Suling Loang Telu merupakan salah satu jenis alat musik tiup dari daerah Lombok Barat. Suling Loang Telu memiliki arti suling yang memiliki tiga lubang atau suling berlubang tiga. Loang yang memiliki arti lubang, serta telu yang memiliki arti tiga menjadi acuan pengartian kata tersebut.
Suling Loang Telu termasuk alat musik aerofon tanpa lidah tipe whistle flute, yang memiliki pengertian suling bambu yang bercincin. Suling Loang Telu pada aslinya memiliki 3 lubang, dua lubang diatas untuk sistem penjaringan, dan satu lubang di bagian bawah untuk ibu jari. Seiring waktu sekarang Suling Loang Telu bertambah satu lubang lagi tanpa mengubah nama aslinya.
Suling Loang Telu terbuat dari satu jenis bilok (buluh) yang disebut bilok gres (buluh pasir). Karena unsur musikal lebih dipentingkan daripada unsur estetis, maka Suling Loang Telu tidak diberi hiasan atau ornamen apapun.
Pada zaman dahulu, Suling Loang Telu adalah suling yang khusus digunakan untuk memikat hati seorang dedara (gadis) yang diidamkan. Suling Loang Telu sebelumnya diberi mantra yang ditulis dengan huruf Jawa pada bagian dalam suling. Mula-mula suling dibelah dua terlebih dahulu, kemudian dituliskan mantra, dan direkatkan lagi dengan getah dari pohon yang tumbuh di tebing.
Apabila senggeger (pemikat kasih) yang telah dibuat tadi benar benar manjur, maka sang dedara impian akan keluar rumah secara sembunyi-sembunyi dan mendekati asal suara suling tersebut.
Karena banyak terjadi pelanggaran adat akibat Suling Loang Telu ini, maka pamong desa (atau kiai penghulu) memutuskan alat ini tidak boleh dibuat dan dimainkan, sehingga mulailah dibuat Suling Loang Empat agar tidak diberi sangsi oleh masyarakat dan adat.
Sumber pustaka: peralatan hiburan dan kesenian tradisional daerah nusa tenggara barat (departemen pendidikan dan kebudayaan)
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...