Hari Pendidikan Nasional
25 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kisah YAKI YAMUS
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Utara

  KISAH YAKI YAMUS   Yaki Yamus adalah orang sakti mandraguna. Dia berasal dari kampong Tana Lia ( sekarang telah  menjadi wilayah Kabupaten Tana Tidung). Pada waktu itu yaki Yamus empat bersaudara, dan yang paling bungsu adalah yaki yamus. Yaki Yamus memiliki empat buah mata, yaitu dua buah di depan dan dua buah di belakang, apabila mata yang yang di belakang tertutup maka, mata didepan terbuka. Pada zaman itu kehidupan orang kampong Tana Lia bertani dan mencari ikan, begitu juga kehidupan yaki Yamus beserta tiga saudaranya. Alat tangkap ikan yang di gunakan orang kampong saat itu adalah bamboo yang di anyam berbentuk sebuah wadah yang di tempatkan di sepanjang pesisir pantaihingga ke laut. Namun, pada waktu itu tidak sama dengan alat tangkap Yaki Yamus, dia menggunakan orang – orang yang di bunuhnya sebagai bahan dalam mendapatkan ikan, dimana jika orang yang di bunuh memiliki tubuh yang tinggi akan dia tempatkan di laut dan jika orang yan...

avatar
Wakhidah Khoirunnisa
Gambar Entri
Wafatnya Raja Bunu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Utara

Raja Bunu tengah sakit. Semakin bertambah hari semakin bertambah parah penyakit yang dideritanya. Sang raja hanya bisa berbaring di ranjangnya tanpa berdaya. Para tabib istana telah berupaya untuk menyembuhkan sang raja, namun usaha mereka tidak membuahkan hasil. Para tabib dan ahli pengobatan dari berbagai daerah juga telah didatangkan. Tetapi, mereka juga tidak bisa menyembuhkan penyakit yang diidap Raja Bunu. Segenap warga kerajaan berduka. Begitu pula dengan rakyat. Mereka berdoa dan berharap, Raja Bunu akan segera kembali sehat seperti semula. Kesedihan juga dirasakan Raja Sangen dan Raja Sangiang. Keduanya adalah saudara kandung Raja Bunu. Mereka berduka melihat saudara kandung mereka tak berdaya akibat penyakit yang dideritanya. Suatu hari Raja Sangen dan Raja Sangiang kembali menjenguk Raja Bunu. Keduanya membawa berita penting. Setiba di istana kerajaan, mereka menemui anak sulung Raja Bunu. Pangeran Paninting Tarung, namanya. “Paninting Tarung,” kat...

avatar
Roro
Gambar Entri
Kuntulan asal Pemalang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Utara

Kesenian ini mulai dikenal masyarakat Pemalang pada sekitar awal abad 20 yaitu pada saat di tanah air banyak muncul pergerakan kebangsaan. Tokoh-tokoh masyarakat Pemalang saat itu tak mau ketinggalan ikut dalam kancah perjuangan nasional. Dibentuklah perkumpulan bela diri, khususnya pencak silat. Kegiatan bela diri ini ketika itu selalu diiringi rebana dan pukulan bedug serta dikumandangkan pula doa-doa salawat Nabi sehingga terkesan sebagai kegiatan kesenian dan keagamaan.               Setelah kemerdekaan kegiatan ini yang kemudian di -kenalkan dengan nama kuntulan tetap berlangsung dan berubah dari alat perjuangan menjadi sarana hiburan. Kesenian ini biasanya dipentaskan para acara peringatan hari besar nasional, hajatan atau pun menyambut tamu resmi. Kesenian kuntulan tampak menarik karena memadukan jurus-jurus bela diri yang nampak artistik, demonstrasi akrobatik dan keindahan mus...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Kars Indonesia
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Utara

Bangunan berbentuk limas ini berdiri megah di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Di kelilingi bukit kapur pegunungan sewu, sekilas bangunan seperti gunung. Bagian bawah besar dan kokoh, ke atas makin mengecil. Inilah Museum Kars Indonesia (MKI), yang disebut-sebut museum karst terbesar di Asia Tenggara. Keseluruhan kompleks museum hampir 25 hektar, dengan luas bangunan 300 meter persegi, terdiri dari tiga lantai. Kala memasuki museum, pengunjung akan “disapa” miniatur stalagtit dan stalagmit di lobi. Setelah mengisi buku tamu, bisa memasuki lantai satu berisi peraga dan berbagai gambar tentang peta karst dunia, pembentukan karst, fenomena karst Indonesia, hingga replika manusia kerdil di Flores. Lantai satu bertema Karst untuk Ilmu Pengetahuan. Selanjutnya, pengunjung bisa ke lantai dasar berisi beraneka alat budaya, diorama, hingga kerangka manusia prasejarah. Lantai dasar ini bertema karst untuk kehidupan. Lantai dua atau terat...

