masyarakat adat
379 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bebubus Batu
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Bebubus batu merupakan suatu  ritual budaya yang berasal dari Suku Sasak, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Berasal dari kata “bubus” dan “batu”. Bubus merupakan beras dan beberapa jenis dedaunan yang kemudian ditumpuk menjadi obat, sedangkan batu artinya sisa reruntuhan batu pandang, di mana dalam sejarah diceritakan bahwa situs batu pandang adalah situs batu tertinggi yang ketinggiannya hampir mencapai langit.                Tradisi Bebubus Batu biasa dilakukan sekali atau dua kali dalam setahun yang dilakukan setelah selesai musim tanam dan selesai panen. Ritual ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan kesuburan terhadap lahan pertanian dan perkebunan serta sebagai bentuk rasa syukur terhadap Tuhan YME dengan mempersembahkan hasil panennya yang kemudian akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.        &nb...

avatar
Oskm18_16718074_daffa Ichsan
Gambar Entri
Kain Tenun Lombok, Harta Karun Terpendam Pulau Lombok
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Barat

Kalau mendengar kain tenun dari Indonesia, rasanya yang terlintas adalah Ulos, Sarung Bugih, dan sebagainya. Tapi pernahkah mendengar Kain Tenun Lombok? Rasanya kurang dikenal di kancah mancanegara, bahkan di Indonesia. Ya, sayangnya kebudayaan ini mulai ditinggalkan, bahkan oleh penduduk aslinya. Memang banyak yang kita kagumi dari Pulau Lombok. Pantainya, makanannya, adat istiadatnya, dan lain lain. Kain Tenun Lombok merupakan salah satu kerajinan tertua di Pulau Lombok, namun tidak diketahui banyak tentang sejarahnya. Bahkan penduduk asli Lombok, yakni suku Sasak hanya mengetahui bahwa Kain Tenun Lombok sudah ada sejak dahulu kala dan menjadi tradisi bagi rakyatnya. Bayi yang baru dilahirkan akan dibuatkan sebuah kain tenun yang disebut Tenun Umbaq. Tenun Umbaq ini akan digunakan untuk membungkus tubuh bayi tersebut, dan akan disimpan hingga ia tumbuh besar, bahkan sampai ia meninggal dunia. Di beberapa daerah Lombok, kain tenun masih digunakan dalam upacara-upacara adat sepe...

avatar
OSKM18_19918140_Kenny Sunjaya ITB_2018
Gambar Entri
Makam TGH Muhammad Ra'is
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Makam Muhammad Ra’is   Sekarbela di kenal sebagai daerah yang telah banyak melahirkan banyak tuan guru atau lebih dikenal sebagai ulama.Ada banyak orang alim yang pernah terlahir di tanah Sekarbela hingga kini, diantaranya TGH. Muhammad Ra’is. TGH. Muhammad Ra`is adalah ulama besar Sekarbela yang menjadi intan permata bagi masyarakat Sekarbela yang terus bersinar hingga sekarang. TGH. Ra`is menikah sebanyak dua kali. Istri pertamanya bernama Kibtiyyah (Pesinggahan) dan Miwasih (Sekarbela). Perjalanan TGH. Ra`is menuntut ilmu agama telah menempuh jalan yang tidak mudah. Ia telah menuntut ilmu agama hingga di negeri para nabi, Makkah Al-Mukarromah. Awal perjalanan mulianya di fokuskan untuk memperdalam ilmu kebahasaan (nahwu). Hampir ke seluruh desa pelosok di tanah suci ia telusuri demi memperoleh perbendaharan bahasa yang bagus. Pengembaraan intelektualnya di negeri para rasul itu berlangsung selama jangka waktu 7 tahun. Demi menuntut ilmu, ia pun ha...

avatar
OSKM18_16918054_Maulana Hafizurrahman Ali
Gambar Entri
Makam Padang Reak
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Makam Padang Reak Makam Padang Reak yang terletak di Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi Lombok Barat (Lobar) merupakan makam bersejarah yang menjadi tempat wisata dan ziarah. Juru Kunci Makam Ilang Padang Reak, Jenali, Senin (24/12/2012) menceritakan bahwa makam tersebut merupakan makam dari salah seorang ulama asal Kudus, Jawa Timur yang datang ke Lombok untuk berdakwah.   “Ulama yang ada di Makam Padang Reak ini  adalah ulama dari kudus yang bernama Syeh Arsyad yang wafat pada tahun 433 Hijriiyah" Terang Jenali. Jenali mengatakan, Peziarah yang sering datang ke Makam Ilang Padang Reak ini berasal dari Sekarbela, mataram. Tiap tahun masyarakat Sekarbela memiliki ritual untuk ziarah ke Makam tersebut. Saat ini pemerintah Lobar mulai melirik potensi wisata kawasan tersebut. Hal ini terlihat dari pembangunan gedung kesenian serta tempat berjualan dan be...

avatar
OSKM18_16418279_Muhammad Rosyid Ridho
Gambar Entri
Suling Loang Telu
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Barat

  Suling Loang Telu merupakan salah satu jenis alat musik tiup dari daerah Lombok Barat. Suling Loang Telu memiliki arti suling yang memiliki tiga lubang atau suling berlubang tiga. Loang yang memiliki arti lubang, serta telu yang memiliki arti tiga menjadi acuan pengartian kata tersebut. Suling Loang Telu termasuk alat musik aerofon tanpa lidah tipe whistle flute, yang memiliki pengertian suling bambu yang bercincin. Suling Loang Telu pada aslinya memiliki 3 lubang, dua lubang diatas untuk sistem penjaringan, dan satu lubang di bagian bawah untuk ibu jari. Seiring waktu sekarang Suling Loang Telu bertambah satu lubang lagi tanpa mengubah nama aslinya. Suling Loang Telu terbuat dari satu jenis bilok (buluh) yang disebut bilok gres (buluh pasir). Karena unsur musikal lebih dipentingkan daripada unsur estetis, maka Suling Loang Telu tidak diberi hiasan atau ornamen apapun. Pada zaman dahulu, Suling Loang Telu adalah suling yang khusus digunakan untuk memikat hati...

