Wanita
30 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
TARI GUMATERE #SBM
Tarian Tarian
Maluku Utara

Tari gumatere adalah tarian tradisional Morotai yang berfungsi untuk memohon petunjuk ketika menghadapi masalah atau fenomena alam yang sedang terjadi. Tarian Maluku Utara ini umumnya dilakukan hingga 30 penari pria dan wanita. Untuk penari pria akan memakai pedang serta tombak sebagai properti dan untuk wanita akan menggunakan lenso. Tarian ini terlihat semakin unik karena akan ada seorang penari yang menggunakan kain hitam, nyiru dan juga lilin untuk melakukan ritual meminta petunjuk. Sumber :  https://budayalokal.id/tarian-maluku-utara/

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
TARI DENGEDENGE #SBM
Tarian Tarian
Maluku Utara

Tari dengedenge adalah tarian daerah Maluku Utara jenis tari pergaulan lebih tepatnya berasal dari Halmahera Utara. Tarian biasanya dilakukan oleh sekelompok penari pria dan wanita. Ketika ditampilkan, tarian ini akan diiringi dengan nyanyian berupa syair pantun dan memiliki makna tentang cinta serta harapan untuk masa depan. Seringkali, tari dengedenge ini juga akan diakhiri dengan kesepakatan menikah antara penari pria dan wanita. SUMBER :  https://budayalokal.id/tarian-maluku-utara/

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
TARI LELEHE #SBM
Tarian Tarian
Maluku Utara

Tari lelehe merupakan tarian adat Maluku Utara lebih tepatnya masyarakat suku Tobelo. Tarian akan dilakukan pria dan wanita baik dewasa dan anak anak. Tarian biasanya juga dilakukan dengan 2 alat berbahan bambu berukuran 2 hingga 3 meter untuk properti menari. Dalam perkembangannya, tarian lelehe juga dilakukan pada acara adat, malam perkawinan dan juga acara festival budaya. Sumber :  https://budayalokal.id/tarian-maluku-utara/

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
TARI CAKALELE #SBM
Tarian Tarian
Maluku Utara

Ini merupakan tarian Maluku Utara jenis tari perang yang biasanya dilakukan pria namun juga bisa dilakukan wanita sebagai penari pendukung. Dari beberapa sumber mengatakan jika tarian ini dulunya dilakukan sebelum dan sesudah prajurit pulang dari perang. Namun untuk sekarang ini, tari cakalele tidak lagi ditarikan sebagai tari perang akan tetapi hanya sebagai pertunjukan atau perayaan adat sekaligus penghormatan terhadap nenek moyang mereka pada kala itu. Ketika dipertunjukkan, para penari pria akan dilengkapi dengan parang atau pedang dan juga salawaku atau tameng. Sedangkan untuk penari wanita akan menggunakan lenso atau sapu tangan ketika menari. Nantinya, tarian akan dipimpin oleh satu orang yang berperan sebagai kapitan  atau seorang pemimpin tarian dan seseorang yang memakai tombak untuk menjadi lawan dalam pertandingan. Para penari akan memperlihatkan gerakan khas mengikuti musik pengiring dan genderang. Sedangkan gerakan penari pria dan wanita sangat berbeda dim...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Asal Mula Desa Doro
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku Utara

Dahulu sekitar tahun 1650 di belahan timur Pulau Halmahera, tepatnya di daerah pesisir pantai utara Teluk Kao, hiduplah dua orang pemuda bersaudara. Kedua pemuda itu sangat akrab dan saling menyayangi. Si sulung bemama Torobuku, sedangkan si bungsu bemama Hagapanoto. Tubuh mereka kekar, sehat, dan sangat dikagumi karena kekuatan mereka. Dari tahun ke tahun mereka hidup dengan bercocok tanam. Makanan kesukaan mereka adalah sagu yang tepungnya diambil dari pohon umbira, pohon enau, dan juga keladi. Ada yang kecil, sedang, besar, dan yang paling besar mereka sebut dara. Keladi dibudidayakan hingga saat ini. Garis tengahnya bisa mencapai 35m dan tingginya bisa mencapai lebih dari 2 meter. Jenis keladi ini sangat enak dimakan dengan memakai kuah santan kelapa yang dalam bahasa Tobelo disebut ogana. Makanan yang bernama mahigouku adalah makanan kesukaan mereka.  Suatu ketika kedua pemuda terse but bersepakat memasak keladi (widara) dengan membuat kuah dari santan kelapa atau...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Asal Mula Desa Manghai
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku Utara

