei muding ...
Jatong adalah alat komunikasi bunyi, atau alat tabuh berbentuk tambur panjang, berukuran panjang sampai 4 meter, pada bagian tam bur bergaris tengah 60 cm, terbuat dari kulit kambing (mek), atau kulit rusa (payau), kulit sapi. Sapi merupakan hewan ternak yang langka. Seluruh badan jatong dibuat dari sebatang kayu gelondong utuh yang dikerok bagian tengahnya, dan dibentuk mirip terompet besar, sekeli ling badan jatong diberi tali-tali rotan memanjang dari ujung ke ujung yang berfungsi sebagai penyetel bunyi tambur, bila kendor talinya, bunyi jadi rendah dan tidak nyaring. Jatong digantung melintang di serambi depan dari tempat tinggal golongan paren, dan yang boleh menabuh atau membunyikan jatong hanyalah orang berstatus sosial bangsawan laki-laki maupun perem puan. Fungsi jatong dahulu adalah menyiarkan berita tanda serangan musuh, dan juga alat tabuh yang digunakan dalam upacara mamat. Kini fungsinya berubah hanya ditabuh bila ada warga desa yang mengalami kecelakaan luar biasa...
Peler kambing merupakan jajan yang terbuat dari bahan utama pisang. Pisang yang digunakan ada pisang sanggar (kepok) atau pisang mauli. Peler kambing kutai memiliki bahan yang sederhana di bandingkan peler kambing khas palembang. Bahan: 10 buah Pisang kepok, pilih yang sangat matang. 200 gr tepung terigu Air secukupnya Vanili secukupnya Minyak goreng Garam seckupnya Gula pasir secukupnya (opsional) Cara membuat: 1. Siapkan wadah, masukan tepung, pisang, campur garam, gula dan air secukupnya. 2. Aduk adonan menggunkana gelas kaca, penyet sampai adonan kalis, 3. Masukan vanili 4. Aduk sampai rata, jika terlalu keras tambahkan air hingga agak lembek. 5. Panas minyak goreng. 6. Lalu goreng adonan dengan membentuk bola-bola. 7. Jika sudah menguninh angkat dan tiriskan 8. Sajikan.
Banyak di antara kita yang tidak mengerti bedanya antara kambing dan domba. Apalagi masyarakat perkotaan yang tidak pernah merasakan rasanya berternak kambing atau domba. Tahunya sekedar makan sate dan gulenya. Keduanya memang mirip, tapi sebenarnya sangat berbeda. Apa saja yang membedakan antara kambing dan domba? Simak ulasan berikut ini: 1. Perbedaan Makanan Domba dan kambing memang pemakan tumbuhan, namun ketika liar di luar kandang, mereka mempunyai makanan kesukaan masing-masing. Kambing lebih senang makan dedaunan yang berada di atas, contohnya daun mahoni, daun pisang, daun ketela, dan lain-lain. Sedangkan domba cenderung senang makan rumput yang berada di bawah. Saya ulangi, itu jika mereka dapat memilih santapan di hutan. Kalau kambing/domba yang dipelihara dalam kandang, maka tidak dapat memilih jenis pakan. Mereka cuma makan sesuai dengan apa yang dikasih oleh peternak. 2. Perbedaan Fisik Bentuk m...
Batewah merupakan istilah yang sering dipakai anak-anak di daerah Marabahan dan Banjarmasin. Entah mengapa anak-anak menamai permainan ini dengan nama Batewah. Menurut perkiraan, nama batewah ini diambil dari kata ‘Tiwah’. Tiwah adalah upacara yang dilakukan oleh penganut agama Kaharingan di pedalaman Kalimantan. Upacara Tiwah ini untuk mengantarkan arwah kerabat yang sudah meninggal ke surga. Perkiraan kata tewah berasal dari tiwah didasari pada adanya kesamaan bentuk permainan ini dengan salah satu bagian upacara. Pada upacara Tiwah, keluarga yang melaksanakan upacara membeli seekor kerbau besar atau sapi untuk dijadikan kurban. Selama upacara berlangsung, kurban tadi diikat pada tongkat kayu dan seluruh keluarga yang ikut mengelilinginya. Masing-masing anggota keluarga memegang tombak, kemudian melemparkannya ke kurban terus menerus sampai kurban tidak berdaya lagi. Setelah itu baru disembelih untuk dimakan bersama. Dalam permainan Batewah, sasaran yang dituju bu...