Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat Bima
Cerita Ana Fari Pidu
- 10 Juli 2018

Pada suatu hari Sangaji (Raja Bima) pergi berburu di hutan sebelah utara. Ia pergi tanpa sepengetahuan para pengawalnya. Ia ke sana menggunakan kuda kesayangannya. Manggila Nama kuda itu. Manggila sangat kuat, cepat larinya, serta patuh. Sementara itu hari sudah beranjak sore. Tak satupun rusa yang didapatkan. Tiba-tiba ia mendengar suara canda tawa dari arah telaga yang tidak jauh dari tempat ia berburu.  tujuh orang bidadari yang sedang mandi di sebuah telaga di tengah hutan itu.

 

Sangaji mengintip dan mengambil selendang salah seorang yang paling bungsu di antara mereka. Lalu Sangaji menyembunyikan selendang itu. Tak lama kemudian bidadari-bidadari itu terbang ke khayangan. Tinggallah seorang yang bungsu di antara mereka. Ia menangis tersedu-sedu karena selendangnya tidak ada.  Sangaji datang menghampiri dan membujuk gadis itu. Nama gadis itu adalah Puteri Indah. Akhirnya gadis itupun menerima tawaran Sangaji. Mereka berdua pergi ke istana Bima dan melangsungkan perkawinan.

Pada saat Puteri Indah sedang hamil tua, saudara-saudaranya datang mengajaknya untuk kembali ke khayangan. Namun puteri Indah menolak karena belum melahirkan. Akhirnya ditunggulah sampai ia melahirkan. Tak lama kemudian Puteri Indah melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik.  Barulah ia menyusun siasat untuk terbang ke angkasa.

Apakah gerangan siasat itu ?

Puteri Indah menyuruh Sangaji untuk berburu rusa yang tidak punya hati. Sangaji mengabulkan dan diburulah rusa yang tak punya hati itu. Seluruh rusa yangberhasil diburu disembelih untuk mengecek hatinya. Namun hasilnya tetap sia-sia saja. Akhirnya Sangaji menghentikan pencarian rusa itu. Dan kesempatan itu dimanfaatkan oleh Puteri Indah untuk mengambil selendang dan terbang ke angkasa.

Sangaji sangat rindu kepada istrinya. Apalagi anaknya semakin besar dan sering nangis memanggil ibunya. Akhirnya ia memutuskan untuk melakukan perjalanan menuju kerajaan kayangan. Manggila adalah satu-satunya kendaraan yang digunakan untuk menuju ke tempat itu.

Setibanya di kerajaan kayangan, ia beristirahat dan berteduh di bawah sebuah pohon yang rindang. Dan tak jauh dari pohon itu terdapat sebuah sumur.  Beberapa saat lamanya tiba-tiba datang seorang gadis yang sangat cantik parasnya. Gadis itu adalah dayang-dayang dari kerajaan kayangan. Sangaji menyapa gadis itu yang sedang menimba air di sumur. Lalu Sangaji berpura-pura membantu mengangkat pundi air di atas kepala gadis itu. Dan kesempatan itu digunakan Sangaji untuk memasukan cincinnya ke dalam pundi air itu.

Ternyata air yang diambil oleh dayang tadi adalah air untuk memandikan Puteri Indah. Ketika air itu tumpah di depannya, jatuhlah cincin Sangaji. Puteri Indah kaget dan heran. Sehingga pada malam harinya ia bertanya kepada dayang yang mengambil air itu. Setelah mendapat penjelasan dari dayang itu, tahulah ia bahwa Sangaji bermaksud untuk datang menjemputnya. Akhirnya ia memutuskan untuk menemui Sangaji di sumur tempat mengambil air. Namun sayang sekali, Sangaji lebih dahulu tertangkap pasukan kerajaan kayangan.

Setelah tertangkap, Sangaji dihadapkan kepada Raja kayangan. Sangaji ditanya dengan berbagai macam pertanyaan. Raja mau menghukum Sangaji. Namun salah seorang pejabat kerajaan mengajukan usulan.

