Salah satu legenda yang terkenal di Dieng adalah mengenai Kiai Kolodete. Namun, cerita mengenai Kiai Kolodete memiliki banyak versi. Salah satu versinya diperoleh wartawan merdeka.com , Mardani, dari tokoh pemuda dan budaya Dieng, Alif Fauzi (38). Menurutnya, Kiai Kolodete adalah seorang resi Hindu penguasa Dieng yang akhirnya memilih masuk Islam. Kiai Kolodete adalah salah satu penjaga Dieng. Dia menjaga wilayah tengah Dieng. Selain Kiai Kolodete, ada empat orang lainnya yang ditugaskan oleh para walisongo untuk menjaga ke-Islaman masyarakat Dieng saat itu. Empat orang itu adalah; Kiai Karim yang bertugas menjaga Dieng wilayah selatan, Kiai Ageng Selo Manik yang bertugas menjaga Dieng wilayah timur, Kiai Ageng Mangku Yudho yang bertugas menjaga Dieng wilayah barat, dan Kiai Walik yang bertugas menjaga Dieng wilayah utara. "Makam mereka ada beberapa di sekitar sini. Di barat Desa Karang Tengah ada makamnya Ki Ageng Mangku Yudho, dan Kiai Walik ma...
Di Semarang dan Jawa Tengah berkembang mitos adanya hantu dengan sebutan Wewe Gombel. Di daerah lain dikenal dengan nama Kolong Wewe. Menilik namanya, Wewe Gombel adalah hantu "pribumi" Semarang. Kita mulai pencarian sejarah lahirnya mitologi itu dengan mengunjungi sebuah bukit di Semarang bernama Gombel. Kawasan ini sangat dikenal. Jika kita menuju Semarang atas dari kota bawah, dipastikan kita melewati Jalan Setiabudi atau Gombel Baru dari arah Pasar Jatingaleh dan dari Jalan Setiabudi, menuju Jatingaleh melintasi Jalan Gombel Lama. Jalan itu sesungguhnya adalah lereng bukit bernama Gombel. Di puncak bukit itu, berdiri sebuah bangunan besar yang sekarang kosong. Bangunan itu adalah bekas Hotel Sky Garden. Begitu rimbunnya pepohonan, bangunan itu tak bisa dilihat. Untuk menuju ke bangunan itu, kita bisa melewati sebuah gapura berbentuk Candi. Hingga menemukan palang besi sebagai akses masuk. Saat ini bangunan dua lantai itu terkesan kurang terawat. Selain karena b...
Habitat hunian kegemarannya adalah batu berair, bangunan tua, pohon besar yang teduh atau sudut-sudut yang lembab sepi dan gelap. Menurut mitos, pusat domisili makhluk ini dipercaya berada di daerah hutan seperti Hutan Jati Cagar Alam Danalaya, kecamatan Slogohimo, sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri, dan di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo di Kulon Progo, sekitar 60 km ke barat Yogyakarta. Istilah genderuwa yang sebenarnya diduga berasal dari bahasa Kawi gandharwa yang berakar dari bahasa Sansekerta gandharva. Gandharwa dalam kepercayaan Hindu dan Buddha (yang merupakan kepercayaan dominan di zaman kerajaan Hindu Buddha di nusantara) digambarkan sebagai makhluk berwujud manusia berjenis kelamin pria yang tinggal di kahyangan. Mitos genderuwa sebagai makhluk gaib sendiri diduga berakar dari mitos kuno Persia gandarewa. Dalam mitos Persia, gandarewa adalah siluman air Persia yang terus-menerus mencoba...
Menurut rangkuman yang saya lansir dari berbagai sumber terpercaya dan hasil saduran dari buku sanskerta menyatakan, bahwa Banaspati berasal dari salah seorang tokoh yang mengadopsi ilmu hitam yang terjadi pada zaman di zaman purwacarita atau tepatnya di zaman kerajaan Majapahit, Banaspati sendiri merupakan salah satu raja lautan yang merupakan keturunan siluman atau bangsa Api, ketika ia memimpin bangsa siluman banyak sekali manusia yang jadi korban karena keganasannya, namun berkat pertolongan dari Nabi Khidir akhirnya raja Banaspati dapat dibunuh. Menurut Hikayat cerita menyebutkan bahwa setelah banapasti dibunuh oleh Nabi Khidir, ternyata raja agung Banaspati ini masih memiliki keturunan yang bernama setan kober, adapun setan kober ini hidup 500 tahun sesudah banaspati dibunuh, banyak masyarakat jawa yang mempercayai bahwa setan kober yang merupakan keturunan banaspati ini hidup di hutan panji. Masa kejayaan setan kober ini berlangsung tepat pada zaman keemasan Majapahit, ka...