avatar
Roro
Gambar Entri
Bebelen
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Bebelen/Bebalong/Babili (sebutan Suku Tidung yang disesuaikan dengan dialek setempat) artinya pesan yang disampaikan dengan bertutur tentang nilai budaya yang mengandung ajaran hakikat hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, hakikat hubungan dengan sesama manusia, hakikat hubungan tentang manusia dan makhluk hidup dan gaib, serta hakikat hubungan manusia dengan lingkungan. Pesan itu disampaikan bukan hanya saat panen atau membangun rumah, melainkan dalam pelaksanaan ritus daur hidup mulai dari dalam kandungan sampai dengan meninggal, ritus peringatan tentang terjadinya perisitwa bencana alam, dan penyembuhan penyakit. Pesan itu disampaikan untuk memberikan pencerahan kemanusiaan, pendidikan karakter, mitigasi bencana atau pengurangan resiko bencana, konservasi ekologis dan nasionalisme atau kebangsaan. Tradisi ini terancam punah, karena: (1) generasi muda belum memahami hakikat nilai dan ekspresi Bebelen, (2) dieskpresikan secara terbatas oleh tokohtokoh adat, (3) pes...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Asal Usul Bulungan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Utara

Sejarah berdirinya Kerajaan Bulungan dikisahkan dalam sebuah legenda lisan yang telah diceritakan secara turun-temurun.Legenda ini merupakan suatu peristiwa yang benar-benar terjadi. Namun, karena tidak ada dalam bentuk tulisan, legenda ini sering mengalami perubahan yang beragam sehingga makin berbeda dengan kisah aslinya. Kata ‘bulungan’ berasal dari kata bulutengon (bahasa Bulungan) yang berarti ‘bambu betulan’ atau ‘benarbenar bambu’, istilah yang diambil dari legenda sejarah Bulungan. Karena adanya perubahan dialek bahasa Melayu, kata itu berubah menjadi ‘bulungan’. Legenda tersebut berawal dari cerita seorang yang bernama Kuwanyi. Ia adalah pemimpin suku bangsa Dayak Hupan (Dayak Kayan) karena tinggal di hilir Sungai Kayan. Awalnya Dayak Kayan mendiami sebuah perkampungan kecil dengan penghuni kurang lebih 80 jiwa di tepi Sungai Payang, cabang Sungai Pujungan. Karena kehidupan penduduk sehari-hari kurang baik, mereka pindah ke hilir sebuah sungai besar yang bernama Sungai Ka...

avatar
Widra
Gambar Entri
Gadis Berbudi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Utara

Asung Luwan gadis yang sangat cantik.Kecantikannya telah tersebar ke mana-mana. Banyak pemuda dari segala lapisan ingin melamar dan meminangnya menjadi istri. Asung Luwan juga sangat cerdas. Dia memimpin sukunya dengan penuh kasih sayang. Hal itu membuat rakyatnya merasa aman dan tenteram meski banyak gangguan dari luar suku. Asung Luwan sedang gundah dan bersedih hati. Dia memandang laut di depan istananya dengan gusar. Berita yang disampaikan pengawalnya menimbulkan kesedihan di hatinya. Kecemasan membayang di wajahnya yang cantik seperti rembulan. “Apa yang harus kulakukan sekarang?” tanyanya kepada tetua adat yang setia. “Ini memang sulit, tetapi Ananda mesti bertindak bijak,” jawab tetua adat dengan lembut. “Apa yang mesti aku lakukan? Aku sendiri. Kakakku sudah pergi meninggalkan kita selama-lamanya,” sahut Asung Luwan sedih. “Kau tidak sendiri, Nak. Semua anggota suku adalah keluargamu. Mereka akan lakukan perintahmu tanpa membantah,” hibur tetua adat. “Benar. Aku tidak sen...

avatar
Widra