1 euro fc points Besuche die Website Buyfc26coins.com. Schnell und sicher, top!.QeGC
447 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Uma Ngge’e Kai, Rumah Adat Bima
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Barat

Bagi masyarakat Bima Rumah atau Uma Ngge’e Kai  merupakan kebutuhan paling pokok dalam kehidupan keluarga. Dalam falsafah masyarakat Bima lama bahwa orang yang baik itu  yang berasal dari keturunan yang baik, harus mempunyai istri yang berbudi mulia, rumah yang kuat dan indah, senjata pusaka yang sakti dan kuda tunggang yang lincah. Dari ungkapan di atas, jelaslah bahwa rumah merupakan kebutuhan pokok yang tidak boleh diabaikan. Karena itu dalam membangun rumah  harus memilih PANGGITA atau arsitek yang memiliki Loa Ra Tingi yang tinggi dan berakhlak mulia. Panggita juga harus memahami SASATO (Sifat atau pribadi) pemilik  rumah. Baku Ro Uku atau bentuk dan ukuran dalam arti tata ruang harus disesuaikan dengan sifat dan kepribadian pemilik rumah.   Bentuk dan jenis rumah Bima hampir sama dengan rumah tradisional Makassar dan Bugis. Di Bima dikenal dua jenis rumah yaitu Uma Panggu Ceko dengan gaya arsitektur tradisional Makassar dan Uma Panggu Pa&...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Cerita Ana Fari Pidu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pada suatu hari Sangaji (Raja Bima) pergi berburu di hutan sebelah utara. Ia pergi tanpa sepengetahuan para pengawalnya. Ia ke sana menggunakan kuda kesayangannya. Manggila Nama kuda itu. Manggila sangat kuat, cepat larinya, serta patuh. Sementara itu hari sudah beranjak sore. Tak satupun rusa yang didapatkan. Tiba-tiba ia mendengar suara canda tawa dari arah telaga yang tidak jauh dari tempat ia berburu.  tujuh orang bidadari yang sedang mandi di sebuah telaga di tengah hutan itu.   Sangaji mengintip dan mengambil selendang salah seorang yang paling bungsu di antara mereka. Lalu Sangaji menyembunyikan selendang itu. Tak lama kemudian bidadari-bidadari itu terbang ke khayangan. Tinggallah seorang yang bungsu di antara mereka. Ia menangis tersedu-sedu karena selendangnya tidak ada.  Sangaji datang menghampiri dan membujuk gadis itu. Nama gadis itu adalah Puteri Indah. Akhirnya gadis itupun menerima tawaran Sangaji. Mereka berdua pergi ke istana Bima dan melangs...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Parise Buncu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pada  zaman dahulu, hiduplah seorang Ncuhi yang sangat arif dan bijaksana.        Ia sangat disegani dan dihormati oleh seluruh rakyat. Tutur kata dan perbuatannya selalu diikuti oleh seluruh rakyatnya. Mereka tinggal di hamparan lembah dan gugusan pegunungan di sebelah utara tanah Sape Bima. Tepatnya di desa Buncu kecamatan Sape sekarang.  Mereka hidup damai tak terusik dalam dekapan keindahan dan kesuburan tanah tumpah darahnya. Mata air yang mengalir bersih dan jernih. Sawah ladang yang beraneka hasil. Pepohonan yang rimbun menghijau. Rakyat yang ramah dan bersatu dalam jalinan persaudaraan dan keakraban. Bagai titian mutiara yang selalu memancarkan sinarnya. Segala sesuatu yang hendak dilakukan selalu dijalani dengan musyawarah mufakat. Rumah Ncuhi adalah tempat berkumpul dan  bertanya tentang sawah ladang, masa tanam, masa panen serta segala kejadian yang sedang dan akan terjadi.   Namun Pada suatu ketika, seorang...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Gambo
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Barat

Gambo adalah salah satu jenis alat musik di daerah Bima.   Gambo adalah sebuah alat musik berdawai yang bentuknya seperti gitar yang tidak berlekuk. Dalam bahasa Bima, tidak ada konsonan pada akhir data. Oleh karena itu nama alat tersebut pada mulanya adalah  gambus,  oleh orang  Bima diucapkan  gambo.  Gambo termasuk alat musik golongan kordofon jenis lud.   Bahan pembuat  gambo  adalah kayu, kulit kambing, senar palstik. Caranya mula – mula dibentuk badanya, yang terdiri atas bagian kepala ( tuta), leher (wo – o), dan bagian perut yang berongga. Kemudian dipasang membran dari kulit kambing, senar dan alat penyetem. Bagian – bagian gambo adalah sebagai berikut; tuta ( kepala) panjangnya 170 mm. di kepala ini terdapat alat penyetem sebanyak 6 buah yang dalam bahasa Bima disebut  Wole.  Bagian kepala ini tebalnya 75 mm, Wo – o ( leher). Panjang leher 555 mm, lebar 46 mm, tebal 35 mm,  Kent...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Istana Asi Bou
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Barat

