Cerita ini merupakan kegiatan dari asal usul Pulau Belitung.Dimana terdapat sebuah pulau hanyut yang di akibatkan kemurkaan seorang raja di Bali akibat anaknya mengandung anak akibat hubungan nya dengan anjing kesayangan nya. Hatta setelah tiba waktunya,sang putri yang mengandung akibat hubungan dengan anjing kesayangan nya,melahirkan seorang bayi laki-laki.Berbeda dengan bayi normal,sekujur tubuh bayi tersebut penuh di tumbuhi bulu-bulu subur serta memiliki sebuah ekor kecil,layaknya anjing. Ringkas cerita,karena persediaan makanan kiriman dari istana sebelum di kutuk ayahnya telah menipis,sang putrid pun mulai menggantungkan hidup dari alam.Untuk membesarkan anaknya,di temani anjing kesayangan nya ia berburu biantang apa saja yang ada di hutan,menangkap ikann di sungai,serta memakan tumbuhan hutan apa saja yang bisa di makan.Oleh ibunya,setelah beranjak besar,si anak berekor di ajarkan cara berburu dan menangkap ikan di sungai. Satu hari,si anak berekor berb...
Buding adalah desa terdekat wilayah Kecamatan Kelapa Kampit, berjarak sekitar 44 kilometer dari Tanjungpandan, ibu kota Kabupaten Belitung. Penduduk desa ini memiliki legenda “ kebanggaan “, Keramat Gadong. Kisah ini terjadi jauh sebelum datang penjajah. Di saat jalan raya yang menghubungkan Tanjungpandan – Manggar ( seperti sekarang ini ) belum ada. Saat sebagian besar penduduk memilih tinggal di pedalaman untuk menghindarkan gangguan lanun yang suka merampok, serta menculik wanita dan anak-anak. Di antara penduduk Belitung yang tinggal di pedalaman tersebut terdapatlah satu keluarga bermukim di sekitar daerah Buding mengarah ke Pering. Keluarga ini mengandalkan hidup dari hasil ladang, hingga mereka selalu berpindah-pindah mengikuti ladang yang di buka.Kepala keluarga itu bernama Kuman Manor. Ia memiliki seorang istri yang sedang mengandung anak keduanya dan seorang anak perempuan bernama Taila. Hatta. Suatu hari...
Ritual Jelangkung Versi Cina di Bangka Belitung Apa yang kamu pikirkan jika kamu mendengar ada seseorang atau sekelompok orang mengadakan acara untuk mengundang arwah atau yang sering di sebut juga JAILANGKUNG? Ya… mungkin kamu akan berpikir ini sangat konyol, karena di jaman yang sudah modern masih ada juga yang percaya dengan yang namanya hantu, setan, jin atau sejenisnya. Budaya orang timur memang sarat dengan yang namanya mistik warisan leluhur.Tidak heran jika di masyarakat kita terdengan adanya ritual yang dapat mengundang arwah dan sejenisnya. Salah satu ritual pemanggilan arwah yang paling mudah dilakukan adalah dengan menggunakan media boneka yang biasa di sebut jailangkung. Karena ritual jailangkung bisa di lakukan oleh siapapun asalkan bisa membaca mantera-mantera pengundangnya. Disini saya menemukan adanya berbagai versi dan tata cara yang berbeda dalam ritual pemangilan arwah yang di sebut jailangkung in...
Serba tujuh adalah perayaan adat masyarakat lokal Suak Gual ketika memiliki anak yang sudah berusia 44 hari. Niti tebu 7 anak tangga, tujuh macam uang logam, tujuh warna kain
Buang Jong merupakan salah satu upacara tradisional yang secara turun-temurun dilakukan oleh masyarakat suku Sawang di Pulau Belitung. Suku Sawang adalah suku pelaut yang dulunya, selama ratusan tahun, menetap di lautan. Baru pada tahun 1985 suku Sawang menetap di daratan, dan hanya melaut jika ingin mencari hasil laut. Buang Jong dapat berarti membuang atau melepaskan perahu kecil (Jong) yang di dalamnya berisi sesajian dan ancak (replika kerangka rumah-rumahan yang melambangkan tempat tinggal). Tradisi Buang Jong biasanya dilakukan menjelang angin musim barat berhembus, yakni antara bulan Agustus—November. Pada bulan-bulan tersebut, angin dan ombak laut sangat ganas dan mengerikan. Gejala alam ini seakan mengingatkan masyarakat suku Sawang bahwa sudah waktunya untuk mengadakan persembahan kepada penguasa laut melalui upacara Buang Jong. Upacara ini sendiri bertujuan untuk memohon perlindungan agar terhindar dari bencana yang mungkin dapat menimpa mereka selam...
