Makam Padang Reak
Makam Padang Reak yang terletak di Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi Lombok Barat (Lobar) merupakan makam bersejarah yang menjadi tempat wisata dan ziarah.
Juru Kunci Makam Ilang Padang Reak, Jenali, Senin (24/12/2012) menceritakan bahwa makam tersebut merupakan makam dari salah seorang ulama asal Kudus, Jawa Timur yang datang ke Lombok untuk berdakwah.
“Ulama yang ada di Makam Padang Reak ini adalah ulama dari kudus yang bernama Syeh Arsyad yang wafat pada tahun 433 Hijriiyah" Terang Jenali.
Jenali mengatakan, Peziarah yang sering datang ke Makam Ilang Padang Reak ini berasal dari Sekarbela, mataram. Tiap tahun masyarakat Sekarbela memiliki ritual untuk ziarah ke Makam tersebut.
Saat ini pemerintah Lobar mulai melirik potensi wisata kawasan tersebut. Hal ini terlihat dari pembangunan gedung kesenian serta tempat berjualan dan beberapa Berugak (Gazebo) di sepanjang pantai Kuranji.
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...