Sepintas kita lihat bangunan ini adalah sebuah rumah panggung seperti rumah masyarakat Bima pada umumnya. Bangunan yang terkonstruksi dari kayu jati alam Bima ini adalah sebuah Istana yang disebut ASI BOU atau Istana Baru. Istana ini terletak di samping timur Istana Bima (Sekarang Museum Asi Mbojo). Dinamakan ASI BOU karena didirikan belakangan setelah pendirian Istana Bima pada tahun v1927, tepatnya pada masa Pemerintahan Sultan Ibrahim (1881 – 1936). ASI BOU Dibangun untuk putera Mahkota Muhammad Salahuddin. Namun setelah dinobatkan menjadi sultan, Muhammad Salahuddin memilih tinggal di Istana lama. Akhirnya ASI BOU ini ditempati oleh adiknya Haji Abdul Azis atau yang dikenal dengan nama Ruma Haji. Bangunan ini menghadap ke arah utara dengan panjang sekitar 16 Meter dan lebar 8 meter. Terdiri dari Sancaka Tando (Emperan Depan ) yang berfungsi sebagai ruang tamu. Ada juga beberapa kamar tidur sultan dan keluarganya. Kemudian dibelakangnya terdapat Sancaka Kontu (Serambi B...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Manggemada
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Pada umumnya di Indonesia memang Jantung Pisang bisa diramu dan dibuat untuk berbagai jenis masakan. Di Bima Jantung Pisang ini bisa juga diramu dalam berbagai bentuk masakan salah satunya adalah Manggemada atau Gulai Jantung Pisang. Bahan utama kuliner ini adalah Jantung Pisang, santan kelapa dan udang. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain : 1 buah jantung pisang kapok, 1 genggam kelapa parut (sangrai lalu dihaluskan),1 gelas santan kental dari 1 kelapa,300gr udang (rebus tampa air, buang kulit dan kepalanya) dan 1 butir jeruk nipis (ambil airnya). Sedangkan bumbu-bumbunya antara lain 5 buah cabe keriting, 7 butir bawang merah, 5 buah belimbing wuluh dan Garam secukupnya. Cara Membuatnya yaitu Siangi jantung pisang (ambil bagian putihnya) kemudianRebus sampai matang, angkat dan tiriskan, dipotong-potong lalu diperas (buang air getirnya), lalu Campurkan dengan potongan cabe, bawang merah, belimbing dan kelapa gongseng serta garam. Masukkan santan dan air jeruk nipis, dan tera...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Pangaha Balu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Beras ketan menjadi bahan utama seluruh kue tradisional Mbojo. Salah satu jenis kue yang menggunakan beras ketan atau yang dikenal dengan Fare Keta adalah Pangaha Balu. Pangaha berarti kue. Balu adalah rasa gurih yang dihasilkan dari adonan Pangaha Balu. Yang membuat kue ini enak adalah campuran air gula merah yang dicampur di dalamnya. Kadang digunakan gula putih, tetapi Pangaha Balu lebih enak menggunakan gula merah. Warna dan aromanya juga menarik. Pangaha Balu bisa dibeli di Pasar Raya Ama Hami Kota Bima. Di kampung-kampung juga banyak penjual kue keliling yang menjual Pangaha Balu seperti di kelurahan Sadia, Santi, Penagara, Rabangodu, Nae, Salama, Tanjung, Melayu dan sejumlah kelurahan lainnya. Harga Pangaha Balu relative murah dan terjangkau. Satu buah Pangaha Balu seharga Rp.1.000. Kadang di pasar Ama Hami Kota Bima, para pedagang menjual 6 buah pangaha Balu dengan harga Rp.5.000.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tari Lopi Penge
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Lopi Penge mengisahkan hubungan asmara antara puteri raja Bima dengan putera mahkota Raja Gowa. Lopi adalah perahu atau biduk. Sedangkan Penge ibarat seseorang yang kangen dan rindu. Jadi Lopi penge adalah biduk yang selalu rindu.Gerakan tarian ini didominasi gerakan yang atraktif seperti sebuah biduk yang selalu ingin berlabuh.Tarian ini dimainkan oleh 7 orang penari perempuan dan 1 orang penari laki-laki. Enam orang penari perempuan adalah sebagai dayang-dayang Istana Bima. 1 orang yang berbaju merah sendirian adalah puteri Raja Bima. Sedangkan seorang lelaki dengan tombak dan membawa selendang adalah putera Raja Gowa. Tarian ini adalah tarian kreasi oleh Sanggar Seni Tolo Loa kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Jenis tarian ini adalah tari kreasi baru yang diangkat dari cerita zaman dulu. Pada saat itu untuk menyampaikan isi hati kepada seorang puteri, seorang lelaki harus menempuh dengan berbagai macam cara. Dalam sebuah cerita bahwa putera Raja Gowa (Makassar) menaruh cinta...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Macam-Macam Olahan Nasi Khas Bima
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Di era modern yang penuh dengan berbagai macam kuliner ini, tak banyak orang yang tahu bahwa, warga Bima memiliki banyak jenis olahan nasi dengan cara dan bahan yang sangat sederhana. Jika kita mengenal olahan nasi di jaman yang serba serbi ini dengan sebutan, lalapan, nasi goreng, nasi kucing, nasi soto, nasi rebus dan lain-lain, maka kita juga perlu mengenalkan pada dunia bahwa warga Bima juga memiliki olahan nasi tradisional yang khas dan tak kalah unik dan enaknya. Tanpa disadari, sesungguhnya warga Bima memiliki banyak kuliner khas Bima yang seharusnya dijaga dan dilestarikan sebagai sebagai bentuk penghargaan sekaligus mengenang cara hidup dan kehidupan para nenek moyang warga Bima, bahkan tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan aset kuliner yang memiliki nilai-nilai leluhur. Berikut 11 jenis olahan nasi warga Bima tempoe doeloe yang tak banyak orang tahu : 1. Oha Kaboe (Nasi Kacang Hijau) 2. Oha Latu (Nasi Sorgun) 3. Oha Witi (Nasi...

avatar
Arum Tunjung