4.518 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Petis: Sejarah dan Penggunaannya
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Petis adalah pelengkap dan penyedap dalam masakan Indonesia. Petis berbahan dasar makanan laut, seperti ikan, kupang ( Corbula Faba), atau udang. Petis sendiri memiliki tampilan seperti pasta dengan warna coklat cenderung hitam. Ada berbagai macam rasa petis yang beredar di masyarakat, tapi di Jawa Timur rasa yang paling umum adalah petis yang sedikit manis dan petis yang cenderung asin. Berikut ini adalah jenis petis yang berasal dari wilayah pulau Jawa. Jenis Petis 1.     Petis Jawa Timur (Sidoarjo dan sekitarnya) Di Jawa Timur, petis muncul karena ketidaksengajaan. Pada saat itu, nelayan Jawa Timur memiliki tangkapan udang dan kupang yang berlebih. Agar hasil tangkapan tersebut lebih awet, istri dari para nelayan merebusnya. Dalam proses selanjutnya, istri para nelayan memberikan lelehan karamel gula batok. Hal tersebut menyebabkan rasa dan bentuk khas dari petis Jawa Timur, yakni manis dan berwarna cokelat cenderung hitam.   2...

avatar
OSKM18_16518341_Muhammad Marshal Nugroho
Gambar Entri
Hotel Oranje Saksi Bisu di Surabaya
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Bangunan Sejarah yang terletak di Surabaya

avatar
Oskm18_19718029_tiaraneysa
Gambar Entri
Tari Gembu
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Gembu Tari Gembu atau Tari Gambu berasal dan berkembang di daerah Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tari ini menggambarkan peristiwa pertempuran keprajuritan. Dahulu Tari Gembu lebih dikenal dengan Tari Keris yang diciptakan oleh Arya Wiraraja dan diajarkan pada para pengikut Raden Wijaya saat mengungsi di keraton Sumenep. Oleh Kanjeng Pangeran Ario Anggadipa, tarian ini diberi nama “Kambuh” yang dalam bahasa Jawa berarti “terulang kembali” dan lama kelamaan berubah istilah menjadi Tari Gambu dalam logat Sumenep. Dalam penyajiannya, Tari Gembuh diperagakan oleh empat penari yang menggunakan pola posisi segi empat berdasarkan empat kiblat, yaitu gambaran empat arah mata angin, barat-timur-utara-selatan, sedangkan di bagian tengah merupakan titik bayangan yang disebut sebagai mata hati dan tidak ada penarinya, titik bayangan ini dinamakan pancer. Pola posisi tersebut disebut sebagai kiblat papat lima pancer. Para penari me...

avatar
OSKM18_16018117_NATALIA DEVITA PURNAMA
Gambar Entri
Asal Usul Kata Jancok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Asal Usul Kata Jancok di Surabaya             Apa yang terlintas di pikiran kita jika mendengar kata “Jancok” ???. mungkin kita akan berpikir jika itu adalah kata dengan konotasi negatif. Banyak orang salah mengartikan “Jancok” sama dengan kata makian padahal sebenarnya “Jancok” memiliki makna tersendiri. Stereotype yang demikian itu telah terbangun secara tidak lansung di kepala masyarakat. Oleh karena itu saya akan menjelaskan sejarah kata “Jancok” dalam dalam bentuk cerita rakyat yang saya ketahui.             Untuk mengetahui sejarah kata “Jancok” marilah kita mundur ke zaman penjajahan belanda. Dahulu saat belanda menyerang Indonesia, para pemuda bangsa dan TKR berjuang keras untuk mengusir penjajah dengan persenjataan seadanya. Pada era ini lah Surabaya mulai mengenal kata “Jancok”. Ket...

avatar
OSKM18_16918182_Panji Bhagaskara
Gambar Entri
Keripik Nangka Khas Malang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Makanan ringan yang dibuat dari buah nangka ini memiliki cita rasa yang tidak kalah enaknya dari rasa buah nangka aslinya. Bahan-bahan untuk menyajikan keripik nangka adalah buah nangka, air, kapur sirih, garam, gula pasir dan minyak kelapa sawit. Dilihat dari ukurannya kita bisa mengetahui bahwa buah buah nangka yang akan diproses menjadi keripik ini dipilih kembali agar kualitasnya terjaga. Diolah dari buah nangka pilihan dan digoreng dengan teknik  vacuum frying . Selain itu, keripik nangka ini juga digoreng menggunakan minyak kelapa sawit menimbulkan tekstur yang renyah disetiap gigitan. Warna keripiknya kuning keemasan, rasanya manis di setiap kecapan. Disamping rasanya yang segar dan enak, buah ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungan zat yang ada didalamnya seperti Vitamin B, asam folat, niasin, zat besi, dan magnesium. Zat zat tersebut cukup baik untuk tubuh, kesehatan tulang, dan sistem kekebalan tubuh. Originalitas rasa dan tekstur keri...