“ Mohon ampun baginda, sebelum kita menghukumnya mungkin ada baiknya kita menguji kemampuan dan kesaktian dari orang ini.”

“ Baiklah. Tetapi bagaimana jika ia mampu melewati ujian itu ?” Raja bertanya kembali kepada pejabat itu.

“ Saya yakin dia tidak akan mampu baginda.” Jawab pejabat itu dengan penuh keyakinan.

“ Bagaimana carannya ?” Raja ingin tahu. Lalu pejabat itu berbisik kepada rajanya.

Hari ujian telah tiba. Sangaji dikeluarkan dari kurungan menuju ke tempat ujian. Seluruh lantai telah penuh dengan air madu. Sangaji diperintahkan untuk menelan habis seluruh madu itu.  Namun sebelum memulai, tiba-tiba raja semut datang menghampiri seraya berkata.“ Jangan takut baginda. Saya akan memerintahkan seluruh semut untuk menghabiskan air madu itu.”

Mendengar kesediaan dari raja semut, dengan tenang Sangaji menelan air madu yang berserahkan di lantai. Sementara petugas yang memang telah siap untuk memenggal kepalanya telah siap dengan parang terhunus. Namun dalam waktu sekejap, seluruh semut berjubel dan bahu membahu membantu Sangaji untuk menghabiskan air madu itu. Leher Sangaji Lolos dari penggalan.

Ujian tahap kedua mulai dilakukan. Kali ini dilakukan pada malam  hari. Seluruh lampu dimatikan. Sangaji diperintahkan untuk masuk  ke sebuah kamar. Di dalamnya terdapat tujuh buah ranjang. Dari ke tujuh ranjang itu, warnanya sama dan kelambunya juga sama. Sangaji diperintahkan untuk menunjukkan kamar Puteri Indah. Namun sebelum ia melangkah ke arah ranjang-ranjang itu, tiba-tiba seekor kunang-kunang menghampiri dan berkata kepada Sangaji. “  Baginda, ikutilah kemana aku terbang, dan duduklah di ranjang yang aku tunjukkan.”

Dengan penuh percaya diri Sangaji melangkah ke arah ranjang yang ditunjukkan oleh kunang-kunang itu. Untuk kedua kalinya  Sangaji lolos dari maut. Ujian yang terakhir adalah yang paling berat. Sangaji diperintahkan untuk menuju kamar makan. Di sana telah tersedia tujuh piring makanan lengkap dengan lauk pauknya. Dan makanan yang tersaji juga sama. Sangaji diperintahkan untuk menunjukkan dimana sebenarnya piring dan makanan Puteri Indah. Sementara segelas racun telah siap untuk dimasukkan ke dalam mulut Sangaji jika ia tidak berhasil menunjukkan piring dan makanan Puteri Indah. Namun sebelum Sangaji melangkah ke arah piring-piring itu, tiba-tiba muncul seekor lalat dan berkata kepada Sangaji. “ Tenang Baginda.! Nanti Baginda duduk dan memegang piring dan makanan yang saya hinggapi.”

Maka dengan tenang Sangaji melangkah ke arah piring dan makanan yang dihinggapi oleh lalat itu. Akhirnya Sangaji lolos dari maut. Beberapa hari kemudian, Sangaji dipanggil oleh Raja kayangan. Sang Raja mengucapkan selamat kepada Sangaji karena telah berhasil menempuh ujian itu. Dan sekaligus mengijinkan puterinya untuk hidup bersama Sangaji ke bumi untuk selama-lamanya.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Cara mudah buka blokir brimo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.

avatar
Layanan Halo BCA 24jam Halo BCA
Gambar Entri
Lupa pasword brimo 3kali
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.

avatar
Layanan Halo BCA 24jam Halo BCA
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum
Gambar Entri
Ayam Ungkep
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...

avatar
Apitsupriatna