Lelepah Adalah setan berwujud raksasa tapi tidak begitu besar, dan katanya suka memakan daging. Apabila sampai bertemu manusia, dia bisa memakan manusia yang ditemuinya. Tapi setan ini sekarang sudah seperti dongeng yang tak lagi populer. Sumber: http://hendrobuwono.blogspot.com/2009/07/hantu-dalam-kepercayaan-jawa.html
Girilawungan adalah nama sebuah kerajaan yang pernah ada di tanah Sunda, tepatnya di Majalengka, Jawa Barat. Istilah “girilawungan” berasal dari kata ngalawung dalam bahasa Sunda, yang berarti “berhadap-hadapan”. Menurut cerita, pernah terjadi suatu peristiwa ngalawung di sebuah tempat sehingga tempat itu kemudian dinamakan Girilawungan. Dahulu di tanah Pasundan, ada seorang raja bernama Pangeran Giri Layang . Ia masih keturunan Raja Pajajaran. Pangeran Giri Layang adalah seorang raja yang arif dan bijaksana. Dalam memerintah negara, ia dibantu oleh adik perempuannya yang bernama Putri Giri Larang dan seorang patih bernama Endang Capang . Suatu hari, Pangeran Giri Layang sedang bercakap-cakap dengan adiknya di pendopo istana. Putri Giri Layang berkata kepada kakaknya, “Kanda, Dinda ingin mengatakan sesuatu. Tapi, sebelum...
Asal Mula Padi Menurut cerita yang beredar di masyarakat, dahulu kala terdapat kerajaan-kerajaan yang di huni oleh raja beserta dewa dewi nya di khayangan.Pada salah satu kerajaan, konon ceritanyan memiliki putri yang cantik danterlahir dari butiran air mata dewa ular yang bernama Antaboga. Antaboga meneteskan air mata nya karena tidak memiliki tangan dan kaki sehingga tidak bisa memenuhi titah dewa penguasa langit,Batara Guru untuk membangun kerajaan. Alhasil tetesan air mata itu berbentuk seperti cangkang telur yang berkilauan, dengan inisiatif Antaboga memberikan itu ke Batara Guru sebagai permohonan maafnya. Batara Guru terpukau dengan keindahan telur itu karena ia temasuk dewa yang suka mengoleksi barang-barang unik, selama hidupnya ia tak pernah melihat telur seindah itu. Saat Batara Guru mencoba untuk memegang cangkang tersebut tiba-tiba muncullah pengelihatan seperti klise yang terus berputar, Batara melihat ia dan istri nya memiliki anak yang cantik dan b...
Sega Ponggol adalah salah satu makanan khas dan menjadi kebanggaan rakyat Tegal. Sega Ponggol merupakan jenis makanan berbentuk nasi yang dibungkus dengan daun pisang dan menggunakan batang lidi untuk mengunci Sega Ponggol dengan cara menusukannya pada ujung daun pisang yang telah di lipat dan menutup sega ponggol. Umumnya sega ponggol atau nasi ponggol ini terdiri dari nasi putih, sambal goreng tempe (bagi pencinta pedas)/ tempe orek, tahu, sambal, dan dengan tambahan mie atau bihun goreng. Namun beberapa tempat makan menyajikannya dengan tambahan lauk-lauk lain seperti telur, daging, dll. namun lauk utama dari sega ponggol ialah sambal goreng tempe atau tempe oreknya. Sega ponggol akan memiliki aroma berupa daun pisang pembungkusnya dikarenakan sega ponggol disajikan dengan nasi yang masih panas/hangat yang di letakan di atas daun pisang dan langsung di tutup sehingga akan mendorong aroma daun pisang tersebut untuk keluar. Untuk di daerah sekitar Tegal, sega ponggol da...
Di zaman penjajahan dulu, nasi termasuk makanan mewah sehingga rakyat kecil hanya bisa menikmati makanan dengan bahan dasar singkong. Tiwul adalah salah satunya. Makanan ini adalah khas daerah Wonogiri. Sebagai makanan pokok, kandungan kalorinya lebih rendah daripada beras namun cukup memenuhi sebagai bahan makanan pengganti beras. Bahan tiwul ini bisa dibuat makanan tiwul aneka rasa, seperti kue tiwul ayu kukus terbuat dari gaplek yang cetakannya mirip dengan saudaranya kue putu ayu, tiwul instan, tiwul manis kelapa, dan jika rasanya tawar bisa dijadikan pengganti nasi putih, biasa diebut nasi tiwul dimakan dengan lauk pauk. Berikut ini adalah cara membuat tiwul : Bahan-Bahan : 350 gram singkong yang sudah dikeringkan 150 gram gula merah 200 gram kelapa parut 2 lembar daun pandan yang panjangnya sekitar 20 cm, diikat simpul 1 lembar daun pisang 350 ml air Garam secukupnya Cara Memasak : Singkong yang sudah dikeringkan (gaplek) ditumbuk sampai jadi sep...