avatar
OSKM_16718045_Nabila Mauludi Savitri
Gambar Entri
Surabaya dengan Bambu Runcingnya
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Timur

            Saat mendengar 10 November, pasti teringat akan hari pahlawan dan tentunya Kota Pahlawan atau biasa kita dengar, Kota Surabaya. Kota Surabaya sebagai saksi bisu terjadinya sejarah peperangan hebat antara pihak pasukan Indonesia dengan pasukan asing. Pertempuran ini merupakan pertempuran pertama setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, salah satu pertempuran terhebat dan terbesar dalam sejarah revolusi Indonesia karena rakyat Surabaya hanya menggunakan bambu runcing sebagai senjatanya.             Hanya bersenjatakan bambu, pasukan Inggris dapat dipukul mundur. Ada yang berkata bahwa pertempuran ini dapat dimenangkan disebabkan oleh kegigihan arek-arek Suroboyo yang tak kenal lelah demi mengusir penjajah, doa yang tak henti-henti dipanjatkan, oleh karena munculah ungkapan bonek, yaitu bondo nekat yang berarti hanya berlandaskan semangat tak kenal takut yang nekat yang melekat pada...

avatar
OSKM18_16518190_Novindra Nurrosyid Al Haqi
Gambar Entri
Sate Landak Malang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Sate landak mungkin dari namanya terdengar sangat anti mainstream, namun berdasarkan wawancara dengan narasumber yaitu ayah saya. Sate landak merupakan makanan yang sangat legendaris di malang, kata ayah saya kalau belum pernah makan sate landak itu namanya bukan laki- laki Malang. Landak memang diketahui memiliki duri- duri dan kulit yang keras. Namun berdasarkan dari pengalaman saya pribadi, saat dijadikan sate. Dagingnya terasa cukup empuk dan sangat gurih. Namun hidangan ini memiliki rasa yang cukup tajam dan ekstrim, mungkin beberapa orang tidak akan menyukai hidangan ini, tapi saya dan ayah saya sangat menyukai hidangan ini. Menurut Bu Ria, pemilik warung yang waktu itu kita datangi di Malang, sate landak ini efektif untuk menyembuhkan banyak macam penyakit, seperti: - Asma - Masalah Kejantanan - Beberapa penyakit dalam Harganya pun sangat terjangkau waktu itu hanya sekitar 20 ribu, jadi meskipun memiliki rasa yang khas sate ini memiliki harga yang mirip dengan s...

avatar
OSKM18_16418121_Stephen Salomo
Gambar Entri
Rek ayo rek
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Jawa Timur adalah daerah yang memiliki banyak sekali seniman yang terkenal. Banyak pula budaya yang berasal dari Jawa Timur, yaitu rumah adat, pakaian adat, tarian adat, senjata tradisional, berbagai macam suku, dan tentu saja lagu daerahnya. Hasil karya dari Jawa Timur yang berupa lagu banyak yang melegenda. Salah satunya lagu atau orang Jawa Timur sering menyebutnya sebagai tembang yang berjudul Rek Ayo Rek. Hasil karya Is Haryanto ini menjadi lagu daerah yang cukup terkenal. Dalam lagu tersebut diceritakan tentang seseorang yang berjalan-jalan di Surabaya. Dalam lagu ini juga terdapat makna tersirat yang menekankan tentang berbagai hal yang didapat melalui sebuah hubungan pertemanan. Perasaan riang gembira yang tercipta ketika berkumpul bersama teman juga tercantum dalam lagu “Rek Ayo Rek” ini. Sebenarnya sungguh menjadi pelajaran yang baik setelah kita mengupas lagu-lagu daerah dari manapun asalnya, akan sangat luar biasa lagi jika kita dapat mempraktekan pela...

avatar
OSKM2018_16418276_Gading
Gambar Entri
Gua Jedog
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Gua ini terletak di Desa Plosorejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Sudah puluhan tahun gua ini dikunjungi wisatawan, namun sejarah yang melatarbelakangi gua yang berbentuk sumur tersebut belum banyak diungkapkan dalam bentuk tulisan. Gua yang terletak di bukit kapur ini membuat para wisatawan harus menempuh perjalanan menanjak yang cukup curam. Pengunjung harus melewati jalan setapak yang terjal dan berbatu. Di sekeliling jalan ditumbuhi pohon jati yang menjulang tinggi dan semak belukar. Dari luar, Gua Jedog terlihat seperti mulut sumur yang menganga. Hal tersebut menyebabkan wisatawan kesulitan untuk turun ke dasar gua. Dari mulut gua terlihat stalaktit dan stalagmit yang indah dan beberapa batuan besar yang ditumbuhi lumut. Memasuki Gua Jedog, wisatawan langsung disambut dengan ribuan kelelawar yang menghuni gua. Untuk memasuki Gua Jedog para pengunjung diharuskan menuruni tangga bambu yang bersandar di dinding mulut gua. Di dalam gua, terdapat tumbuhan perdu dan pohon be...

avatar
OSKM18_16418036_Danis Widowati