avatar
OSKM_19918166_Sheila Hauna Arifa
Gambar Entri
Upacara Peta Kapanca
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Upacara Peta Kapanca merupakan salah satu tradisi dalam proses perkawinan yang berasal dari kebudayaan adat Bima. Prosesi ini dilaksanakan sehari sebelum pelaksanaan akad nikah, lebih tepatnya pada malam hari di rumah calon pengantin wanita. Calon pengantin wanita akan didandani dengan pakaian adat dan didudukkan di antara tamu yang hadir. Upacara Peta Kapanca adalah acara melumatkan daun pacar atau inai berwarna merah pada kuku-kuku sang mempelai wanita yang dilakukan secara bergantian oleh para wanita yang hadir pada acara tersebut. Hal tersebut dilakukan sebagai tanda bahwa sang calon pengantin wanita akan segera menikah keesokan harinya. Selain itu, upacara ini juga memberikan pesan kepada para hadirin khususnya yang wanita. Bagi seorang ibu, upacara ini menjadi sebuah pengharapan agar putrinya bisa mengikuti jejak calon pengantin, sedangkan para gadis dapat menjadikan upacara ini sebagai contoh untuk segera mengakhiri masa lajang. Upacara Peta Kapanca diawali dengan aca...

avatar
OSKM18_16118079_Ariq Trisarjono
Gambar Entri
Rumah Lumbung
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Barat

Suku sasak merupakan salah satu suku yang ada di Pulau Lombok, suku sasak memiliki budaya yang sangat menarik, salah satunya dapat dilihat pada rumah tradisional suku sasak yang disebut dengan rumah lumbung. Rumah tradisional Suku Sasak memiliki bentuk yang menarik, atap rumah ini berbentuk seperti gunungan yang terlihat menukik kebawah dengan puncak membentuk sudut, yang terbuat dari susunan alang-alang. Rumah ini disangga oleh beberapa pilar bambu, dengan dinding rumah yang berupa anyaman bambu. Suku sasak memanfaatkan campuran tanah dengan batu bata, getah pohon serta abu jerami sebagai bahan pembentuk lantai rumah. Suku sasak merawat lantai rumahnya dengan cara mengoleskan kotoran sapi atau kerbau yang terlah dihaluskan, hal ini diyakini dapat menjaga lantai agar tidak mudah lembab dan retak. Pada rumah adat sasak terdapat tiga anak tangga pada pintu masuk rumah, ketiga anak tangga ini menyimbolkan tiga tahapan kehidupan di dunia. Anak tangga pertama melambangkan kel...

avatar
OSKM18_16918038_Made Yogga Anggara Pangestu
Gambar Entri
Upacara Rebo Bontong
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Lombok, selalu memiliki ragam budaya yang unik, budaya inilah yang menjadi daya tarik bagi setiap wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Seperti halnya Upacara Rebo Bontong yang menjadi rutinitas tahunan masyarakat Pringgabaya di Lombok Timur. Biasanya upacara adat ini dilaksanakan di Pantai Ketapang Pringgabaya. Upacara Rebo Bontong bertujuan untuk tolak bala (menolak marabahaya). Tradisi ini menjadi andalan bagi masyarakat Pringgabaya, sebab selain untuk ritual, Tradisi Rebo Bontong juga dijadikan sebagai salah satu event wisata tahunandi Pantai Ketapang dan Pantai Tanjung Menangis yang ada di Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Upacara ini disebut dengan istilah Rebo Bontong karena puncak pelaksanaannya dilaksanakan pada hari Rabu terahir di bulan Syafar. Upacara ini dilaksanakan setiap tahun, tepatnya pada minggu terahir bulan Syafar (perhitungan tahun Hijriah dan tahun Sasak). Sebelum dilaksanakannya acara puncak Rebo Bontong, masyarakat Prin...

avatar
OSKM_16318060 Reza
Gambar Entri
Cara Membersihkan Lantai para Penduduk Desa Sade, Nusa Tenggara Barat
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Barat atau yang biasa kita kenal dengan Kota Lombok, mempunyai banyak sekali budaya-budaya warisan nenek moyang mulai dari tarian, pakaian tradisional, alat musik, hingga adat istiadat. Salah satu adat istiadat yang termasuk unik berasal dari desa yang terletak di kecamatan Pujut, Lombok Tengah yaitu desa Sade. Desa sade memang terkenal dengan budaya suku sasak yang sangat kental budayanya yang terus dilestarikan hingg di zaman modern ini. para penduduk di desa ini memiliki cara yang unik untuk membersihkan lantai rumah mereka. rumah para penduduk di desa sade ini bukan seperti rumah-rumah di perkotaan pada umumnya. Bukan terbuat dari ubin, melainkan tanah yang diperhalus hingga rata layaknya ubin. Karena trebuat dari tanah, maka cara perawatannya pun sangat berbeda, yaitu menggunakan kotoran sapi. Cara ini pun terbilang unik karena umumnya kotoran membuat apapun yang terkenanya menjadi bau. namun, kotoran sapi yang digunakan untuk membersihkan lantai ini sama seka...

avatar
Oskm18_19818012_diva