Penggunaan alat musik dambus sering kali terlihat jika ada kegiatan pada masyarakat Bangka Belitung misalnya seperti acara adat, pernikahan, sunatan anak, dan sebagainya. Dambus terlihat seperti gitar, dengan cara bermainnya dipetik yang memiliki 6 senar yang sepasang. Sebagai pembuatan bahan mentah Dambus pada umumnya terbuat dari kayu meranti atau bisa juga menggunakan kayu cempedak. Ada yang unik dari alat musik tradisional Dambus dari bangka belitung, uniknya terletak pada bagian kepala berbentuk kepada rusa yang merupakan ciri khas lambang daerah kepulauan bangka belitung. Namun ada juga yang berbentuk berbagai kepala binatang, seperti ular, ikan dan lainnya. Dengan lantunan irama melayu, membuat sedap didengar. Alat musik tradisional Dambus pun sudah beredar dipasaran. Yang mana dapat anda dapatkan dengan harga kisaran $ 60 - $ 100.
Jika kita menyebut Bangka Belitung, tentu yang terlintas di benak kita adalah hasil alamnya yang berupa timah dan keindahan alamnya terutama keindahan pantainya. Karena kekayaan alam lautnya membuat makanan khas Bangka Belitung kebanyakan terbuat dari bahan baku ikan atau produk laut lain. Bukan hal yang aneh jika kuliner dari Bangka Belitung rata-rata didominasi oleh bahan dasar produk laut mengingat provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada dekat dengan lautan. Lempah Kuning merupakan salah satu resep asli daerah Bangka Belitung yang banyak diminati oleh masyarakat, selain rasanya yang khas masakan ini sangat lezat saat disantap dengan nasi panas. Lempah kuning ini terbuat dari olahan ikan kerapu yang merupakan salah satu masakan nusantara yang banyak mengandung Omega 3 dengan kandungan 200 mg yang sangat baik terhadap kecerdasan anak, selain itu ikan kerapu juga dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Resep masakan bangka yang satu ini terbuat dari bahan dasar ikan kerapu d...
Bahan-bahan 3 porsi 250 gram teri basah Sucukupnya daun bawang iris 1 butir telur 6 sdm tepung terigu 2 sdm tepung beras Secukupnya garam 2 butir bawang putih 1 sdt ketumbar halus Langkah Bersihkan ikan, buang kepala dan tulang tengahnya supaya anak-anak bisa ikutan makan. Lalu sisihkan Ulek halus bawang putih dan ketumbar dan garam, lalu campurkan di ikan bersama 1 butir telur dan daun bawang iris Aduk rata lalu campurkan tepung terigu dan tepung beras. Masukan air sedikit demi sedikit sambil di aduk rata. Jangan terlalu encer atau terlalu kental. Goreng di minyak panas dengan api sedang. Setelah kecoklatan angkat dan tiriskan.. siap untuk di hidangkan.. Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3220186-gudo-gudo
Kepitong/kopitong adalah permen tradisional peninggalan nenek moyang dari Bangka Belitung. Entah sejak kapan permen ini ada, yang pastinya sejak kecil dulu anak-anak seumuran 5 - 12 tahun, bahkan orang dewasa sekalipun senang mengkonsumsi permen yang satu ini. Kepitong/Kopitong ini sangat digemari oleh masyarakat di Bangka, sampai-sampai jika ada anak-anak yang menangis jika di berikan permen ini akan berhenti menangis dan kembali ceria. Jika di Kecamatan Belinyu permen ini di sebut "gulo-gulo kepitong". Lain lagi jika di Sungailiat, Pangkalpinang dan daerah lainnya memanggilnya dengan "gule-gule kopitong". Di Muntok Bangka Barat lain lagi panggilannya yaitu "gule-gule kopi". Tapi walau berbeda-beda nama, kita tetap menyukai permen yang satu ini. Permen tradisional khas Bangka Belitung ini terbuat dari gule kabong dan santan yang kadang-kadang di isi dengan kacang tanah yang di tumbuk kasar. Namun ada juga yang dicampur dengan jahe biar rasanya lebih nikmat dan sedikit hanga...