Taukah anda minuman yg satu ini? Sebut saja kalikih, asalnya dari kampung halaman saya yakni sumatera bagian barat, lebih tepatnya lagi di payakumbuh. Liburan idul fitri kemarin, saya sengaja menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu pasar yang terkenal di payakumbuh dan mencicipi beraneka macam jajanan yang ada disana, khususnya jajanan yg satu ini, Kalikih santan.. umumnya minuman yang hamper mirip mirip dengan cendol ini dijual saat bulan Ramadhan, Bedany kalikih ini pure dari buah asli serta tanpa bahan pengawet maupun pewarna dan biasanya orang-orang sering sekali menjadikan kalikih ini sebagai santapan disaat berbuka puasa, karena buah pepayanya yang segar sekaligus dibaluti santan dan gula merah ini kalikih pasti selalu ramai pembeli. dalam bahasa minang kalikih berarti pepaya, dan karena dimakan dengan kuah santan manis jadi namanya Kalikih Santan. Biasanya disajikan sat sedang dingin-dinginnya, mau pake es batu atau di masukin ke kulkas sama saja...
Maantaan silamak yaitu acara mempererat hubungan antara calon anak daro dan marapulai (pengantin wanita dan laki-laki). Maantaan artinya sesuatu makanan yang diantarkan ke rumah calon pengantin laki-laki, sedangkan silamak artinya beras pulut putih(ketan) yang telah diolah dengan cara dicampur dengan santan kelapa lalu dikukus. Makanan tersebut diantar bersamaan dengan makanan lainnya seperti apik ayam (ayam gulai kuning),pisang,kue,agar-agar,dan lain sebagainya. Semua ini pihak calon pengantin perempuan yang membuat dan menyediakannya. Hantaran ini dibawa ke rumah calon pengantin laki-laki, Disinilah dibicarakan mengenai peminangan dan acara baralek bersama ninik mamak, sumando dan orang tua. #OSKMITB2018
Paragede Jaguang merupakan makanan khas kota padang panjang, Sumatera Barat. Terbuat dari olahan jagung yang di padukan adonan tepung dan telur. Tak terlupa tambahan cabai dan rempah rempah yang Khas akan rasa pedas. Paragede Jaguang biasanya banyak di temukan di pasar dan di daerah batas kota. Karena Kota Padang Panjang menjadi daerah perlintasan Bukittinggi - Padang dan sebagainya, ke ghrihan paragede Jaguang Khas Padang Panjang sudah terkenal di Sumatera Barat. Paragede Jaguang dikenal sebagai camilan yang kaya akan rasa pedas dan renyah. Biasanya dimakan dalam kondisi masih hangat sehingga sangat cocok untuk daerah dingin kota padang panjang. Eksistensi Paragede Jaguang masih banyak di nikmati oleh penduduk setempat bahkan masyarakat yang sempat singgah ke Kota Padang Panjang. Rasa pedas dan kehangatan nya membuat paragede Jaguang selalu menjadi primadona di hati. OSKMITB2018
Adat Minangkabau menganut prinsip matrilinekal dimana pewaris adalah dari pihak ibu. Misal Ibu berasal dari suku Chaniago sedangkan Ayah berasal dari suku Tanjung maka anak yang dilahirkan akan bersuku Chaniago. Agar tetap dihargai dalam keluarga pihak Laki-laki maka sang anak diwajibkan untuk dijemput oleh saudara perempuan (pewaris suku) dari pihak Ayah. Dalam menjemput anak tersebut, saudara perempuan dari pihak Ayah harus membawa berbagai makanan dan pakaian dan di arak beramai-ramai dengan pihak kampung menuju rumah anak yang akan di jemput. Setelah sampai di rumah anak yang dijemput selanjutnya di bawa ke Rumah Gadang (rumah adat Sumatera Barat) saudara perempuan dari pihak ayah dan disambut oleh tetua suku (Datuk, Ninik Mamak, pPenghulu, Mande) dari pihak saudara perempuan pihak Ayah. Penyambutan didahului dengan adu pantun antara Datuk pihak perempuan saudara Ayah dengan Datuk dari Ibu kandung sang anak yang akan...
Indonesia adalah suatu negara luas yang sangat kaya,baik dari segi kekayaan alam,manusia dan budayanya. Negara ini terbentang dari Sabang sampai Merauke, dimana dari setiap daerah memiliki budaya,bahasa dan suku yang berbeda-beda. Salah satu suku besar di Indonsia adalah Minang Kabau. Suku ini dianut oleh penduduk Sumatera Barat. Pada zaman dahulu Sumtera Barat terdiri dari daerah yang disebut dengan Luhak nan tigo yaitu Luhak Tanah Data atau Luhak nan Tuo, Luhak Agam atau Luhak nan Tangah, dan Luhak Limopuluah atau Luhak nan Bungsu. Daerah-daerah ini juga mempunyai budaya yang berbeda-beda pula. Salah satuya Luhak Limopuluah , Di daerah ini penduduknya masih menjunjung tinggi adat yang kental, salah satunya menyangkut masalah khitan/sunatan, di Luhak Limopuluah khitan disebut Bao ka aia atau Sunaik . Bao yang artinya "Bawa" dan Ka aia yang artinya "ke air" Proses khitan di Luhak Limopuluah ini unik dan berbeda dari daerah lainnya, ya...