Penduduk asli suku Taliabo- kurang lebih sekitar 4 km dari pesisir pantai ke pedalaman- banyak bermukim di daerah-daerah yang masih sangat terpencil dan merupakan alam yang tandus. Salah satu desa yang terpencil itu bemama Desa Manghai. Desa itu memiliki sebuah legenda yang dikenal oleh masyarakat sekitamya. Konon, pada zaman dahulu kala hiduplah seorang lelaki bemama Ngandong. Pada suatu hari pak Ngandong mulai jenuh dengan kehidupan di desanya. Ia pun bertekad mencari kehidupan yang lebih baik. Pak Ngandong mulai berjalan di hutan dengan membawa sebuah kapak yang merupakan satu-satunya harta yang dimilikinya. Ia terus berjalan tanpa arah dan tujuan. Ia hanya berharap mendapat tempat tinggal dan tempat yang memungkinkan baginya mencari pekerjaan untuk sekadar memenuhi kebutuhan hidupnya. Setelah sekian lama melakukan perjalanan, akhirnya tibalah ia di sebuah tempat yang memiliki tanah yang tidak begitu luas, tetapi cukup yang subur dan perairan yang baik karena letaknya di...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Kisah Boki Dehegila
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku Utara

Dahulu kala di Pulau Morotai berdiri sebuah kerajaan. Kerajaan ini adalah bagian dari Kerajaan Moro yang ada di Halmahera Utara. Rajanya memerintah dengan adil dan bijaksana. Negeri ini sangat subur. Rakyat hidup dengan tenteram, damai, dan sangat makmur. Mereka hidup dengan bertani. Menanam padi dan palawija. Mereka juga menanami kebun dengan tanaman kelapa. Pohon kelapa sangat cocok tumbuh di daratan Morotai seingga tidak mengherankan jika negeri ini san gat terkenal dengan hasil kelapanya. Selain bertani, penduduk Morotai juga nelayan yang ulet. Hal ini karena perairan di sekitar Morotai sangat berlimpah hasil lautnya, terutama ikan, sehingga rakyat Morotai hidup dalam kecukupan. Raja Morotai mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik. Putri Dewi namanya. Namun, rakyat memanggilnya dengan Putri Dei. Selain memiliki paras yang cantik, Putri Dei juga berbudi luhur, tutur katanya halus, dan san gat ramah kepada siapa saja yang ditemuinya. Dalam bergaul, Putri Dei tidak...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Legenda Bajak Laut Tobelo dan Galela
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku Utara

Dahulu kala di Pulau Halmahera, tepatnya di bagian paling utara pulau, terbentang perkampungan nelayan yang penduduknya menggantungkan hid up dari hasil tangkapan ikan di laut. Keadaan ini berlangsung selama berabadabad. Masyarakat pun hidup dengan keadaan yang sangat sejahtera. Mereka bahu-membahu, bantu-membantu, serta tolong-menolong dalam melakukan berbagai hal, mulai dari membuat perahu-perahu besar hingga mendirikan rumah adat yang mereka anggap sebagai simbol persatuan. Di antara perkampungan nelayan tersebut yang paling dikenal adalah perkampungan Tobelo dan Galela. Uniknya, meskipun dua perkampungan nelayan ini memiliki budaya, kepercayaan, pemimpin, serta rumah adat yang berbeda, mereka terlihat seakan seperti satu komunitas perkampungan yang padu walaupun terkadang timbul perseteruan antara dua perkampungan ini. Masyarakat kedua kampung tersebut umumnya percaya bahwa nenek moyang mereka adalah satu yang diciptakan oleh Jou Giki Moi. Karena kepercayaan itulah, setiap p...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Asal Mula Nama Sambiki dan Sangowo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku Utara

Di sebuah tempat yang berada di Pulau Morotai, terdapat sekelompok penduduk yang hid up dari hasil bercocok tanam. Lahan perkebunan ini ban yak mereka tanami dengan tanaman kelapa. Karena butuh perawatan, maka mereka lebih cenderung untuk tinggal di sekitar lahan perkebunan ini. Di samping itu, mereka juga menangkap ikan di laut sekitar permukiman mereka. Tempat itu dahulu merupakan daerah kekuasaan Kerajaan Moro yang berpusat di Mamuya, tepatnya di Pulau Halmahera bagian utara. Disebut Morotai karena wilayah Kerajaan Moro berada di seberang laut. Jika ingin makan ikan sebagai teman nasi atau ubi atau pisang, mereka pergi ke laut untuk manangkap ikan. Setelah itu, mereka akan kembali ke rumah yang berada di kebun mereka. Pertemuan sesama kelompok pemukiman ini terjadi hanyalah pada waktu mereka akan membuka lahan perkebunan yang baru. Tiap-tiap kelompok ini akan diundang untuk bergotong-royong membuka lahan baru karena sis tern pertanian mereka sering berpindah-pindah. Selai...

avatar
Riani Charlina