Rendang merupakan makanan khas Indonesia yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Makanan ini telah dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia hingga ke luar negeri. Bahkan, sebuah survei dari CNN menobatkan rendang sebagai makanan terlezat di dunia. Sejarah makanan rendang sudah berasal dari abad ke-19. Saat itu, masyarakat Minang biasa berpergian ke Malaysia dan Singapura melalui sungai. Perjalanan tersebut bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan, sedangkan mereka tidak melewati perkampungan. Maka, mereka membawa makanan yang bisa tahan lama, yaitu rendang. Masyarakat tradisional pada zaman tersebut mengawetkan makanan dengan metode pengasapan dan pengeringan. Rendang dimasak dalam waktu lama hingga kuahnya kering. Karena kering itulah, rendang dapat lebih awet dibandingkan makanan lainnya. #OSKMITB2018
Wanita di Minangkabau memegang peranan penting dalam kehidupan. Selain sebagai calon Bundo Kanduang Palito Nagari , wanita di Minangkabau juga merupakan penerima harato pusako turun temurun dalam kaumnya. Setiap wanita akan menjadi sosok ibu dalam rumah tangganya kelak. Oleh karena itu, seorang wanita haruslah memiliki sifat dan etika yang baik, sebagaimana frasa Palito Nagari yang disematkan pada Bundo Kanduang . Sejak dahulu, wanita di Minangkabau selalu diajarkan oleh orangtuanya mengenai Sumbang Duo Baleh . Apa itu sumbang duo baleh ? Dan apa kaitannya dengan sifat dan etika terpuji yang harus dimiliki sosok wanita di Minangkabau? Sumbang atau disebut juga "sonsang" berarti kurang dan cenderung kepada salah. Adapun yang dimaksud dengan Sumbang Duo Baleh disini ialah semacam norma adat yang bersifat turun temurun dan tidak tertulis mengenai hal-hal yang sepatutnya dijauhi, dihindari, bahkan ditinggalkan oleh wanita di Minangkabau. Dua belas lar...
Kue Karambia (kelapa) adalah salah satu dari cemilan khas Sumatera Barat. Jajanan yang renyah dan manis ini bisa ditemui di pasar dan toko-toko yang menjual oleh-oleh khas minang. Tidak afdhol rasanya jika ke Sumatera Barat tidak mencicipi cemilan satu ini. Berikut cara pembuatan kue Karambia : BAHAN : 1.Beras yang sudah ditumbuk menjadi tepung 2.Kelapa parut 3.Garam 4.Gula 5.Bawang Putih 6.Kapur Sirih 7.Air Alat : Cetakan khusus Cara Pembuatan : 1. Tepung dibentuk bulatan besar, rebus dalam air mendidih. 2. Setelah matang tiriskan, pecahkan bulatan dengan sendok 3. Sementara itu, siapkan garam, bawang putih yang sudah ditumbuk, juga sedikit kapur sirih, aduk dengan air. 4. Tuang bumbu pada tepung, tambahkan kelapa parut secukupnya 5. Bentuk bulatan sedikit besar, cetak dengan cetakan khusus sehingga terbentuk bulatan pipih kira-kira selebar telapak tangan. 6. Setelah itu goreng hasil cetakan dalam minyak panas 7. Dinginkan, sembari panaskan gula pasir dengan air. 8. Celupkan...
Di Sumatera Barat atau tepatnya di padang ada sebuah makanan khas dari buah pisang yang dinamakan godok pisang, biasanya godok pisang juga ditemukan di Bandung pada saat bulan Ramadhan beberapa rumah makan Padang yang menyediakan godok pisang seperti ditempat yang biasa saya kunjungi, yaitu RM Padang Kapau Mananti di daerah Palasari Bandung. Godok pisang itu selalu di temani dengan air gula merah. Adapun bahan bahan untuk membuat Godok Pisang adalah sebagai berikut. 1 sisir pisang Raja Bulu 1/2 Kg Terigu 1 sdm Gula (sesuai selera) 1 sdt Vanili Garam secukupnya untuk rasa gurih Minyak Goreng 1/4 Kg Santan 1/4 Kg Gula Merah 2 sdm Tepung Maizena 1 Kayu Manis Adapun cara membuatnya yaitu pertama kupas semua pisang lalu di haluskan dengan menggunakan garpu atau sendok lalu campur terigu setelah semuannya menyatu tambahkan gula,vanili,dan garam sesuai selera. Setelah itu panaskan Minyak goreng untuk menggoreng pisangnya. Sambil menggoreng pisang...